PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Penyerangan binatang buas


Tubuh Dewi Limudza di buang jauh dari nirwana, saat raja burung pheonix melintas di dekatnya, dia sangat terkejut melihat adanya pancaran sinar pelangi di semak semak yang berada di tepi hutan itu.


Karena penasaran raja burung Phoenix pun menghampirinya, dan betapa terkejutnya sang raja burung Phoenix melihat sesosok tubuh yang mengeluarkan cahaya pelangi, adalah seorang wanita yang sangat di kenalnya, dia adalah Dewi Limudza yang mempunyai tubuh ular kuno Dewa pelangi.


Dengan cepat raja burung pheonix membawa Dewi Limudza ke tempatnya.


Jeritan melengking dari mulut raja burung Phoenix menggema ke seluruh hutan binatang buas, mendengar jeritan melengking dari raja burung pheonix, membuat ke 4 raja binatang buas yang berada di dalam hutan segera menuju ke tempat raja burung pheonix.


"Saudaraku apa yang telah terjadi, mengapa kau memanggil kami semua," ucap serigala raksasa.


"Lihat ...!, ini adalah perbuatan para dewa di nirwana, hingga Dewi yang memiliki tubuh leluhur kita, ular kuno Dewa pelangi sampai terluka parah seperti ini!!," ucap raja burung pheonix.


Melihat hal itu keempat raja binatang buas menjadi gusar dan marah. "Kita harus segera menyerang nirwana, apa yang telah mereka lakukan telah menghancurkan perjanjian antara binatang buas dan Dewa. Ular kuno Dewa pelangi adalah leluhur kita, menyakitinya sama halnya dengan menyinggung keberadaan ras para binatang buas," ucap kera raksasa.


"Aku setuju dengan perkataanmu, kita harus mengumpulkan seluruh ras binatang buas, dalam waktu dekat kita harus meluluh lantakkan nirwana, walau apapun yang akan terjadi," timpal banteng raksasa.


"Baik, kita putuskan untuk menyerang nirwana, tapi sebelumnya kita harus menyembuhkan Dewi Limudza terlebih dahulu," ucap singa raksasa.


Setelah mendapat mufakat dalam mengambil keputusan, kelima raja binatang buas langsung bersatu padu untuk memulihkan Dewi Limudza kembali.


*****


Di nirwana, raja Zheng long dan keluarganya, serta ratu Lily telah kembali ke dunia, semua itu terjadi karena energi semua manusia di dunia akan menjadi hancur jika terlalu lama berada di nirwana, sedari itu Dewa suci memutuskan untuk memulangkan mereka semua.


Yan Lan merasakan sesuatu yang lain di hatinya, dia telah berkali kali memanggil Dewi Limudza lewat batinnya, akan tetapi tak juga ada jawaban darinya yang membuat Yan Lan merasa sangat khwatir padanya.


Lewat Dewa suci, Yan Lan mengetahui jika Dewi Zhao Quin berada di lembah es, dengan cepat Yan Lan pun pergi kesana dan mendapati Dewi Zhao Quin sedang bersama dengan Dewi Nalan Xi.


Setelah berbincang bincang sesaat dengan Dewi Nalan Xi dan Dewi Zhao Quin, akhirnya Yan Lan mengetahui jika sewaktu Dewi Limudza mengejar Dewi Zhao Quin, di hari itu juga Dewi Limudza telah kembali ke paviliun danau giok.


Mengetahui hal itu, Yan Lan segera menghadap Dewa suci.


"Dewa, aku ingin kau melihat keberadaan Dewi Limudza," ucap Yan Lan.


"Jendral langit, entah apa yang telah terjadi dengan putri Limudza, sehingga aku tak dapat melihat aura hidup Dewi Limudza di nirwana," jawab Dewa suci.


"Apa!!? Dewi Limudza hilang!!?"


Seketika itu rasa kekuatiran Yan Lan semakin jelas terlihat, hatinya begitu sangat gelisah dengan hal itu," Jika tak ada di nirwana, terus ke manakah aku akan mencarinya?" batin Yan Lan.


Hilang nya Dewi Limudza langsung menyebar cepat ke pelosok nirwana, yang membuat saudara Dewi Limudza yang berada di nirwana begitu sangat mengkhwatirkan nya, hingga mereka bertiga berusaha mencari sang Dewi di luar nirwana.


Di dalam istana langit, Yan Lan berpapasan dengan jendral Ying long dan ketiga perwira istana langit.


"Aku turut berduka dengan hilangnya salah satu istrimu," ucap jendral Ying long dengan senyum senyum sinis.


"Kau jangan berpura-pura, karena aku tahu semua ini pasti ada sangkut pautnya dengan dirimu!!, ingat..!! jika suatu hari nanti aku mengetahui jika memang kaulah pelaku dari hilangnya Dewi Limudza, maka aku tak akan sungkan-sungkan lagi untuk menghabisimu," jawab Yan Lan.


Yan Lan menggenggam tinjunya erat erat, menahan amarah yang ada di hati dan pikirannya, namun sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Yan Lan dengan segera pergi meninggalkan tempat itu.


*****


Di hutan binatang buas, tepatnya di gunung kediaman raja pheonix, terlihat putri Limudza telah mulai tersadar, namun kondisinya masih sangatlah lemah.


"Dewi Limudza, siapa yang telah membuatmu seperti ini?" tanya raja burung Phoenix.


"Ohok..!!, Ohok..!!"


Dewi Limudza terbatuk batuk, dan memegangi dadanya yang terasa sakit, tak lama diapun berkata.


"Jendral Ying long, dialah yang membuatku sampai terluka seperti ini, sewaktu dia menghantamkan tinju petirnya, aku menelan pil yang dapat membuat tubuhku seperti mati dan jendral Ying long percaya akan hal itu, hingga jendral Ying long pun membuang ku," ucap putri Limudza.


"Biadab..!!, jendral itu sungguh keterlaluan!! kita akan membalasnya," ucap raja burung pheonix.


"Dewi, berkultivasilah dibatu besar itu, batu itu dapat memberikanmu energi yang sangat berlimpah, sehingga kau akan dapat pulih dengan cepat," ucap raja burung pheonix kembali.


"Baik raja pheonix," ucap putri Bilqis.


Setelah kepergian Dewi Limudza untuk berkultivasi, 5 raja binatang buas langsung menghimpun para binatang buas di dalam hutan.


"Kita akan menghancurkan nirwana, dan kemenangan itu harus kita dapatkan," ucap raja burung pheonix.


Setelah berkata seperti itu, raja burung Phoenix segera mengudara, maka berangkatlah para binatang buas menuju ke nirwan.


Di nirwan kegemparan terjadi, para prajurit membunyikan lonceng yang menandakan jika adanya serangan dari para binatang buas.


Raja langit segera mengumpulkan para jendralnya, serta para petinggi istana langit untuk membahas masalah penyerangan binatang buas ke nirwana.


"Selama ini setelah berabad abad lamanya, para binatang buas tak pernah menyerang nirwan, setelah kaisar langit terdahulu dan ular Dewa pelangi membuat suatu kesepakatan, yang tak akan saling menyerang satu dengan yang lainnya.


Sepertinya ada sesuatu hal yang memicu para raja binatang buas untuk mengerahkan pasukannya menuju ke nirwana," ucap kaisar langit.


"Kaisar langit, di dalam tubuh putri Limudza terdapat darah ular Dewa pelangi, kurasa hilangnya putri Limudza merupakan perbuatan dari salah seorang pejabat di istana langit, yang memicu kemarahan para binatang buas.


Selama beberapa hari disini, putri Limudza hanya berseteru dengan jendral Ying long!!" ucap Yan Lan.


Jendral Ying long bangkit berdiri, dengan amarah yang memuncak.


"Jika kau memang tak suka dengan keberadaan ku, maka hari ini aku akan mengajakmu bertarung," ucap jendral Ying long.


"Sudah!! aku ingin kalian tak melanjutkan perselisihan pendapat ini, dan pertemuan ini di tutup sampai disini, lebih baik kalian berdua memimpin pasukan untuk menghentikan para binatang buas yang akan menghancurkan nirwana," ucap kaisar langit.