Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 69: Respon Raka


Sore itu terasa sangat menyenangkan untuk Raka.


Mood dia telah dalam keadaan baik-baik saja setelah menerima telepon dari anak buahnya seputar hadiah kejutan untuk Istri Sepupunya Antony.


Sampai Raka menelepon Emelin.


Awalnya telepon itu berjalan dengan baik, sampai Emelin bertanya nama sepupunya.


Memang sejauh ini ketika mereka membahasnya, dirinya tidak pernah menyebutkan nama Sepupunya ini, karena sangat mengesalkan degan hanya menyebutkan namanya.


Namun begitu nama itu di sebut, respon Emelin menjadi sangat mengejutkan.


'Itu nama suamiku,'


Kata-kata Emelin masih terngiang-niang di benak Raka.


Raka tidak bisa merespon tentang apa yang barusan dirinya dengar.


Apakah dirinya salah dengar?


Namun bahkan dirinya tidak bisa memastikannya karena berapa kali pun dirinya menelpon, nomor Emelin mati.


Emelin tidak bisa dihubungi.


Ya, pasti ini salah dengar oke?


Ini tidak mungkin Emelin Istri dari Antony oke?


Tapi kalau memikirkannya lagi....


Simpan wanita kaya...


Ini benar-benar cocok!!


Kak Emelin benar-benar akan membuang-buang uang untuk membeli barang-barang mahal pada orang-orang yang di kencaninya apa lagi dengan Suaminya!


Raka langsung bangkit dari tempat duduknya, mondar mandir didepan meja nya semakin merasa cemas.


Ah...


Bagaimana ini?


Bagaimana ini bisa terjadi?


Bagaimana bisa Kak Emelin menikah dengan sepupunya itu?


Dan anak Kak Emelin itu....


Kali ini ingat sesuatu, Raka lalu membuka ponselnya.


Disana ada foto dirinya dan Alex Selfi ketika berkeliling kantor.


Wajah kecil yang familiar.


Lalu, Raka mengambil foto print di tangannya, itu adalah salah satu foto Antony.


Ya ampun!


Pantas saja wajah Alex sangat familiar!


Seperti dirinya pernah melihatnya entah dimana!


Ini benar-benar copy paste dari wajah Sepupunya!


Ini benar-benar mirip!


Ayah dan anak ini sangat mirip.


Dilihat dari sisi manapun, Alex sangat mirip dengan Antony sepupunya!


Sungguh bagaimana dirinya bisa tidak sadar akan fakta yang terlihat jelas oleh mata telanjang ini?


Pantas saja ketika dirinya berkelanjutan kantor tempo hari, banyak orang memandang Alex dengan kaget.


Jelas, hanya orang buta atau idiot yang tidak bisa melihat kalau anak itu mirip dengan Antony.


Sial, apakah dirinya termasuk golongan ke dua?


Asisten Raka yang melihat dari tadi Pak Bosnya itu mondar-mandir sendiri di ruangan, dan sesekali menjambak rambutnya sendiri hanya bisa menatap heran.


Eh, tapi tidak mengherankan sih, Tuan Muda ini memang seperti itu, begitu kaya akan ekpersi dan tingkah lakunya, pantas saja Ayahnya begitu pusing mengatur Tuan Muda ini.


Namun ini membuat Asisten itu bertanya-tanya,


"Ada apa Tuan Muda?"


Tersadar dari lamunannya berkat kata-kata Asistennya, lalu Raka mulai bertanya,


"Apakah kamu ingat anak kecil tempo hari yang aku akan kekantor,"


"Ya, aku ingat. Ini anak kecil yang wajahnya mirip dengan Pak Presdir,"


"Sial! Kenapa kamu tidak bilang itu padaku?"


Asisten itu menatap Tuan Muda itu dengan tampang kaget dan syok.


Seolah-olah tatapannya berkata, 'Bukankah itu hal yang jelas?'


Namun demi menghormati atasannya itu, dia menenangkan wajahnya lalu berkata dengan ekpersi tenang,


"Anda tidak bertanya, Tuan Muda."


"Apakah aku harus bertanya?"


Asisten itu binggung juga harus menjawab seperti apa agar tidak melukai harga diri Tuan Muda didepannya ini.


Sungguh repot menjadi asisten Tuan Muda ini, rasanya ingin cepat-cepat minta resigh atau bertukar tempat dengan posisi lainnya dari pada menjadi Asisten Tuan Muda ini.


Coba kalau gajinya tidak besar, sayang sekali dirinya butuh uang dan gaji untuk Asisten Tuan Muda ini diatas rata-rata, namun beban kerjanya juga di atas rata-rata.


Asisten itu lalu sekali lagi menjadi dengan jawaban Profesional,


"Maafkan kelalaian saya, Tuan Muda,"


"Hmph, baik aku akan memaafkanmu, Stella. Lain kali kamu harus memberitahuku hal-hal penting."


"Baik Tuan Muda. Sejujurnya hari itu Kantor menjadi heboh ketika Anda membawa anak itu,"


"Semua pegawai yang melihat anak itu jelas, berpikir bagaimana anak itu mirip dengan Pak Presdir, dan membuat segala macam gosip heboh, seperti kalau sebenarnya anak itu anak tersembunyi Pak Presdir atau sesuatu."


"Dia memang anak tersembunyi sepupuku."


Kata-kata datar itu membuat Asisten itu menjadi heboh dan syok.


"Apa? Itu benar-benar anak tersembunyi Pak Presdir? Bagaimana bisa? Kapan Pak Presdir menikah? Jadi apakah benar kalau ini anak hubungan di Luar Nikah? Dan saat ini tengah terjadi pertikaian antara Tuan Muda dan Pak Presdir soal memperebutkan Ibu anak ini?"


"Tunggu... Tunggu omong kosong macam apa yang barusan kamu katakan? Kamu kira ini sebuah Drama?"


"Ini hanya salah satu opini dari beberapa orang, kalau tidak kenapa Tuan Muda bersama dengan anak mirip Pak Presdir? Bukankah Tuan Muda memiliki semacam hubungan dengan Ibu anak itu?"


Mendengar opini ini, Raka jadi sedikit merinding.


"Hah? Aku dan Kak Emelin? Mana ada hubungan semacam itu pula, tidak tidak, Kak Emelin dan aku benar-benar dalam hubungan murni seperti saudara, dan lagi Kak Emelin ini buka tipe ku, astaga... Kak Emelin ini tipe yang seperti itu, bagaimanapun juga aku lebih menyukai tipe wanita yang manis dan suka dimajakan, bukan tipe yang suka memanjakan seperti dia,"


"Jadi tipe Tuan Muda yang seperti itu? Pantas saja banyak Wanita menipumu dan hanya mengambil uang-uangmu, dan sampai sekarang Tuan Muda masih belum menikah,"


"Hey! Jaga ucapanmu! Siapa yang kamu ledek! Kenapa ini jadi disangkut-pautkan denganku?"


"Maaf Tuan Muda, saya hanya terlalu terbawa suasana. Jadi, apakah anak tempo hari itu benar-benar anak Pak Presdir?"


"Iya, dia benar-benar anak itu! Sungguh bagaimana aku tidak menyadarinya!"


"Berati anak itu....."


"Hey, jangan berpikir aneh-aneh, itu bukan anak haram atau sesuatu, dia sepertinya memang sudah menikah."


"Pak Presdir sudah menikah?"


"Sudahlah lupakan, tidak ada gunanya berbicara denganmu seperti ini,"


Itu adalah akhir dari percakapan mereka berdua meninggalkan kesan kaget dan ketidakpercayaan dari Asistennya ini, dia masih ingin bertanya tapi tidak berani, hanya bisa kembali duduk dan berpikir sendiri.


'Ini benar-benar gosip besar!' Itulah yang dia pikirkan saat ini.


Raka mencoba menenangkan pikirannya, meresapi tentang apa yang terjadi, dan kembali duduk, memegang ponselnya.


Antony benar-benar suami tersembunyi Kak Emelin!!


Bagaimana bisa....


Tapi tunggu...


Bagaimana bisa Kak Emelin tidak tahu soal suaminya yang merupakan Putra Keluarga Anderson?


Bukankah Sepupunya ini sudah memasuki Keluarga ini hampir sejak enam tahun lalu.


Sebenarnya seperti apa hubungan mereka?


Tunggu dulu, Sepupunya baru saja berselingkuh dengan Mantan Pacarnya, dan dirinya barusan mengirimkan foto itu kenapa Istri Sepupunya yang tidak lain adalah Kak Emelin!!


Bagaimana ini?


Apakah dirinya baru saja membuat masalah??


Ahkkhh...


Sedikit rasa bersalah muncul di hati kecil Raka.


'Tapi bukan salahku kalau sepupuku yang sialan ini berduaan dengan wanita lain!!'


Sungguh sepupu ini kurang ajar!


Berani sekali dia bersalingkuh di belakang Kak Emelin!!


Apa-apa orang menyebalkan itu!!


Penghianat Brengsek!!


Padahal dia sudah memiliki seseorang sebaik dan secantik Kak Emelin namun dia sungguh berani!!!


Memikirkan seputar masalah ini, bahkan sampai malam hari, membuat Raka tidak bisa tidur.


Dirinya terus kepikiran soal hal-hal itu, dan bagaimana harus merespon.


####


Bersambung


####


Terimakasih atas dukungannya ya semua,


sepertinya pada semangat minta Dobel UP, ini bonus spesial dobel up nya, 🥰🥰🥰


Dukung Terus Author agar semakin semangat Update,


Semoga kalian suka, nantikan Update berikutnya ya, Besok lagi😆


####


Sekalian mau Promosi, barangkali ada yang suka Cerita Teen, sudah Tamat ini, 😆


Kisah cinta antara dua orang yang mana walaupun ada dikelas yang sama seakan tidak berhubungan karena ruang likup pergaulan mereka berbeda.


Salah satunya adalah siswa yang suka bolos, yang satu lagi adalah seorang gadis rajin.


Tiga tahun berlalu, hubungan mereka tidak berubah.


Di tahun ketiga, saat-saat penting memikirkan belajar untuk Ujian Kelulusan.


Disaat-saat penting ini, hubungan mereka semakin dekat....


Namun ketika sebuah janji untuk bersama selamanya dibuat, keduanya harus dipisahkan dengan kejam oleh konflik Keluarga mereka yang rumit.


Tujuh tahun berlalu.....


Keduanya kembali bertemu dengan sosok yang masing-masing berbeda dari yang dulu....


Seorang CEO tampan, hebat, lembut dan baik hati x CEO cantik, dingin dan tidak pernah tersenyum!!


Baca selengkapnya hanya diprofilku,