
Selepas Yan Lan pergi dari alam nirwana bintang, Yan Lan kembali berbenah diri dengan mengatur seluruh armada tempurnya untuk berperang melawan para iblis.
Benteng pertahanan telah dibuat dengan sedemikian rupa, dengan prajurit-prajurit tempur terpilih yang berada di setiap gerbangnya.
Bahan makanan sudah dipersiapkan untuk menghadapi perang yang berkepanjangan, seluruh penduduk kota maupun desa bersatu padu untuk menyiapkan bahan makanan tersebut.
Tampungan air bersih juga telah dipersiapkan dengan sedemikian rupa, dari sumber sumber mata air yang berada ada di dalam tanah, hingga dapat melewati krisis air bersih jika perang berlangsung.
Penduduk kota maupun desa serta orang-orang yang berada di istana Giok, diungsikan sementara ke istana phoenix, hingga ke kaisaran Giok sekarang sunyi dan sepi karena tak ada 1 pun orang yang tinggal di sana.
Bulan merah merupakan momok yang sangat menakutkan bagi semua ras manusia yang ada di benua permata hijau, semua orang kini tergantung pada kekuatan istana phoenix di bawah pimpinan raja besar Yan Lan.
Terlihat Yan Lan duduk di singgasananya, dan menatap sekeliling ruangan.
"Jatayu bagaimana dengan perbatasan kita? apakah disana ada pergerakan dari bangsa iblis yang masuk ke wilayah kita?" tanya Yan Lan.
"Untuk sementara tak ada pergerakan yang mulia, pengembangan pemantauan kami dari siang dan malam tak menemukan sesuatu hal yang mencurigakan di daerah perbatasan, semuanya masih kondusif dan terkontrol," jawab Jatayu.
"Bagaimana dengan Armada tempur kita, serta semua persiapan dalam pertempuran besar nanti penasehat Yan Lou?" tanya Yan Lan kembali.
"Armada tempur kita sudah sangat siap untuk bertempur yang mulia, segala lini telah mempersiapkan semua perlengkapannya, baik berupa pangan, persenjataan dan kesiapan seluruh prajurit kita," ucap penasehat Yan Lou.
"Kali ini kita harus benar-benar harus bisa melewati perang ini dengan kemenangan, jika istana phoenix sampai kalah maka kelangsungan ras manusia akan punah, jadi aku harapkan kalian semua fokus dan selalu memberikan semangat kepada prajurit kalian, agar mereka semua tetap semangat dalam berperang nanti," ucap Yan Lan.
"Setelah pertemuan ini, aku ingin 4 Jenderal gerbang naga dan jenderal awan, untuk bersama-sama denganku menciptakan sebuah array pelindung, untuk menghalau pasukan iblis yang akan memasuki istana," perintah Yan Lan.
"Baik yang mulia kami siap menjalankan perintah!!" ucap 5 Jenderal besar yang dimiliki istana phoenix.
"Paman Hyo jin, bagaimana kesiapan para Alkemis pagoda 9, untuk membantu para prajurit yang terluka di medan perang?" tanya Yan Lan.
"Seluruh anggota alkemis pagoda 9, telah siap 100% dalam menghadapi perang ini yang mulia,
kami akan berusaha semampu kami untuk melakukan pengobatan bagi para prajurit yang terluka, seluruh obat-obatan dan juga sumber daya lainnya sudah kami persiapkan dengan sebaik-baiknya yang mulia," jawab ketua Hyo jin.
"Terima kasih paman, bantuan dari pagoda 9 begitu sangat dibutuhkan dalam perang nanti," ucap Yan Lan.
Setelah pertemuan berakhir, Yan Lan pergi ke tengah-tengah istana phoenix, untuk memasang array perlindungan bagi istana phoenix.
"Baik yang mulia!!" ucap ke lima jendral.
Yan Lan kemudian menciptakan array dengan kekuatan yang dimilikinya, kekuatan yang di keluarkan Yan Lan begitu sangat besar hingga menggetarkan seluruh istana Phoenix.
Petir besar silih berganti menyambar ke dalam array, yang menyebabkan suasana mencekam di sekitar istana Phoenix.
Kelima jendral semakin takjub dengan kekuatan yang di miliki oleh Yan Lan, mereka semua tak percaya jika dalam waktu sedekat ini kekuatan Yan Lan bisa meningkat sangat derastis.
"Kalian semua tutup array ini, aku akan memasukkan energi besar kedalamnya," perintah Yan Lan.
"Baik yang mulia," ucap mereka serempak.
Maka kelima jendral segera mengelilingi array dan mengeluarkan seluruh kekuatan yang mereka miliki, untuk membentuk pelindung yang menutupi array, agar istana Phoenix dan sekitarnya tak terkena energi besar yang akan keluarkan oleh Yan Lan.
Setelah pelindung yang telah di ciptakan oleh Tigris, Leo, Jatayu, Gon Lang serta Yan Luo, tercipta, maka Yan Lan mulai mengeluarkan inti api surgawi di telapak tangannya, dan api inti neraka di tangan kirinya.
Keluarnya kedua inti api tersebut, membuat udara di sekitarnya menguap, batu batu yang ada hancur menjadi debu.
Kelima jendral bergetar hebat, menahan kekuatan inti api yang berada di kedua telapak tangan Yan Lan.
Dan tiba tiba Yan Lan menggabungkan kedua inti api tersebut menjadi satu, maka terciptalah api phoenix yang sangat dasyat.
Kelima jendral terdorong mundur menahan kekuatan besar dari api phoenix.
"Celaka..!! kekuatan yang mulia sangat kuat, kita tak akan mungkin bisa bertahan lebih lama," teriak Leo.
"Kau benar Leo, kita tak akan bertahan lebih lama!!" sahut Tigris.
Disaat kekuatan mereka berlima tak sanggup lagi menahan kekuatan dasyat dari api Phoenix, tiba tiba saja Biyao dan penasehat Yan Lao datang untuk membantu kelima jendral.
"Trimakasih Biyao, ayah..!!" ucap Yan Luo.
Di dalam array, Yan Lan terbang ke udara, dan menempatkan api Phoenix ke puncak array dan menyegelnya, maka tuntas sudah pembuatan array pelindung istana phoenix.