
Tubuh jendral Ying long mengeluarkan arus listrik yang sangat kuat, dan kini di dalam genggaman tangan kanannya tampak sebuah cambuk yang terbentuk dari petir.
Jendral Ying long menyerang Yan Lan dengan petir yang ada di dalam genggaman tangannya, hingga membuat Yan Lan harus menghindarinya dengan berjumpalitan di udara.
Tampak kubangan besar di sana sini, bekas hantaman petir yang berada di dalam genggaman tangan jendral Ying long.
Yan Lan yang diserang sedemikian rupa tak tinggal diam, diapun mengeluarkan golok pembunuh semesta dari dalam tubuhnya, hingga pertarungan itu pun kembali berimbang.
Berkali-kali petir yang berada dalam genggaman tangan jendral Ying long berbenturan dengan golok pembunuh semesta, yang membuat tubuh mereka berdua seperti terhantam kekuatan yang sangat dasyat dan menyakitkan di tubuh mereka berdua, hal itu yang membuat Jenderal Ying long semakin marah dan geram ke pada Yan Lan.
Jendral Ying long menggunakan tehnik teleportasi yang di milikinya, hingga membuat tubuhnya menjadi tak terlihat kembali. Tapi sayang walaupun tubuh jendral Ying long telah menghilang dari pandangan mata, akan tetapi pergerakan yang di lakukan oleh jendral Ying long, dapat terlihat jelas oleh Yan Lan dengan menggunakan mata langit yang di milikinya.
"Kali ini aku akan mematahkan serangan mu Ying long," batin Yan Lan.
Melihat jendral Ying long yang melesat cepat dengan petir di dalam genggaman tangannya, membuat Yan Lan segera bertindak, tehnik ruang dan waktu segera di pergunakan nya, untuk menghindari serangan dari jendral Ying long.
Betapa terkejutnya sang jendral yang mengarahkan serangan petirnya ketubuh Yan Lan, karena targetnya itu telah menghilang dari pandangan matanya, yang membuat serangan kuat ke arah Yan Lan hanya mengenai tempat yang kosong.
Dan tanpa di duga duga oleh jendral Ying long, tiba tiba saja Yan Lan telah berada di sampingnya dan memberikan 1 tendangan putar yang sangat keras, yang membuat tubuhnya langsung terhempas jauh kesamping.
"Kurang ajar!! mengapa dia bisa secepat itu, dan tak kusangka jika anak manusia yang telah menjadi dewa, dapat sekuat ini, pantasan raja iblis dapat di kalahkan olehnya," bisik jendral Ying long, sambil menyeka darah segar yang mengalir di sudut bibirnya.
Jendral Ying long kembali bangkit berdiri, sambil memegangi rahangnya yang terasa sakit. Akan tetapi terlambat baginya, Yan Lan telah berdiri di udara tepat di depan matanya.
"Tehnik rasi 6 bintang," ucap Yan Lan.
Seketika itu tubuh Yan Lan tiba tiba saja menghilang dari pandangan matanya, dan muncul dengan 6 sosok yang sama persis yang mengelilingi tubuh jendral Ying long.
"Apa..!!, mengapa tubuhku tak bisa digerakkan seperti ini? apa yang sebenarnya telah terjadi?" tanya jendral Ying long dalam hati.
Belum sempat jendral Ying long mengartikan apa yang menimpa tubuhnya, secara tiba tiba ke enam replika tubuh Yan Lan secara bersama sama melesat ke arah sang jendral.
Zleep...
Zleep...
zleep...
"Ackh....!!"
Tak lama kemudian, teriakan panjang keluar dari mulut jendral Ying long, akibat serangan keenam replika tubuh Yan Lan yang melakukan pembantaian dengan menggunakan golok pembunuh semesta kearahnya.
Setelah melakukan pembantaian ke arah jenderal Ying long, replika tubuh Yan Lan kembali bergabung menjadi satu dengan memegang golok pembunuh semesta di tangan kanannya.
Semua mata tercengang dengan apa yang telah Yan Lan perbuat, di mana tubuh jendral Ying long kini telah berserakan di tanah dengan bagian bagian tubuhnya yang tercerai berai.
Melihat jendral Ying long dengan keadaan mengenaskan seperti itu, seluruh petinggi istana langit dan para prajuritnya yang membelot dari kekaisaran langit, akhirnya memilih untuk menyerahkan diri.
Kaisar langit dapat bernapas dengan lega, melihat Yan lan dapat membunuh jendral Ying lon. "Akhir nya jendral Ying long mati di tangan Yan Lan," ucapnya.
"Apa maksudmu Dewa suci?" tanya kaisar langit.
"Kau lihat saja nanti, kau pasti akan mengerti daripada aku menjelaskannya langsung kepadamu," jawab Dewa suci.
Tak lama kemudian, potongan tubuh jendral Ying long bergetar di tanah, dan dalam waktu sekejap potongan tubuh Jendral Ying long telah menyatu, dan membentuk tubuh jendral Ying long kembali.
Terlihat jendral Ying long berdiri diatas tumpahan darahnya, dengan tubuh yang bertelanjang dada dan memperlihatkan otot-ototnya yang kekar, terlihat rambut panjang tergerai yang menampakkan keganasan sang jendral.
"Lumayan Yan Lan, kau mampu membuatku sampai seperti ini, dan hari ini adalah hari dimana aku akan bertarung hidup dan mati denganmu," ucap jendral Ying long.
"Petaka Guntur," teriak jendral Ying long sambil menancapkan tombaknya ketanah, maka dari atas langit menggelegar Guntur yang di iringi s buah petir raksasa, yang langsung menuju ke arah Yan Lan.
Yan Lan segera berloncatan kesana kemari sambil sesekali berjumpalitan di udara, untuk menghindari petir besar tersebut.
Tiba tiba saja suara terdengar dari dalam alam batin Yan Lan.
"Adik, hati hati dengan petir itu, petir surgawi tak seperti petir pada umumnya, jika sekali saja kau terkena petir itu maka jasad kasarmu akan hancur," ucap Logan dari alam batin Yan Lan.
"Baik kakak, terimakasih atas peringatan yang kau sampaikan padaku. Kak logan aku ingin melihat sampai dimana kekuatan api inti neraka, api inti surgawi dan api biru yang ada padamu jika di gabungkan menjadi satu, untuk melawan petir itu," ucap Yan Lan.
"Adik jika ketiga inti api itu kau satukan, maka aku takut jika efek yang terjadi akan melukaimu," jawab Logan.
"Aku sudah memikirkan hal itu kak logan, aku akan mencobanya," ucap Yan Lan.
Tak ada jawaban lagi dari logan, sepertinya dia pasrah dengan apa yang akan di lakukan Yan Lan, yaitu menggabungkan 3 inti api s Kaligis menjadi satu.
Tak lama kemudian, api inti neraka seketika keluar dari tangan kiri Yan Lan, begitu juga dengan api inti surgawi yang keluar dari tangan kanan Yan lan, kedua inti api itu pun berbaur menjadi satu.
Yang mengejutkan Dewa suci, Dewa agung dan kaisar langit saat melihat dari tubuh yan Lan mengeluarkan api biru, dan langsung ikut bergabung menjadi satu dengan kedua api lainnya.
"Dewa suci, bukankah itu adalah inti api milik leluhur naga giok hitam pendamping leluhurku terdahulu?" tanya kaisar langit.
"Benar kaisar langit, aku tak menyangka jika inti api itu juga berada di tangan Yan Lan.
Ditempat terjadinya pertarungan, Yan Lan akhirnya berhasil menggabungkan ketiga inti api.
Ketiga inti api itu melayang di hadapannya berbentuk sebuah bola kristal yang mengeluarkan Kilauan cahaya berwarna warni. Sejenak Yan Lan menatap kearah jendral Ying long, dan mencari celah keberadaan artefak langit yang berada di dalam tubuhnya.
"Ternyata artefak itu tersimpan di dalam dantiannya," batin Yan Lan.
Ditempat lain, terlihat jendral Ying long begitu sangat bersemangat untuk mengadu kekuatan energi dengan Yan Lan. Petir besar kembali mengarah padannya dan dengan sekali gerakan tangannya jendral Ying long berhasil menangkap petir itu, dan membekukannya menjadi bola listrik yang menyilaukan mata.
"Yan Lan..!! kita buktikan siapa yang terkuat diantara kita!!" ucap jendral Ying long dengan melesat cepat kearah Yan Lan.
Telapak tangan kanan jendral Ying long diarahkan kearah Yan Lan, dengan bola petir yang berada di sana.
Yan Lan pun tak tinggal diam, dia langsung melesat cepat kearah jendral Ying long dengan tangan kananya yang mengarah kedepan. Terlihat perpaduan 3 inti api berada disana, siap beradu dengan kekuatan bola petir dari jendral Ying long.