PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Bebas


Setelah mendengar perkataan Yan Lan, An lung segera pergi menjauh dari pintu penjara , akan tetapi ada keraguan di dalam hati An lung jika Yan Lan mempu untuk mengeluarkannya dari penjara intan, karena kekuatan besi yang bercampur dengan kekuatan segel kuno, merupakan kekuatan pelindung yang sangat dahsyat yang hampir menyamai kekuatan artefak pelindung.


"Terimakasih karena kau telah datang untuk menyelamatkan ku kak Yan Lan, walaupun nantinya penjara ini tak dapat di buka oleh mu," batin Zhao Quin.


Sementara itu, Yan Lan yang memegang pedang pembunuh iblis, dengan sekali tebasan, mampu untuk memotong putus kunci pintu penjara Intan, hal itu membuat Zhao Quin terperangah dengan apa yang dilihatnya.


"Ayo jangan diam saja di situ, kita harus segera meninggalkan tempat ini, sebelum para prajurit dari istana Giok datang ke kemari," ucap Yan Lan.


Zhao Quin merespon ucapan Yan Lan dengan mengikuti nya pergi dari tempat itu. Di depan portal moci telah menunggu kedatangan Yan Lan, karena moci telah berhasil membunuh sebuah Kultivator yang bertarung dengannya, hingga menjadi debu.


Dengan bantuan peta yang berada di tangan nya, Yan Lan berhasil keluar dari istana Giok dan sekarang menuju ke kota ke kaisaran.


"Nona An lung, lebih kita mencari sebuah penginapan agar kau bisa membersihkan diri, juga bisa makan dan beristirahat di sana!!" ucap Yan Lan.


Zhao Quin hanya menganggukkan kepalanya, mengiyakan perkataan Yan Lan.


Setelah mendapatkan sebuah penginapan, Yan Lan segera meminta kepada pelayan untuk menyediakan sebuah tong yang berisi dengan air untuk mandi Zhao Quin. Setelah sang pelayan menyediakan semua permintaan Yan Lan, kembali Yan Lan meminta pada pelayan itu untuk menyiapkan makanan terenak di penginapan, dan membawanya ke kamar yang telah dipesan oleh Yan Lan setelah ada perintah darinya.


Tak lupa Yan Lan memberikan beberapa koin emas kepada pelayan itu, dan memintanya untuk merahasiakan keberadaannya di dalam penginapan.


Sang pelayan sangat senang mendapatkan hadiah koin emas dari Yan Lan, dan dia berjanji akan merahasiakan keberadaan Yan Lan di dalam penginapan.


Yan Lan memasukkan pil pembersih kotoran kulit dan memuluskan kulit wanita, ke dalam tong yang telah berisi air, seketika harum bunga semerbak keluar dari dalam tong yang telah berisi air, yang membuat harum bunga memadati ruangan itu.


"Nona An lung berendamlah di dalam air ini, dan juga telanlah pil ini agar kondisimu cepat pulih seperti sedia kala," ucap Yan Lan.


"Terimakasih..!!" jawab Zhao Quin.


Yan Lan pergi meninggalkan tempat itu, dan membiarkan Zhao Quin untuk membersihkan dirinya.


Di dalam kamar mandi, Zhao Quin melepaskan pakaiannya dan masuk kedalam tong yang berisikan air berwarna hijau cerah. Di dalam tong yang berisi air, dia pun melakukan kultivasi untuk menyerap pil pemulih stamina yang telah ditelannya.


Pagi pun tiba, Zhao Quin selesai melakukan meditasi dan mendapati tubuhnya segar bugar seperti sedia kala, dan yang membuatnya heran air yang tadinya berwarna hijau cerah, kini berubah menjadi hitam kecoklatan.


Kulitnya yang tadinya begitu kusam dan penuh dengan kotoran yang melengket ditubuhnya, kiri berubah menjadi bersih dan mulus seperti saat dia belum terpenjara dipenjara Intan.


"Aku tak mungkin menemuinya, aku dan kak Yan Lan telah berbeda, aku tak mungkin melanggar apa yang telah ibu perintahkan, lebih baik aku meninggalkan tempat ini dan pergi menjauh darinya, paling tidak aku telah mengetahui keadaan kak Yan Lan baik baik saja," bisik Zhao Quin.


Akhirnya Zhao Quin pergi meninggalkan penginapan itu secara diam diam.


Di tempat lain tepatnya di istana kekaisaran Giok, kaisar Giok muda yang mendengar jika penjara intan telah di bobol orang tak di kenal, menjadi geram, gigi giginya gemeretuk menahan amarah, apalagi orang tersebut hanya mengeluarkan An lung dari sana, membuat sang kaisar bertambah kesal.


"Jendral Yong ge, bawa seluruh prajurit terbaikmu untuk menyisir seluruh kota, jangan sampai penyusup itu membawa An lung keluar dari kota ini," perintah sang kaisar.


"Hamba menerima perintah yang mulia," jawab jendral Yong ge.


Dengan membawa seluruh prajurit terbaiknya, jenderal Yong ge menyisir seluruh kota, termasuk tempat persinggahan dan penginapan yang banyak terdapat di sana.


Jenderal Yong ge memperketat penjagaan di sekitar pintu gerbang keluar dari kota kekaisaran Giok, tak boleh ada satupun orang yang dapat keluar dari dalam kota, semua itu bertujuan agar penyusup itu tetap berada di dalam kota kekaisaran, agar mudah baginya untuk dapat meringkus penyusup yang membawa pergi An lung dari penjara Intan.


Di tempat lain An lung yang mencoba pergi dari Yan Lan, sangat terkejut dengan banyaknya prajurit yang hilir mudik di tengah-tengah kota, dan juga banyak prajurit yang mencoba mencari di tempat-tempat keramaian, di rumah makan, dan penginapan.


An lung mencoba menyamar dengan menutupi wajahnya dengan cadar, akan tetapi seorang perwira tinggi istana Giok mencurigainya, dan menyuruhnya untuk melepaskan cadar yang dikenakannya.


Melihat gelagat sang wanita yang sangat mencurigakan, karena dia tak ingin melepaskan cadar yang dikenakannya, membuat seluruh prajurit di bawah pimpinan perwira tinggi segera mengepungnya.


"Cepat lepaskan cadarmu kalau tidak kami semua akan bertindak kasar terhadapmu!!" teriak perwira tinggi ke kaisaran.


Bukannya melepaskan cadar, wanita itu malah mengeluarkan pedang dan menyerang seluruh prajurit yang mengepungnya, hingga terjadilah pertarungan sengit antara wanita bercadar dan para prajurit ke kaisaran Giok.


Melihat para prajurit tak mampu untuk meringkus sang wanita, membuat perwira tinggi yang ditemani oleh beberapa kultivator tingkat tinggi dari istana kekaisaran Giok, turun langsung untuk meringkus sang wanita.


Pertempuran kembali terjadi, di mana perwira tinggi dan ke enam kultivator tingkat tinggi dari kekaisaran, menggempur sang wanita dengan serangan serangan yang mematikan.


Dari jauh Yan Lan memperhatikan pertarungan itu, Yan Lan sengaja tak turun tangan langsung untuk membantu An lung dari serangan keenam orang yang menyerangnya, karena Yan Lan penasaran dengan teknik yang digunakan oleh An lung, jika teknik yang digunakannya adalah teknik 9 kelopak bunga teratai, maka tak salah lagi jika wanita yang mirip dengan Zhao Quin adalah Zhao Quin yang asli.


Hingga beberapa waktu berlalu, Yan Lan tak juga menemukan teknik yang biasa digunakan oleh Zhao Quin, hingga membuat Yan Lan menjadi kuatir dengan keselamatan An lung, apalagi saat ini para prajurit dengan jumlah yang sangat banyak tengah menuju ke tempat pertarungan itu.


Bersambung