
Mendengar kata-kata Antony barusan ditelepon, hati Emelin terasa berbunga-bunga.
"Ka... Kamu bisa saja,"
'Apa yang tidak untuk Istriku, hmm?'
"Kamu paling bisa bicara banyak omong kosong, jadi kapan kamu pulang?"
'Apakah kamu sudah sangat merindukanku?'
Emelin lalu mencoba mengelak,
"Alex, itu Alex yang sangat merindukanmu, benar bukan sayang?" Kata Emelin lalu menyerahkan teleponnya pada Alex.
Alex menatap Mamanya dengan binggung, Emelin memberi isyarat kalau itu Papanya.
"Ini Papa? Alex sangat merindukan Papa, Mama juga merindukan Papa, Papa ayo buruan pulang, kapan Papa pulang?"
Mendengar kata-kata putranya itu, nanti Antony menjadi hangat, lalu berkata dengan santai,
'Minggu depan Papa akan pulang, tidak mungkin malah kurang dari satu minggu Papamu akan pulang!'
"Kurang dari semingguan lagi? Hore!! Benar? Alex sangat menantikan kepulangan, Papa."
'Hmm, tentu saja Papa juga sangat merindukan mu, sayang.'
Alex yang bersemangat itu lalu memberikan teleponnya kembali pada Mamanya.
"Kamu benar pulang kurang dari satu minggu lagi? Begitu cepat? Ini sepertinya belum genap satu bulan?"
'Apa? Apakah kamu benar-benar ingin aku pulang lebih lama?'
"Tentu saja tidak, semakin cepat semakin baik,"
'Itu bagus, tunggu aku segera pulang. Dan sekali lagi selamat atas rilisnya Filmmu, kamu sungguh hebat,'
Setelah beberapa patah kata, mereka mengakhiri teleponnya itu.
Dan Emelin kembali fokus pada Acara sekarang, saat ini film sudah selesai di putar, hanya menyisakan beberapa penutup dan pidato dari orang-orang.
Juga ada beberapa wawancara khusus untuk para Artis.
Dan sejujurnya, Emelin juga sangat tidak mengira kalau hasil film ini sangat memuaskan, dirinya sekarang hanya bisa menghadapi supaya respon orang-orang juga baik.
####
Disisi lainnya, orang-orang yang sudah menonton film itu mulai memberikan komentar dan ulasan setelah menontonnya.
Dan benar saja, ulasannya sangat bagus,
Netizen B: Ya ampun, film ini benar-benar sangat romantis astaga,
Netizen C: Emelin benar-benar sangat bagus dalam merankan Tokoh Utama Wanita ini,
Netizen L: Lihat, Richard juga terlihat sangat tampan dalam film ini, Ah~
Netizen K: Ini benar, jalan ceritanya juga benar-benar tidak bisa di tebak, ada bagian yang hampir membuatku menangis,
Netizen F: Ending film ini juga sangat luar biasa,
Dan banyak lagi komentar-komentar baik lainnya, namun masih juga ada beberapa yang mulai mengkritik, yaitu orang-orang yang belum menontonnya.
Namun begitu rombongan kedua selesai menonton film itu, respon positif dari film itu semakin banyak, dan ini mulai membuat banyak orang menjadi penasaran.
Jadi pada pemutaran hari berikutnya, orang-orang berbondong-bondong ke Bioskop untuk menontonnya.
Dalam dua hari, penayangan ini film ini hampir memecahkan rekor harian film hits sebelumnya.
Semua orang juga mulai membicarakan lebih banyak soal film ini di Media Sosial, dan semakin banyak topik soal film ini yang di bahas.
Bahkan sampai beberapa orang yang awalnya tidak tertarik menontonnya, mereka jadi berubah pikiran dan ingin ikut juga menontonnya.
Ledakan popularitas langsung terjadi pada Tokoh-tokoh pemeran film itu, terutama pada Tokoh Utama nya.
Dalam dua hari saja, followes Emelin di Media Sosial semakin bertambah, bahkan di Akun Video Live Streaming nya juga meningkatkan banyak.
Setelah memeriksa akun media sosialnya itu, Emelin benar-benar sangat gembira.
"Lihat, Ana... Aku tidak mengira film yang aku bintangi benar-benar bisa menjadi viral, ini benar-benar membuatku berdebar-debar,"
"Selamat Nona Emelin. Ini karena Nona Emelin memang memiliki kinerja yang bagus, dan lagi belalangan juga banyak telepon masuk ke agensi kita untuk menawarkan Nona Emelin untuk membintangi Iklan produk mereka,"
"Benarkah itu?"
"Benar, setelah ini kamu mungkin akan menjadi cukup sibuk."
"Ya, tidak masalah sama sekali, lebih baik menyaring iklan yang akan aku bintangi karena sebentar lagi aku juga akan mengikuti Audisi untuk film baru bersama Sutradara Edward,"
"Baik Nona, akan saya saring-saring lagi soal iklan yang akan Nona bintangi,"
"Ya, dan jangan lupa untuk tetap mengosongkan jatwalku dua hari lagi,"
"Kenapa? Apakah Nona Emelin tidak sehat lagi? Saya sudah bilang sebelumnya agar Nona segera memeriksakan diri ke dokter,"
"Anda harus segera periksa ke dokter, sore ini Jatwal kosong mari saya antar,"
"Tidak-tidak,"
"Lalu apakah saat Nona ambil cuti itu?"
"Suamiku pulang dua hari lagi jadi aku harus bersiap-siap menyambutnya,"
"Ah, benar juga Nona Emelin sudah memiliki Suami, aja hampir saja lupa... Mual-mual di pagi hari... Jangan bilang Nona Emelin sedang hamil?"
Deg
Ketika mendengar hal itu, jantung Emelin menjadi berdebar-debar kencang.
Mungkinkah?
Jika iya, bukankan ini akan menjadi kabar baik?
Tapi tunggu, jangan terlalu berharap dulu, tapi memang sejak melakukannya dengan Antony dirinya belum datang bulan, awalnya dirinya kira itu karena faktor kelelahan dan stres menumpuk karena biasanya suka telat-telat gara-gara itu.
Tapi jika memang iya, bukankah Antony begitu mengerikan?
Dulu awalnya mereka melakukannya, mereka langsung memiliki Alex, sebelum-sebelumnya mereka melakukan dulu memakai pengaman dan obat KB, sekarang setelah tidak memakai pengaman dan obat KB, ini benar-benar langsung jadi?
Astaga...
Kemampuan Antony....
"Aku rasa aku akan periksa nanti sore,"
"Baik, akan saya temani, anda untuk kesana."
####
Disisi lainnya, saat ini Antony Mash sibuk mengurus pekerjaan di Kota C, berniat menyelesaikannya secepatnya.
Dan lagi, masih ada hal yang harus dirinya urus, yaitu masalah Akusisi Perusahaan Smith.
Dia mulai menelpon anak buahnya diwaktunya yang sibuk ini.
"Jadi bagaimana proses Akusisinya? Apakah sudah selesai?"
'Nanti sore kita akan membahas soal tanda tangan serah terimanya dan proses ini selesai, rencananya setelah Pak Alvan tanda tangan kami akan memeriksa kelengkapan dokumen, sebelum mentransfer uangnya, dan disana nantinya sesuai rencana Bapak, kami akan mulai mengungkapkan semua kejahatannya Pak Alvan, dan juga bahwa Perusahaan itu tidak syah menjadi miliknya jadi batal soal transfer uang ke rekening Pak Alvan karena dia bukan pemilik Syah, dan akan diberikan pada pemilik syahnya,'
"Bagus, jadi besok pagi kira-kira sudah selesai?"
'Itu benar, ketika Bapak kembali, saya akan menyerahkan dokumennya,'
"Ya, aku akan menunggu di bandara, langsung serahkan padaku, aku ingin membuat kejutan pada Istriku hari itu,"
'Tentu saja, Pak kami akan segera memprosesnya,'
Setelah puas dengan laporan bawahannya itu, Antony kembali melanjutkan pekerjaannya.
Sepertinya semua berjalan dengan lancar-lancar saja.
Harusnya Proses ini selesai tepat waktu dan dirinya bisa menghadiahkan Perusahaan itu kembali pada Emelin...
Benar-benar menantikan waktu semuanya selesai....
Dan lagi...
Selain itu masih ada hal-hal yang harus dirinya urus.
Seharusnya besok rekaman suara Cornelia itu sampai pada Alvan?
Mari lihat betapa paniknya mereka setelah tahu hal-hal itu.
Senang semua berjalan dengan lancar, tinggal sedikit lagi, menantikan Pertemuannya dengan Emelin.
####
Sesuai jatwal, hari ini Emelin pergi ke klinik untuk memeriksakan dirinya ditemani oleh Menejernya Ana.
"Aku benar-benar cemas,"
"Tenang, Nona Emelin, tidak perlu ada yang ditakutkan ini mungkin adalah kabar baik,"
"Tapi... Tapi... Bisa saja tidak bukan? Aku takut malah terkena penyakit misterius, kamu kan tahu riwayatku sebelumya, saat melahirkan Putra pertamaku, aku..."
"Ya, anda sudah menceritakannya. Tapi bukan berarti kemungkinan kehamilan tidak ada bukan? Seharusnya tubuh Nona Emelin sudah pulih setelah sekian lama, harusnya sudah tidak ada masalah."
"Kamu benar,"
Ketika mereka sedang bercakap-cakap, suara panggilan mengagetkan mereka.
"Panggilan untuk Nomor 12, atas nama Nona Emelin Smith,"
Emelin dengan cemas diikuti oleh Ana, lalu masuk ke Ruang Periksa.