
Namun setelah terdiam sejenak, Antony lalu menjawab,
"Tidak ada yang cukup baik. Lalu bagaimana dengan mu?"
"Ah, aku yang tanya padamu, namun kamu malah balik bertanya?"
"Karena ini mungkin bukan hal baik yang perlu di ceritakan,"
"Benarkah?"
"Hmm, kehidupan cintaku mungkin terlalu membosankan untuk kamu dengar,"
Emelin memalingkan wajahnya dari Antony lalu menatap kearah langit yang gelap.
"Mungkin kehidupan cintaku lebih buruk darimu."
Dengan rasa penasaran yang muncul, lalu Antony mulai bertanya,
"Seperti apa?"
"Cinta Pertamaku... Itu bahkan belum dimulai dengan sebuah kisah tapi sudah berakhir karena cinta pertama ku ternyata sudah punya kekasih,"
Emelin berkata dengan sedikit tertawa ketika mengatakannya.
"Berakhir begitu saja?"
"Ya, bahkan sebelum dimulai! Sungguh lucu bukan?"
"Tidak juga, terkadang memang seperti itu, cinta terkadang aneh. Orang seperti apa Cinta Pertama mu itu memang?"
Emelin mulai memikirkannya sejenak, mengigat-ingat kenangan lama.
"Aku masih kelas satu saat itu. Dia adalah Kakak Senior di sekolah ku. Dia orang yang sangat rajin dan pintar, sepertinya juga cukup tampan. Tapi bahkan sebelum aku sempat bertanya padanya siapa namanya, aku sudah dengar dari temanku kalau ternyata dia adalah Kekasih dari Primadona Sekolah saat itu,"
"Pfffff... Itu benar-benar belum dimulai namun sudah benar-benar berakhir, aku pikir akan ada beberapa kejadian...."
"Aku tidak terlalu memikirkannya, kemudian dia juga segera lulus dari SMA."
Antony lalu sedikit memikirkannya, SMA?
Kalau dipikir sebenarnya dirinya dan Emelin satu Sekolah sebelumnya.
Bagaimanapun juga saat itu, diantara deretan siswi baru, Emelin yang paling mencolok dengan rambut pirang panjangnya, dan paling bergaya di antara kebanyakan siswa, benar-benar terlihat seperti seorang Nona Muda dari Keluarga Kaya Raya yang di manjakan yang tidak mudah untuk berurusan dengannya.
Mereka mungkin pernah berpapasan sesekali sebelumnya, namun mungkin Emelin tidak ingat?
Lagipula dirinya hanya salah satu dari kebayakan siswa biasa di sekolah Elite itu, tidak ada yang mencolok soal dirinya yang perlu diingat.
Tunggu, bukan itu intinya, hanya sedikit penasaran dengan cinta pertama Emelin, apakah dirinya kebetulan kenal dengan orang ini?
"Kamu bahkan tidak tahu namanya?"
Emelin terdiam sejenak, lalu mulai berkata,
"Ya lagipula itu sudah berakhir sebelum dimulai, jadi aku tidak terlalu memikirkannya, hanya perlu mengigat kalau cinta pertama ku adalah orang yang tampan, itu saja."
Antony sedikit tertawa mendengar cerita Emelin,
"Pfffff... Sepertinya setelah semua seleramu memang seperti itu bukan? Kamu menyukai cinta pertama mu itu karena dia tampan, tipe mu memang orang-orang seperti itu."
"Ah, kamu benar-benar mengatakan hal-hal yang sama seperti temanku. Ini berlanjut ke kisah cinta keduaku. Kali ini ini adalah angkatan yang sama, dan dia juga cukup tampan, jadi aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Awalnya dia sangat baik padaku, namun setelah kami berkencan, karena kondisi keluarganya katanya tidak begitu baik, dia sering meminjam uang padaku, karena aku tidak memiliki hal lain selain uang, jadi aku menuruti permintaannya, belakangan saat kami putus, aku tahu ternyata dia dari awal hanya ingin uang-uangku."
"Pengalamanmu benar-benar sesuatu,"
"Sungguh sial!! Bahkan itu juga untuk kekasihku berikutnya. Kali ini dia dari Keluarga yang cukup kaya, jadi kami yang mula jatuh cinta lalu berkencan. Keluarganya memiliki beberapa bisnis yang dalam masalah, jadi dia memintaku untuk membujuk Kakekku untuk membantu beberapa kerja sama bisnis dengan mereka. Belakangan aku tahu setelahnya kalau dia mendekatiku hanya demi permintaan dan bisnis keluarganya, tidak pernah mencintaiku. Huh, hanya karena dia tampan, dia bisa bermain-main denganku? Kenapa semua laki-laki tampan ini bermasalah?"
"Mungkin kamu memiliki selera yang buruk dalam memilih laki-laki."
"Sungguh, kamu barusan mengatakan hal-hal yang persis sama yang di katakan oleh Kakekku!"
Ini jadi mengigatkan Antony soal pertemuan dengan Kakek Emelin pertama kali.
Mereka bertemu dengan tidak sengaja kebetulan dirinya membantu Kakek Emelin saat kesusahan kala itu, dan tidak tahu juga ternyata Kakek Tua yang ditemuinya beberapa kali itu adalah teman Kakeknya ataupun orang kaya.
Hanya mengira dia seorang lelaki tua biasa yang sering mengeluh soal cucunya.
Suatu ketika dia sempat bercerita bagaimana cucu perempuannya itu memiliki selera yang buruk soal laki-laki.
'Cucuku itu ya, sangat mudah di tipu oleh laki-laki, terutama yang berwajah tampan, selalu terpikat oleh omongan manis mereka, berapa kalipun dia ditipu, dia tetap saja masih sering tertipu, benar-benar tidak pernah belajar,'
Dirinya hanya pendengar yang baik saat itu, ketika Kakek Emelin entah bagaimana sering berkunjung ke toko tempatnya bekerja paruh waktu, dan sering mengeluh tentang hidupnya.
Pernah juga disalah satu sesi curhatannya itu, dia berkata pada Antony,
'Aku melihat sebenernya kamu ini sangat tampan. Juga, kamu ini baik hati, aku rasa akan sangat baik jika menjodohkan cucu perempuanku ini padamu, lagipula cucuku ini tidak terlalu memiki banyak syarat untuk calon kekasihnya, hanya harus tampan, soal lain-lain aku rasa dia tidak peduli. Dia hanya menyukai laki-laki Tampan tidak kurang dan tidak lebih, dia pasti juga akan mudah jatuh cinta pada mu karena kamu sangat tampan,'
Awalnya Antony hanya memperlakukan kata-kata orang tau itu sebagai sebuah lelucon, namun siapa yang tahu begitu Kakek ini bertemu dengan Kakeknya, dan mereka ternyata teman baik, Perjodohan itu benar-benar terjadi!!!
Saat itu tiba-tiba Kakeknya juga dalam kondisi yang tidak baik dan masuk rumah sakit, jadi mau tidak mau dirinya setidaknya menuruti permintaan Kakeknya soal bertemu dengan teman Cucunya itu.
Kakeknya juga tidak pernah begitu memaksa dirinya untuk menerima perjodohan hanya menyuruhnya untuk setidaknya datang.
Lagipula saat itu, Antony memiki banyak hal yang harus diurus, terutama soal biaya berobat Kakeknya di Rumah Sakit, tidak ada waktu untuk cinta lagi.
Dia hanya berniat datang ke acara Perjodohan itu, dan berniat pergi karena menolak perjodohan itu, namun siapa yang mengira kalau gadis yang di temuinya itu benar-benar gadis yang begitu menarik, dan langsung mengatakan hal-hal yang begitu luar biasa yang tidak pernah Antony pikirkan.
'Aku sejujurnya tidak ingin menikah, dan karena ini Keinginan Kakek, aku tidak memiliki pilihan jadi mari kita segera menikah, namun aku memiliki beberapa persyaratan,'
Saat itu, Emelin mulai mengeluarkan sebuah cek berisi nominal Uang yang cukup banyak.
'Aku tahu, Kakekmu butuh banyak biaya untuk Operasi, Bagaimana jika kamu menikah denganku, namun hanya sebuah Pernikahan Kontrak?'
Seorang gadis aneh yang menawarkan dirinya untuk menikah dengannya seperti menawarkan sebuah produk untuk promosi.
Dan bahkan kata-kata berikutnya saat itu benar-benar diluar dugaan Antony.
Entah setan mana saat itu yang mempengaruhi dirinya sehingga langsung setuju dengan permintaan konyol gadis itu.
Hanya berpikir saat itu, jika cucu Kakek itu, yang sangat polos seperti ini, sungguh tidak mengherankan jika dia mudah di tipu orang.
Pernikahan Kontrak semacam itu, sebenarnya lebih banyak merugikan pihak wanita dari pada pihak laki-laki.
Antony memikirkannya saat itu, bagaimana jika gadis didepannya itu bertemu dengan laki-laki brengsek dan menawarkan hal yang sama?
Bukankah dia benar-benar akan di tipu habis-habisan dan benar-benar diambil uang-uangnya, dan bahkan mungkin akan dimanfaatkan di tempat tidur secara habis-habisan mengigat dia juga memiliki penampilan yang cukup cantik, dan akan ditinggalkan dengan mudah?
Antony tidak pernah mengira akan ada seseorang seperti itu yang terlihat terlalu naif dan bodoh didunia ini, seorang gadis yang lucu dan menarik.
Jadi dari pada dengan orang lain, Antony pikir lebih baik dengan dirinya saja.
Memikirkannya sekarang, itu juga sangat miris sekaligus lucu, mungkin dirinya juga memanfaatkan Emelin saat itu?
Lagipula dirinya juga mendapatkan malam pertamanya yang sangat berharga bagi Emelin saat itu.
Namun sayangnya mereka berdua terikat dengan pernikahan kontak aneh itu.
Antony mulai berpikir, jika saja dirinya dan Emelin bertemu secara normal, dan tidak terikat pernikahan kontak aneh itu, apakah mereka berdua akan bisa jatuh cinta dengan normal?
Jadi mereka akan memiliki awal yang berbeda dan akhir yang berbeda dari saat ini.
Tidak, saat ini hubungan mereka belum berakhir.
Ini juga bisa dibilang baru dimulai.
"Kamu benar-benar tergila-gila dengan laki-laki tampan sepertinya..."
"Ya bagaimana ya, wajah tampan benar-benar sesuatu benar-benar menarik hati!"
Antony lalu mencoba bertanya dengan iseng,
"Jadi apa menurutmu aku ini tampan?"
Tanpa banyak berpikir, Emelin menjawab dengan penuh keyakinan.
"Tentu saja! Kamu sangat-sangat Tampan!"
"Hmm, apakah lebih tampan mantan-mantan mu atau aku?"
"Tentu saja kamu yang paling Tampan dari semua orang,"
Antony lalu tersenyum, sambil mengusap rambut Emelin, membuat Emelin memerah dan menunjukkan ekpersi binggung.
"Itu bagus." Katanya lagi sambil memeluk Emelin.
Dalam hati Antony berpikir, jadi jika ini sebuah awal, dirinya masih memiliki banyak kesempatan bukan?
Untuk membuat Emelin jatuh cinta padanya?
Antony memikirkannya, mungkin memang dari awal mereka bertemu, memang ada sedikit rasa dihatinya padanya, itulah mungkin kenapa dirinya benar-benar mau menikah dengannya...
Hanya.....
Hanya saja butuh waktu tujuh tahun untuk dirinya akhirnya menyadarinya....
Berkat kesan pertama mereka yang buruk dan hal-hal buruk yang terjadi pada awal pernikahan mereka, ya benar-benar banyak kesan buruk saat awal pernikahan mereka dulu.
Apakah ini sudah terlambat untuk menyadari perasaannya ini?
Ah...
Tujuh tahun...
Benar-benar cukup lama, mungkin berkat pengalaman cintanya yang buruk, membuat dirinya terlalu tidak peka dan lambat menyadarinya.
Antony menatap Emelin dalam pelukannya itu.
'Sekarang setelah kamu membuatku menyadarinya... Aku tidak akan pernah melepaskanmu. Aku mungkin bukan cinta pertamamu, namun aku ingin menjadi cinta terakhirmu, dan menjadikanmu milikku selamanya, tidak akan pernah melepaskanmu.'
####
Bersambung
####
Terimakasih sekali lagi semua atas dukungannya, 😆😆😆
😆😆😆
Kenapa aku bisa nulis adegan ini 😆😆
Akhhh aku juga tidak tau 🤣🤣🤣🤣
Hanya begitu penuh kejutan saat menulisnya, 🤣
Aku saja terkejut dengan hasil tulisanku 🤣🤣🤣
Nantikan terus kelanjutannya 😉😉😉
Sebenarnya ada banyak misteri yang terjadi di tujuh tahun pernikahan mereka, entah kalian penasaran atau tidak dengan kisah dibalik tujuh tahun pernikahan itu 😂