
Pertarungan itu terjadi hingga larut malam, yang membuat cahaya petir menyambar nyambar, memperlihatkan 2 sosok Kultivator tengah berdiri di udara dengan saling berhadap hadapan.
Di tempat lain, merasakan kekuatan yang maha dasyat akan bertemu, membuat Houcun Lay dan Houcun Bin segera memasang pelindung di sekitar tubuhnya.
Walaupun jarak mereka berdua dengan pertarungan yang akan terjadi sangatlah jauh, akan tetapi kedua pemuda itu masih merasa takut jika efek benturan energi besar yang akan terjadi, sampai ketempat keberadaan mereka.
Di sisi lain tepat nya di kerajaan cahaya nirwana...
Dari istana kerajaan cahaya nirwana, tampak raja Cheng long berdiri mematung di atas menara bangunan istananya, yang menatap tajam kearah gumpalan awan hitam dengan petir di dalamnya.
"Bangsawan Fang Ji telah memanggil leluhur Fang Chu yang merupakan kultivator dengan ranah tingkat Qi alam emperor, untuk memburu Yan Lan, dan dengan keberadaan Yan Lan yang juga merupakan kultivator yang telah mencapai kekuatan melewati ranah tingkat surgawi puncak, dan akan masuki ranah tingkat penempaan tubuh surgawi, akan membuat pertarungan itu akan berimbang," batin raja Zheng long.
"Aku harus segera kesana karena putriku kini berada bersama Yan Lan," batin raja Zheng long kali.
Raja Zheng long segera melesat cepat, yang di ikuti beberapa prajurit pengawal raja yang rata rata telah mencapai kekuatan ranah Qi alam awal.
Kembali kedalam pertarungan....
Yan Lan melompat tinggi kedepan, dengan menebaskan golok pembunuh semesta kearah depan. "Rekah jiwa pemusnah...!!" teriaknya.
Maka gabungan inti 3 inti api yang membentuk cahaya seperti bulan sabit, langsung menuju kearah leluhur Fang Chu yang di ikuti oleh tembakan bola api berwarna biru dari mulut naga hitam.
Melihat hal itu leluhur Fang Chu langsung melemparkan tombaknya kedepan dan berteriak lantang, "Raja kaisar alam!!" teriaknya.
Maka terciptalah sebuah energi yang sangat kuat yang menyelimuti tombak leluhur Fang Chu, hingga membuat tombak itu mengeluarkan kekuatan petir yang sangat dasyat.
Sementara itu gorila raksasa yang berada di belakang leluhur Fang Chu segera bertindak, dengan memukulkan tombak yang ada di dalam genggaman nya ke arah datangnya bola api berwarna biru dari serangan naga hitam, yang tertuju pada leluhur Fang Chu.
Maka terjadilah benturan yang maha dasyat, yang membuat ledakan keras terjadi secara beruntun. Yan Lan terhempas ratusan meter dari tempat pertarungan, hingga membuatnya memuntahkan darah segar dari mulutnya. Terlihat Yan Lan kali ini menderita luka dalam yang sangat serius.
Yan Lan berusaha dengan susah payah untuk duduk bersila, setelah dapat duduk bersila dia pun menelan beberapa pil kemudian melakukan meditasi penyerapan pil.
Dari tempatnya duduk bersila, terlihat roh jiwa bunga teratai nirwana seketika muncul dan memberikan energinya ke tubuh Yan Lan untuk membantunya dalam pemulihan diri.
Sementara itu, leluhur Fang Chu terlihat masih tegak berdiri di tempatnya, akan tetapi tiba-tiba saja dari seluruh tubuhnya mengeluarkan ledakan-ledakan kecil energi yang membuatnya tumbang seketika.
"Aku tak menyangka jika aku harus kalah bertarung oleh anak muda seperti dia," ucap leluhur Fang Chu di sela sela sisa sisa napas terakhirnya, tak lama kemudian leluhur Fang Chu menutup matanya dan rohnya pun keluar dari tubuhnya menuju ketempat keberadaan Houcun Lay berada.
Houcun Lay begitu sangat terkejut melihat kemunculan leluhur Fang Chu yang tiba tiba berada di hadapannya. "Kau mau apa!!?" pekik Houcun Lay sambil terus menghindari sosok leluhur Fang Chu yang ada di hadapannya.
Melihat gelagat aneh sang kakak, membuat Houcun Bin menjadi sangat khwatir padanya.
"Apa yang telah terjadi padamu kak?" tanya Houcun Bin.
Houcun Lay sangat heran pada sang adik yang tak dapat melihat keberadaan leluhur Fang Chu. dia pun tak bisa mengatakan apa yang telah dilihatnya, Karena leluhur Fang Chu melarang hal itu.
"Aku ingin kau membalaskan kematian ku hari ini terhadap Yan Lan suatu hari kelak!, maka aku akan memberikan semua kekuatan yang telah ku peroleh selama ini untukmu, dan ingat jika kau tak membalaskan dendam ku maka kekuatan yang telah kuberikan itu akan memakan jiwamu!!," ucap roh leluhur Fang Chu.
Houcun Lay teringat akan wanita cantik yang telah membuatnya jatuh cinta. "Jika aku mendapatkan kekuatan dari leluhur Fang Chu, maka akan mudah aku mendapatkan nona Limudza," batin Houcun Lay.
"Baik tetua, aku bersedia membalaskan kematian mu!" jawab Houcun Lay.
"Bagus!! maka bersiaplah..!!" ucap leluhur Fang Chu.
Seketika itu, sinar berwarna putih menyilaukan mata telah masuk kedalam tubuh Houcun Lay, yang membuat Houcun Lay terhempas kebelakang.
"Pelajari kitab yang telah kutanam kan di dalam fikiranmu itu, setelah kau menguasainya barulah kau membalaskan dendam ku ini," ucap leluhur Fang Chu dan menghilang untuk selama lamanya.
Tubuh Houcun Lay pun ambruk yang membuat Houcun Bin kebingungan dengan keadaan yang menimpa sang kakak, dia pun segera duduk bersila dan memberikan hawa murninya kepada saudaranya itu.
Pagi hari, raja Zheng long dan pasukan pengawalnya tiba di bekas bekas pertarungan yang terjadi, matanya terbelalak melihat hamparan mayat pasukan hantu milik bangsawan Fang Ji yang tewas tak tersisa, diapun bertambah kaget melihat tubuh bangsawan Fang Ji dan jendral Hyun Joong yang ikut tewas dalam pertarungan itu.
"Apakah Yan Lan yang telah melakukan ini semua? sungguh kekuatannya tak terbatas, mengingat kedua kultivator yang di bunuh nya merupakan petinggi istana terkuat yang di miliki kerajaan cahaya nirwana," batin raja Zheng long.
Tiba tiba salah seorang prajuritnya datang dan langsung memberi hormat.
"Yang mulia, masih ada satu lagi mayat kultivator yang tewas di ujung sana," ucap prajurit pengawal raja, sambil menunjuk kearah tempat mayat yang di maksud.
Raja Zheng long segera menuju ke tempat yang dimaksud, alangkah terkejutnya raja Zheng long melihat jika mayat yang tergeletak di tanah itu merupakan leluhur Fang Chu, yang merupakan kultivator terkuat yang pernah ada di benua semesta biru.
"Aku tak bisa membayangkan kekuatan yang di miliki Yan Lan sekarang, kultivator ranah tingkat emperor puncak pun dapat di kalahkan nya," batin raja Zheng long.
"Kalian menyebarlah, dan cari putriku Bilqis berada," teriak raja Zheng long.
Maka seluruh prajurit penjaga Raja menyebar, dan mencari keberadaan Putri Bilqis.
Tak berapa lama berselang, beberapa prajurit telah menemukan Houcun Lay bersaudara, dengan keadaan Houcun lay yang masih tak sadarkan diri.
Raja Zheng long sendiri menemukan Yan Lan yang sedang melakukan meditasi pemulihan diri, di mana jiwa bunga teratai nirwana terus membantunya dalam penyembuhan.
Prajurit yang lain pun menemukan putri Bilqis dan ketiga pengikut Yan lan, keadaan mereka semua telah membaik walaupun Putri Bilqis masih merasakan rasa sakit di dadanya.
Raja Zheng long menatap tajam kearah wanita cantik yang tiba-tiba saja datang ke arah mereka.
"Siapa kau..? tanya raja Zheng long yang tak pernah melihat wanita muda itu tersebut, dan juga tak dapat mengukur tingkat kultivasi yang di milikinya.
Melihat putri Limudza diam, Houcun Bin langsung angkat bicara.
Namanya nona Limudza, aku dan kakakku berangkat ke tempat ini bersamanya, kami berdua sengaja mengantarnya ke sekte pasir es karena nona Limudza mempunyai keperluan dengan salah satu ketua di sana, akan tetapi dalam perjalanan kami terjebak dengan situasi adanya pertempuran besar antara para petinggi kerajaan cahaya nirwana, dan rombongan Yan Lan," jawabnya.
"Untuk saat ini aku akan membawa putriku kembali ke kerajaan cahaya nirwana, untuk memulihkan kondisi tubuh nya," ucap raja Zheng long kepada seluruh rombongan Yan Lan.
"Aku akan ikut kak Yan Lan ayah, Karena aku telah berjanji untuk menjadi istri baginya," ucap putri Bilqis.
Mendengar perkataan putri Bilqis, membuat dada putri Limudza bergetar, biar bagaimanapun dia telah merelakan kekasihnya untuk mempunyai pasangan lebih dari satu, akan tetapi tetap saja hal itu membuat hatinya sakit.
Raja Zheng long yang yang telah banyak makan asam garam dunia, dapat mengetahui dengan pasti jika wanita yang bernama Limudza juga menaruh hati pada Yan Lan.
"Aku ingin kau berkata dengan jujur padaku, ada hubungan apa kau dengan Yan Lan?" tanya raja Zheng long.
"Aku adalah calon istrinya," jawab putri Limudza dengan polosnya.
Kali ini giliran putri bilqis yang tersentak kaget, dia tak menyangka jika wanita dari alam reruntuhan yang pernah di ceritakan Yan Lan, yang merupakan seorang putri dari kerajaan alam kilauan roh kini ada di hadapannya, diapun menggenggam tinjunya menahan rasa cemburu di dalam dadanya.
"Bagus kau berada di sini nona, aku ingin kau meninggalkan Yan lan, karena putriku yang terlebih dahulu mengenalnya daripada kau," ucap raja Zheng long sambil menunjuk ke arah muka putri Limudza.
"Aku tak perduli jika aku datang terlambat bagi kak Yan Lan, yang penting kak Yan Lan mencintaiku dan itu sudah cukup buatku mengartikan rasa cintanya, aku ingatkan anda yang mulia raja, aku tak ingin diatur oleh siapapun karena ini merupakan jalan hidupku, dan aku tak akan segan segan untuk bertindak lebih jauh, dan bahkan menghancurkan orang itu jika dia bermaksud mengganggu ataupun dengan sengaja ingin menghancurkan hubunganku dengan kak Yan Lan," tantang putri Limudza.
Perkataan putri limudza jelas sangat menyinggung raja Zheng long, yang membuat raja Zheng long segera melepaskan aura ranah tingkat Surgawi menengah yang sangat menindas, kearah putri Limudza.
Melihat hal itu, Qilin dan Cencen segera ingin membantu putri Limudza, akan tetapi keinginannya itu di cegah oleh Qing ruo.
"Biarkan saja saudaraku, aku ingin melihat bagaimana kesombongan raja itu harus hancur, oleh putri Limudza," ucap Qing ruo.
Mendengar perkataan Qing ruo, kedua orang itupun menghentikan langkahnya karena mengetahui jika tingkat kekuatan putri Limudza, hampir setara dengan kekuatan yang di miliki oleh tuan mudanya.