
Di Benua permata hijau tempatnya di istana giok, disebuah taman istana, tampak putri Xing Xia Lin yang tengah mengandung duduk termenung sendirian, dia begitu sangat menanti-nantikan sang suami agar secepatnya bisa kembali dari kepergiannya menuju ke benua semesta biru, karena di dalam waktu dekat ini anak yang ada di dalam perutnya akan segera keluar.
"Anakku, jika ayahmu belum juga kembali saat kelahiranmu, kau jangan salahkan dia, ayahmu adalah seorang kaisar besar dan pahlawan bagi negerinya, dia pasti tengah melakukan kultivasi menambah kekuatannya di negri orang, agar kelak dapat terus mempertahankan negeri kita dari serangan musuh," ucap putri Xing Xia Lin sambil mengusap perutnya yang besar.
Putri Xing Xia Lin kembali mengenang masa masa indahnya dengan Yan Lan, tak terasa air matanya pun menetes di pipi.
"Xing er, kau jangan bersedih seperti itu, hal itu akan membuat kesehatan mu terganggu dan tentunya akan mempengaruhi anak yang ada di dalam kandungan mu," ucap seorang wanita cantik yang tiba tiba telah berdiri di belakang sambil memegang lembut pundak kanan putri Xing Xia Lin.
Putri Xing Xia Lin segera menoleh kearah wanita itu, dan seketika itu wajah sedihnya berubah berganti dengan wajah keceriaan.
"Kakak ratu ( panggilan akrab putri Xing Xia Lin terhadap ratu Yan Ling ), kapan kau sampai di istana?" tanya putri Xing Xia Lin dan langsung berdiri dan memeluk ratu Yan Ling.
Dengan cepat ratu Yan Ling menyambut pelukan hangat putri Xing Xia Lin sambil berkata, "Aku kangen pada adik ku dan anak di dalam kandungan mu," ucap ratu Yan Ling.
Tak lama kemudian, ratu Yan Ling kembali berkata. "Karena aku tak bisa mengandung seorang anak, maka anak yang ada di dalam perutmu kelak dia akan menjadi seorang pemimpin, jika laki laki akan menjadi kaisar yang memimpin kerajaan pheonix dan jika perempuan kelak akan menjadi ratu dengan kecantikan yang tiada tara," jawab ratu Yan Ling.
"Trimakasih kak ratu, anak di dalam kandunganku ini adalah anakmu juga, dia pasti akan merasa sangat senang punya ibu angkat yang cantik, dan menyayanginya," ucap putri Xing Xia Lin dengan senyum keceriaan di bibirnya.
Mendengar perkataan putri Xing Xia Lin, ratu Yan Ling hanya bisa tersenyum penuh kebahagiaan, walaupun yang mengandung adalah sang putri, tapi ratu Yan Ling telah menganggap anak yang berada di dalam perut putri Xing Xia Lin, seperti anaknya sendiri.
"Xing er, ayo kita masuk kedalam istana, angin di taman ini kurang bagus untuk kesehatanmu," ucap ratu Yan Ling.
"Baik kak ratu," jawab putri Xing Xia Lin.
Akhirnya mereka berdua kembali ke dalam istana, ratu Yan Ling dengan sabar membantu dan menemani putri Xing Xia Lin menuju kedalam istana.
*****
Di dalam sekte 1000 pedang, apa yang telah di rencanakan oleh aliansi penggulingan kekaisaran, telah berjalan sesuai dengan rencana dengan tingkat keberhasilan sekitar 75 persen.
"Satu bulan lagi kita akan melakukan pemberontakan terhadap kekaisaran Giok, paling tidak semua aspek pendukung terutama para petinggi istana giok, dapat menghancurkan sedikit demi sedikit mental para prajurit istana giok yang ada. Aku ingin pergerakan untuk menggemburkan kekaisaran kita lakukan secara besar-besaran. Bagaimana para prajurit terpilih kita yang berada dalam istana giok apakah mereka sanggup mengemban tugas yang kau berikan??" tanya Erlang Mo.
"Guru, tak ada halangan yang berarti dalam menggempur ke kaisaran Giok kali ini, semua titik telah kita kuasai termasuk titik-titik terpenting di dalam istana giok, prajurit terpilih kita telah berbaur dengan prajurit istana giok yang lain, mereka tinggal menunggu perintah dari kita untuk melakukan pergerakan, dan selanjutnya aku minta kepada guru untuk mengatur strategi lanjutan," ucap ketua sekte 1000 pedang.
"Aku rasa malam ini kita akan melakukan pergerakan untuk membunuh penerus kekaisaran pheonix yang berada di dalam perut Putri Xing Xia Lin, setelah keadaan istana giok menjadi kacau dengan hal itu, baru kita akan melakukan penyerangan untuk menggulingkan tahta ke kaisaran giok yang ada," ucap Erlang Mo.
"Untuk saat ini kita belum bisa melakukan hal itu, ratu Yan Ling sekarang ini berada di istana giok, dan tentunya para jenderal dari istana pheonix pasti berada di dalam istana giok, yang membuat penjagaan ketat di istana pasti sangat di tingkatkan, demi untuk keamanan sang ratu selama berada di istana giok," jawab ketua sekte 1000 pedang.
"Baik guru," jawab ketua sekte 1000 pedang kembali.
*****
Sementara itu ratu Yan Ling yang menemani putri Xing Xia Lin kekamarnya, di kejutkan dengan cahaya emas yang ada dalam kamar itu, cahaya emas itu penampakan sesosok pemuda yang sangat tampan, dialah jendral tertinggi langit, Yan Lan.
Kedua wanita itu tertegun saat melihat sosok pemuda itu, dan tak lama mereka berdua menghamburkan dirinya ke pelukan Yan Lan.
"Akhirnya kau kembali kak Yan Lan," ucap ratu Yan Ling.
"Kami sangat merindukanmu kak Yan Lan," ucap putri Xing Xia Lin sambil mendekap erat tubuh suaminya.
"Maafkan aku, aku tak seharusnya melakukan ini pada kalian berdua, tapi ini sudah suratan takdir dan aku tak bisa menghindarinya, saat ini aku adalah seorang Dewa dan tak bisa kembali pada kalian lagi, aku ingin kalian berdua bisa menerimanya," ucap Yan Lan.
"Tapi kak Yan Lan bagaiman bisa seperti ini? bagai mana dengan anak kita? haruskah dia lahir tanpa kehadiran seorang ayah?" tanya putri Xing Xia Lin bertubi tubi yang ingin menumpahkan rasa sesak di dadanya.
Terlihat Yan Lan hanya dapat memejamkan matanya, diapun tak bisa menjawab pertanyaan Putri Xing Xia Lin. Dia hanya diam membisu.
"Adik kita tak bisa membebani kak Yan Lan karena dia sekarang merupakan seorang Dewa. Apa yang di lakukannya, semua itu untuk kehidupan seluruh mahluk hidup di dunia," ucap ratu Yan Ling yang mulai dapat memahami apa yang ada di fikiran Yan Lan.
"Maafkan aku, karena aku telah membuat kalian berdua kecewa. Sekarang ini aku tak bisa berlama lama di dunia ini, karena nirwana telah memilihku. Xing er.., anak yang ada di dalam rahimmu adalah seorang anak laki laki, jaga dan rawatlah putra kita walau tanpa aku. Ling er.., bantulah Xing er dalam merawat putra ku, dan sebelum aku pergi aku akan memberikan perlindungan penuh pada putraku," ucap Yan Lan dengan mundur beberapa langkah kebelakang, dan langsung melakukan segel perlindungan pada anak yang berada di dalam rahim putri Xing Xia Lin.
Setelah itu Yan Lan melangkah kearah ratu Yan Ling. "Ling er.., aku akan memberikan kau kekuatan baru, agar kau dapat menjadi pemimpin bagi kekaisaran pheonix yang telah ku buat," ucap Yan Lan.
Tak lama kemudian, api hitam pekat keluar dari telapak tangan kiri Yan Lan. "Ini adalah api inti neraka, yang merupakan salah satu api surgawi yang mendiami alam bawah, aku akan memberikan api ini padamu," ucap Yan Lan kembali.
Yan Lan menghentakkan tangan kirinya kearah ratu Yan Ling, maka api hitam pekat itu segera merasuk kedalam tubuhnya.
Yan Lan segera melesat cepat dan melakukan beberapa segel ke dalam tubuh ratu Yan Ling, agar inti api neraka tak berefek apa apa padanya. Yan Lan kemudian menaruh sebagian energi Dewanya ke dalam tubuh ratu Yan Ling, agar dia mempunyai kekuatan yang tak terbatas.
Setelah itu Yan Lan pun mulai memudar.
Sebelum menghilang, Yan Lan berpesan kepada kedua istrinya. "Aku tak melarang kalian berdua untuk mencari pasangan hidup, yang bisa mengantikan posisiku saat ini mengingat kalian berdua masih sangat muda," ucapnya dan menghilang.