
Ini adalah sebuah hari yang cerah, saat ini disalah satu kolam renang dimana disana barusaja diadakan Pemotretan untuk iklan baju musim panas tengah berlangsung.
Dua artis cantik yang menjadi bintang utama dari Iklan ini saat ini tengah bercakap-cakap dengan akrab.
"Kak Isabella bagaimana kabarnya? Aku dengar Kakak sekarang sudah tidak syuting di Luar Negeri lagi?" Kata Claudia dengan nada akrab.
"Ya begitulah. Cukup membosankan disana dan aku ingin kembali ketanah airku. Disini juga ada banyak hal bagus,"
"Ah begitu? Kakak padahal begitu populer di Luar Negeri,"
"Ahahahaha... Tidak seberapa,"
"Di dalam negeri sepertinya Kakak juga memiliki beberapa penggemar,"
"Kamu terlalu banyak menuji, bukankah kamu sekarang juga begitu populer?"
Mereka kebetulan adalah kenalan ketika Claudia syuting film di Luar Negeri.
Mereka entah bagaimana cukup akrab walaupun tidak banyak bertemu. Bisa dibilang kalau dua orang ini merupakan teman yang cukup baik.
"Ya begitulah, sekarang aku sedang sibuk-sibuknya, dan memiliki jatwal padat,"
"Ah pasti repot bukan? Kamu juga barusaja menikah, namun sudah begitu sibuk seperti ini, apakah Suamimu tidak keberatan?"
"Tidak sama sekali, dia juga memiliki beberapa kesibukan,"
"Ah, benar juga. Dia juga salah satu Aktor Populer bukan? Aku minta maaf tidak bisa datang ke pernikahan kalian, padahal kamu mengundangku."
"Tidak masalah, aku tau kamu sibuk. Lagipula hadiah darimu datang, terimakasih atas sepasang jam tangan itu, itu sangat bagus,"
"Aku senang jika kami menyukainya," kata Isabella lagi sambil tersenyum.
"Ah iya, sebenarnya belakangan Aku membuka Perusahaan Entertainment baru, kami masih kekurangan orang untuk ikut bergabung, apakah Kakak ingin bergabung di Agensi kami?"
"Hmm, masih baru?"
"Ya, ini masih baru, namun saat ini Perusahaan memiliki reputasi yang bagus, dan tengah menjalankan beberapa proyek film bagus,"
"Benarkah?"
"Ya, jika Kakak ingin ikut bergabung ini akan menjadi hal yang baik,"
"Hmm, aku akan mencoba memikirkannya. Aku juga belum masuk Perusahaan manapun disini saat ini. Hanya Manager Pribadiku yang mengaturnya selama ini. Aku juga baru saja memutuskan kontrak agensi di Luar Negeri,"
"Ini kebetulan sekali bukan? Ini baik untuk mencoba bersama-sama,"
"Ya. Ini memang cukup menarik."
Dua orang itu masih berbicara dengan akrab dan membicarakan beberapa macam hal.
Sampai percakapan itu sampai ke dimana Isabella membicarakan bagaimana dia mendapatkan kontrak dengan perusahaan Anderson, ini membuat wajah Claudia gelap untuk beberapa saat namun segera kembali tersenyum ceria.
"Ah, itu sangat bagus untuk bisa mendapatkan kontrak disana,"
"Iya, aku juga tidak mengira."
Isabella jadi teringat kalau sebelumnya yang mendapat kontrak disana adalah Claudia, namun dengan alasan yang tidak diketahui, Perusahaan membatalkannya Kontrak dengan Claudia, lalu kemudian memilih dirinya sebagai Brand Ambasador tiba-tiba.
Memikirkan kemungkinan ini, ketika Isabella berpikir, ini sungguh aneh bukan?
Perusahaan Anderson sepertinya bukan tipe Perusahaan yang akan membatalkan kontrak dengan alasan tidak jelas seperti ini....
Kecuali ini Perintah seseorang...
Sesuatu semacam Perintah CEO?
Ini mengigatka Isabella soal Posisi Antony sebagai CEO disana.
Jangan bilang ini...
Ini adalah permintaan Antony untuk membuat dirinya menjadi Brand Ambasador di Anderson Group agar mereka bisa kembali dekat?
Memikirkan kemungkinan ini, tiba-tiba ada perasaan senang yang tidak terlukiskan dihati Isabella.
Ya ampun, jangan bilang selama ini Antony benar-benar masih menyimpan rasa padanya?
Astaga, sekarang bisa dimengerti juga kenapa dalam gosip CEO Anderson Group yang baru tidak pernah dekat dengan siapapun!
Ini pasti karena hanya ada dirinya di hati Antony?
Sesuatu seperti itu bukan?
Ya ampun, ini benar-benar sangat so sweet ketika memikirkannya...
Namun sebelumnya kenapa Antony terkejut ketika melihatnya di Perusahaan Anderson?
Dan dia juga bersikap sedikit dingin padanya?
Ah...
Ini pasti hanya semacam pura-pura dan Antony merasa sedikit malu seperti itu, dan hanya ingin dekat dengannya secara natural.
Memikirkan semua kemungkinan ini benar-benar sangat logis.
"Kamu terlihat sangat senang mendapatkan kontrak itu?" Tanya Claudia lagi.
"Ya, ini hal-hal yang cukup bagus."
Ketika mereka sedang mengobrol, tiba-tiba Asisten Isabella datang dan mengatakan jika dia masih punya jatwal lainnya, dengan itu Isabella berpamitan dengan Claudia.
"Ya, sampai juga Kak Isabella,"
"Tentu, kamu juga baik-baik, ya lain kali kita bisa keluar jika jatwal kita penuh,"
"Ya."
Mereka saling tersenyum dan melambaikan tangan satu sama lainnya.
Begitu Isabella berpisah dari Claudia, dia mulai bertanya pada Asistennya,
"Jatwal apa kita sekarang?"
"Ada pemotretan untuk Iklan di Anderson Group,"
Mendengar kata Andrson Group, hati Isabella cukup senang.
Sudah beberapa hari dirinya tidak melihat Antony, ini juga merupakan sebuah hal baik untuk dekat dengannya, benar-benar tidak bisa melewatkan kesempatan ini.
"Bagus, sudah mulai untuk pembuatan Iklan disana bukan?"
"Iya, menurut jatwal ada hari ini dan besok, sisanya akan ada Minggu depan."
Masih ada besok juga, bagaimana kalau besok dirinya membawa bekal untuk Antony?
Memikirkan rencananya yang bagus itu, suasana hati Isabella sangat senang.
####
"Apakah ada hal-hal baik di sekolahnya hari ini?"
"Tidak ada hanya membagikan beberapa ulangan harian,"
"Bagaimana dengan nilaimu?"
Alex lalu mengeluarkan kertas dari Tasnya, disana ada tulisan angka 100 yang terlihat sangat mencolok.
Melihat hasil ini, Emelin sangat senang.
Putranya benar-benar pintar.
"Kamu sudah melakukannya dengan baik."
"Ini bukan apa-apa," kata Alex dengan senyum lebarnya.
"Ya, ya Putra Mama adalah yang paling hebat,"
Alex begitu senang mendapatkan pujian dari Mamanya.
Rasanya beberapa bulan ini adalah hal yang sangat membahagiakan untuk Alex.
Mamanya benar-benar menghabis lebih banyak waktu untuknya, juga sangat rajin mengantarkan kesekolah dan menjemputnya.
Apalagi sekarang Mama dan Papa nya tidur dikamar yang sama, terlihat harmonis.
Alex mulai tidak perlu khawatir lagi, Mama dan Papanya baik-baik saja dan akan selalu bersamanya.
"Ah iya, Alex. Mama hari ini mungkin tidak bisa menemanimu di Rumah,"
"Kenapa?"
"Hari ini, Mama akan ikut pemotretan untuk Iklan,"
"Mama sudah mulai sibuk?"
"Tentu saja tidak. Mama akan kembali secepatnya, dan nanti Mama akan membawakan oleh-oleh untukmu, kamu mau apa?"
"Alex ingin Kue Coklat,"
"Tentu-tentu, akan Mama belikan di Cafe favoridmu."
"Baik. Pemotretan kali ini di mana? Apakah jauh?"
"Tidak sama sekali. Kamu masih ingat tempat kamu syuting iklan tempo hari?"
"Ah? Anderson Group atau sesuatu itu?"
"Kamu memiliki ingatan yang baik. Itu benar, Mama akan kesana,"
"Apakah Alex boleh ikut?"
Emelin lalu berpikir sejenak, lalu segera berkata,
"Nanti kamu akan bosan disana jika ikut,"
"Tidak, Tidak. Alex ingin melihat Mama, boleh ya Ma?"
Melihat tampilan memohon putra kecilnya yang begitu lucu ini, Emelin jelas tidak bisa menolak.
"Baiklah-baiklah, tapi kamu jangan membuat masalah disana ya?"
"Tentu saja, Alex akan selalu menjadi anak yang baik."
"Mari kita pulang dulu dan bersiap-siap."
Dengan itu, mereka lalu pulang dan makan siang kemudian bersiap-siap untuk pergi ke Perusahaan.
Dijalan saat perjalanan ke Anderson Group, Emelin tiba-tiba mendapatkan telepon.
Ini, Raka ada apa lagi dia meneleponnya?
Apakah ini soal Kakak Sepupunya yang menyebalkan ini lagi?
Memikirkan soal Kakak Sepupu Raka yang misterius ini membuat Emelin penasaran.
Ini benar-benar membuat Emelin ingin melihat orang itu seperti apa.
Kata Raka, Sepupunya ini memiliki penampilan yang baik, sampai-sampai bisa menjadi simpanan wanita kaya.
Seberang baik penampilannya ini?
Apakah lebih baik dari Suaminya Antony?
Ah tidak-tidak, tentu saja lebih tampan suaminya bukan?
Suara dering telepon membuyarkan lamunan Emelin.
"Hallo? Ada apa Raka?"
'Kakak sudah denger kabar soal reuni yang diadakan oleh SMA kita?'
"Aku tidak cukup dekat dengan teman-teman SMA, jadi aku tidak menerima kabar apa-apa, tapi biasanya aku di Undang. Apakah kali ini tidak?"
'Undangannya memang belum jadi karena memang masih direncanakan,'
"Ah? Begitukah? Jadi apa Masalahnya?"
'Ini akan menjadi reuni benar, untuk tiga angkatan, bersama angkatan Kakak, dan dua tingkat diatas Kakak. Sungguh curang, masa angkatanku tidak diundang?"
Emelin terkejut mendengar itu.
"Benarkah? Acara Reuni yang besar?"
Dirinya juga cukup kangen dengan teman-teman SMAnya...
Memikirkannya memang ada banyak kenangan yang cukup bagus ketika masa SMA...
'Ya! Aku pokoknya mah protes ke Panitia dan meminta mereka mengundang angkatanku juga,'
Emelin lalu tertawa mendengar permintaan Raka itu,
"Baik-baik Tuan Muda, ketika masih di Sekolah, Kepala Sekolah smagay membelamu, bahkan walaupun kamu sering membuat masalah, dia pasti juga tidak akan menolak permintaan Tuan Muda ini,"
'Berhenti mengejekku!'
####
Bersambung