
Alvan yang berada dikamar itu kaget dengan kedatangan Cornelia.
"Cornelia, kamu sebaiknya diam saja!!" kata Alvan sambil tetap mengambil beberapa kotak perhiasan disana, lalu memasukkannya pada sebuah Tas Besar.
Cornelia yang memang masih begitu marah, itu menarik tas yang Alvan pegang.
"Mau kamu apakan semua ini, Hah?"
"Akan aku jual!"
"Apa?? Ini semua milikku!! Kamu tidak berhak menjual barang-barang ini!! Tidak sedikitpun!!"
"Cornelia!! Tapi sekarang aku membutuhkan Uang!! Kalau tidak aku akan masuk penjara!! Aku tidak punya pilihan lain!!"
"Kamu!! Kamu urus saja itu sendiri! Bukankah kamu masih memiliki Uang Di Perusahaan? Kenapa musti Perhiasan-perhiasanku ini?"
"Mana yang Perhiasanmu! Aku tidak pernah memberikan itu padamu! Ini jelas masih milikku! Dan tentu saja aku masih bisa menggunakannya sesukaku!!"
"Alvan kamu sungguh berani dan tidak masuk akal!!"
"Cornelia, tolong mengertilah posisiku!"
"Alvan! Kamulah yang tidak mengerti apa-apa soal posisiku!! Ini semua milik ku!! Dan tidak ada yang bisa mengambilnya dariku!" Kata Cornelia sambil merebut Tas itu, namun tetap di rebut kembali oleh Alvan.
"Cornelia!! Kamu diam saja!! Ini demi kebaikan kita juga!"
"Apa yang demi kebaikan kita? Kamu selalu saja berkata seperti itu!"
Terjadi pertengkaran besar disana, sebuah kekacauan kembali terjadi.
####
Disisi lainnya, Antony menatap dokumen-dokumen di mejanya seperti biasanya.
Sudah beberapa hari sejak terakhir kalinya dirinya melihat Emelin.
Walaupun hanya beberapa hari...
Namun perasaan rindu ini datang begitu cepat...
"Hari ini seharusnya, Emelin sudah mendapatkan kiriman Ponsel dariku? Apakah dia akan menelpon ku nanti?"
Dengan perasaan bahagia, Antony menantikan telepon dari Emelin, sambil menatap Teleponnya.
Dan telepon itu tiba-tiba berbunyi,
Tiba-tiba, Antony merasa senang, apakah akhirnya Emelin menelpon?
Namun sayang sekali, bukan telepon dari Istrinya yang dia dapatkan, namun telepon dari anak buahnya.
"Ya, ada apa?" Tanya Antony dengan dingin.
'Kami ingin melaporkan pergerakan terbaru dari Alvan Smith, sepertinya dia berniat menjual Perhiasan Mantan Istrinya untuk membayar Hutang,'
"Apa?? Bagaimana ini bisa terjadi? Pokoknya, kamu harus cari cara agar dia tidak bisa menjual barang-barang itu!! Atau cari cara untuk mendapatkan barang-barang itu!"
Antony memikirkannya, bagaimanapun juga itu adalah barang-barang berharga peninggalan dari Almarhum Ibu Emelin!!
Tidak bisa membiarkan orang-orang itu menggunakan dengan seenaknya!!
'Baik Tuan. Kami akan mencoba mencari cara.'
"Bagus, dan pantau terus pergerakan mereka."
'Tentu saja Tuan. Namun memang ada beberapa hal yang tidak bisa kami pantai terus, namun kami akan usahakan, ngomong-ngomong soal Cornelia Calleste, kami baru saja mendapatkan informasi terbaru,'
"Apa itu?"
'Dia baru saja dipermalukan oleh Rombongan Sosialita Arisan yang dia ikuti, saya memiliki rekaman video, mungkin itu bisa menjadi tontonan yah menarik,'
"Bagus, segera kirim saja video itu,"
"Baik Tuan."
Begitulah telepon berkahir.
Antony memikirkannya, mungkin video ini bisa memberikan beberapanya penghiburan untuk Emelin.
Walaupun orang-orang itu belum membayar semua perbuatannya, namun semua masih berjalan sedikit demi sedikit, tapi setidaknya Emelin akan merasa terhibur melihat tontonan menarik ini.
Dengan sebuah senyuman, Antony lalu menatap ponselnya.
Ini juga bisa dijadikan alasan untuk menelepon Emelin bukan?
Ah...
Ide yang bagus!!
Tidak lama video itu dikirimkan ke ponsel Antony.
Antony melihat isi Video itu tidak begitu serius pada awalnya, namun begitu nama tertentu disebutkan, matanya tidak bisa beralih.
Thomas Anderson adalah Mantan Tunangan dari Olivia Smith, Ibu dari Emelin?
Antony lalu melihat lagi tatanan kalung liontin permata itu.
Ketika memikirkan soal Ayahnya, perasaannya menjadi begitu rumit.
Dan sampai video itu berkahir, Antony tidak bisa mencerna apa yang barusan dirinya denger soal Ayahnya...
Orang itu...
Apakah Pria berhati dingin itu benar-benar pernah jatuh cinta?
Jika Pria itu benar-benar mencintai Olivia Smith seperti kata-kata orang-orang ini, dan itu yang menjadi alasan kenapa orang itu tidak pernah menikah...
Lalu...
Bagaimana dengan Ibunya?
Dan kenapa dirinya bisa ada?
Apakah itu benar-benar bentuk dari Kesalahan masalalunya?
Dan benar bahwa orang itu mungkin hanya benar-benar mengagap Ibunya sebagai wanita yang lewat dalam hidupnya yang tidak dia ingat.
Memang, walaupun Antony paham soal fakta ini, semakin fakta ini terungkap masih ada beberapa rasa sakit yang tersisa.
Seolah dirinya tidak bisa menerima hal-hal ini...
Fakta bahwa dirinya ada adalah bentuk dari sebuah kesalahan...
Namun Ibunya bukan wanita seperti itu, Ibunya adalah wanita paling baik yang Antony kenal, memperlakukannya dengan tulus, dan sangat menyayanginya. Walaupun tidak pernah mengungkit-ungkit soal Ayahnya..
Namun Ibunya selalu mengagap dirinya adalah seseorang yang begitu berharga, seperti seorang anak dari laki-laki yang dia cintai...
Atau apakah itu hanya cinta satu arah Ibunya?
Dan soal Thomas Anderson itu....
Tidak, bisa saja dia memang hanya laki-laki berhati dingin, mungkin kabar soal Cinta Tulus dan Kesetiaan pada Mantan Tunangannya itu hanya rumor yang dibuat-buat saja, bagaimanapun juga hal-hal yang di dengar dan rumor bisa jauh berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi.
Kisah tentang Masalalu Ayahnya dan Ibunya, Masalalu Ibu Emelin...
Dan bagaimana Awal dari hubungan cinta tidak sehat dari Ibu Emelin pada Ayah Emelin yang sekarang...
Apa yang sebenarnya terjadi dulu?
Saat ini Antony hanya memiliki gambaran-gambaran singkat...
Cinta bisa menjadi begitu rumit bukan?
Ketika Antony masih melamun sendiri soal hal-hal ini, tiba-tiba sekali lagi ponselnya berbunyi.
Dan tentu, Antony tahu ini bukan dari Emelin.
Mungkin Emelin masih sibuk, atau malah hanya menelepon Alex?
"Hallo, Paman Radit, ada apa?"
'Antony, aku sudah memutuskan soal hal-hal yang kamu tawarkan,'
"Benar, Paman? Jadi apa Keputusan yang Paman ambil?"
'Aku akan membantumu mengambil alih Perusahaan Smith, aku sudah lama ada di Perusahaan itu, dan tahu hal-hal disana bertahun-tahun, mungkin akan ada hal-hal berguna yang bisa dimanfaatkan,'
"Baik, Terimakasih Paman, hal-hal sudah menjadi seperti ini, kita tidak memiliki banyak waktu,"
'Ya, mari kita segera bertemu secepatnya,'
"Baik, Aku akan segera menjadwalkannya. Paman Radit bisa mengatakan padaku kapan Paman memiki waktu luang,"
'Aku bisa bertemu kapan saja. Ada juga hal-hal lama soal Perusahaan Smith yang perlu aku bicarakan juga, ini soal Perusahaan milik Ayah Alvan sebelumnya. Aku belum bisa memberikan rinciannya sekarang, namun aku akan menceritakannya nanti saat kita bertemu,'
"Baik, Terimakasih Paman,"
Memikirkan hal-hal ini, Antony tiba-tiba berpikir, soal hal-hal ini...
Karena Paman Radit sudah bekerja sebagai Asisten Kakek Emelin, apakah dia akan tahu cerita lama tentang Ibu Emelin?
Mari besok segera bertanya juga saat bertemu.
####
Bersambung