
Belasan kultivator suruhan jenderal utama kerajaan buluh surgawi, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun langsung menyerang Yan Lan dengan gencar. Dua orang yang bersama Yan Lan, akhirnya tewas di tangan para kultivator suruhan Jendral utama buluh surgawi.
Melihat dua rekannya telah tewas, Yan Lan menjadi geram dan menyerang balik belasan kultivator yang menyerangnya, hingga terjadilah pertarungan sengit di antara mereka.
Saat pertarungan terjadi tiba-tiba saja udara di sekitar area pertarungan menjadi membeku, yang membuat belasan kultivator yang menyerang Yan Lan menjadi kesulitan untuk bernafas.
"Apa yang terjadi mengapa udara tiba-tiba saja membeku yang membuat kita sulit untuk bernafas," ucap salah seorang kultivator.
Belum sempat mendapat jawaban dari para rekannya, tiba-tiba saja seorang wanita cantik telah berdiri dan mengambang di udara, tak lama kemudian wanita tersebut langsung menyerang belasan kultivator yang menyerang Yan Lan, hingga membuat satu persatu dari para kultivator itu tumbang ke tanah dengan meregang nyawa, akibat serangan pedang yang sangat kuat yang di lepaskan oleh wanita tersebut.
"Aura tubuh Dewi teratai," batin Yan Lan.
Benar saja apa yang ada dalam pikiran Yan Lan, putri Bilqis kini telah membantunya dalam menghadapi para kultivator yang tengah menyerangnya.
"Tak kusangka kekuatannya bisa mengerikan seperti ini, semoga saja dengan kekuatan barunya ini, dia bisa berguna bagi kerajaannya," bisik Yan Lan.
Dalam sekejap mata, putri Bilqis telah menghabisi para kultivator yang berada di tempat itu tanpa tersisa. Setelah memasukkan pedangnya kembali ke dalam kotak penyimpanan nya, putri Bilqis melangkahkan kakinya ke arah Yan Lan yang tak henti menatap ke arahnya.
"Aku ingin berbicara denganmu tapi tak disini," ucap putri Bilqis.
"Ikuti aku.." ucapnya kembali.
Putri Bilqis dengan cepat meninggalkan tempat itu, untuk menuju ke pinggiran kota yang terdapat hutan lebat di sana, Yan Lan mengikutinya dari belakang hingga mereka berdua sampai di tempat tujuan.
"Apa yang ingin kau katakan putri? katakanlah," ucap Yan Lan.
"Bolehkah aku memanggilmu kakak?" tanya putri Bilqis.
Yan Lan mengernyitkan alisnya, merasa heran dengan perubahan sikap wanita yang berada di hadapannya, yang semakin lama semakin aneh baginya.
"Boleh..," jawab Yan Lan singkat.
Terlihat putri bilqis tersenyum manis mendengar hal itu, yang membuat Yan lan benar-benar dibuat kebingungan dengan sifat Putri Bilqis yang tak seperti biasanya.
"Aku berterimakasih karena kak Yan Lan telah menolongku, hingga aku perlahan-lahan telah dapat mempelajari kekuatan yang selama ini berada di tubuhku, dan aku berjanji akan menggunakan kekuatan itu dengan sebaik-baiknya, untuk masalah Lien Hua, aku akan membantu kak Yan Lan untuk menemukannya," ucap putri Bilqis.
"Aku sangat berterimakasih jika kau dapat menemukan Lien Hua untukku putri, karena aku sudah sangat bingung untuk mencarinya ke mana," jawab Yan Lan.
"Kak Yan Lan turnamen Alkemis di undur dengan waktu yang tak ditentukan, aku ingin kau bersamaku ke kemah kerajaan cahaya nirwana, agar dapat mengetahui keberadaan Lien Hua, para petinggi kerajaan nirwana yang berada di sana mempunyai formasi khusus untuk mengetahui keberadaan orang yang hilang, sebelumnya kita harus mencari pakaian yang sering digunakan oleh Lien Hua sebelum dia menghilang," ucap putri Bilqis.
"Jika begitu kita harus segera pergi ke sekte pasir es, untuk mengambil pakaian yang sering digunakan oleh Lien Hua sebelum dia menghilang," jawab Yan Lan.
Setelah pembicaraan itu, Yan Lan dan Putri Bilqis melesat cepat menuju ke sekte pasir es.
Setelah mendapatkan pakaian Lien Hua, Yan Lan dan putri Bilqis segera melesat cepat ke arah dimana kemah kerajaan cahaya nirwana berada.
Dengan tehnik meringankan tubuh yang sangat sempurna yang dimiliki oleh keduanya, membuat jarak antara sekte pasir es dan kemah dari kerajaan cahaya nirwana, begitu sangat singkat bagi mereka berdua, dan pada akhirnya mereka sampai ke tempat dimana kemah kerajaan cahaya nirwana berada.
Sesampainya di sana, Yan Lan disambut kurang baik oleh semua petinggi kerajaan nirwana, karena para petinggi kerajaan nirwana berpikir jika pemuda itu telah memberi pengaruh buruk pada Putri Bilqis.
Apalagi sekarang ini, Yan Lan secara terang-terangan berani kemah kerajaan cahaya nirwana bersama sang Putri, membuat para petinggi dari kerajaan nirwana menjadi gram dan kesal melihatnya.
"Paman semua, aku ingin paman membentuk formasi pencarian langit, guna mencari Lien Hua yang hilang," ucap Putri Balqis saat berada di hadapan para petinggi kerajaan nirwana.
"Maaf tuan putri, kami tidak bisa membentuk formasi dengan tujuan yang bukan untuk kepentingan kerajaan, karena kami semua sudah berkomitmen kepada yang mulia Raja jika formasi ini hanya dapat digunakan untuk kepentingan kerajaan," ucap salah seorang petinggi kerajaan cahaya nirwana yang berada di tempat itu.
"Aku yang bertanggung jawab kepada ayah ku, jika kalian telah membentuk formasi untuk mencari seseorang yang hilang," ucap putri Bilqis tegas.
"Maaf tuan putri, yang kita bantu adalah orang lain dan tak ada hubungan apa-apa nya dengan kerajaan kita, jadi kami minta tuan putri tidak menyudutkan kami semua, karena wewenang menggunakan formasi ini hanya dapat digunakan jika yang mulia raja yang memerintahkan nya," ucap salah seorang petinggi kerajaan cahaya nirwana kembali.
"Yang kita bantu bukan orang lain, dia adalah Lien Hua adik dari Yan Lan, dan Yan Lan sendiri adalah orang yang kucintai dan dia merupakan calon raja di kerajaan cahaya nirwana setelah menikahiku, apakah kalian masih tak ingin membantunya??" tanya putri Bilqis.
Enam orang petinggi dari kerajaan cahaya nirwana saling berpandangan satu dengan yang lainnya, dia tak menyangka jika seorang putri Bilqis yang sangat dingin, dan keras kepala bisa mencintai seorang pemuda dari sekte pasir es, dan mereka berenam juga tak mungkin menolak keinginan sang putri, karena jika pemuda itu memang benar-benar menikahi putri Bilqis maka, dengan sendirinya pemuda itu akan menjadi seorang raja di kerajaan cahaya nirwana, dan hal itu akan membuat masalah baru bagi mereka berenam.
"Baik kami berenam akan membuat formasi untuk mencari keberadaan Lien Hua yang hilang, ada baiknya kita menunggu waktu malam hari karena waktu itu formasi ini akan lebih kuat dalam melacak posisi keberadaan Lien Hua," ucap salah seorang petinggi kerajaan cahaya nirwana.
"Trimakasih paman atas semua bantuan paman," ucap putri Bilqis kembali.
Setelah itu keenam petinggi kerajaan cahaya nirwana segera meninggalkan kemah, di mana keberadaan Putri Bilqis dan Yan Lan berada.