
Bunyi puluhan bidikan kamera memekakan telinga bagi orang yang melewati karpet merah itu.
Beberapa tokoh penting Indonesia dari dunia bisnis ikut hadir disana, begitu juga para awak media dan jurnalis bisnis hadir yang haus akan berita
Tak ada yang mau melawati acara pemilik perusahaan peringkat tiga terbesar di Indonesia itu
Ajang menunjukan ketenaran kekayaan dan Juga untuk mencari jawaban atas desas desus yang beredar belakangan ini tentang kebangkrutan perusahaan PT. Adr Dinata.
Namun ke antusiasan itu tak dialami oleh seorang wanita muda cantik yang berekspresi tak berminat dalam mobil mewah yang baru saja sampai di pakarangan tempat berlangsungnya pesta. Ekspresi wajahnya itu tak lepas dari bidikan sepasang netra milik pria tampan nan berkarisma di sampingnya
"pulang!" titah Daniel pada sang sopir
Sontak Alicia menoleh dan mengerutkan keningnya
"ada apa? Apa ada yang tertinggal?" tanya Alicia
"ekspresi tukang makanmu yang tertinggal" ucap Daniel ketus
"tuan sih tidak ngijinin saya bawa bekal tadi, nanti kalau saya kelaparan di dalam bagaimana? Tuan mah enak bisa dijamu dengan berbagai makanan enak" dumel Alicia
Tak
"di otak bodoh mu ini sekarang tentang makanan saja!" ucap Daniel gemas setelah mendaratkan sebuah jitakan tak keras di dahi Alicia
*dari pada mikirin gimana nanti tuan dan kak Maureen bermesraan di depan semua orang* batin Alicia
Ya hal lain yang membuatnya malas datang ke pesta ultah pernikahan ayah dan ibu sambungnya adalah soal hubungan Daniel dan Maureen, Alicia yakin nanti tuan suaminta akan melamar Maureen di depan semua orang. Alicia tahu karna sebelum berangkat tadi Alicia tak sengaja mencuri dengar pembahasan serius Daniel dan seseorang di seberang telpon yang katanya semua harus berjalan lancar dan harus berkesan karna ini adalah moment paling bersejarah untuk hidup Maureen.
Alicia mendengus mengingat itu, sedikit kesal akan fakta itu. Dan hal utama yang membuatnya malas datang ke acara ini, tentu tak lain dan tak bukan karna Alicia tak ingin melihat bagaimana bahagianya ayah,ibu tiri, dan kakak-kakak tirinya sementara dirinya terabaikan dan tak dianggap, jadi untuk apa dirinya hadir? Namun karna tuan suaminya yang pemaksa ini membuatnya tak punya pilihan selain hadir.
Tentu Alicia sudah meninggalkan perasaannya di jalanan tadi, untuk itu ia hanya datang membawa raganya tanpa melibatkan perasaan demi menghargai harga dirinya. Kalau bukan ia yang menghargai perasaannya sendiri, lalu siapa lagi? Huh tak ada yang sudi.
Alicia cukup tutup mata, tutup telinga dan tutup mulut hingga acara berakhir, dengan begitu perasaan tak dianggap tak lagi menyesakan dadanya.
Alicia melirik tuan suaminya yang ternyata menatapnya juga
"tuan" Alicia melarikan matanya ke jendela mobil
Daniel mengikuti arah pandang istrinya.
Tampak para awak media sudah menanti kehadiran mereka, semua kamera mengarah pada mobil mewah itu yang terparkir beberapa menit yang lalu di ujung karpet merah namun tak juga menampakan siapa penghuninya
Alicia seketika menjadi gusar, ini pertama kalinya ia tampil dengan Daniel di depan awak media, sebelumnya ia pernah tampil bersama saat acara ulang tahun perushaan PT. Adr Dinata beberapa bulan lalu tapi itu tak melibatkan media seperti sekarang ini, dan hanya beberapa kolega Dinata yang hadir kala itu, juga ia pernah beberapa kali tampil dengan Daniel di acara pesta tapi bukan sebagai pasangan atau sepasang suami istri tapi sebagai presdir dan asisten kala ia masih magang.
Tapi tentu saja kehadirannya kini akan menjadi buah bibir hangat oleh para pemburu berita, eh bukan kehadirannya tapi kehadiran tuan suaminya yang kaya raya itu membawa seorang upik abu sepertinya.
Apa pantas ia berada di dekat Daniel? Apa tak akan membuat reputasi seorang tuan Daniel jadi hancur di hadapan para pengagumnya? Tapi inikan mau Daniel, seandainya bukan dipaksa dan diancam segala macam, Alicia tak sudi untuk hadir disini, Apa yang menjadi motivasi Daniel mengajak Alicia datang di acara ini yang jelas di undangannya tertera jika akan hadir beberapa media?
Sebuah tangan hangat meraih tangan Alicia untuk digenggamnya, menyalurkan kekuatan pada Alicia yang tengah gusar itu
"tak apa, ada aku bersamamu" ucap Daniel menenangkan
"tapi tuan, apa tak masalah dengan tuan?" Alicia bertanya khawatir
"jika tak membuka pintu maka tamu itu tak akan bisa masuk dengan cara licik sekalipun" gumam Alicia dengan memutar bola mata malas
"yah, apalagi jika kuncinya disimpan oleh pemilik sesungguhnya" balas Daniel
Kemudian Daniel berdehem, sang sopir membuka kuncian pintu mobil, si pengawal Dinata yang bertugas menyambut tamu membukakan pintu mobil yang sudah beberapa kali hendak dibuka dari luar tapi tak bisa
Daniel keluar lebih dulu, stelan jas navy dengan kameja putih dan dasi bergaris pich bercampur hijau dan celana bahan navy keluaran merek terkenal di dunia itu melekat sempurna di tubuhnya yang menambah kesan berkarisma nan gagah seorang tuan muda Prasetio itu, beberapa kali bidikan kamera sudah mengabadikan kehadirannya, sebelum menyambut para awak media, Daniel lebih dulu berbalik dan membungkukan badannya ke arah mobil, tangan kanannya terulur untuk di raih oleh wanita cantik pemilik hatinya.
Alicia menghembuskan napas panjang kemudian meraih uluran tangan Daniel, kemudian ia bergerak turun dari dalam mobil, jangan lupakan tangan kiri Daniel berada di atas agar kepala Alicia tak terbentur di atap mobil
Wanita cantik dengan gaun navy dengan motif bunga lily berwarna pich dengan dedaunan hijau menghiasi pinggiran gaun sebatas betis berlengan seperempat melekat di tubuh Alicia yang terlihat elegan. Tentu saja pakaian itu juga keluaran merek terkenal yang pasti harganya selangit sama seperti milik Daniel, pakaian couple yang didesain untuk acara pesta yang khusus diperuntukan untuk orang orang kalangan atas.
dileher putihnya tersemat sebuah kalung berlian, berbentuk salju berwana biru muda begitu juga dengan anting, gelang dan cincin yang memang satu set, sekilas terlihat sederhana namun jangan berani tanyakan harganya
kehadiran keduanya sangat menggemparkan media, bagaimana tidak, pernikahan pewaris tunggal perusahaan Prasetio Corp beberapa bulan lalu tak dipublikasikan karna hanya dihadiri keluarga dekat, pernikahan mereka sangat tertutup hingga membuat beberapa media dan majalah bisnis hanya bisa menduga-duga siapa gerangan pemenang atas hati tuan muda Prasetio itu. Karna di web perusahaan pun hanya foto Daniel dan keterangan status sudah menikah yang tertera tanpa adanya foto sang istri.
Ribuan suara bidikan dan cahaya dari kemera itu membuat Alicia jadi gugup, gengaman tangan Daniel yang tak melepas tangan Alicia yang terasa dingin mengerat, Alicia menoleh dan di sambut senyuman tulus dari tuan suaminya
"tegakan kepalamu, kamu seorang istri dari Daniel Prasetio, kamu hanya saya izinkan menunduk padaku" bisik Daniel
Meski terdengar arogan atas ucapan tuan suaminya namun itu membuat setitik kepercayaan dirinya muncul
"ayok" ajak Daniel setelah melihat nyonya istrinya siap
Langkah sepasang suami istri itu terlihat tenang berjalan di atas karpet merah, setelah menyapa sebentar awak media, mereka memasuki ruangan dimana berlangsungnya acara, bahkan bidikan kamera masih fokus pada sepasang suami istri itu hingga tubuhya tenggelam di balik pintu, tamu yang mengantri di belakang mobil Daniel seolah tak dianggap oleh media.
Daniel dan Alicia masuki ruangan yang sudah ramai akan para pengusaha berasal dari Indonesia dan kerabat dekat dari Dinata maupun Maria sudah hadir di sana dengan bergembira ria, riak riuk tawa mereka seketika berhenti kala melihat tamu yang baru saja memasuki ruangan. Seketika diam, tak ada suara.
"welcome di acara kita sayang" bisik Daniel bercanda karna melihat keterdiaman mereka seolah sang tuan rumah sudah datang
Sontak Alicia menoleh ke arah Daniel yang di sambut senyum geli dari Daniel, dan kemudian Daniel malah merangkul pinggang Alicia dan berjalan menghampiri sang pemilik pesta yang... Entah ekpresi apa yang sedang mereka tampilkan kini, tersenyum namun rahang mengeras
Bersambunggg mi dulu dii
Capek ma ngetik bela
nutupin perut tukang makannya kan si bumil
hahahaha, gambarnya maksa sih, orang gambar aslinya hitam tapi diusahin buat navy. malas ngulang ngetik soalnye, karna terlanjur kepikiran warna itu yaudah mgetik itu cari gambarnya belakangan, ehh ternyata nyari gaunnya malah kemakan waktu hampir sejaman, sekalinya ada bagus eh malah warna hitam yaudah edit aja. hahahah. eh itu bunganya keknya gambar mawar tapi di pikiran aku sih maunya bunga lily.
untuk pakaian tuan suami sesuain aja, intinya warna sama dan dasinya itu sama kek warna bunga bajunya nyonya istri, tapi motifnya nggak bunga yah, garis didu pich dan hijau yah
#######
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu