Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 121: Bersaing


Emelin mencoba bersikap tenang setelah mendengar apa yang di katakan Isabella lalu berkata dengan marah,


"Kamu!! Kamu jangan bicara sembarangan!! Aku itu Istri Antony secara Syah, Istri kontrak apa yang kamu bicarakan?"


"Hah, jangan pura-pura bodoh!! Aku sudah dengar itu semua dari Claudia soal Perjanjian Pernikahan Kontrak antara Kamu dan Antony bagaimana selama ini kamu mengabaikan Suami dan Putramu itu, dan sekarang setelah kamu bangkrut, dan tahu identitas Antony yang sebenarnya, kamu mencoba merayunya bukan?"


"Dari Claudia Katamu??? Sungguh, wanita murahan ternyata saling kenal satu sama lain, benar-benar cocok,"


"Siapa yang kamu panggil murahan hah?"


Emelin mencoba menahan emosinya, takut-takut malah terjadi keributan seperti terakhir kali dengan Claudia.


Dirinya tidak ingin memiliki reputasi buruk di depan Antony dan lagi kalau sampai harus meminta Antony menutupi lagi hal-hal yang dirinya lakukan seperti terakhir kali.


"Jika kamu tidak ingin di panggil wanita murahan, tolong jaga kelakuan anda Nona Isabella, untuk jangan dekat-dekat dengan Suamiku lagi,"


Isabella malah tertawa setelah mendengar perkataan Emelin,


"Ahahaha.... Aku tahu, kamu pasti takut kalau Antony akan lebih memilihku dari pada kamu kan?"


"Siapa yang takut dengan hal itu? Kamu hanya Mantannya! Dan aku adalah Istrinya! Apa yang aku takutkan?"


"Kalau seperti itu, kenapa kamu masih kesini? Ini jelas kamu takut padaku bukan? Dan memang wajar jika kamu takut, taukah kamu? Antony itu masih memiliki rasa padaku,"


"Hah? Pada wanita murahan seperti mu? Aku tidak akan percaya!"


"Entah kamu percaya atau tidak, namun Antony itu sangat mencintaiku, dia sudah lama mencintaiku."


"Itu dulu! Kalian sudah putus!"


Isabella masih tersenyum,


"Mari lihat, apakah itu benar? Jadi apakah Antony sekarang menyukaimu? Kalian menikah hanya karena kontrak pernikahan, dan Antony masih menjadi Suamimu mungkin karena anak kalian, kamu pasti akan dia tinggalkan cepat atau lambat."


"Jaga bicaramu itu! Dia tidak akan meninggalkanku!!"


"Aku sudah dengar kelakuanmu selama bertahun-tahun, bagaimana kamu memperlakukan Antony dan tidak pernah mengagapnya suami, bahkan berani bermain dengan laki-laki di luar, jelas dalam hati dia pasti memiliki rasa benci padamu!"


Emelin lalu terdiam, dirinya memang tidak tahu isi hati Antony, hanya tahu jika Antony hanya mengagapnya sebagai Ibu dari Putranya.


Sekarang memikirkan lagi kelakuannya dimasalalu itu, membuat Emelin menjadi cemas.


Bagaimana kalau yang di katakan Isabella benar soal Antony mungkin tidak menyukai dirinya?


Hanya benar-benar bersikap sopan dan hanya bertahan bersamanya tidak lebih dan tidak kurang karena Alex.


"Ahahahaha.... Aku tahu, kamu takut bukan? Dasar, hanya Istri Kontrak saja kamu begitu sombong,"


"Dari pada kamu! Kamu jelas hanya Mantan namun begitu sok kepedean, dari mana pula kamu tahu Antony mencintaimu hah? Kamu hanya masalalu yang dilupakan!!"


"Lihat saja nanti, aku akan membuktikan kalau Antony lebih memilih aku, dan akan menceritakanmu!!"


"Dalam mimpimu! Antony tidak akan menceraikanku!"


"Mungkin sekarang dia Suamimu, namun aku yang akan mendapatkan hatinya!!"


"Aku disini bersikap sopan dengan memperingatkanmu ya!! Jika kamu masih berani mendekati Antony! Ki lihat saja akibatnya!!"


"Ah? Apakah kamu akan sampai mencelakakanku seperti yang kamu lakukan pada Claudia? Owh astaga, astaga aku, takut..." Kata Isabella dengan nada menghina.


"Aku pikir percuma bicara dengan orang rendahan yang suka mengoda suami orang sepertimu! Lihat saja, aku tidak akan memberimu kesempatan mengoda Antony, Antony hanya akan menjadi milikku!" Kata Emelin sambil mengatakan hal-hal yang terdengar seperti sebuah Deklarasi Perang.


"Heh? Sungguh menarik, kamu ingin mendapatkan Antony? Apa yang bahkan kamu tahu soal dia?"


"Aku tahu banyak soal dia!!"


"Sungguh lucu, kamu mungkin bahkan tidak tahu hari ulang tahunnya bukan? Atau apa makanan kesukaannya?"


Emelin terdiam, memikirkannya.


Memang, dirinya tidak tahu hal-hal ini...


Ini....


Apakah dirinya seburuk ini?


Sungguh, kalau seperti ini bagaimana dirinya bisa mendapatkan hati Antony?


"Kamu diam? Pasti tebakanku benar. Namun aku tahu segalanya tentang dia, bagaimana masa kecilnya, kapan ulang tahunnya, apa makanan kesukaannya, apa yang dia benci, aku tahu semua tentang dia yang tidak kamu tahu!!"


"Kamu diam!! Rupanya percuma bicara baik-baik pada orang sepertimu."


Emelin yang marah itu lalu berniat pergi meninggalkan Isabella.


Dari jauh, Isabella lalu berteriak,


"Lihat saja!! Aku pasti mendapatkan Antony!! Antony itu sangat mencintaiku!! Kamu tidak tahu, bagaimana Antony berubah hanya demi Aku!! Dia sangat-sangat mencintaiku!!"


Emelin langsung naik mobilnya, moodnya untuk makan siang tiba-tiba hilang.


Sejujurnya, dalam hati, Emelin masih begitu takut, takut soal bagaimana jika benar Antony akan meninggalkannya....


Emelin sekarang harus mengakuinya, memang dirinya telah jatuh cinta terlalu dalam pada Antony...


Semua sikap ramahnya...


Kebaikannya...


Senyumannya.....


Dan bagaimana Antony bisa bersikap perhatian padanya...


Emelin menyukai semua hal-hal itu darinya, dan tidak ingin kehilangan hal-hal itu.


Masih ingin terus memiliki Antony sebagai miliknya selamanya....


Jadi mulai sekarang, Emelin sudah bertekad,


Dirinya pasti tidak akan kalah dari Isabella itu!!


Apa yang baik dari wanita itu?


Emelin melihat jika dia tidak lebih dari wanita murahan biasa yang matre dan menyukai uang Antony.


Namun Emelin merasa dirinya berbeda, bahkan walaupun Antony bukan dari Keluarga Anderson...


Bahkan walaupun Antony masih seperti saat pertama kali mereka bertemu.....


Ya, Antony adalah Antony, orang yang begitu baik dan tulus, orang yang selalu bersama dengannya bahkan ketika semua orang menjauhinya.


Emelin masih ingat, ketika wajahnya rusak dan hancur, dan bagaimana Antony tetap bersikap ramah padanya, tidak pernah menghinanya seperti orang-orang, selalu menengangkannya, dan ada disisinya...


Tetap mau menerima dirinya...


Sekarang Emelin menyadarinya, jadi dirinya sudah menyukai Antony lebih awal...


Kalau Emelin memikirkannya lagi, bahkan sejak pertama kali mereka bertemu dulu...


Antony menurutnya adalah seolah Pria aneh...


Seorang Pria aneh yang mau menerima sebuah lamaran pernikahan aneh dari dirinya...


Yang selama bertahun-tahun, selalu tahan untuk bersamaan dirinya, dan tidak pernah meninggalkannya...


Ya, Antony selama ini selalu ada disisinya, dirinya saja yang mungkin terlambat untuk menyadarinya...


Bahkan Antony begitu sabar menghadapi dirinya selama bertahun-tahun, dengan segala permintaannya yang tidak masuk akal...


Seperti 'Layanan Malam' yang tidak masuk akal.....


Memikirkan soal hal-hal itu, wajah Emelin sedikit memerah.


Kenapa jadi memikirkan hal-hal itu?


Akhhh....


Lupakan, mari fokus pada hal lainnya...


"Aku akan mulai mencari tahu soal hal-hal yang Antony suka, namun mulai dari mana? Siapa yang bisa aku tanya? Sungguh, Aku tidak tahu apa-apa soalnya, bahkan tidak tahu teman Antony!!!"


Emelin memikirkannya, ini akan menjadi perjalanan yang panjang untuk mencoba mendapatkan hati Antony.


Tapi tidak apa-apa.


Dirinya yakin bisa!


Dirinya tidak akan membiarkan Isabella sialan itu sampai dekat-dekat Antony!!


####


Bersambung


####


Terimakasih atas dukungannya ya semua, 😆😆


Hmm, karena Periode Crazy Up sudah selesai, mulai besok akan Update normal ya,


Bisa 1x-2x perhari, 😁


Nantikan terus saja kelanjutannya 😉