Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 36: Album Kenangan (Part 2)


"Ya... Aku melihat ini sepertinya Ayahku, Thomas Anderson dan...."


"Anak perempuan yang satu ini, adalah Mamaku, Olivia Smith,"


Di foto-foto berikutnya, ada juga beberapa foto mereka bertiga, menceritakan tentang saat mereka menikmati liburan bersama.


Lalu di foto berikutnya, ada foto Mama Emelin yang sedang melukis.


Ada tulisan, dibawahnya,


'Lukisan Nona Olivia adalah yang paling indah, aku sangat menyukai lukisannya,'


Lalu foto beralih ketika mereka memasuki sekolah menengah.


Kali ini hanya ada foto dua orang, sepertinya Mama Antony yang mengambil foto itu diam-diam.


Disana terlihat, Olivia Smith dengan seragam sekolahnya, tengah melukis namun sepertinya di ganggu oleh Thomas yang meletakkan cat Air di Pipi Olivia, terlihat sangat hidup dan ceria dalam foto itu.


Ada sebuah tulisan lagi,


'Melihat seperti itu, mereka berdua terlihat sangat serasi,'


Lalu ada foto-foto lainnya, ini adalah foto bertiga yang sepertinya di ambil secara candid.


Sepertinya saat mereka tengah belajar di kelas.


Baik Olivia atau Irene terlihat serius membaca buku mereka, namun diam-diam terlihat jelas Thomas yang harusnya membaca buku, menatap diam-diam kesampingnya, kearah Olivia, terlihat jelas dalam foto seperti tatapan mengagumi dan penuh cinta.


Ada sebuah catatan lagi dibawah foto itu.


'Aku tahu jika dia menyukai Nona Olivia, lagipula Nona Olivia adalah seorang yang baik hati, siapa yang tidak menyukainya?'


Antony dan Emelin, semakin melihat kearah isi Album Foto itu, perasaan mereka terlihat lebih rumit.


"Antony ini.... Aku sungguh tidak mengira kalau Mama kita sebelumnya berteman, apakah Mamamu tidak pernah bercerita soal hal-hal ini?"


"Tidak, Mamaku tidak pernah bercerita atau mengatakan sesuatu soal hal-hal ini padaku sebelumnya, bahkan ketika aku bertanya soal Siapa Ayahku, ekpersinya selalu terlihat sangat sedih, jadi aku tidak pernah berani bertanya lagi,"


"Itu benar, aku juga sejujurnya tidak pernah mendengar hal-hal ini dari Mamaku, dia tidak pernah menceritakan soal pertemanannya itu, juga soal bagaimana dia bisa melukis, dan soal bagaimana akhirnya dia berhenti melukis, aku tidak pernah tahu hal-hal ini...."


"Sepertinya ada hal yang membuat dia menjadi seperti itu? Pasti ada suatu hal yang membuatnya berhenti melukis, Ayahku bilang itu sebuah Kecelakaan atau sesuatu,"


Emelin memejamkan matanya, lalu mengigat tentang kenangan soal Ibunya.


Hal utama yang Emelin ingat soal Ibunya, adalah betapa Ibunya selalu mencintai Ayahnya, Alvan.


Dirinya masih tidak mengerti sampai sekarang soal hal ini.


Kenapa Mamanya yang sepertinya di gambarkan sebagai sosok yang baik hati ini oleh Mama Antony, bisa berubah menjadi sosok yang digambarkan begitu buruk oleh Ayahnya?


Ya, terutama soal Bagaimana hal-hal yang Mamanya lakukan dulu...


Hanya....


Bagaimana dia bisa berubah menjadi seperti itu...


Apakah cinta bisa benar-benar merubah seseorang?


Atau ada hal-hal lain yang terjadi?


"Aku benar-benar tidak tahu banyak soal masalalu Ibuku,"


"Apakah dia tidak memiliki barang peninggalan tertentu? Foto seperti ini? Atau buku harian misalnya?"


"Sejak Kematian Mama, aku tidak pernah berani menyentuh barang-barangnya, semua disimpan pada tempatnya, tidak berubah, karena aku masih begitu sedih jika mengigatnya.... Namun mungkin ini saatnya, aku mencoba memeriksa barang-barangnya, lagipula aku juga cukup penasaran dengan Masalalunya,"


"Kamu benar, mari Ke Rumah Keluarga Smith kalau sempat,"


Kedua orang itu lalu melanjutkan membuka Album Foto itu, masih ada beberapa foto lagi yang membuat mereka terkejut.


Berikutnya ada foto sebuah Pesta Pertunangan Mewah.


Antony dan Emelin yang melihat foto itu, mau tidak mau terkejut.


Terutama melihat betapa serasinya dua pasangan ini.


Ada lagi catatan disana,


'Mereka benar-benar terlihat serasi seperti sosok Pangeran dan Tuan Putri di Negeri Dongeng, seolah tidak ada tempat untukku, walaupun Olivia bilang itu hanya untuk berpura-pura,'


Selanjutnya, ada foto-foto mereka lagi ketika di Universitas, namun lebih jarang lagi.


Karena berikutnya hanya ada foto-foto Mama Antony dengan teman-temannya yang lain.


"Owh, jadi Mamamu masuk Universitas juga?"


Antony sendiri cukup terkejut, jika Mamanya memang masuk Universitas, kenapa dia harus bekerja menjadi Buruh seperti itu dulu?


Mamanya juga tidak pernah bercerita tentang hal-hal di Universitas.


"Aku juga tidak tahu, tapi di KTP miliknya, tidak ada keterangan gelar yang didapatkan saat Universitas,"


Emelin berpikir sejenak,


"Sepertinya memang ada beberapa kejadian tertentu di Universitas? Soal Bagaimana Mamaku mulai berhenti melukis, bagaimana Pertunangan dia dan Paman Thomas di Batalkan, lalu entah bagaimana Mamamu tidak melanjutkan Kuliahnya,"


"Ini akan cepat terungkap jika kita memiliki buku harian milik Mamaku,"


"Kamu benar,"


"Aku akan coba mendapatkannya secepatnya,"


Emelin lalu memikirkan sesuatu.


"Antony, aku pikir jika memang ingin cerita yang sebenarnya, apakah tidak bertanya saja pada Ayahmu? Bagaimanapun, dia mungkin tahu segalanya,"


Antony terdiam mendengar perkataan Emelin barusan.


Melihat ekpersi Antony yang menjadi buruk, Emelin tahu kalau hubungan Ayah dan Anak itu masih cukup buruk.


"Antony, aku merasa jika Paman Thomas tidak seburuk itu, dia sangat baik pada Alex, dan Alex juga sangat menyukainya. Lagipula kita tidak benar-benar tahu apa yang terjadi di masalalu, oke?"


Antony masih terdiam dan berpikir sejenak.


"Ya mungkin juga. Lagipula dulu ketika kamu Keguguran itu, dia juga yang mau mendonorkan darahnya untukmu dan dia tidak pernah meminta hal-hal lain setelah itu... Namun tetap saja...."


"Jadi... Jadi Paman Thomas yang menyelamatkanku?"


Antony binggung juga harus menjawab apa.


Ya, mungkin itu dua kali menyelamatkan Emelin...


Walaupun yang pertamakali, itu merupakan sebuah perjanjian yang buruk dengan sedikit ancaman, namun pada akhirnya dirinya yang memasuki Keluarga Anderson itu, dari pada kerugian, dirinya lebih banyak mendapatkan keuntungan, walaupun sekarang konflik di Keluarga Anderson masih buruk.


Namun yang paling penting dari semuanya, Emelin bisa selamat, dari yang pertama atau yang kedua saat itu, itu memang tidak bisa dipungkiri karena Ayahnya.


Yang kedua, jelas itu tidak memberi keuntungan apapun pada Ayahnya, namun Ayahnya tetap melakukannya....


Atau karena Emelin adalah Putri dari wanita yang dia cintai?


Memikirkan ini semua jelas terasa rumit.


"Ya, dia yang mendonorkan darahnya,"


"Kurasa dia memang orang baik. Kalau saat itu, dia tidak mendonorkan darahnya, aku sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi padaku, benar? Apapun alasan di balik semua itu, aku harus tetap berterimakasih padanya, karena dengan itu, aku masih selamat dan bisa melihat mu lagi sampai saat ini,"


Antony lalu tersenyum.


"Ya, itu mungkin memang ada benarnya,"


Yang paling penting, Emelin memang selamat berkat itu, dan dengan itu dirinya masih bisa menikmati kebersamaannya bersama Emelin sampai saat ini.