
Yan Lan begitu sangat senang, disaat kebuntuan dalam berfikir melanda, roh jiwa golok pembunuh semesta selalu saja memberikan solusi yang terbaik padanya.
"Walaupun saat berbicara roh jiwa Golok pembunuh semesta sangat kasar dan cendrung merendahkan, tapi aku tahu dia takkan mau jika aku sampai terluka dan terpuruk, terimakasih atas semua bantuanmu selama ini sobat," ucap Yan Lan dalam hati.
Di saat ikan paus raksasa sedikit tenang dengan berenang santai, kesempatan itu langsung di pergunakan Yan Lan untuk mencari celah dan meneliti setiap yang ada di dalam tubuh ikan paus raksasa.
"Kurasa tempat di ujung sana sangat bagus untuk kupakai dalam menaklukan monster raksasa ini," batin Yan Lan.
Setelah berada di tempat itu, Yan Lan segera duduk bersila dan melakukan meditasi.
Roh Yan Lan keluar dari tubuhnya, dan mendeteksi semua tempat untuk mencari titik titik syaraf aliran Merindian sang ikan yang menuju ke otak.
Setelah mengetahui tempat titik titi syaraf sang ikan paus raksasa, roh Yan Lan kembali ke raganya, Yan Lan pun membuka matanya perlahan dan kembali tersenyum.
"Kita lihat apakah kau mampu untuk melawan jarum jarum dari tehnik matahariku," ucap Yan Lan.
Ke 12 jarum emas seketika keluar dari dalam cincin ruang Yan Lan, jarum jarum itu mengambang di udara dan dengan sekali kibasan tangan Yan lan, ke 12 jarum emas langsung menuju ketitik titik syaraf yang telah di tentukan oleh Yan Lan.
Setelah ke 12 jarum menancap, Yan Lan segera mengalirkan energi jari matahari, untuk menaklukan monster laut raksasa itu.
Tubuh ikan paus raksasa bergulingan di dalam lautan yang dalam, hingga pada satu titik ikan raksasa itu berhenti bergerak dan mulai tenang kembali.
"Akhirnya aku bisa menguasai ikan paus raksasa ini," batin Yan Lan.
Ikan paus raksasa yang telah di kuasai sepenuhnya oleh Yan Lan, segera mengikuti perintah Yan Lan untuk membawanya ke permukaan, setibanya di atas permukaan, ikan paus raksasa itu membuka mulutnya lebar lebar untuk memberikan jalan kepada Yan lan agar dapat keluar dari tubuhnya.
Melihat mulut ikan paus raksasa terbuka, Yan Lan segera keluar dari dalam tubuh monster laut itu, dan segera melesat mencari keberadaan penyihir kegelapan, sementara ikan paus raksasa kembali menyelam, dan menunggu perintah lanjutan dari majikan barunya.
Tak berapa lama mencari, Yan Lan akhirnya menemukan keberadaan penyihir kegelapan yang tengah melakukan meditasi, disebuah daratan yang berada di tengah laut lepas.
"Apakah bunga teratai berwarna emas yang berada di samping penyihir kegelapan, merupakan bunga teratai nirwana yang kucari selama ini? tapi menurutku dengan aura energi tak terbatas yang keluar dari dalam kelopak bunga teratai emas tersebut, membuatku yakin jika bunga itu adalah bunga teratai nirwana para Dewa yang selama ini kucari," batin Yan Lan.
Sementara itu, penyihir kegelapan yang merasakan kehadiran orang asing di wilayahnya, segera membuka matanya perlahan.
"Yan Lan!!, mengapa dia belum mati juga, apakah Yuyu telah mati di tangannya sehingga Yan lan bisa datang ketempat ini," batin penyihir kegelapan.
Penyihir kegelapan mengesampingkan rasa keterkejutannya, diapun bangkit berdiri dan menatap tajam kearah Yan Lan.
"Plok..!! plok!! plok!!" suara tepuk tangan penyihir kegelapan.
"Tak kusangka kau masih bisa lolos dari dalam tubuh paus raksasa ku itu, karena kau telah melihat wujud asli bunga teratai nirwana, maka aku akan melenyapkanmu untuk selama lamanya," ucap penyihir kegelapan yang kini telah menggenggam sebuah pedang di dalam genggaman tangannya.
"Jangan kau merasa hebat, pertarungan kita belum berakhir, kali ini aku yang akan memenangkan pertarungan ini," ucap Yan Lan yang juga telah memegang golok pembunuh semesta di dalam genggaman tangannya.
Mendengar perkataan Yan Lan, penyihir kegelapan langsung mengibaskan tangannya, maka daratan yang ada kini sudah tak terlihat lagi.
Penyihir kegelapan mengambang di udara dengan tubuh yang berselimutkan aura hitam pekat, aura hitam itu di hiasi aliran listrik yang sangat kuat, hingga memperlihatkan keaslian kekuatan yang di miliki oleh penyihir kegelapan.
Yan Lan tak tinggal diam, aura inti api neraka dan inti api surgawi seketika membungkus tubuhnya, maka kobaran api hitam dan api putih saling menghiasi tubuh Yan Lan, yang menimbulkan aura panas yang sangat kuat.
Angin kencang langsung menerpa kedua kultivator hebat yang akan melangsungkan pertarungan.
Tak tau siapa yang memulai duluan, tubuh mereka seketika lenyap dari pandangan mata, dan kini hanya terdengar suara benturan kedua senjata yang menghiasi pertarungan itu.
Berkali kali Yan Lan harus menghindari serangan petir besar yang tiba tiba saja muncul dari angkasa, yang membuat Yan Lan sedikit di buat kwalahan.
Hingga penyihir kegelapan berteriak "Tehnik segel 1000 Guntur!!" sambil mengarahkan ujung pedangnya ke angkasa, yang membuat awan hitam tebal seketika menyelimuti tempat itu yang menimbulkan suasana gelap seperti di malam hari.
Yan Lan segera memusatkan energi kedua inti apinya kedalam golok pembunuh semesta, hingga golok pembunuh semesta berubah warna.
Warna hitam berselimutkan aura putih mendominasi warna golok pembunuh semesta, efek yang di timbulkan nya pun begitu sangat luar biasa yang membuat air laut radius dua meter menjadi mendidih.
Berbagai macam satwa laut yang terkena jangkauan efek mendidih nya air laut, seketika itu mati seperti direbus di dalam air yang mendidih.
"Yan Lan persiapkan dirimu untuk menerima seranganku ini," teriak penyihir kegelapan sambil mengarahkan kekuatan 1000 guntur nya kearah Yan Lan.