
Yan Lan dan raja Zheng long seketika itu terdiam melihat seorang wanita dengan wajah datar yang datang menghampirinya.
"Dewi Hong Tien Xie, semoga dia tak membuat masalah di tempat ini," batin Yan Lan.
Dewi Hong Tien Xie akhirnya tiba di hadapan Yan Lan dan raja Zheng long.
"Yan Lan!!, tak kusangka kau sekarang menjadi jendral tertinggi di kerajaan langit, ke dudukan mu sekarang memang pantas untuk bersanding dengan putriku Zhao Quin, tapi sangat di sayangkan, kau terlalu serakah dengan keegoisan mu untuk memiliki banyak istri, dan aku sangat tidak suka akan hal itu," ucap Dewi Hong Tien Xie.
Yan Lan hanya terdiam, karena memang apa yang dikatakan oleh Dewi Hong Tien Xie benar adanya, dia sekarang ini memang mempunyai banyak istri tapi siapakah yang harus disalahkan? Yan Lan hanya dapat menyalahkan keadaan, mengapa semua wanita begitu sangat mencintainya dan tak mempermasalahkan jika dirinya mempunyai istri lebih dari satu.
"Selamat Yan Lan karena putriku begitu sangat mencintaimu, dan memilihmu untuk menjadi pendamping masa depannya," ucap Dewi Hong Tien Xie sambil mengulurkan tangannya ke arah Yan Lan.
Yan Lan tak langsung percaya dengan ketulusan uluran tangan sang Dewi, dia begitu sangat tahu karakter ibu angkat dari Dewi Zhao Quin.
"Aku tau uluran tangan mu ini sengaja untuk menguji ku, tapi aku tak semudah itu kau taklukkan, karena aku sekarang adalah Dewa dan merupakan jendral langit," batin Yan Lan.
Benar saja, saat Yan Lan menjabat tangan Dewi Hong Tien Xie, Yan Lan merasakan kekuatan yang sangat dahsyat yang menekannya hingga titik terendahnya, dengan menggunakan kekuatan Dewa surgawi nya, Yan Lan berhasil menahan kekuatan Dewi Hong Tien Xie yang begitu sangat kuat menekannya.
Efek benturan energi itu, membuat raja Zheng long yang berada dekat dengan Yan Lan, terpental kesamping dan menabrak dinding bangunan paviliun.
Ratu Shima dan Dewi Bilqis secara refleks langsung melesat cepat, dan menolong raja Zheng long dengan memberikan energi murninya, agar raja Zheng long tak sampai terluka dalam.
"Sangat kuat sekali energi yang di keluarkan oleh Yan Lan dan Dewi Hong Tien Xie, jika aku tak melapisi tubuhku dengan ranah tingkat surgawi yang kumiliki, entah apa yang akan terjadi padaku," batin raja Zheng long.
Kali ini kekuatan Dewa surgawi Yan Lan, balik menekan kekuatan dari Dewi Hong Tien Xie, hingga Yan Lan menemukan sesuatu pada tubuh Dewi Hong Tien Xie yang membuatnya terkejut.
"Ternyata Dewi Hong Tien Xie mempunyai luka dalam ditubuhnya, apa mungkin karena luka saat membantu ku melawan raja iblis Azuma di Benua permata hijau, atau mungkin juga karena Dewi Hong Tien Xie salah dalam melakukan kultivasi, hingga membuatnya terluka dalam, tapi selain itu, aku juga merasakan adanya racun aneh di dalam hatinya, racun yang bisa membuatnya menjadi Dewi yang temperamental. Aku akan mencoba untuk membantunya mengeluarkan racun itu," batin Yan Lan.
Yan Lan seketika itu langsung meningkatkan energi Dewa Surgawi yang di milikinya, yang membuat tekanan energi itu langsung menghantam telak ke arah tubuh Dewi Hong Tien Xie, hingga membuatnya menjadi terpuruk.
Kesempatan itu langsung dipergunakan Yan Lan untuk melesakkan 12 jarum emas ke arah tubuh Dewi Hong Tien Xie, yang membuat Dewi Hong Tien Xie tak bisa bergerak karena seluruh titik sarafnya, telah di kunci oleh ke dua belas jarum emas yang tertanam di tubuhnya.
Melihat hal itu Dewi Zhao Quin langsung berteriak histeris, melihat ibunya tak berdaya dihadapan
Yan Lan. "Hentikan kak Yan Lan, dia ibuku..!!" teriaknya.
Dewi Zhao Quin langsung melesat cepat kearah Yan Lan, namun tiba tiba Yan Lan langsung mengerahkan telapak tangannya kearah Dewi Zhao Quin.
"Segel kegelapan," ucap Yan Lan.
Seketika itu muncullah sebuah segel berbentuk tabung dengan huruf aksara kuno di setiap dinding segel, dan langsung mengurung Dewi Zhao Quin di dalamnya.
"Maafkan aku Quin er, di tubuh ibumu terdapat racun hati, entah di mana dia terkena racun itu, jika kau ikut dalam menyembuhkannya, kau juga pasti akan tertular," batin Yan Lan.
Semua yang ada di paviliun danau giok menjadi heran dengan sikap Yan Lan terhadap ibu dari Dewi Zhao Quin, termasuk kaisar langit sendiri.
Akan tetapi Dewa suci yang lebih mengetahui segalanya, segera meredam suasana di hati semua yang ada di paviliun danau giok.
"Kalian tenanglah, kita lihat saja apa yang akan dilakukan oleh Jendral langit, yang jelas jendral langit tak akan berbuat buruk pada Dewi Hong Tien Xie," ucap Dewa suci.
Mendengar perkataan Dewa suci, semua yang ada di paviliun danau giok akhirnya diam, dan menunggu apa yang akan dibuat Yan Lan pada Dewi Hong Tien Xie.
Sementara itu Dewi Zhao Quin yang berada di dalam tabung segel, begitu sangat marah, dia pun mengeluarkan teknik 9 kelopak bunga teratai yang menjadi andalannya, untuk menghancurkan tabung segel yang diciptakan oleh Yan Lan.
Akan tetapi usahanya menjadi sangat sia-sia, dinding segel begitu sangat kuat menyerap energi tubuhnya, sehingga kekuatan 9 kelopak bunga teratai tak dapat sempurna dipergunakannya.
Dewi Zhao Quin terduduk dan menangis tersedu sedu, dia sangat menyesali pertemuannya dengan Yan Lan kembali, karena dengan pertemuannya itu membuat sang ibu kini berada di tangan Yan Lan.
"Jika kau melukai ibuku, aku akan memutuskan hubungan kita yang telah terjalin ini, dan aku akan memusuhi mu seumur hidupku," bisik Dewi Zhao Quin sabil terus bercucuran air mata.
Yan Lan yang tengah berhadapan dengan Dewi Hong Tien Xie, hanya bisa tersenyum melihat sang Dewi yang menatap tajam penuh amarah kepada.
"Yan Lan setelah aku terbebas nanti aku pasti akan memburu dan membunuhmu, walau pun kau adalah seorang jendral tertinggi langit!!" ucap Dewi Hong Tien Xie.
"Aku ingin melihat, apakah setelah kau terbebas nanti, kau masih akan membunuhku?" tanya Yan Lan.
"Aku pasti akan membunuhmu Yan Lan!!" teriak Dewi Hong Tien Xie dengan amarah yang meluap luap.
"Baik..!, jika begitu aku akan membebaskanmu, tapi aku akan menyiksamu terlebih dahulu!!" ucap Yan Lan dan langsung mengarahkan telapak tangannya kedepan.
Maka sekuntum bunga teratai berwarna emas, langsung membungkus tubuh Dewi Hong Tien Xie. "Dewi tahan lah seranganku ini...!!" teriak Yan Lan sambil menghantamkan tehnik jari matahari ke tubuh sang Dewi.
"Ackh ..!!"
"Owek..!! ..!!
Dewi Hong Tien Xie memuntahkan sesuatu dari mulutnya, yaitu berpuluh puluh pil yang mengeluarkan hawa dingin yang sangat menusuk.
Kesadaran Dewi Hong Tien Xie semakin berkurang, yang membuat kedua kakinya bergetar hebat karena menahan berat tubuhnya, akan tetapi tubuhnya tak kunjung jatuh ke lantai ruangan akibat aura energi bunga teratai nirwana yang masih membungkus tubuhnya.
"Tinggal selangkah lagi aku akan dapat menyembuhkanmu," batin Yan Lan.