PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Raja Zheng long


Di dalam Goa, Yan Lan segera memeriksa keadaan putri Bilqis yang terbaring di sebuah batu di dalam Goa.


"Aku harus mengeluarkan racun yang berada di dalam tubuhnya terlebih dahulu, sebelum racun itu merusak seluruh kulit yang ada di tubuhnya," ucap Yan Lan.


Dengan energi yang masih tersisa, Yan Lan menusukkan 12 jarum emas kebagian bagian tertentu di tubuh putri Bilqis, tak lama kemudian cairan berwarna hitam kebiruan keluar dari setiap jarum yang ada di tubuh sang putri.


"Seluruh racun sudah habis tak tersisa, akan tetapi aku belum dapat mengetahui cara untuk mengembalikan jiwanya, aku harus menemui Dewa suci," batin Yan Lan.


Yan Lan segera melakukan meditasi dan tak lama kemudian roh Yan Lan keluar dari tubuhnya, dan terus melesat cepat menembus langit, dan tiba di sebuah kuil suci tempat bersemayamnya dewa suci.


"Ada apa kau menemuiku Yan Lan, apakah kau telah menemukan tumbuhan kristal penumbuh roh?" tanya Dewa suci.


"Aku belum menemukannya Dewa," jawab Yan Lan.


Yan Lan menceritakan semua yang telah terjadi tentang putri Bilqis yang kini telah dinyatakan mati, akan tetapi jiwanya masih terperangkap di dalam tubuh teratai miliknya.


Terlihat Dewa suci manggut-mangut mendengar cerita Yan Lan, sesaat kemudian diapun berkata.


"Tubuh teratai merupakan tubuh Dewi yang di miliki oleh leluhurnya terdahulu, karena di dalam tubuh putri Bilqis terdapat tubuh teratai, maka dapat di katakan putri Bilqis adalah seorang Dewi dari darah Dewa yang mengalir di tubuhnya. Untuk mengembalikan rohnya, kau harus mencari teratai nirwana yang berada di suatu tempat yang hanya raja Zheng long lah yang mengetahui tempat itu, tempat itu merupakan tempat berjatuhannya segala sumber daya, senjata mustika, dan berbagai macam barang yang memiliki kekuatan tersendiri, dari pertempuran antara bangsa iblis dan para Dewa, di masa lampau," ucap Dewa suci.


"Berikan permata Ruby ini pada raja Zheng long, maka dia akan membantumu untuk masuk kedalam sana, ingat Yan Lan di dalam sana kau akan menemui banyak rintangan dan bahaya maka berhati hatilah. Ini adalah peti kristal abadi, masukkan tubuh putri Bilqis kedalam sana dan kau bisa membawanya di dalam cincin penyimpananmu. Telan lah pil ini maka energi di tubuhmu akan kembali pulih seperti sedia kala," ucap Dewa suci kembali.


"Terimakasih Dewa atas petunjukmu," ucap Yan Lan sambil memegang tinjunya memberi hormat. Setelah mendapat petunjuk dari dewa suci, Yan Lan akhirnya pergi meninggalkan nirwana dan kembali masuk ke dalam tubuh kasarnya.


Tak berapa lama Yan Lan membuka matanya dan memasukkan putri Bilqis kedalam peti kristal abadi, yang di berikan oleh dewa suci.


Seketika perubahan terjadi, wajah putri Bilqis yang tadinya pucat pasi, kini berubah memerah dan kembali memperlihatkan kecantikannya.


Yan Lan segera memeriksa keadaan sang putri, untuk memastikan keadaan jiwanya yang berada di dalam tubuh teratai.


"Aku harus secepatnya menemui raja Zheng long, tapi sebelumnya aku harus ketempat Qing ruo berada, untuk menjemput pangeran disana," ucap Yan Lan kembali.


Yan Lan segera memasukkan peti kristal abadi yang terdapat putri Bilqis di dalamnya, dan segera pergi menuju ketempat Qing ruo berada.


Sementara di istana kerajaan cahaya nirwana, kehadiran raja Zheng long membuat seluruh petinggi kerajaan baik bangsawan dan para menteri, serta sang ratu sangat ketakutan dengan adanya peristiwa yang terjadi di dalam istana.


Sang raja mengumpulkan seluruh petinggi istana, begitupun sang ratu untuk mempertanggung jawabkan kemana perginya pangeran dan kemana hilangnya mayat putri Bilqis.


Raja Zheng long berdiri dari duduknya di singgasana, dia melangkah ke depan dan menatap tajam seluruh petinggi istana yang berada di dalam ruangan itu.


"Baru sebentar aku meninggalkan istana, tapi keadaan istana sudah kacau seperti ini, keluarga kerajaan sampai berduka karena meninggalnya putri Bilqis dan mayatnya sampai sekarang ini tak di temukan, serta hilangnya pangeran tanpa ada yang mengetahui nya, di mana tanggung jawab kalian semua sebagai petinggi istanaku!!, jika kalian tak sanggup untuk mengemban jabatan yang ku berikan, lebih baik kalian mengundurkan diri!!" ucap raja Zheng long dengan meninggikan suaranya.


Seluruh orang yang berada di dalam pertemuan itu terdiam, mereka semua mengakui keteledoran yang selama ini mereka lakukan, hingga mereka semua merasa bersalah karena telah gagal dalam menjaga keluarga kerajaan.


"Bangsawan Erlang Huo bagaimana pertanggung jawabanmu!?" tanya raja Zheng long.


"Yang mulia, semua yang terjadi telah yang mulia ketahui jika putri Bilqis telah menikah dengan putra hamba yang bernama Erlang Mo, dan di saat malam pertamanya putri Bilqis meminum racun, semua itu tak semestinya terjadi jika jika putri Bilqis tak di pengaruhi oleh anak muda dari sekte pasir es, semua orang tau jika putri Bilqis mempunyai hubungan cinta dengannya, dan dari mata mata kerajaan yang tersebar di seluruh kota melihat jika anak muda yang bernama Yan Lan itu telah membawa pergi mayat putri Bilqis, dan di kejar oleh anak hamba Erlang Mo. Setelah beberapa hari hamba mengetahui dari para prajurit yang mencari keberadaan sang putri, jika anak hamba telah mati secara mengenaskan di tangan Yan Lan," ucap Erlang Huo dengan menahan kesedihan di wajahnya.


"Selain itu, keberadaan pangeran juga tak lepas dari anak muda yang bernama Yan Lan, karena para prajurit pernah melihat pangeran bersama dengan Yan Lan di kota kerajaan, setelah di lakukan pengajaran, para prajurit tak mampu untuk mengejar anak muda itu," timpal salah satu petinggi istana.


Yan Lan..., berani sekali kau membuat keluargaku menjadi seperti ini, dan memberikan kekacauan di seluruh kota dengan menculik para gadis perawan dan perjaka muda di dalam kota kerajaan, tunggulah saat aku menemukanmu, aku akan menguliti mu hidup-hidup," bisik raja Zheng long.


"Aku akan menyelidiki semua yang terjadi, jika dari kalian ada yang mempunyai kesalahan besar hingga terjadinya peristiwa itu, maka aku tak akan segan-segan memberikan hukuman berat pada kalian semua," ucap raja Zheng long.


Setelah pertemuan itu, raja Zheng long meminta kepada 6 orang petinggi istananya untuk melakukan formasi pencarian langit, untuk melacak keberadaan Putri Bilqis dan pangeran kerajaan.


Malam pun tiba, Raja Zheng long lah yang memimpin langsung formasi itu, dia duduk di antara lingkaran para petinggi yang melakukan formasi, dan tak lama kemudian roh raja Zheng long keluar dari tubuhnya akan tetapi rohnya hanya berputar-putar di dalam ruangan itu, dan tak bisa pergi ke arah di mana keberadaan Putri Bilqis dan pangeran berada, hingga roh raja Zheng long kembali ke tubuh kasarnya.