TUAN SUAMI YANG KEJAM

TUAN SUAMI YANG KEJAM
TSYK 130


Alicia menatap sinis para ajudannya, mereka semua sudah bertindak berlebihan dan membuat dirinya kesal, namun lagi-lagi ia tak bisa berbuat apa-apa. Ia merasa terjebak dalam dunia yang diciptakan oleh para penguasa khusus untuknya. Semua pergerakannya terbatas, kini semuanya tak lagi bebas seperti apa yang selama ini ia lalui jika berada di luar.


kini bukan hanya Daniel yang harus ia patuhi segala macam perintahnya, namun ada Maya juga, ya, ibu mertuanya bisa dikatakan lebih protektif dari pada tuan suaminya.


Protektif disini adalah, selain mengutamakan keselamatan dirinya juga bayinya, menantu keluarga Prasetio itu harus menjaga perilakunya, ia dituntut untuk menjaga nama baik nyonya muda keluarga Parsetio. Ia tidak bisa sembarang berbuat dan bertindak sesukanya


Sama seperti yang dihadapinya sekarang, padahal ia hanya berjalan hendak menyebrang seberang jalan karna sesuatu menarik perhatiannya. Ia tak salah lihat, orang itu ada disini. Sejak awal kedatangannya di restoran yang menjadi tempat pertemuan antara dirinya dan tuan suaminya mengadakan makan siang yang juga dihadiri oleh rekan bisnis tuan suaminya, ia merasa ada yang memerhatikannya dari jauh, dan setelah acara makan siang itu berakhir tak sengaja matanya menagkap sosok itu tengah melihatnya dari balik pohon seberang jalan di bawah sana. Ya karna pertemuan penting itu tentulah berada di lantai teratas restoran bertingkat 3 ini, ruangan VIP yang berdinding kaca bening hingga keadaan dari luar maupun didalam bisa dilihat dengan jelas.


Tatapan mata itu sangat menganggunya, meski sudah sering bahkan sudah menjadi santapan sehari harinya, dulu, namun bedanya kali ini, mata yang selalu cantik karna full make up mahal itu, kini terlihat sayu nan layu meski sorot mata itu tetap saja tajam menghujam.


ibu mertunya sudah sejak sejam lalu terus menghubungi dirinya agar segera pulang, ia beralasan sedang kesepian di mansion karna tak ada teman, yang Alicia tahu jika itu hanya alasan sebab masih banyak pelajaran yang harus diterimanya dari nyonya besar mengenai tata krama jadi istri pesohor dunia, bahkan taun suaminya harus mengalah membagi waktunya dengan sang istri demi sang ibu, ia yang setiap waktu merindukan istrinya terpaksa harus rela berpisah padahal ia berencana membawa sang istri ke perusahaan tapi lagi lagi ia kalah debat dengan sang ibu yang beralasan Daniel akan membuat Alicia kesepian karna memang Daniel memiliki setumpuk pekerjaan.


dengan hati berat, tuan suaminya akhirnya kembali ke perusahaan karna memang ia memiliki beberapa agenda penting hingga sore menjelang, meski sebenarnya ingin mengantar langsung sang istri pulang ke mansion namun Alicia malah mendorongnya pergi karna tak mau jika pekerjaan Daniel terbengkalai hanya demi dirinya, mengingat sekertaris Ali sedang berada di luar kota.


Alhasil tuan suaminya mengalah dan pergi dari sana setelah mobil sang istri tercinta melaju ke arah mansion, yang tentunya berlawanan dari jalan perusahaan mengingat restoran tempat mereka bertemu berada di tengah-tengah antara perusahaan dan mansion.


"jangan nakal yah baby" Daniel mengelus sayang perut sang istri sebelum mereka berpisah tadi.


"sampai ketemu di rumah sayang" lanjutnya melepas pelukan dari sang istri kemudian memberinya kecupan perpisahan di dahi sebelum menuntun Alicia memasuki mobil


Namun setelah melihat mobil tuan suaminya menjauh, Alicia meminta berhenti. Ia turun dari mobil yang membuat para ajudan kebingungan dan mengikuti nyonya muda mereka.


"anda mau kemana, nyonya?"


"sebentar, tunggu saja di mobil" jawab Alicia, ia mengendikan dagunya agar sang ajudan kembali memasuki mobil dan tak menganggunya


"maafkan kami, tapi tuan muda berpesan agar kami mengantar anda sampai mansion segera" ya, Daniel memerintahkan mereka agar secepatnya sampai di mansion karna sang istri pasti kelelahan dan butuh istirahat, bahkan Daniel memberi batas waktu.


Alicia sadar kehadiran malaikat kecil dalam rahimnya membuat semua orang makin protektif akan semua kegiatan yang hendak di lakukannya. Calon anaknya adalah prioritas semua orang di keluarga Prasetio. Bahkan ia sempat berfikir bahwa semua perhatian ini tak lebih dan tak bukan semua ditujukan hanya pada calon bayinya, bukan dirinya. Namun ia bersyukur setidaknya anaknya disambut baik oleh suami dan kedua mertuanya, tak seperti dirinya sewaktu kecil dulu.


Ya, ia masih tak berani berharap jika dirinya yang tak pernah dianggap itu kini diterima dengan lapang dada oleh tuan suami dan kedua mertuanya. Tidak lupakan jika statusnya itu didapatnya karna keterpaksaan.


"mari nyonya muda" Sang ajudan mempersilhkan istri tuan mudanya untuk beranjak dari tempat dan segera memasuki mobil yang sudah siap membawanya pergi


"aish" kesal Alicia, padahal ia ingin menemui sosok wanita dewasa yang masih menatapnya tanpa berkedip di balik pohon, sudah lama ia ingin tahu kabar dari wanita itu namun selama ini sosok itu seolah menghilang ditelan bumi sejak kejadian sebulan lalu di pesta kehancuran keluarga Dinata.


Ayahnya menghianati ibunya karna ibu gadis itu, ayah dan ibunya sering bertengkar karna ibu gadis itu. Ia membenci gadis yang menjadi sumber penderitaan ibunya, bahkan sampai urat nadinya ia membenci gadis itu, adik tirinya.


Dan kini keluarga bahagianya hancur tak bersisa, ayahnya meninggal, ibunya tak tahu dimana begitu juga dengan adik kesayangannya, Maura. Kemewahannya yang selalu melekat pada dirinya kini hanya tinggal kenangan, bahkan pakaian yang ia gunakan hanya dari hasil curian.


Maureen mengepalkan tangan kuat, Ia harus memutar otak agar penderitaannya kini harus terbalaskan dengan membuat Alicia hancur.


Tapi apa bisa upik abu sepertinya bisa menggapai ratu dari keluarga Parasetio itu. Butuh banyak tenanga dan biaya untuk bisa melancarkan aksinya, namun ia sadar betul bahwa ia tak memiliki keduanya, bahkan makan pun ia harus menipu dulu baru bisa mendapat sesuap nasi.


Menipu? Haruskah ia meningkatkan profesi barunya itu ke jenjang lebih profesional? Tapi siapa targetnya? sekarang saja ia sudah jadi buronan sebab sudah bayak korbannya yang notabenenya semua ibu ibu penjual warung sudah memposting fotonya di akun facebook masing-masing. Meski belum disidak oleh pihak berwajib tapi tetap saja ia menjadi sidakan para natizen berhati separuh.


Kembali tersadar jika dirinya kini benar-benar menjadi seonggok sampah. Tak bernilai dan tak berharga.


Tapi dendam dalam dadanya membara, ia akan melakukan apapun agar adik tirinya itu bisa ia tarik dari singgasananya dan menjerumuskannya ke dunianya yang sekarang. Alicia harus merasakan apa yang ia lalui sebulan ini. Mengepalkan tangan hingga buku-buku tangannya memutih, Ia menguatkan tekad akan melakukan apapun itu.


"shs" ringisan serta kerutan di dahi yang tiba-tiba memunculkan bulir bulir keringat menandakan wanita dewasa itu tengah menahan sakit. Ia memegang perut ratanya yang seolah mengaduk aduk di dalam sana


"bagus, teruslah sakit hingga dia bisa mati" meski rasa sekit masih dirasakannya namun kini ia malah tersenyum sinis.


"mati. Mati. Mati" terus ia pukuli perut ratanya menambah kesakitan pada perutnya. Ia bahkan sudah meluruh ke tanah akibat rasa sakit itu kembali menyerangnya, ya, hal ini dirasakannya bukan hanya sekali tapi sudah beberapa kali dalam 2 minggu belakangan ini.


Ia yang tak bisa membeli produk untuk membuat nyawa dalam perutnya meninggal hanya bisa berharap dengan kesakitannya bisa membuat sperm4 bernyawa itu hancur dengan sendirinya. Ya, ia kembali hamil setelah beberapa bulan lalu menggugurkan kandunganya di negeri ginseng dengan perawatan mewah namun kini janin yang entah berasal dari siapa itu yang kini berumur kurang lebih sebulan harus mati dengan penderitaan dan kesengsaraan yang dialaminya.


Bersambunggg


#######


Yang rindu sama mantan tuan muda mana nih, nih aku tongolin, tapi nongol untuk mendapat balasan atas perbuatannya yeee... Hahaha


Maafkan kejahatan haluku di bulan suci ini. Tapi sekali lagi ini hanya cerita,fiktif belaka. Hanya ada di khayalan yak


Salam Mickey Mouse 24


Dari Dunia Halu