
Pertarungan itu terus berlanjut, para petinggi istana Giok turut membantu sang kaisar, dalam menyerang Yan lan.
Moci yang tadinya berubah menjadi sebuah tombak, kini kembali pada bentuk asalnya yaitu seekor musang ekor 9.
Moci terus mengamuk, tubuhnya pun semakin membesar, Yan Lan dengan tehnik ruang dan waktu meladeni kecepatan sang kaisar Giok dalam pertarungan itu.
Tak lama Yan Lan bersalto kebelakang, dia mengaktifkan kembali mata langit dan tehnik api surgawi yang di milikinya, aura besar di tubuh Yan Lan langsung terserap oleh tubuh moci, tampak dari mulut moci kini mengeluarkan bola api berwarna putih terang.
Melihat hal itu, Kaisar Giok dan para petingginya, langsung menyatukan kekuatan untuk menghalau serangan bola api putih yang ingin dilepaskan oleh musang ekor 9.
Sebelum semuanya terjadi, sebuah kekuatan alam emperor langsung menghantam tanah yang berada diantara kedua kubu yang sedang bertarung.
Kekuatan alam emperor yang sangat dasyat itu membuat kubu kaisar Giok terhempas kebelakang, sementara Yan Lan dan moci hanya terseret beberapa langkah kebelakang.
"Hentikan pertikaian ini, jika kalian ingin bertarung, bertarung lah dengan para iblis yang berada di luar sana, jangan kalian rusak ketentraman kota kekaisaran Giok, aku sebagai orang yang pernah ikut membesarkan istana kekaisaan Giok, tak akan rela jika kota yang kucintai ini akan hancur gara gara pertikaian diantara kalian semua," ucap kaisar Giok terdahulu.
"Aku mempercayakan ketentraman ke kaisaran Giok kepadamu Yan lan, tapi kau malah membuat kota ini menjadi kacau oleh ulahmu sendiri hingga membuat seluruh penghuninya diselimuti rasa ketakutan, aku tak akan bisa memaafkanmu jika kau ingin menghancurkan kota ini dan istana giok," ucap kaisar terdahulu.
"Yang mulia kaisar terdahulu, aku datang ke istana untuk menuntut keadilan, di luar sana masih ada klan yang memerlukan bantuan dari kekaisaran Giok, tapi sang kaisar sama sekali tak peduli hingga 1 klan dari 4 klan yang masih tersisa telah hancur, tanpa ada sedikitpun bantuan dari kekaisaran Giok," ucap Yan Lan dengan amarahnya.
"Apakah ini yang dilakukan oleh kaisar sebelum kamu, hingga kamu tak mendapatkan pengajaran darinya!!" bentak Yan Lan sambil menunjuk kearah kaisar Xing Cheng long.
"Yan Lan, aku salah menilai mu, tak kusangka kau berani menghina keturunan dari generasi kekaisaran Giok, jika kau menghina mereka, berarti kau juga menghinaku, karena aku juga merupakan garis keturunan pendiri istana giok sebelum nya.
"Xing Cheng long adalah putraku, berarti ucapanmu tadi telah menghinaku sebagai ayah yang tak pernah mendidik putranya, untuk itu aku sendiri yang akan bertarung denganmu!!" ucap kaisar terdahulu yang mulai terpicu amarahnya karena ucapan Yan Lan.
Mendengar kaisar terdahulu yang akan bertarung dengan Yan Lan, membuat kaisar Giok Xing Cheng long merasa lega, karena tingkat kultivasi Qi alam emperor yang dimiliki oleh sang ayah begitu sangat kuat, jadi tak ada lagi rasa khwatir baginya untuk menghadapi Yan Lan.
"Kaisar Giok tersenyum mendengar perkataan dari ayahnya, yang akan melangsungkan pertarungan dengan Yan Lan.
Sebelum pertarungan itu terlaksana tiba-tiba saja suhu udara di sekitar tempat itu menjadi hampa, Aura tingkat alam emperor puncak begitu pekat menghiasi tempat itu, semua orang yang berada di tempat itu menjadi kesulitan bernafas, kecuali Yan Lan dan kaisar Giok terdahulu.
Yan Lan dan kaisar terdahulu tetap tak bergeming dari tempatnya, Yan Lan dan kaisar Giok terdahulu mulai mengatur nafasnya hingga stabil kembali.
"Aku tak ingin kau bertarung dengan cucuku Yan Lan, jika kau ingin sebuah pertarungan, maka bertarung lah dengan ku, aku siap untuk menjadi lawan tarung mu," ucap ketua wong ji Ang.
Kaisar terdahulu kaget bukan kepalang melihat siapa yang datang dari udara, dia adalah ketua Wong ji Ang yang namanya begitu tenar dan tergolong orang yang paling kuat di zamannya.
"Maafkan saya ketua Wong ji Ang, jangan kau ambil hati permasalahan ku dengan Yan lan, semua ini pasti ada jalan terbaiknya, kuharap ketua wong dapat membantu kami dalam memecahkan masalah ini," ucap kaisar Giok terdahulu.
"Aku sudah menganggap Yan Lan sebagai putra ku sendiri, dan tak ada keinginan dariku untuk menghancurkan Yan Lan," ucap kaisar terdahulu.
Tapi ayah...!!, Yan Lan telah berani menghina silsilah keluarga kita, mengapa ayah jadi takut dengan orang tua itu!!? ucap kaisar Giok berang.
"Plakk..!!"
Sebuah tamparan dari kaisar Giok terdahulu
mendarat keras di pipi Xing Cheng long, yang membuatnya harus menahan rasa perih di pipi sebelah kirinya.
"Cepat beri hormat kepada ketua Wong ji Ang, dia adalah keturunan dari keluarga Wong dan juga merupakan putra pendiri pagoda 9," ucap kaisar terdahulu.
Yan Lan hanya memperhatikan semua percakapan dari leluhurnya dan kaisar Giok terdahulu. Yan Lan mengambil kesimpulan jika kaisar Giok terdahulu begitu takut dengan keberadaan leluhurnya Wong ji Ang.
"Sudah..!! sudah...!! aku sudah tau duduk permasalahannya, semua ini berlatar belakang karena ketidak adilan kaisar Giok dalam mengayomi rakyatnya yang berada di luar kota kekaisaran, setelah kejadian ini, aku ingin kau memberikan bantuan kepada klan yang masih berada di luar sana, dan mengupayakan jalan bagi mereka agar bisa masuk ke dalam kota kekaisaran Giok," ucap Wong ji Ang.
*****
Setelah kejadian itu, maka kaisar Giok segera membentuk tim untuk dapat menyelamatkan ke 3 klan yang berada di luar kota kekaisaran, karena dari pembahasan ketua Wong ji Ang, untuk pelindung yang ada pada setiap klan, hanya bersifat sementara, pelindung itu bukan berasal dari artefak melainkan formasi diagram, jika ada jenius iblis yang dapat membuka formasi pelindung itu, maka sudah di pastikan jika klan tersebut pasti dalam kehancuran.
Yan Lan di tunjuk sebagai pemimpin bagi tim yang akan pergi menuju ke klan yang berada di luar kota kekaisaran, kota tujuan awal Yan Lan adalah klan Glasier, karena klan Glasier merupakan klan paling tua diantara klan klan lainya yang ada di benua permata hijau.
Sekitar 1000 ekor burung elang putih raksasa terbang mengudara, rencananya burung burung tersebut akan membawa anggota klan yang masih bertahan di klan mereka.
Dan pada akhirnya Yan Lan beserta timnya, terbang mengudara menembus Awan menuju ke kota kelahirannya.
Di tengah perjalanan menuju klan Glasier Yan Lan di serang oleh para manusia iblis yang menunggangi seekor burung hantu.
"Berhati-hatilah mereka bisa saja menghancurkan kita dari segala arah, maka tetaplah konsentrasi dan jaga di setiap lini penyerangan mereka, jangan sampai ada dari kalian yang lengah!!" teriak Yan Lan.
Chapter 167 tertukar sama 166 kk, chapter 167 duluan🙏