
Malam hari pun tiba, para pengunjung di penginapan bunga telah berdatangan, mereka adalah lelaki hidung belang yang suka dengan kehangatan sesaat dari seorang wanita.
"Nona cantik, ayo ikut madam ke sebelah ruangan, di sana kau bisa bersenang senang dengan pejabat Whey, jika beruntung kau akan mendapatkan banyak hadiah darinya," ucap madam sambil tersenyum ke arah putri Bilqis.
"Kurang ajar.!! wanita ini sengaja menjual ku pada pejabat hidung belang, ini di luar dari rencana awal kak Yan Lan, lihat saja aku tak akan segan segan membunuhmu madam, jika kau berani membuat rencana kak Yan Lan gagal, jangankan kota ini, kerajaan puncak langit pun akan diratakan oleh ayahku jika dia tau kau berani menjual putri kerajaan cahaya nirwana pada pejabat hidung belang yang berada disini," batin putri Bilqis.
"Aku tak ingin kesana madam, aku berada disini karena telah berjanji untuk melayani kepala penjaga gerbang," jawab putri Bilqis lembut.
"Kau tak perlu risaukan itu, aku yang akan mengurusnya semua, lebih baik kau ikuti kemauan madam," ucap madam.
"Aku tak ingin melayani orang lain selain kepala penjaga gerbang, karena keluargaku telah berhutang banyak padanya," jawab putri Bilqis berkeras.
Mendengar jawaban putri Bilqis, membuat madam meninggalkan ruangan itu dan kembali bersama dengan laki laki tua yang tak lain adalah pejabat Whey.
"Tuan pejabat ini adalah wanita yang ku maksud, bagaimana kau tertarik bukan?" tanya madam.
"Kau sungguh tau seleraku, aku akan membayar berapapun yang kau mau asalkan dia bersamaku malam ini," jawab pejabat Whey yang berjalan mendekati putri Bilqis.
Putri Bilqis merasa muak dengan keberadaan pejabat Whey yang ada di dalam ruangan itu, tingkah lakunya begitu sangat menjijikan di mata putri Bilqis.
"Tunggu dulu tuan pejabat whey, wanita ini adalah milik tuan kepala penjaga gerbang dialah yang membawanya ketempat ini, sebelum tuan pejabat memilikinya, terlebih dahulu tuan pejabat harus meminta wanita ini kepada tuan kepala penjaga gerbang, agar tak terjadi masalah yang akan merugikan penginapan bunga ku ini," ucap madam.
Sementara itu, Yan Lan yang berada di atas atap bangunan, tepat di mana kamar keberadaan Putri Bilqis berada, menjadi cemas. Yan Lan cemas dengan keberadaan Putri Bilqis yang di takutkan sang putri tak bisa mengontrol emosinya, sehingga akan membuat masalah baru yang akan mempersulit mereka berdua.
"Aku harus menenangkannya," batin Yan Lan.
*****
Di dalam ruangan itu, kembali terjadi percakapan antara pejabat Whey dan madam.
"Aku tak permasalahkan hal itu, aku mengenal pejabat Tangyo dengan sangat baik, jadi kamu tak usah takut karena aku akan meyelesaikan masalah ini dengannya," ucap pejabat Whei.
Tiba tiba seorang wanita muda datang menghampiri madam, "Madam di luar telah datang pejabat Tangyo, sekarang ini tengah mencari madam," ucap wanita itu.
Mendengar jika kepala penjaga gerbang telah datang, pejabat Whey menyuruh madam untuk menyembunyikan Qisbil ke balik gorden di dalam ruangan itu.
"Madam sembunyikan dia di balik gorden itu, sebelum pejabat Tangyo datang, aku tak ingin pejabat Tangyo melihatnya," ucap pejabat Whey.
"Baik pejabat Whey, kau tak usah khwatir, aku akan menyembunyikannya dan Qisbil akan menjadi milikmu malam ini," jawab madam.
Mendengar percakapan antara pejabat Whey dan madam, membuat darah putri bilqis mendidih, dia sudah muak dengan ini semua dan bersiap untuk membunuh semua orang yang berada dalam ruangan itu.
Akan tetapi sebuah bisikan yang terdengar jelas di telinga putri Qian Qin, membuatnya menghentikan keinginan untuk membunuhnya.
"Aku berada di atas atap bangunan ini, kau ikuti saja perintah madam untuk bersembunyi di dalam gorden, dan keluar dari dalam gorden setelah ku suruh keluar, aku punya rencana baru untuk ini semua," bisik Yan Lan.
"Putri Bilqis terdiam dan mencerna keadaan yang ada, begitupun saat madam menyuruhnya bersembunyi di balik gorden, sang putri menurut tanpa melawan sedikitpun juga.
Tak lama kemudian pejabat Tangyo yang merupakan kepala penjaga gerbang datang ketempat itu. "Ternyata pejabat Whey ada disini, bagus..!! kita berdua akan bersenang senang, dan semua tagihan pembayaran untukmu malam ini, biar aku yang bayarkan," ucap pejabat Tangyo.
Pejabat Whey datang mendekati pejabat Whey dan membisikkan sesuatu di telinganya.
"Disini ada barang bagus saudara Tangyo, ada 3 wanita muda nan cantik, aku akan memperlihatkannya padamu," ucap pejabat Whey.
Tak lama kemudian madam membawa 3 wanita muda ke hadapan pejabat Tangyo.
"Mereka ini yang kumaksud saudara Tangyo, bagai mana menurutmu?" tanya pejabat Whey.
"Kau memang hebat memilih saudara Whey, mereka semua sesuai dengan seleraku," jawab pejabat Tangyo.
"Saudara Tangyo, mereka bertiga akan bersenang senang denganmu asalkan Qisbil yang kau bawa sore tadi ketempat ini dapat bersamaku, aku akan bersenang senang dengannya, bagaimana saudara Tangyo, apakah kau mau bertukar kesenangan?" tanya pejabat Whey.
"Ha..ha..ha..tentu saja, kau boleh bersamanya," jawab pejabat Tangyo.
Senyuman seketika mengembang dari mulut pejabat Whey mendengar pertukaran itu.
"Kau terlalu bodoh Tangyo, jika kau melihat kecantikan Qisbil, kau pasti akan mau bertukar denganku, karena semua wanita muda di seluruh puncak langit, tak akan ada yang menandingi kecantikan Qisbil.
Yan Lan yang berada diatas atap bangunan itu, segera memerintahkan kepada putri Bilqis untuk keluar dari persembunyiannya.
"Tuan kepala penjaga gerbang, kau darimana saja, aku telah lama menunggumu di sini," ucap putri Bilqis yang pura pura manja padanya.
Pejabat Tangyo tersentak kaget melihat kecantikan wanita muda yang ada di hadapannya.
"Qisbil..!!" ucap pejabat Tangyo.
"Ia tuan, aku Qisbil," ucap putri Bilqis.
Pejabat Tangyo memalingkan muka menatap pejabat Whey dan madam bergantian.
"Kurang ajar..!! berani sekali kalian berdua menipuku, kalian membawa ke 3 sampah ini ke hadapanku dan mengajakku untuk bertukaran, aku tau jika semua ini telah diatur oleh mu madam!!, oleh karena itu aku menggagalkan pertukaran ini," hardik pejabat Tangyo geram, karena telah di permainkan oleh dua orang yang berada di hadapannya.
"Tidak bisa!!, Qisbil sekarang adalah milikku, kau telah menukarnya padaku, aku tak akan segan segan untuk menghancurkan siapapun yang berani mengambil apa yang telah menjadi milikku," ucap pejabat Whey.
Mendengar perkataan pejabat Whey, membuat kepala penjaga gerbang kota murka dan menyerang pejabat Whey dengan tinjunya.
Dengan cepat pejabat Whey menghindar dan mengeluarkan belati dari kotak penyimpanannya.
Kini giliran pejabat whey menyerang balik pejabat Tangyo dengan ganas.
Dari sisi lain putri Bilqis hanya tersenyum melihat perkelahian itu, dan saat belati dari pejabat Whey ditahan oleh pejabat Tangyo dengan kedua tangannya, maka kesempatan itulah yang di pergunakan oleh putri Bilqis untuk memberikan tambahan tenaga dorong dari jarak jauh, ke belati yang berada di tangan pejabat Whey hingga...
Sleb...!!
Belati itu menembus leher pejabat Tangyo yang membuatnya tewas seketika.