Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Chapter 117: Cerita Sebenarnya


Emelin di ujung telepon merasa gugup ketika mendengar Paman Radit bercerita soal kisah Mamanya.


"Ini bermula setelah Mamamu memutuskan Pertunangan dengan Thomas Anderson, orang yang awalnya di jodohkan oleh Ayahnya. Saat itu akhirnya Tuan Besar menyerah dan memilih untuk membiarkan Putrinya menikahi orang yang dia inginkan."


Paman Radit terus bercerita, dan Antony disini mendegarkan.


Emelin merasa sedikit paham sekarang, jadi Mamanya dan Ayah Antony awalnya di jodohkan, namun dibatalkan karena Mamanya tidak mencintainya Paman Thomas?


"Namun itu baru awal mula kisah pengejaran gila yang di lakukan Olivia Smith. Dia mencintai Alvan William pada pandangan Pertama atau sesuatu, dan kagum akan kebaikannya kala itu, namun Alvan memang sudah memiliki seorang Kekasih kala itu."


Emelin kaget mendengar fakta ini,


"Jadi.... Jadi Mamaku benar-benar merebut Ayahku dari Kekasihnya itu?"


Paman Radit terlihat menghela nafas panjang.


"Kurang lebih iya. Mamamu yang tahu kalau Alvan sudah memiliki Kekasih, tidak menyerah kala itu terutama setelah tahu kalau Kekasih Alvan adalah seorang gadis miskin, apalagi gadis miskin ini juga tidak mendapatkan restu dari Kedua orang tua Alvan. Jadi Mamamu mengambil kesempatan ini."


"Mama benar-benar...."


"Tunggu, jangan langsung mengambil kesimpulan dulu. Memang iya saat itu Tuan Besar yang memanjakan Olivia menuruti permintaan Olivia soal mendekati Keluarga Alvan, dan merayu orang tua Alvan agar menjodohkan Putra dan Putri mereka. Mama Alvan yang dari awal sangat tidak menyukai Kekasih Alvan waktu itu, sangat menyayangi Olivia, dia membela Olivia dan membantu Olivia mencoba memisahkan mereka."


"Jadi itu cinta tidak direstui?" Tanya Emelin lagi.


Antony hanya mendengarkan dengan tenang.


"Ya, itu cinta yang tidak direstui dari awal. Namun Alvan sangat keras kepala dan menolak Perjodohan dengan Mamamu ini, dan masih memilih Kekasihnya.... Dan mungkin dari sini semua kesalahan Kakekmu di mulai, Emelin."


"Apa yang Kakekku lakukan?"


"Olivia sangat mencintai Alvan, dia sempat mengancam akan bunuh diri jika tidak mendapatkan Alvan... Aku juga tidak tahu kenapa dia bisa tergila-gila seperti itu.... Jadi Kakekmu mencoba melakukan sesuatu pada Perusahaan milik Keluarga Alvan, dan menekan mereka agar Alvan mau menikah dengan Putrinya...."


"Kakek melakukannya?"


"Ya, Kakekmu hampir membuat Perusahaan Keluarga Alvan Bangkrut kala itu, hingga kabar itu membuat Ayah Alvan sampai sakit jantung dan di rawat di Rumah Sakit. Aku juga tidak tahu bagaimana, tapi sepertinya Ayah Alvan, itu masih tetap bersikeras agar Alvan mau menyelamatkan Perusahaan, sepertinya mereka sampai berdebat hebat yang membuat penyakit jantungnya kambuh dan akhirnya meninggal. Dan hal soal Perusahaan yang hampir bangkrut ini, apalagi kematikan Ayah Alvan, membuat Ibu Alvan kala itu menjadi hampir gila, dia menjadi begitu benci dan menyalakan Kekasih Alvan itu, dan sepertinya mencelakakannya atau sesuatu di bantu oleh Olivia. Soal hal-hal itu, setelah kematian Ayahnya, Alvan akhirnya juga menerima Pernikahan dengan Olivia dan meninggalkan Kekasihnya itu, tapi sepertinya dia masih menyimpan dendam soal hal yang dialaminya, dan menyalakan Mamamu, bahkan sampai mereka menikah, sebagai bentuk rasa kesalnya pada Olivia, Alvan tidak menyentuhnya sejak pernikahan mereka..."


"Lalu bagaimana dengan aku?" Tanya Emelin binggung, kalau Ayahnya tidak menyentuh Mamanya, lalu bagaimana dirinya bisa ada?


"Aku juga tidak tahu pasti, tapi sepertinya menurut Cerita Kakekmu, Olivia mengunakan beberapa Trik hingga akhirnya Alvan tidur dengannya... Dan itu adalah puncak kebencian Alvan pada Mamamu berlanjut."


"Jadi... Mamaku benar-benar jahat?"


Radit menghela nafas panjang,


"Bisa dibilang seperti itu... Tapi sejujurnya itu mungkin juga pengaruh dari orang-orang di sekitarnya, dia sekat dengan Ibu Alvan saat itu yang mempengaruhinya, tapi tetap saja Mamamu memang banyak salah, dia benar-benar menjadi tergila-gila dengan Alvan....."


Emelin disini tidak mengerti, soal kenapa Mamanya bisa jatuh cinta sampai segitunya?


Kenapa sampai mengunakan segala cara untuk mendapatkannya?


"Kenapa Mama bisa sampai seperti itu?"


"Dulu Mamamu sangat berbakat dalam melukis."


"Bagaimana bisa?"


"Itu dulu, ketika suatu hari dia mengalami Kecelakaan, dan yang menyelamatkannya saat itu sepertinya Alvan, namun berkat kecelakaan itu dia tidak bisa melukis lagi karena tangannya terjadi kerusakan tidak bisa lagi digunakannya untuk memegang kuas dan melukis... Mungkin disaat paling hancurnya itu, dia jauh cinta pada penyelamatnya itu.... Setelah semua, melukis adalah segalanya dalam hidupnya lalu dia kehilangan hal itu.... Aku juga tidak tahu pastinya soal bagaimana Olivia jatuh cinta pada Alvan ayahmu, hanya membuat perkiraan...."


"Bahkan walaupun begitu cara Mama tetap salah bukan?" Tanya Emelin lagi.


"Ya itu benar. Mamamu juga baru menyadarinya, setelah bertahun-tahun Menikah dengan Ayahmu.... Jika cintanya tidak pernah sampai pada Alvan, walaupun dia sangat mencintainya... Sebenarnya beberapa hari sebelum Mamamu meninggal dia sempat bercerita pada Kakekmu saat itu, bagaimana dia akhirnya akan menyerah pada cintanya, dia ingin bercerai dengan Alvan... Dia juga meminta saat itu pada Kakekmu agar Kakekmu memberikan kembali Perusahaan milik Keluarga Alvan seperti sedia kala dan memberikan beberapa kerugian materi padanya... Hanya ingin melihat Alvan bahagia... Dan setidaknya menerima Putri mereka... Namun sebelum rencana itu dikatakan pada Alvan, dia sudah meninggal... Jadi Kakekmu memutuskan untuk tidak perlu mengatakannya, karena Kakekmu juga cukup benci pada Alvan, melihat bagaimana Alvan selalu bersikap dingin pada Putrinya dan kamu,"


Emelin yang mendengar cerita itu akhirnya menagis.


"Mama... Aku tidak mengira dia memiliki kisah yang begitu sedih... Bahkan walaupun awalnya dia menjadi jahat seperti itu.... Dia...."


Antony mencoba menenangkan Emelin,


"Emelin, disini juga tidak cuma Mamamu yang salah, aku juga tidak tahu kisah sebenarnya namun melihat alasan Ayahmu tidak menyukai Mamamu selama bertahun-tahun karena dia masih menjalin hubungan diam-diam entah bagaimana dengan Mantan Kekasihnya itu, Ayahmu juga jelas orang yang licik,"


"Kamu benar...."


"Ya, yang di katakan Antony benar sekali. Aku tidak mengira kalau Alvan itu bisa begitu Brengsek dan bajingan tukang Selingkuh, dia berani sekali berhubungan dengan wanita lain setelah menikahi Mamamu itu... Hah apalagi dengan tipe wanita seperti Cornelia itu..."


"Soal Cornelia itu... Apakah Paman tahu sesuatu tentangnya?"


"Bukankah awalnya Kakekmu memang tidak menyukai wanita itu? Tapi kamu membujuknya agar Ayahmu menikah dengannya, kamu begitu keras kepala saat itu, hingga membuat Kakekmu pusing. Dari awal kami telah menyelidiki Cornelia itu, bagaimana dia hamil di luar nikah entah dengan laki-laki mana, tapi tidak mengira itu anak Ayahmu. Bagaimanapun juga Cornelia itu memang memiliki reputasi buruk, sebelum menjadi Kekasih Ayahmu dimasalalu, Cornelia itu punya riwayat kalau dia suka mendekati laki-laki Kaya, kamu bisa menebak dari arah sini wanita seperti apa Cornelia itu...."


"Jadi Cornelia ini memang bukan wanita baik dari awal?" Tanya Emelin.


"Ya, dia bukan wanita baik dari awal. Entah apa yang membuat Ayahmu sampai tertipu, dan tidak bisa membedakan siapa yang benar-benar mencintainya dengan tulus... Hah....."


"Ya, Ayahku itu memang benar-benar cukup buta sampai tidak bisa melihat cinta dari Mamaku."


"Cinta memang bisa begitu rumit, Emelin. Aku juga sangat menyayangkan bagaimana dulu Pertunangan Mamamu dan Thomas Anderson itu batal, aku juga jelas tahu bagaimana Thomas Anderson itu menyukai Mamamu, padahal Mamamu mungkin akan memiliki akhir yang berbeda jika dia membuat pilihan yang berbeda, dia pasti akan lebih bahagia dengan laki-laki sebaik Thomas Anderson itu."


Antony mulai menabahkan,


"Thomas Anderson itu, dia tidak sebaik yang kalian kira."


Paman Radit menatap Antony dengan heran,


"Maksudmu?"


"Bukan apa-apa."


Emelin hanya terdiam mendengar komentar Antony barusan soal Ayahnya.


Ya, entah kisah seperti apa yang terjadi antara Ayah Antony dan Ibu Antony, dan Emelin rasa itu bukan hal yang bagus.


####


Bersambung