Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 30: Masalah Baru


Saat ini, di Rumahnya, Emelin sudah selesai memasak.


Tinggal nanti di hangatkan dan di siapkan di Meja Makan ketika Antony pulang.


"Wow, apakah Alex boleh mencicipinya, Mama?"


Melihat Putranya yang sampai menyusulnya di dapur itu, tentu saja Emelin merasa senang,


"Tentu saja, kamu boleh mencobanya. Tapi kamu mandi dulu sana,"


"Emm, baiklah Ma, Alex mandi dulu,"


"Apakah butuh Mama bantu?"


"Hpmh, tidak perlu. Alex sudah bisa mandi sendiri!! Alex sudah mandiri!"


Emelin mengelus rambut Alex dengan ringan.


"Baik, baik, Putra Mama yang paling hebat, sana-sana mandi, biarkan Pengasuhmu menyiapkan air hangat, lalu coba masakan Mama,"


"Emm, ya tentu saja! Alex sudah tidak sabar!"


Alex lalu langsung buru-buru naik keatas untuk mandi.


Emelin yang punya waktu luang itu, lalu mulai duduk di Sofa Ruang Tamu, dan menatap ponselnya.


Sampai dirinya menerima telepon dari seseorang.


Ini telepon dari Raka.


Tumben anak ini menelepon?


Ada apa kira-kira?


"Ya, Raka ada apa?"


'Kak, Bagaimana caranya menyembuhkan diri setelah di tolak?'


Ekpersi Emelin menjadi cukup terkejut.


"Ditolak apa?"


'Di tolak, ya di tolak....'


"Di tolak wanita? Benar-benar ada seorang wanita yang menolakmu? Sungguh?"


Emelin diujung telepon itu terlihat tertawa mendengar hal-hal itu.


'Kak Emelin jangan tertawa... Sungguh menyebalkan,'


"Ayolah, aku hanya tidak menyangka Tuan Muda Raka Anderson ini sampai di tolak wanita, kamu biasanya begitu populer di kalangan wanita dan mereka semua terlihat selalu mengejarmu, dan sekarang kamu di tolak?"


'Yang ini bukan wanita biasa,'


"Jadi kamu benar-benar di tolak?"


'Ya.... Bagaimana ya... Ini cukup rumit untuk dibicarakan, dan terlalu memalukan untuk dikatakan,'


"Kamu kalau mau curhat jangan setengah-setengah,"


'Aku baru bertemu kembali dengan dia setelah sekian lama... Tapi aku yang bodoh tiba-tiba menyatakan cinta.... Tentu dia akan tidak nyaman dan menolakku... Aku sungguh bodoh....'


Ekpersi Emelin kembali terkejut,


"Kamu... Kamu benar-benar menyukainya?"


'Sebenarnya, aku sangat ingin menjawab tidak. Namun perasaan dihatiku ini sudah terlalu dalam.... Aku tidak tahu bagaimana cara untuk tidak mencintai dia lagi...'


"Jadi kamu ingin move on?"


'Tentu saja tidak. Aku ingin mengejarnya, tapi tidak tahu bagaimana caranya, mana aku sudah melakukan hal-hal memalukan... Sungguh, sekarang aku tidak tahu harus bersikap seperti apa ketika bertemu dengan wajahnya,'


"Ya, itu bagus jika kamu masih ingin mengejarnya, asal dia masih belum milik siapapun, nasihatku hanya kejar saja dia sampai luluh, aku sendiri tidak begitu tahu bagaimana mengejar seseorang,"


'Jadi begitu, selama dia masih belum milik siapapun, aku masih punya kesempatan. Baiklah aku mengerti,'


Lalu Raka langsung menutup teleponnya itu.


Padahal Emelin masih ingin bertanya banyak.


Raka ini kenapa sih?


Padahal dirinya masih ingin bertanya, hey siapa Identitas wanita yang menolakmu itu!


Astaga, langsung di tutup!


Sungguh, Raka selalu banyak misteri kalau membahas soal cinta.


Namun cukup mengejutkan, jika anak itu benar-benar jatuh cinta sampai segitunya.


Ya...


Memang, yang namanya cinta adalah sesuatu yang sulit di tebak.


Bisa datang kapan saja, namun sangat susah untuk pergi atau dilupakan...


Seperti Cintanya pada Antony...


Yang entah datang kapan...


Dan tiba-tiba, Antony sudah ada di hatinya terlalu dalam.


Syukurlah, sekarang Antony sudah menjadi miliknya.


####


Di tempat lainnya, malam itu mobil Antony baru keluar dari gedung Perusahaan Anderson.


Namun tanpa Antony sadari, mobil itu dikuti diam-diam oleh mobil hitam.


Antony awalnya hanya fokus sampai ke rumahannya.


Namu begitu ada di jalanan yang cukup sepi.


Antony merasakan Kecurigaan, terutama melihat mobil yang sepertinya mengikuti dari belakang.


Itu sudah dibelakangnya dari tadi?


Ini terlihat mencurigakan.


Antony lalu segera memperkencang mobilnya itu.


Namun sekarang mobil yang mengikutinya malah terlihat jelas sekali mengikutinya.


Antony sekarang memastikan ini.


Sial, apa lagi mau mereka mengikutinya?


Antony mencoba berbelok dan mencari jalan pintas agar bisa menghindari pengejaran itu.


Namun mana tahu jika di perempat berikutnya, malah ada mobil tambahan yang mengikutinya


Kali ini, dari sisi diri sepertinya mobil itu ingin menyerempetnya.


Sial.


Antony mencoba mengendalikan mobilnya dengan baik menghindari mobil yang mencoba menyerempetnya itu.


Ini Provokasi jelas, mobil-mobil itu sepertinya segaja ingin mencelakakan dirinya.


Bagaimana ini?


Tidak, dirinya harus fokus.


Lalu segera menekan tombol darurat di mobilnya.


Ini bukan pertama kalinya ada yang mengincarnya seperti ini.


Jadi dirinya menjadi lebih waspada.


Ada tombol darurat di mobil untuk memberikan sinyal pada bawahannya kalau dirinya dalam bahaya.


Mungkin akan memerlukan beberapa waktu sampai mereka datang kesini.


Antony mencoba sebisa mungkin menghindari para pengejarnya itu, menyetir mobilnya lebih cepat.


Namun mobil di samping Antony juga cukup gesit untuk memepetnya, termasuk mobil di belakangnya, dan sempat menabrak bagian belakang mobilnya.


Duakkk... Duakkk...


Suara mobil bagian belakangnya yang di tabrak, memberikan Antony beberapa tekanan, belum mobil di sampingnya yang mencoba menyerempetnya itu.


Antony mau tidak mau menurunkan sedikit kecepatan mobilnya agar membuatnya stabil.


Tidak mau kalah, Antony mencoba menyerempetkan mobilnya ke mobil yang di samping.


Mendapatkan kejutan itu, mobil di samping Antony sedikit oleg, belum lagi mobil yang di belakang juga kehilangan keseimbangan berkat Antony yang sempat mengerem tiba-tiba.


Antony sekali lagi menaikan kecepatan mobilnya begitu dua mobil itu kehilangan keseimbangan.


Antony bersyukur sedikit lolos dari dua mobil itu.


Namun itu belum sampai disana sampai tiba-tiba...


Ada Suara tembaka...


Ekspresi Antony menjadi pucat.


Tunggu...


Sebenarnya, siapa musuh ini?


Kenapa mereka bergitu Agresif?


Sepertinya mereka bukan hanya orang biasa?


Dor Dor Dor


Suara tembakan jelas terdengar mengenai kaca mobilnya.


Ekspresi Antony segera menjadi pucat.


Jangan sampai tembakan itu mengenai ban mobilnya.


Dengan kecepatan ini...


Sial...


Kenapa disaat seperti ini harus terjadi hal-hal ini?


Dirinya baru saja berjanji untuk pulang tepat waktu, dan berkumpul bersama Keluarganya....


Sial....


Antony sedang pusing sendiri memikirkan bagaimana dirinya bisa lolos dari ini.


Mulai mencari jalan memutar, menuju tempat bawahannya bisa mendekat.


####


Di tempat lain, tepatnya sebuah ruangan yang cukup gelap terlihat seorang Pria sedang melihat layar laptopnya.


Disana terlihat rekaman aksi kejar-kejaran mobil yang di rekam dari kamera atas, terlihat dari jauh.


Disamping Pria itu, terlihat ada sebuah kursi dimana ada seorang wanita yang di borgol kedua tangan dan kakinya.


"Kamu lihat itu, sayang.... Aku akan pastikan orang dari Keluarga Anderson itu mati!! Dia berani mengacaukan bisnisku dan lagi, apa yang kamu lihat dari orang berengsek sialan itu sampai kamu mengejarnya hmm?"


Wanita di kursi itu megigil ketakutan, sambil berkata dengan marah,


"Lepaskan Aku Beresek!! Dan apa-apa soal hal konyol yang kamu lakukan pada dia!!"


Pria itu segera menarik rambut wanita di kursi itu.


"Owh? Apakah kamu benar-benar masih memiliki Perasaan pada orang itu hah? Dia yang telah membuatmu hancur sampai seperti ini, namun kamu masih membelanya?"


"Sialan!! Setidaknya dia lebih waras darimu!!"