
langit kini sudah cerah, matahari sudah menampakan sinarnya menerangi bumi dan memberi efek panas di pagi hari jam 10 pagi
di kamar utama mansion Prasetio, sepasang suami istri itu baru saja menyelesaikan sarapannya yang agak telat
"mau istirahat" tawar Daniel melihat Alicia yang masih saja kikuk dengan kehadiran Daniel di Mansion padahal harusnya Daniel sudah berada di kantor menyelesaikan urusan perusahaan
"tuan,, gak ngantor" tanya Alicia lirih
Daniel bangkit dan mendekati Alicia dan mengabaikan pertanyaan Alicia yang pasalnya sedari tadi Alicia tanyakan
dengan sekali gerakan tubuh Alicia sudah berada dalam gendongan Daniel
"tuan!" pekik Alicia
"kamu butuh istirahat. maka istirahatlah, jangan banyak bicara" ucap Daniel membaringkan tubuh Alicia di ranjangnya
"tapi tuan,, ini.. saya sebaiknya di so.."
"istirahat disini atau mau aku cium lagi" ancaman Daniel memotong protes Alicia
spontan Alicia menutup bibirnya dengan kedua tangannya memudian menggeleng keras, dan itu malah membuat Daniel makin gemas
*oke, tidak sekarang, tapi nanti aku pasti mendapatkannya* batin Daniel disertai seringai
Alicia mengerjap melihat reaksi Daniel yang tampak memiliki pikiran buruk, Alicia merasa terancam, buru buru Alicia menutup tubuhnya dengan selimut hingga menutupi semua tubuhnya
"puftt" Daniel menahan tawanya melihat tingkah istrinya
Daniel menyingkap selimut Alicia,,, namun tertahan. sepertinya Alicia memegang cukup kuat, Daniel menyerigai kemudian tetap menarik selimut,,
dan tentu Daniel menang dengan kekuatan tubuhnya, apalagi mengingat tenaga Alicia yang belum pulih sepenuhnya
Alicia membulatkan mata, kemudian menggeleng dengan menampilkan puppy eyes nya meminta agar Daniel tidak berbuat semaunya lagi padanya
Daniel mendekatkan dirinya,,
Alicia makin bergetar takut
"istirahatlah, kalau butuh sesuatu, aku ada di ruang kerja" Daniel menyelimuti Alicia hingga dada kemudian mengecup kening Alicia dan beranjak keluar kamar mengabaikan mata Alicia yang kembali terbelalak kaget dengan sikap Daniel yang berubah romantis namun itu malah membuat Alicia ketakutan
*ya Allah lindungi hamba dari orang orang jahat* batin Alicia dengan bibir bergetar
\=\=\=\=\=\=\=
pagi kembali menyapa bumi, sinar mentari menelusup masuk ke dalam ruang yang berpengcahayaan redup, cahayanya cukup mengusik tidur lelaki di atas ranjang namun kali ini untuk pertama kalinya keadaan di atas ranjang yang biasanya hanya ada lelaki yang tertidur pulas seorang diri kini disampingnya telah ada sosok gadis,, eh ralat, seorang wanita yang bahkan berada dalam dekapan erat si lelaki
tak terkecuali si wanita yang tampak terusik, bukan karna cahaya pagi namun karna sesuatu yang berat seperti menimpa tubuhnya, juga samar samar wanita itu mendengar dag dig dug di dekat telinganya
ia ingin membuka mata namun urung ia lakukan, entah mengapa, posisi ini tampak nyaman meski sedikit aneh
namun karna tubuhnya yang semakin pegal karna tak bisa bergerak, mata bulatnya perlahan terbuka,, kemudian kembali menutupnya karna yang dilihatnya hanya warna hitam dan pamandangannya sepertinya terbatas, hidungnya bahkan serasa tergencet pada sebuah benda yang menimbulkan bunyi dag dig dug
menghela napas panjang, kembali netra coklatnya terbuka, namun keadaan masih sama, kemudian matanya ia rotasikan mencoba menemukan sesuatu
kenapa seperti bagian lengannya dan pingganganya serasa tertimpa sesuatu,,
ia merasa seperti sedang dijadikan guling oleh seseorang
Kemudian kepalanya ia dongakan, seketika matanya mebola sempurna
sekuat tenaga mendorong kuat lelaki itu dan berhasil terlepas
buru buru ia beranjak duduk dan meraih bantal. kemudian memukulkan pada wajah lelaki yang tak lain adalah suaminya
dan sepasang suami istri itu, tentu saja tak lain dan tak bukan adalah tuan suami kejam, Daniel, dan istri kecilnya, Alicia
"kurang ajar!" pekik Alicia memukulkan bantal bertubi tubi di tubuh dan wajah Daniel
"apasih!" Daniel menangkis bantal yang membabi buta bersarang di tubuhnya
"tuan kenapa bisa ada disini" tuduh Alicia
"tuan berpikiran licikan pada saya" tuduh Alicia memicingkan matanya dan menunjuk daniel curiga
kemudian Alicia memimdai tubuhnya, untung saja pakaiannya masih utuh meski sedikit kusut tapi itu pasti kusut karna tidur
Daniel menghela napas panjang melirik kesal kearah Alicia yang menggangu tidurnya
*berpikiran licik bagaimana, kamu bahkan yang mengajakku melakukannya untuk pertama kalinya kamarin, harusnya aku disini yang jadi korban kamu tau nggak, kamu yang rampas keperjakaan aku bodoh, untung istri, kalau nggak udah aku tuntut kamu* Batin Daniel panjang lebar
"tuan,, jawab!" bentak Alicia tak sadar karna di landa panik apalagi melihat Daniel hanya terdiam
"tidur disofa nggak nyaman, makanya aku disini" jelas Daniel sekenanya
ya, awalnya Daniel memang tertidur di sofa karna semalam Alicia yang keras kepala lebih memilih tidur di sofa dari pada di ranjang, tentu Daniel tak mengijinkan apalagi Alicia masih belum pulih sepenuhnya jadi Daniel beralasan ingin tidur disofa agar Alicia tidur di ranjang, awalnya Alicia akan tidur di lantai hanya saja melihat raut wajah Daniel yang berubah mode 4***** gila karna Alicia tak menurut
dengan terpaksa Alicia menurut, namun Alicia belum tertidur sebelum menyaksikan Daniel terlelap duluan di atas sofa
tidak lama, Daniel tertidur
Alicia menghela napas panjang kemudian menyusul Daniel ke alam mimpi
namun saat tengah malam, tubuh jangkung Daniel terasa pegal akibat tertidur meringkuk di sofa yang panjangnya tentu tak sepanjang tubuh Daniel
Daniel mendekat keranjang dan melihat Alicia telah tertidur pulas, Daniel tersenyum penuh kemenangan, perlahan Daniel naik dan merebahkan dirinya
"tanpa cahayapun kamu tetap cantik" bisiknya mencium gemas pipi Alicia kemudian membawanya kedalam pelukannya
nyaman!
Daniel merasa baru pertama kali memeluk seseorang dan rasanya bisa senyaman ini, apalagi dalam keadaan berbaring, semua masalah kantornya yang masih banyak tersisa serasa hilang di pikiran Daniel dan hanya memikirkan dunia milik mereka berdua sekarang
hingga pagipun pelukan itu tetap berlangsung, saking nyamannya...
"tapi kenapa tuan meluk meluk saya" tuding Alicia kesal
"kamu kenapa nggak berontak, buktinya kamu anteng aja tuh dipeluk sama saya" bela Daniel tak mau kalah
"iti karna say.. "
"selain keras kepala, cerrwet juga" guman Daniel yang dapat telinga Alicia tangkap, buktinya Alicia sampai menghentikan ucapannya karna gumaman Daniel yang menghinanya
"iya saya memang keras kepala dan cerewet, terus kenapa? " tantang Alicia semakin kesal saja
*peng gue lum4t bibir lo* balas Daniel dalam hati namun alih alih mengucapkannya di depan Alicia langsung, Daniel malah melemparkan bantal pada wajah Alicia yang membuat Daniel tak tahan
"ngeselin!" ujar Daniel setelah mendaratkan pelan sebuah bantal pada wajah Alicia, kemudian secepat kilat beranjak menuju kamar mandi, Daniel takut khilaf berada di atas ranjang berlama lama dengan Alicia
bersambungggg....
#######
nggak bisa berkata apa apa lagi... intinya makasih buat yang setia baca cerita gaje ini
makasih like, koment dan votenya readers baik hatiku
oke... sampai jumpa di chap selanjutnya
jangan bosan bosan nunggu yahhh✌
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia halu