PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Titipan Yan Lan


Putri Limudza akhirnya merasa lega dengan tak ikutnya jendral Hyun liy bersamanya. dengan mengajak bibi pelayan, putri Limudza Berjalan kearah tempat yang ingin di tujunya.


"Putri, apakah jendral Hyun liy tak mencurigai ku?" tanya bibi pelayan.


Mendengar perkataan bibi pelayan yang begitu sangat ketakutan, membuat putri Limudza yakin jika apa yang ingin di sampaikan kepadanya, merupakan hal yang sangat penting.


"Tak mungkin jendral Hyun liy mencurigai mu bibi," jawab putri Limudza.


Setelah sampai di tempat tujuan bibi pelayan langsung menceritakan tentang pertemuannya dengan Yan Lan, sebelum Yan Lan pergi meninggalkan kerajaan kilauan roh.


"Tuan putri, tuan muda Yan Lan tak bersalah karena meninggalkanmu, semua karena keadaan yang memaksanya untuk pergi meninggalkan alam reruntuhan ini," ucap bibi pelayan.


"Aku tak menyalahkan kak Yan Lan bibi, aku telah mengetahui dari ibuku tentang permasalahan yang ada, Coba bibi ceritakan secara mendetail padaku, apa yang kak Yan Lan katakan saat bertemu denganmu sebelum dia pergi meninggalkan kerajaan ini," pinta putri Limudza.


Bibi pelayan pun bercerita....


Setelah keluar dari kamar putri, aku bertemu dengan tuan muda Yan Lan saat membersihkan daerah sekitar kamar tuan putri.


Saat itu tuan muda Yan Lan yang tergesa gesa menabrak ku, sehingga aku pun terjatuh, dengan cepat tuan muda Yan Lan membantuku berdiri dan berkata "Maaf bibi, karena tergesa-gesa aku menabrak mu," ucapnya.


"Tak apa apa tuan muda, aku juga tak terluka," jawabku saat itu.


"Bibi, apakah kau mengenal putri Limudza?" tanyanya waktu itu, dan aku pun menjawab jika aku mengenal tuan putri sejak dia baru lahir.


"Bibi aku ingin menitipkan sesuatu padamu, untuk kau berikan pada putri Limudza bila ada kesempatan bertemu dengannya, ingat bibi, jangan sampai bibi mengatakan kepada jendral Hyun liy ataupun ratu Lily jika aku memberikan sesuatu untuk diserahkan kepada putri Limudza," kata tuan muda Yan Lan kembali.


Saat itu aku hanya menganggukkan kepala, dan tuan muda Yan Lan segera mengajakku ke sisi lorong yang sepi, setelah itu dia mengeluarkan tehnik pelindung, berupa gelembung sehingga tak ada satupun prajurit maupun pelayan yang dapat melihat keberadaan Kami.


Tuan muda Yan lan menitipkan batu permata ini, katanya batu ini jika tuan putri pecahkan, maka akan ada pintu portal yang menghubungkan antara benua semesta biru dengan alam runtuhan," ucap bibi pelayan sambil memberikan batu permata berwarna biru yang berada di telapak tangannya, ke arah putri Limudza.


Putri Limudza menerima batu permata berwarna biru, titipan dari Yan Lan itu.


"Terimakasih atas semua informasi yang kau berikan padaku, karena informasi ini begitu sangat aku butuhkan," ucap putri Limudza dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


"Tuan putri karena tak ada lagi yang ingin ku sampaikan, maka aku ingin kembali ke istana," ucap bibi pelayan.


"Sekali lagi terima kasih bibi," ucap putri Limudza.


Setelah kepergian bibi pelayan, putri limudza menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya keluar secara perlahan-lahan, hatinya pun kini terasa tenang dan dapat berpikir dengan jernih.


*****


Di benua semesta biru tepatnya di kerajaan cahaya nirwana, tampak Yan Lan telah berhasil menyembuhkan putri Bilqis, dan saat ini tengah diadakan acara besar-besaran menyambut kesembuhan putri satu-satunya kerajaan cahaya nirwana.


Kali ini terlihat putri Bilqis tak malu-malu lagi kepada kedua orangtuanya, dalam hal memberikan perhatian lebih kepada Yan Lan. Dan hal itu begitu sangat menjadi perhatian ratu Shima dan raja Zheng long yang merupakan kedua orang tua dari putri Bilqis.


"Yang mulia, sepertinya putri kita telah menemukan pemuda yang mampu untuk menaklukkan hatinya yang sekeras batu terhadap laki-laki, dan aku sendiri mulai suka kepada Yan Lan, selain dia tampan, pemuda itu ternyata merupakan seorang Kaisar besar di benua permata hijau.


"Aku juga merasakan seperti halnya dirimu ratu, dan kurasa dari semua laki-laki yang ada di benua semesta biru, hanya Yan Lan yang pantas bagi putri kita, walaupun Yan Lan telah mempunyai beberapa istri tapi itu tak masalah bagiku, karena Yan lan merupakan seorang kaisar yang penting dia dapat berlaku adil dan membahagiakan putri kita," jawab raja Zheng long dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


"Lebih baik kita segera menikahkan mereka berdua, agar tak ada cerita buruk tentang keberadaan Yan lan di sisi putri kita, karena orang orang hanya tau jika Yan Lan merupakan orang biasa dan tak mengetahui keberadaannya sebagai seorang kaisar di benua permata hijau," ucap ratu Shima.


"Kau benar ratu, setelah acara ini aku akan memanggil mereka berdua untuk membicarakan tentang hal pernikahan," jawab raja Zheng long.


Di tempat lain terlihat putri Bilqis begitu sangat ceria menyambut tamu yang datang, Yan Lan begitu sangat setia berada dekat disisinya.


Banjir selamat berdatangan dari para bangsawan dan petinggi kerajaan cahaya nirwana, yang diarahkan kepada raja zheng long dan ratu Sima.


Sementara itu, beberapa pemuda yang merupakan anak bangsawan serta para petinggi kerajaan cahaya nirwana, begitu tak suka dengan keberadaan Yan Lan di sisi putri Bilqis.


Mereka sangat iri karena Yan Lan yang bukanlah apa-apa, dapat begitu dekat dengan wanita tercantik yang ada di benua serta biru.


"Aku rasa kita harus mengerjai pemuda itu, dari tingkat kultivasinya, aku tak bisa melihat ranah tingkatannya, berarti dia tak mempunyai kemampuan apa apa," ucap seorang pemuda yang merupakan anak dari bangsawan di kerajaan cahaya nirwana.


"Aku juga heran!! mengapa putri bilqis begitu menyukai pemuda itu, sementara dia hanya orang biasa, kalau soal kultivasi pemuda itu memang mempunyai kemampuan diatas rata-rata, dan kata ayahku yang merupakan jenderal tertinggi di kerjaan cahaya nirwana, pemuda itu mampu mengimbangi kekuatan yang dimiliki raja Zheng long," timpal pemuda yang lainnya.


"Itu betul sekali, dari cerita yang berkembang pemuda itu yang telah membunuh bangsawan Erlang Huo, dan hampir meratakan pekerjaan cahaya nirwana seorang diri, ada baiknya kita memikirkan lagi untuk menyinggung keberadaannya, jangan sampai hal ini membuat permasalahan baru di kerajaan," ucap pemuda yang lainnya.


Yan Lan yang sedari tadi telah memantau kerumunan para pemuda yang notabene merupakan anak dari para bangsawan dan petinggi istana, Yan lan juga telah mendengarkan percakapan mereka dengan sedikit menggunakan tehnik pendengaran jarak jauh yang di milikinya, langsung menghampiri mereka semua.


Melihat kedatangan pemuda yang sedang dibicarakan, semua pemuda langsung mengambil sikap siaga dan memasang kewaspadaan.


"Aku tak punya masalah dengan kalian semua, jika kalian ingin mencoba bermain-main denganku, aku Yan Lan takkan pernah mengampuni kalian semua," ucap Yan Lan sambil pergi dari tempat itu dengan membelakangi para pemuda.


Salah seorang pemuda yang merupakan anak bangsawan Fang, yang bernama Fang Lang yang telah lama menaruh hati kepada putri Bilqis, langsung menyerang Yan Lan dengan melemparkan pisau terbang yang telah di aliri kekuatan terkuatnya, hingga pisau terbang itu seperti tak terlihat mengarah ke arah Yan Lan.


Yan Lan yang merasakan adanya serangan dari belakang, tanpa melihat serangan itu langsung mengeluarkan aura tingkat surga di puncak yang di milikinya, hingga membuat pisau terbang itu berbalik arah dan menyerang balik Fang Lang.