PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Tubuh teratai surgawi


Yan Lan yang diserang dengan demikian rupa langsung menghindar dengan berkelit ke sana dan kemari, tak lupa dia mengerahkan energi dewanya untuk menutupi area kemah, agar suara pertarungan tak dapat didengar dari luar kemah.


Putri Bilqis yang sudah tak bersimpati kepada Yan Lan akibat tuduhannya itu, terus menggempur Yan Lan bertubi tubi, pedang yang ada di tangannya seperti ribuan bayangan yang terus mengarah kearah tubuh Yan Lan.


Tehnik ruang dan waktu terpaksa dikeluarkan oleh Yan Lan untuk meredam teknik yang dikeluarkan oleh Bilqis, hingga pertarungan di dalam kemah yang cukup besar itu menjadi berimbang.


"Kau sengaja mempermainkan ku Yan Lan, aku akan membunuhmu!! teriak putri Bilqis yang merasa kesal dengan semua perlakuan Yan Lan yang selalu menghindari serangannya.


Serangan Putri Bilqis semakin cepat, setiap pergerakannya selalu meninggalkan bayangan yang membuat tubuhnya tak terlalu mengeluarkan energi Qi yang banyak, hal ini membantu putri Bilqis dalam mengatur keseimbangan Qi di dalam tubuhnya.


Walaupun putri Bilqis terus berusaha keras untuk menyerang Yan Lan, tapi kenyataan yang ada dia tak mampu sedikitpun untuk melukai pemuda itu, yang membuat amarah di hatinya semakin meluap.


Sementara itu Yan Lan yang terus terusan di serang, tak ada niat sedikitpun untuk membalas serangan yang dilakukan oleh Putri Bilqis, tujuannya datang ke kemah putri Bilqis memang hanya ingin tahu apakah Putri Bilqis mengetahui keberadaan Lien Hua.


Dengan semua sikap yang di tunjukkan putri Bilqis, tak sedikitpun terlihat jika dia terlibat dalam menghilangnya Lien Hua di sekte pasir es, hal itu yang membuat Yan Lan merasa bersalah karena telah membuat Putri Bilqis menjadi membencinya.


Kali ini Putri Bilqis tak dapat lagi menahan amarahnya, seketika suhu udara di sekitar kemah berubah menjadi dingin sedingin es, air mulai mencuat dari dasar kemah dan mulai membanjiri lantai kemah, dan tak lama kemudian muncul bayangan bunga teratai yang membungkus seluruh permukaan dasar tenda hingga tempat keberadaan Yan Lan berada.


"Putri Bilqis...!! jangan kau gunakan berlebihan kekuatan teratai surgawi, karena itu bisa membahayakan nyawamu!!" teriak Yan Lan.


Teriakan Yan Lan tak di gubris oleh Putri Bilqis, akal sehatnya telah dibungkus dengan amarah yang mendalam kepada Yan Lan.


"Mengapa kau lebih mementingkan dia daripada aku Yan Lan, aku berharap dengan kehadiranmu di kehidupanku, kau akan merubah ku menjadi lebih baik dari sekarang, waktu aku mengetahui jika kau bisa mengetahui keberadaan tubuh teratai surgawi yang ada padaku, aku mempunyai harapan besar untuk sembuh dari rasa sakit yang selama ini ku derita, akan tetapi semua itu sia-sia, kau tak pernah memahami apa yang selama ini ku inginkan darimu, aku hanya ingin kau menyembuhkan ku agar aku bisa menghargai hidupku, aku sudah capek dengan rasa sakit ini dan biarkan aku untuk memilih jalanku sendiri!!" teriak putri Bilqis yang tiba-tiba saja dari tubuhnya keluar teratai berwarna merah menyala yang membuat alam bergejolak dahsyat, segel pelindung yang dibuat oleh Yan Lan akhirnya pecah, dan aura energy teratai surgawi merembes keluar kemah.


Di luar kemah yang ditempati Putri Bilqis, aura energy dahsyat itu membuat para petinggi kerajaan cahaya nirwana, menyuruh seluruh anggota kerajaan membuat segel pelindung agar energi itu tak berdampak pada mereka semua.


Di dalam kemah, bunga teratai yang berwarna merah menyala terus memancarkan energi yang sangat kuat, yang membuat Yan Lan harus mengeluarkan baju perisai dewanya, untuk melindungi tubuhnya dari aura tersebut.


"Celaka Putri Bilqis ingin menghancurkan tubuhnya, dasar bodoh!!, aku tak bisa membiarkan ini terjadi, ke putus asaan telah membuat akal sehatnya tak sejalan dengan hatinya," bisik Yan Lan.


Yan Lan segera mengeluarkan inti api surgawi untuk membungkus teratai merah menyala yang terus memancarkan aura yang sangat ganas, dan dengan tehnik ruang dan waktu yang dia milikinya, Yan Lan dapat mendekati Putri Bilqis dan menanamkan beberapa jarum emas ke tubuhnya dengan menggunakan teknik jari matahari.


Seketika tubuh Putri Bilqis melemah, di bawah alam sadarnya sayup-sayup Putri Bilqis mendengar suara seorang pemuda yang berkata. "Kau tetap harus menjalani hidup dengan lebih baik, pikirkan terlebih dahulu jika ada suatu masalah dan ambil keputusan dengan bijak, jangan bertindak bodoh dan berlaku seperti orang bar bar, aku akan membantumu untuk menyelesaikan masalahmu ini," ucap suara itu.


"Yan Lan...!!" ucap suara putri Bilqis lirih.


"Berhasil," bisik Yan Lan.


Tubuh Putri Bilqis yang masih diam melayang di udara, dengan segera diraih oleh Yan Lan dan di baringkan di atas pembaringan.


"Aku tinggal memperluas dantian yang dimilikinya, agar dia dapat mengembangkan teknik tubuh Dewi teratai Yang ada padanya, dan aku juga akan memberikan gambaran di dalam pikirannya mengenai cara berkultivasi menggunakan energi teratai surgawi," batin Yan Lan.


Jarum jarum emas yang menancap di tubuh sang putri, memberikan kekuatan baru yang memperluas lautan dantian putri Bilqis hingga tak terhingga, setelah mengetahui dantian yang dimiliki sang putri telah sanggup untuk menampung teratai surgawi yang berwarna kuning, dengan kekuatan Dewa yang dimiliki oleh Yan Lan, dia pun memasukkan teratai surgawi itu kembali ke dalam tubuh putri Bilqis, hingga teratai itu pun lenyap seiring hilangnya pancaran energi yang sangat ganas di tempat itu.


"Semoga dengan ini kau dapat mengembangkan kembali tubuh Dewi teratai yang ada pada mu," ucap Yan Lan sambil menaruh jari telunjuknya ke atas kening Putri Bilqis.


Seketika cahaya emas keluar dari ujung jari telunjuk Yan Lan, dan masuk ke dalam alam pikiran Putri Bilqis, setelah itu Yan Lan segera meninggalkan sang putri yang masih terbaring di ranjangnya, karena dia tak ingin ada masalah baru dengan orang-orang dari kerajaan cahaya nirwana yang tentunya akan datang ke tempatnya berada.


Di luar kemah keadaan mulai membaik, para petinggi kerajaan cahaya nirwana segera melesat ke arah kemah sang putri, karena khawatir dengan keadaan sang putri yang berada di sana.


Di dalam kemah tiga orang petinggi kerajaan cahaya nirwana, mendapati tubuh Putri Bilqis yang sedang terbaring tak sadarkan diri di atas sebuah pembaringan.


"Putri..!!, Putri..!!" terik para petinggi kerajaan cahaya nirwana yang melihat anak perempuan kesayangan dari sang raja, dalam keadaan lemah dan tak berdaya.


Salah seorang petinggi kerajaan cahaya nirwana, melihat adanya jejak-jejak pertarungan di dalam kemah sang putri.


Diapun berteriak...


"Cepat cari penyusup itu, jangan sampai lolos!!".


Seluruh prajurit kerjaan cahaya nirwana yang dibantu dengan an dua petinggi kerajaan cahaya nirwana, terus mencari penyusup yang telah melukai Putri Bilqis hingga sampai ke dalam sekte pasir es.


Di dalam sekte pasir es ke hebohan kembali terjadi, bagaimana tidak, putri kesayangan dari raja kerajaan cahaya nirwana telah terluka oleh orang yang tak dikenal, dan hal itu terjadi di dalam wilayah kota kerajaan buluh surgawi, yang tepatnya di sekitar area sekte pasir es.


Wakil ketua sekte pasir es begitu sangat khawatir dengan hal itu, karena hal itu bisa berdampak buruk pada kedua kerajaan, yang bisa berakibat konflik dan memicu perang diantara kedua kerajaan, sedari itu maka ketua Yun Leng segera menghadap Raja bulu surgawi untuk membahas masalah yang telah terjadi terhadap putri Bilqis.


Sementara itu Yan Lan yang terkuras habis energinya, memilih untuk kembali ke kamar dan berusaha untuk melakukan meditasi, dengan menelan beberapa pil pemulih stamina level tinggi, untuk mengembalikan tenaganya yang hilang.