PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Syarat


Yan Lan tak gentar dengan tatapan mata dari ketua Ming Chi sun yang sangat tajam mengarah padanya.


"Anak muda aku ingin kau meninggalkan klan ini secara tidak hormat, atau aku sendiri yang akan membuatmu keluar dari sini," ucap ketua Ming Chi Sun datar.


"Aku tak menyangka klan Ming yang sebesar ini tak bisa menghargai tamu, apa lagi tamu itu telah berjasa besar pada klan nya," jawab Yan Lan dingin.


"Aku tak perduli dengan semua jasa yang telah kau buat pada klan ku, karna kami tak pernah sedikitpun meminta bantuan padamu untuk membantu, jika aku membiarkanmu berlama lama disini itu sama halnya dengan membuat aib pada klan Ming," ucap ketua Ming Chi Sun.


"Ming Sin Si adalah putri kebanggan klan Ming, dia telah dijodohkan tapi kau datang dengan seenak perutmu ingin merusak perjodohan itu?, ingat anak muda!! selama aku masih hidup aku tak akan membiarkanmu dekat dengan Ming Sin Si karna derajat kalian berbeda, bagaikan langit dan bumi," sambung ketua Ming Chi Sun.


Yan Lan merasa tersinggung dengan perkataan ketua Ming Chi Sun yang sangat meremehkannya.


"Ha..ha..ha.., aku tak menyangka jika wanita kebanggaan klan Ming yang kau bangga banggakan itu, bisa mengejar ngejar aku pemuda yang kau rendahkan ini, berarti wanita klan Ming adalah wanita yang hina dan tak punya akal sehat karena tertarik dengan pemuda sepertiku, tapi setelah kupikir pikir Ming Sin si tertarik padaku karna di matanya aku lebih mulia dari pada para pemuda rendahan yang ada di klan Ming," ucap Yan Lan memprovokasi ketua Ming Chi Sun.


"Lancang..!! berani sekali kau menghina klan ku, aku akan merobek robek mulutmu yang tak beradab itu," bentak ketua Ming Chi Sun.


Yan Lan tersenyum dingin mendengar ancaman dari ketua Ming Chi Sun.


Melihat Yan Lan yang meremehkan perkataannya, membuat ketua Ming Chi Sun murka dan amarahnya kini sudah tak terbendung lagi.


Aura tingkat Qi alam serta merta keluar dari dalam tubuh Ming Chi Sun, yang membuat Yan Lan harus mengeluarkan semua kemampuannya untuk melindungi tubuhnya dari efek energi Qi tingkat alam yang sangat menindas.


Tiba tiba sebua energi yang sangat kuat telah membekukan aura yang di lepaskan oleh Ming Chi Sun.


"Saudara Ming Chi Sun, tak usah kau terlalu berlebihan kepada anak muda yang tingkat kultivasinya jauh di bawah mu, biarkanlah anak anak muda itu yang menyelesaikan masalah mereka sendiri, kita yang sudah tua ini tak usah terlalu ikut campur dan hanya sebagai penengah saja," ucap suara yang berasal dari luar ruangan.


Ketua Ming Chi Sun segera menoleh ke asal suara, dan betapa terkejutnya dia saat melihat sumber suara itu berasal dari petinggi utama pagoda 9, Hyo jin.


"Mengapa ketua agung pagoda 9 bisa mengenal anak muda ini?" batin ketua Ming Chi Sun.


Ketua Hyo jin berjalan masuk kedalam ruangan dengan ditemani oleh Yan Ling yang berada di belakangnya.


"Ternyata Yan Ling pergi menemui ketua Hyo jin," batin Yan Lan.


Ketua Hyo jin menghampiri Yan Lan.


"Lan er apakah anda baik baik saja?" tanya ketua Hyo jin.


"Aku baik baik saja paman" jawab Yan Lan.


Ketua Hyo jin semakin tak habis pikir, mengapa ketua Hyo jin yang sangat di hormati dan disegani oleh oleh 12 klan, begitu hormat pada pemuda yang ada di hadapannya itu.


Saudara Hyo jin aku minta anda tak ikut mencampuri urusan internal klan Ming, karena klan Ming punya aturan sendiri.


Ketua Hyo jin tertawa sambil tersenyum kecil dan berkata," saudara Ming Chi Sun..., aku tak pernah mencampuri urusan klan manapun, akan tetapi Yan Lan adalah bagian dari pagoda 9 dan dia merupakan garis keturunan terakhir pendiri pagoda 9, jadi aku bertanggung jawab penuh atas keselamatan dirinya," jawab ketua Hyo jin.


Tak hanya ketua Ming Chi Sun yang terkejut, Yan Ling yang berada di samping Yan Lan pun mengalami keterkejutan yang luar biasa dengan perkataan ketua Hyo jin, dia tak menyangka jika Yan Lan merupakan garis keturunan dari pendiri pagoda 9.


Ketua Ming Chi Sun berpikir keras bagaimana caranya bisa menyingkirkan Yan Lan yang telah


meremehkan nya.


Setelah menimbang nimbang akhirnya ketua Ming Chi Sun memutuskan untuk mempertemukan muridnya dengan Yan Lan dalam sebuah pertarungan.


"Ketua Hyo jin, aku menginginkan sebuah pertarungan antara Gio liang dan Yan Lan untuk menyelesaikan masalah ini," ucap ketua Ming Chi Sun.


Ketua Hyo jin menatap kearah Yan Lan sesaat, dan kembali menatap ketua Ming Chi Sun yang berada di hadapannya.


Sambil mengelus elus jenggot putihnya, ketua Hyo jin pun berkata.


"Aku tak akan melarang pertarungan ini, hanya saja apakah mereka siap untu melakukan sebuah pertarungan?" tanya ketua Hyo jin.


"Aku siap melakukan pertarungan dengannya!!" jawab Gio liang yang tiba tiba datang sambil menunjuk ke arah Yan Lan.


Yan Lan seperti tak perduli dengan tantangan tak langsung dari Gio liang, dia sengaja melakukan hal itu karena ada rencana lain yang terlintas di dalam pikirannya.


Ketua Ming Gui yang datang bersama Gio liang langsung menuju ke arah ketua Ming Chi Sun.


"Ayah apa yang telah terjadi sehingga ada perdebatan besar disini, ingat ayah klan Ming sekarang telah kedatangan para tamu 12 klan besar, aku tak mau ada masalah yang timbul hingga menciptakan citra buruk bagi klan Ming di mata mereka," ucap ketua Ming Gui mengingatkan ayahnya.


"Gui er ...,aku minta padamu untuk tak ikut campur dalam masalah ini, permasalahan ini antara aku, muridku dan pemuda yang bernama Yan Lan itu," jawab ketua Ming Chi Sun.


Ketua Ming Gui memilih diam karena dia tau betul bagaimana watak keras dari ayahnya itu, jika dia sudah berkata, tak akan mungkin di larat lagi.


"Yan Lan ...!! apakah kau takut menghadapi aku di sebuah pertarungan?" tanya Gio liang kembali.


Yan Lan perlahan maju kedepan.


"Aku akan melakukan pertarungan dengan mu asal ada satu syarat, jika aku menang melawan mu, aku ingin ketua Ming Chi Sun memperbolehkan aku masuk ketengah tengah hutan klan Ming yang terdapat tugu menjulang kelangit," ucap Yan Lan.


Ketua Ming Chi Sun semakin geram dengan persyaratan yang di inginkan Yan Lan, bagai mana tidak semua anggota klan Ming saja tak ada yang di perbolehkan untuk kesana, kecuali dirinya dan putranya Ming Gui yang telah menggantikan posisinya sebagai ketua klan Ming.


"Kalau kau mempunyai persyaratan, aku juga mempunyai persyaratan, aku ingin pertarungan ini sampai mati," ucap Gio liang.


"Yan Lan jika kau mau mengikuti persyaratan dari Gio liang dan kau menang, aku akan memperbolehkanmu masuk kedalam hutan klan Ming," sambung ketua Ming Chi Sun.


"Baik ...!!, aku pegang kata katamu," jawab Yan Lan.


Di dalam hati Ming Chi Sun merasa senang karena Yan Lan mau menerima persyaratan dari muridnya untuk melakukan pertarungan hidup dan mati, di mana Ming Chi Sun berpikir jika Yan Lan mati ditangan Gio liang maka keinginan Yan Lan untuk masuk kedalam hutan klan Ming akan sirna.


Karena tak ada yang vote maka author ijin tidak up✌️