Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 154: Tawaran untuk Emelin


Sekali lagi, hari-hari cepat berlalu setelah Istirahat selama beberapa hari ini, dan hanya dirumah saja Emelin akhirnya hari ini bisa keluar Rumah.


Emelin benar-benar hanya bisa menyalahkan Antony untuk membuat beberapa tanda terlihat ditubuhnya, terutama bagian leher, membuat dirinya tidak bisa menjalankan aktivitas di luar, terlalu malu kalau sampai ketahuan atau tertangkap kamera.


Pagi ini, diruang makan, Antony mulai bertanya saat melihat Emelin sudah berdandan rapi.


"Salepnya berfungsi dengan baik?"


"Ya, beberapa tanda sudah hilang sekarang. Antony lain kali jangan membuat sesuatu seperti ini lagu di tubuhku, terutama bagian-bagian yang terlihat ini benar-benar merepotkan, kamu tahu bukan kalau aku masih harus ikut syuting dan yang lainnya?"


Mendengar kemarahan Emelin itu, Antony hanya bisa tersenyum,


"Tentu saja, tidak masalah. Lain kali aku akan lebih hati-hati, dan saat lain kali ini apakah tidak masalah membuat beberapa tanda di tempat yang lebih terlihat?"


Emelin tidak terlalu banyak berpikir dan hanya menjawab dengan spontan,


"Tentu saja, lain kali jangan buat tanda di tempat yang terlihat, itu akan baik-baik saja jika tidak terlihat,"


"Aku mengerti. Aku mengerti. Sangat menantikan lain kali ini,"


Sekarang ketika mendengar kata-kata Antony dengan jelas, wajah Emelin sekarang yang menjadi merah, merasa terlalu malu tentang ucapannya sendiri.


"La... Lain kali apa... Kamu menyebalkan,"


Antony sedikit mengangkat alisnya, lalu bertanya dengan sebuah senyuman nakal,


"Benar tidak ingin ada lain kali, hmm?"


"Omong kosong!! Berhenti bicara dan cepat makan sarapanmu!!" Kata Emelin mencoba mengalihkan pembicaraan.


Antony lalu hanya bisa tertawa,


"Aku sudah bilang tidak perlu terlalu malu. Kamu selalu bisa meminta untuk melakukan hal-hal menyenangkan denganku dimalam hari, ini benar-benar hanya tawaran ekslusif untukmu,"


"Diam! Berhenti bicara!"


"Kamu katanya suka mencoba apa hal-hal menyenangkan seperti yang temanmu katakan, coba saja semuanya denganku, aku benar-benar tidak keberatan,"


Alex yang baru saja tiba di meja makan penasaran dengan pembicaraan orangtuanya itu lalu mulai bertanya,


"Apa yang kalian bicarakan? Mencoba apa?"


Antony lalu berkata dengan ringan,


"Bukankah Papa sudah mengatakannya sebelumnya pada Alex? Ini adalah percobaan untuk membuat adik kecil Alex dan tentu saja ini tidak mudah, membutuhkan beberapa kali percobaan dan Papa dan Mama mu harus bekerja keras untuk melakukannya,"


Dengan nada polos lalu Alex berkata,


"Ah begitu, baiklah Alex menunggu hasil nya,"


Antony lalu mengelus rambut Alex.


"Tentu saja sayang,"


Emelin sendiri hanya bisa menatap Antony dengan pandangan marah.


Benar-benar ini Antony hal yang dia katakan hanya omong kosong menyebalkan.


Emelin memilih untuk tidak menatapinya dan hanya menyiapkan sarapan dipiring Alex.


Melihat dirinya diabaikan, jiwa iseng Antony mulai bangkit.


Karena Antony duduk tepat disamping Emelin, dia mengunakan tangannya yang berada dibawah untuk mengelus paha Emelin, membuat Emelin tersentak kaget.


Sekali lagi, Emelin memelototi Antony dengan marah.


Sial, semakin kesini Antony menjadi semakin berani, membuat Emelin merasa semakin malu.


Melihat wajah marah Emelin akhirnya Antony menghentikan keisengannya itu.


Dan makan pagi pun berjalan dengan damai, Emelin mengantarkan Alex kesekolah lagi sekarang.


Setelah mengantar Alex Kesekolah, Emelin langsung menuju tempat syuting Iklan yang jatwalnya sempat tertunda.


"Maaf bapak produser, syuting ini harus tertunda karena saya,"


"Tidak masalah sama sekali, sekarang kamu bisa bersiap-siap dulu," kata Produser iklan itu dengan santai.


"Terimakasih Pak. Saya akan melakukannya sebaik mungkin,"


Hari itu Emelin mengikuti syuting iklan dengan lancar tanpa kendala.


Ketika dirinya selesai, tiba-tiba ponselnya berbunyi,


"Hallo?"


'Apakah ini Nona Emelin Smith?'


"Iya bener saya sendiri?"


Mendengar kabar baik ini, tentu saja Emelin merasa senang.


"Tentu saja saya bisa,"


'Kapan Nona Emelin tidak sibuk? Kami ingin segera membicarakan tentang detailnya,'


"Tentu saja, saya tidak sibuk. Saya bisa bertemu besok,"


'Baik, saya akan kirimkan segera detail pertemuan dengan anda, segera lewat pesan,'


"Terimakasih banyak,"


Emelin benar-benar gembira belakangan tawaran untuk Iklan menjadi sedikit meningkat, sudah ada dua tawaran dalam hal ini dan kali ini adalah yang ketiga.


Emelin memikirkannya, sekarang jika dirinya menjadi begitu sibuk akan sangat susah untuk mengatur jatwalnya.


Seandainya saja dirinya masih bergabung di Agensi dan memiliki seorang Manager ini akan lebih mudah.


Sayang sekali sejak insiden sebelumnya agensi tempat dirinya berada sudah memutuskan kontrak.


Dan terlalu malas menghubungi agensi itu lagi.


Mungkin dirinya akan memikirkan untuk mendaftar pada salah satu perubahan agensi entertainment.


Namun tidak lama setelah Emelin memikirkannya, sebuah telepon datang lagi,


"Iya ada apa?"


"Perkenalkan saya perwakilan dari AX Entertainment, yang merupakan perusahaan cabang terbaru dari AX Investment. Kami adalah agensi baru dalam dunia hiburan, kami mungkin belum terlalu berpengalaman namun CEO kami adalah orang yang cukup revolusioner dan sangat profesional, kami memulai memasuki Dunia Hiburan karena CEO kami ini melihat jika Industri Dunia Hiburan ini akan sangat menguntungkan. Jadi jika Nona Emelin berminat, kami menawarkan Nona untuk bergabung dalam agensi kami, Anda akan menjadi Artis pertama jika Anda berminat, mungkin kami saat ini tidak besar, namun jika Anda bergabung kami akan mengunakan sumber daya kami semaksimal mungkin untuk mendukung Anda, mari tumbuh bersama-sama, itulah moto perusahaan kami,"


Mendengar pengenalan yang panjang lebar itu tiba-tiba membuat Emelin merasa gugup.


Ini dari Ax Investment yang sebelumnya memseposori filmnya ini kan?


Sepertinya perusahaan ku cukup menarik.


Mendegar tawaran ini sangat menarik, namun ini masih agensi baru?


Apakah tidak apa-apa?


Sepertinya dirinya akan memikirkannya dulu, apakah mencoba bertanya pada Sutradara Edward itu?


Untuk mencoba mengetahui pendapatnya, dirinya juga tidak bisa memutuskan hal-hal ini sendiri, nanti mungkin mencoba bertanya pada Antony.


Antony setidaknya tahu hal-hal soal bisnis, apakah AX Entertainment ini cukup bagus atau tidak.


"Baiklah-baiklah saya akan mencoba untuk mempertimbangkannya,"


"Terimakasih Nona Emelin, kami menunggu kabar baik dari Anda."


"Tentu saja,"


Dengan itu telepon diakhiri, Emelin memiliki suasana hati yang baik, melihat semuanya berjalan dengan lancar.


####


Di saat Emelin menerima kabar baik itu, disisi lainnya ada beberapa orang yang mengalami kesialan,


"Apakah aku tidak salah dengar? Anderson Group mengakhiri kontrak brand Ambassador denganku?" tanya Isabella dengan nada marah pada Managernya.


"Benar Nona Isabella, kami juga tidak tahu apa alasannya."


Isabella hanya bisa menjadi pucat.


Apakah ini ada hubungannya dengan Antony?


Sialan!!!


Ini gara-gara Emelin itu rencananya jadi berantakan!!


Dan sekarang sepertinya Antony mulai membenci dirinya.


Semuanya karena wanita sialan itu!!!


Awas saja ya kamu, Emelin!!!


Memikirkan soal Emelin, Isabella menjadi begitu marah.


Padahal seharusnya jika rencananya berhasil, mungkin dirinya bisa segera menikah dengan Antony dan menjadi Nyonya Anderson!!


Sialan itu Emelin!!!!


####


Bersambung