Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 115: Awal dari Semua ini (Part 1)


Di hari-hari yang sibuk ini, akhirnya Antony memiliki waktu luang untuk bertemu dengan Paman Radit, yaitu Besok Malam.


Rencananya dirinya juga akan bertanya pada Paman Radit soal masalalu Mama Emelin, dan untuk ini Emelin mungkin memang harus tahu juga.


Jadi, dirinya juga sudah mengabari Emelin soal hal ini, dan mencari waktu yang pas di sela Emelin sibuk agar dia bisa ikut mendegarkan cerita Paman Radit.


Bagaimanapun juga dirinya juga cukup penasaran dengan kisah di balik semua tradegi ini.


Antony menatap sebuah liontin dengan batu safir ditangannya.


Ini juga merupakan sebuah Liontin yang berhasil dirinya dapatkan, ketika Ayah Emelin menjual beberapa Perhiasan milik Mama Emelin.


Sungguh laki-laki tidak tahu diri, berani menjual perhiasan milik Mantan Istrinya sendiri.


Hah, sudahlah terlalu malas memikirkannya.


Hanya dirinya cukup penasaran dengan cerita dibalik kalung ini...


Hubungan antara Ayahnya dan Mama Emelin...


Sebenarnya apa yang terjadi dimasa lalu?


Mungkin saja Paman Radit akan tahu hal-hal ini juga bukan?


Dirinya juga tidak mungkin bertanya langsung pada Ayahnya itu.


Malam ini, dirinya harus pergi ke Rumah Besar Keluarga Andrson untuk makan malam, sungguh melalahkan.


Antony lalu kembali memasukan Liontin itu kedalam saku Jasnya.


Mungkin jika Emelin tahu, jika Ayahnya juga sampai tega menjual peninggalan Ibunya, Emelin akan marah, jadi sebisa mungkin dirinya mendapatkan kembali barang-barang itu, dan untungnya sempat. Termasuk Liontin yang sepertinya bersejarah ini.


Sampai di kediaman Keluarga Anderson, suasana disana masih seperti biasanya bergitu terlihat damai dan suram, namun sebenarnya penuh tekanan.


Ditengah lorong menuju Ruang Makan, Antony kebetulan bertemu Ayahnya yang menatap kearah sebuah lukisan Keluarga Anderson.


Tatapan Ayahnya kedalam lukisan itu penuh dengan rasa kesepian.


Memang, setahu Antony Neneknya sudah cukup lama meninggal.


Dan walaupun tidak ada Nyonya Besar baru di Keluarga Anderson namun Kakeknya terbukti memiliki anak haram di Luar Nikah.


Walaupun Kakeknya tidak benar-benar mengakui anak itu secara terang-terangan, namun tetap saja...


Sepertinya ada beberapa perselisihan disana.


Thomas yang menatap lukisan itu, mendegar suara langkah kaki Antony lalu menoleh.


"Kamu sudah datang?"


Antony lalu menjawab dengan nada yang cukup dingin,


"Ya, selamat malam Ayah."


"Kamu sehat-sehat saja?"


"Apakah itu penting untuk Ayah?"


Mendengar jawaban Antony itu, Thomas tetap tidak merubah ekpersinya.


"Kamu tidak bisa menjawab biasa-biasa saja?"


"Ya. Terserah Ayah. Dan apa yang Ayah lakukan disini dan tidak masuk?"


"Hanya melihat-lihat beberapa lukisan lama. Bukankah Lukisan ini cukup indah?"


"Aku merasa cukup aneh, kenapa Keluarga Anderson menyimpan Lukisan seperti itu, bukan sebuah Foto."


"Itu karena Lukisan ini sangat indah. Lukisan ini dibuat oleh Teman masakecilku ketika Ulang Tahun Pernikahan Kakek dan Nenekmu."


Antony lalu menatap lagu lukisan itu, memang lukisan itu dibuat cukup indah dan bagus, terlihat seperti buatan seorang profesional.


Tapi setelah melihat lukisan ini, Antony tiba-tiba teringat sebuah Lukisan dengan gaya yang cukup mirip.


Mungkin itu Lukisan di Rumah Keluarga Smith?


Ya, beberapa orang kaya mungkin memang saling kenal satu sama lain dan terjalin entah bagaimana.


Ini bukan Olivia Smith kan?


Sedikit penasaran, Antony lalu mulai bertanya,


"Ini memang terlihat seperti Lukisan Profesional, siapa yang melukisnya?"


"Itu Lukisan dari Olivia... Olivia Smith... Dia dulu adalah seorang Mahasiswi berbakat dari Jurusan Seni. Dia sangat berbakat melukis sejak dia masih kecil, dia selalu bersemangat dan sangat serius ketika dia melukis... Aku selalu mengaguminya melihat betapa hebatnya dia ketika melukis,"


Ketika membicarakan nama ini, Antony melihat dengan jelas perubahan ekpersi pada Ayahnya itu, yang biasanya menunjukkan wajah dingin, sekarang menunjukan sebuah kelembutan dan kehangatan ketika membicarakan nama Olivia ini.


Seperti sebuah ekpersi penuh... Kerinduan dan Cinta?


"Kamu mungkin tahu nama ini, namun tidak pernah bertemu dengannya, Dia adalah Ibu Mertuamu."


"Kamu tahu soal hal ini?"


"Awalnya aku tidak tahu, hanya tahu baru-baru ini setelah bertemu dengan Istrimu, benar-benar kebetulan itu adalah Emelin yang sama dengan Putri Olivia. Ya, dia sangat mirip dengan Olivia. Kamu memiliki selera yang bagus,"


Tentu saja saat itu, Thomas menyelidiki Soal Putranya, kalau Putranya sudah menikah namun tidak membaca laporan soal Istri Putranya hanya tahu kondisinya saat itu dan namanya.


Thomas tidak akan pernah mengira kalau Dunia bisa begitu sempit, untuk berpikir Putranya bisa menikahi Putri dari Olivia Smith, Mantan Tunangannya sekaligus Teman Masa kecilnya itu...


Dan....


Cinta Pertamanya....


"Ya, kita mungkin secara kebetulan memiliki selera yang sama," kata Antony tiba-tiba, membuat Thomas menatap heran kearahnya, lalu bertanya,


"Kamu tahu soal hal itu?"


Antony tidak menjawab, namun mengeluarkan sebuah kalung liontin dari saku Jasnya, yang membuat Thomas semakin terkejut.


"Kalung itu.... Dari mana kamu mendapatkannya?"


"Apakah kamu tidak tahu atau pura-pura tidak tahu?" Tanya Antony lagi.


Thomas lalu teringat beberapa gosip yang belakangan beredar dikalangan beberapa pengusaha soal CEO Smith Group yang sekarang itu berselingkuh.


Mengigat hal-hal itu, rasa marah tiba-tiba muncul di hati Thomas.


"Soal gosip itu? Ya... Alvan yang menghianati Olivia."


"Mungkin Olivia Smith ini akan begitu marah jika dia tahu...."


Thomas lalu menghela nafas berat.


"Dia mungkin tahu namun lebih memilih pura-pura tidak tahu. Dia sebenarnya bukan wanita yang bodoh yang mudah di tipu, namun dia bisa begitu bodoh Karena Cinta..."


Thomas mulai mengigat kejadian jauh dimasa lalu...


Senyuman Olivia yang tiba-tiba muncul...


'Hey, Thomas kamu tahu? Hari ini aku mungkin menemukan cinta sejatiku....'


Seorang gadis yang dia cintai, namun tidak pernah bisa dirinya miliki.


"Aku pikir Olivia Smith itu, dia tidak pernah Bahagia...." Kata Antony tiba-tiba.


Mendengar komentar Antony, Thomas lalu menjadi marah,


"Apa yang kamu tahu soal dia Hah? Apakah kamu hanya mendengar rumor buruk soal dia?"


"Dia menikah dengan orang yang tidak mencintainya. Jadi dia pasti tidak bahagia...."


"Olivia... Dia sebenarnya bukan orang yang seperti itu.... Dia hanya seorang gadis yang dulu sangat menyukai melukis hanya saja... Dia memang memiliki beberapa sifat buruk. Dan soal Pernikahannya... Dia menikah dengan orang yang dia cintai seharusnya dia bahagia."


"Namun dia tidak pernah bahagia." kata Antony lagi.


"Banyak hal yang terjadi kala itu hingga kami putus bertunangan. Tidak, lebih tepatnya dari awal Pertunangan itu Palsu... Hanya sebuah Perjodohan, dan demi menyenangkan Ayahnya, Olivia mau berpura-pura bertunangan denganku sementara, sampai dia menemukan orang yang di cintainya..."


Antony merasa awalan cerita ini terdengar cukup familiar?


Dimana dirinya pernah mendengarnya?