
Saat ini disalah satu gedung perkantoran tertentu, terlihat diruang CEO utama, seorang Pria Parubaya sedang marah-marah dengan orang di telepon.
Pria Parubaya itu adalah Alvan Smith ayah dari Emelin, saat ini tengah mengobrol dengan salah satu bawahanya.
"Apa kamu bilang? Jadi Studio Film itu menolak permintaanku soal mengantikan Pemeran Utama dari Emelin ke Claudia?"
'Itu benar,'
"Berani-beraninya mereka Studio Kecil itu pada kita!!! Ancam jika mereka tidak melakukannya, aku akan mencabut semua Investasi kita pada mereka!"
'Soal itu.... Sepertinya mereka tidak keberatan jika kita tidak berinvestasi....'
Mendengar kata-kata itu, Alvan menjadi semakin marah.
"Apa kamu bilang? Mereka sungguh berani!! Aku tau mereka hanya Studio kecil!! Jika tanpa Investasiku, mereka tidak akan bisa menjalankan film, bagaimana bisa mereka seperti itu hanya demi mempertahankan Pemeran Utama pilihan mereka?"
'Sepertinya mereka mendapatkan dana Investasi dari orang lain,'
Mendengar kata-kata ini, Alvan benar-benar kehilangan ketenangannya.
"Siapa yang berani berinvetasi pada mereka? Cari tahu ini!! Pastikan orang-orang itu mencabut Investasinya!! Aku tidak akan membiarkannya Kru Studio sampah ini berani menentangku!!"
'Ba.... Baik, Pak Presder.'
Setelah telepon itu ditutup, Alvan masih saja kesal.
Dirinya tidak berpikir, ada yang berani menantang Keluarga Smith.
Memikirkan, akhirnya dirinya berhasil mendapatkan seluruh harta Keluarga Smith membuat dirinya puas.
Laki-laki Tua itu juga akhirnya meninggal, dan Putrinya yang bodoh itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik.
Seluruh Perusahaan ini sekarang benar-benar miliknya....
Rencananya bertahun-tahun....
Dirinya tidak akan pernah melupakan penghinaan dari Keluarga Smith padanya, bagaimana Putri Tunggal mereka memaksakan perjodohan ini padanya, karena bisnis Keluarganya yang terancam kala itu.
Dan wanita sialan itu juga sudah lama meninggal.
Dari awal dirinya memiliki Kekasihnya yang sangat dicintainya, hanya saja banyak hal terjadi kala itu membuat mereka berpisah dan akhirnya dirinya harus menikah dengan Putri Keluarga Smith.
Namun buah dari kesabarannya selama bertahun-tahun akhirnya terwujud, dengan memiliki seluruh bisnis Keluarga Smith, tidak akan ada lagi orang yang merendahkannya dan menentangnya.
Emelin itu.....
Dia adalah Putri dari wanita Brengsek itu....
Wajah mereka begitu mirip, hanya melihat wajah Putrinya itu membuat dirinya teringat Ibu dari anak itu, membuat dirinya muak.
Dan sekarang, Emelin itu berani sekali mengancam hidup Putri kesayangannya, Claudia, dirinya tidak akan membiarkannya.
Awas saja.
Sambil bergulat dengan pikirannya, dia lalu mulai menghubungi beberapa teman-temannya yang lain, mulai mempersiapkan rencananya untuk membantu Claudia.
Sebuah senyuman licik muncul diwajah itu.
####
Disisi lainnya, Antony yang selesai dengan acara penyamarannya, kembali ke Ruang Kerjanya.
Begitu dia berada disana, dia langsung disambut oleh sebuah telepon dari anak buahnya.
"Ya?"
'Saya sudah melakukan Perintah Pak Presdir, semua data dari Perusahaan Smith sudah saya kirimkan ke Email Bapak untuk di pelajari,'
"Baiklah, aku mengerti. Kerja bagus,"
'Baik,'
Dengan itu, Antony menutup teleponnya.
Walaupun dirinya sebenarnya cukup penasaran soal kenapa Raka berada di lantai 12 tadi, namun setelah memikirkan, itu bukan urusannya.
Lagipula anak itu memang suka melakukan apapun yang dia suka, dan berubah-ubah.
Tadinya memiliki hal penting lain yang harus diurus.
Sambil tersenyum, dia mulai membuka emailnya.
Disana, terdapat profil rinci Perusahaan Smith, dan data-data soal bisnis mereka.
Mempelajari apakah ada yang salah.
Namun dirinya segera menemukan hal yang menarik.
"Heh? Dalam setahun ini, mereka memiliki begitu banyak Pengeluaran untuk Urusan Pribadi? Betapa borosnya, dan lihat ini, ada laporan salah satu Proyek mereka yang gagal."
Antony memindai data-data itu, bawahannya cukup hebat untuk bahkan melacak beberapa hal-hal rahasia dimasalalu.
"Kasus penyuapan untuk Proyek?"
Antony memilikirkan ini, dirinya tahu Kakek Emelin tidak akan suka dengan cara bisnis seperti ini.
Dan belakangan yang memegang Perusahaan adalah Ayah Emelin.
Melihat hal-hal buruk pada beberapa proyek, dirinya mulai memeriksa laporan keuangan mereka.
Ini adalah laporan keuangan yang didapatkan didalam Perusahaan.
Melihat sepertinya, Laporan Keuangan ini sedikit mencurigakan, beberapa laporan proyek juga.
"Bukankah penggaran untuk proyek-proyek ini terlalu besar? Dan hasilnya sama sekali tidak mencerminkan anggaran yang digunakan, apakah ini ada penggelapan di dalam Perusahaan?"
Disini, semakin Antony membaca laporan-laporan itu, semakin banyak hal mencurigakan yang ditemukan.
"Hah.... Sepertinya harus menyelidiki Ayah Emelin lebih lanjut, orang ini sepertinya cukup bermasalah."
Disini, lah Antony mulai teringat Kakek Emelin.
Kakek Emelin adalah orang yang baik, dia juga selalu baik padanya, dan dia sangat menyayagi Alexander.
Dulu, setelah mengalami beberapa kecelakaan, Kakek Emelin lalu tidak bisa lagi menjalankan Perusahaan, jadi mau tidak mau, dia mengerahkan kontrol Perusahaan pada Ayah Emelin, dulu setelah dirinya menikah dengan Emelin, Kakek Emelin juga sempat penyuruhnya untuk bekerja di Perusahaan Smith karena dia sedikit tidak percaya pada Ayah Emelin.
Namun saat itu dirinya menolak.
Semakin Antony mengigat lagi, rasa bersalah muncul.
Memang, dirinya tidak terlalu memikirkan masalah-masalah Keluarga Smith pada awalnya.
Jadi, dirinya mengabaikan hal-hal soal Perusahaan mereka, lagipula sangat muak melihat bagaimana Ayah Emelin merendahkannya kala itu, dan lagi dirinya punya fokus yang lain saat itu.
Terutama salah satu kata-kata Kakek Emelin padanya yang tidak bisa dirinya tepati.
Antony masih ingat kata-kata itu,
'Jaga Emelin, aku percaya padamu. Kamu adalah laki-laki yang baik. Cucuku ini memang sedikit manja, tapi bertahanlah, dia bukan orang yang buruk. Aku sangat senang, setidaknya aku bisa melihat Emelin menikah dengan Pria yang baik sepertimu. Kakekmu adalah orang yang baik, aku cukup kenal lama dengannya, jadi aku juga percaya padamu, aku menyerahkan cucuku untuk kamu jaga. Terkadang aku takut, kalau cucuku yang bermasalah ini akan ditipu oleh seorang Pria suatu hari nanti yang hanya mengejar harta miliknya, itulah kenapa aku menjodohkan kalian, setidaknya sekarang aku bisa tenang. Aku tidak ingin Cucuku meniru jejak Ibunya, dulu karena aku memanjakan Putriku itu, aku membuat pengaturan Pernikahan sesuai keinginannya, namun akhirnya dia tidak bahagia dengan suami pilihannya itu,'
Mengingat itu, Antony juga merasa tambah bersalah, awalnya dirinya memang sedikit menjaga jarak dengan Keluarga itu karena mereka bukan Keluarganya.
Lagipula, Emelin hanyalah Istri dalam Kontrak dengannya, yang cepat atau lambat akan bercerai dengannya.
Dirinya tidak sebaik yang Kakek Emelin pikirkan, sama-sama menipunya dengan Pernikahan Kontrak dengan Emelin.
Dan karena dirinya tidak pernah peduli saat itu, akhirnya Emelin benar-benar ditipu dan semua hartanya diambil darinya....
Memang.....
Rasa penyesalan itu selalu datang terlambat....
Perusahaan Smith sudah diambil alih Ayahnya dengan cara-cara yang buruk.
Ayahnya begitu kejam selama ini pada Emelin, bahkan sampai menipunya seperti itu...
Dari semua orang....
Hah....
Sekarang apa yang harus dirinya Lakukan dengan Perusahaan Smith ini?
Sesuatu yang seharusnya menjadi milik Emelin, hak Emelin...
Disana, Antony merenungkan pikirannya.
Sesuatu yang menjadi milik Emelin harus tetap menjadi miliknya.
Sebuah tekat tiba-tiba muncul dari sorot mata itu.
Sebuah rencana terpikirkan.
####
Bersambung