
Kini semakin banyak pasukan yang mengepung Yan Lan, baik dari udara maupun dari daratan, semua tinggal menunggu perintah sang raja maka seluruh pasukan akan meluluhlantakan Yan Lan.
Melihat itu semua Yan Lan tak merasa tak gentar sedikitpun, dia masih tetap tenang menghadapi semua itu, walaupun bisa saja seluruh pasukan cahaya nirwana merenggut nyawa nya saat itu juga.
Sementara itu, Cencen dan Qing ruo terlihat gemetaran melihat begitu banyaknya pasukan dari cahaya nirwana, yang mengepung mereka bertiga.
"Yan Lan aku katakan sekali lagi di mana kau sembunyikan mayat putriku?" tanya raja Zheng long.
"Aku akan memberitahukannya asalkan yang mulia mau berbicara empat mata dengan ku," jawab Yan Lan.
"Lancang...!!, berani sekali kau ingin berbicara empat mata dengan yang mulia dengan mulut kotor mu itu, kau hanyalah seorang sampah yang merugikan kerajaan cahaya nirwana, dan sepantasnya kau mati untuk menebus dosa-dosa mu karena telah membuat bencana di kota kerajaan, dan juga telah membunuh putraku Erlang Mo," timpal Bangsawan Erlang Huo dengan amarah yang meledak-ledak di dadanya.
"Ha..ha..ha...!!, Erlang Mo? aku baru sadar telah menikmati kematian iblis seperti dia, dan memang pantas dia mati agar umat manusia di benua semesta biru tetap terjaga dan damai senantiasa," jawab Yan Lan.
Mendengar perkataan Yan Lan, seketika itu juga bangsawan Erlang Huo tak dapat mengendalikan dirinya lagi, dia pun menarik busur panah yang ada di dalam genggamannya, dan tiba-tiba terciptalah sebuah anak panah dengan cahaya emas yang menyilaukan mata, tak lama kemudian anak panah itupun terlepas dari busurnya.
Anak panah yang keluar dari busurnya itu seketika berubah menjadi ular naga raksasa yang mempunyai aura surgawi puncak, dan langsung mengarah kearah Yan Lan berada.
"Kau yang mulai menyinggung ku bangsawan, maka jangan salahkan aku jika harus membunuhmu, walaupun engkau dibantu oleh Raja Zheng long, aku tak akan mundur selangkah pun!!" teriak Yan Lan.
Yan Lan menyambut serangan anak panah yang telah berubah menjadi ular naga raksasa itu, dengan menebaskan golok pembunuh semesta ke arah depan, maka sebuah cahaya berbentuk bulan sabit langsung meluncur deras ke arah ular naga raksasa bercahaya emas itu.
Sleep..!!
Ular naga raksasa terbelah menjadi dua bagian terkena tebasan cahaya bulan sabit dari golok pembunuh semesta, sementara itu cahaya berbentuk bulan sabit terus mengarah kepada bangsawan Erlang Huo, tanpa bisa diatasi oleh para prajurit yang mencoba menghancurkan cahaya berbentuk bulan sabit itu.
Melihat hal itu, raja Zheng long berupaya menghalau serangan dari Yan Lan, dengan meloncat kedepan dan berhadapan langsung dengan cahaya berbentuk bulan sabit yang dilepaskan dari golok pembunuh semesta.
Kedua telapak tangan Raja Zheng long memutih, aura ranah tingkat surgawi puncak segera mengisi Kedua telapak tangan itu dalam menghadapi cahaya berbentuk bulan sabit yang kini berada di hadapannya.
"Mengapa aku tak bisa menghancurkan serangan ini dengan kekuatan surgawi puncak Yang kumiliki, kekuatan ini benar-benar dasyat, jika aku tetap bertahan dengan keadaan ini bisa saja aku pun akan terbelah menjadi dua," batin raja Zheng long.
Dengan sekuat tenaga raja Zheng long menghempaskan cahaya itu ke samping dan tiba-tiba....
Boom...!!
Seluruh bangunan istana yang terkena cahaya bulan sabit, seketika hancur dan rata dengan tanah.
Kali ini Yan Lan tersulut amarahnya, karena raja Zheng long turut ikut campur dalam pertarungannya melawan bangsawan Erlang Huo, dia pun melepaskan api inti surgawi dan api inti neraka ke langit, maka terciptalah dua buah segel dengan lingkaran besar yang menyelimuti seluruh kerajaan cahaya nirwana.
Aku telah mengalah untuk tak bertempur dengan kerajaan ini, akan tetapi kalian semua menginginkan pertempuran itu, maka aku akan memberikan kehancuran pada kerajaan cahaya nirwana ini, seperti aku menghancurkan Kerajaan puncak langit!!" teriak Yan Lan.
Yan Lan segera memasang 12 segel kegelapan yang mengelilingi tubuhnya, maka terbentuklah 12 tabung dengan simbol-simbol tertentu di setiap dinding segel tabung itu.
Muka Raja Zheng long seketika berubah pucat, tak menyangka jika anak muda yang ada di hadapannya ini mempunyai kekuatan Dewa, wajar saja jika dia mampu menghancurkan Kerajaan puncak langit dalam sekejap, tak ada pilihan baginya saat ini, diapun terpaksa harus bertarung mati-matian untuk dapat melepaskan kerajaannya dari kehancuran.
Raja Zheng long segera mengaktifkan segel pelindung yang langsung menyelimuti kerajaan cahaya nirwana, dan diapun mengeluarkan tumbuhan Kristal penumbuh roh yang selama ini dicari oleh Yan Lan.
Dari dalam kristal penumbuh roh tersebut keluar aura Dewa dan Dewi dari leluhurnya terdahulu, dan masuk ke dalam tubuh raja Zheng long yang memberikan kekuatan Dewa padanya.
Kini di dalam genggaman tangan Raja Zheng long, terdapat sebuah pedang dengan bertaburan permata di dalamnya.
Melihat raja Zheng long telah siap untuk menyambut serangannya, Yan Lan pun mengaktifkan seluruh segel yang telah dibuatnya.
Hujan meteor dari api inti neraka dan api inti surgawi, saling bergantian membombardir segel pelindung yang diciptakan raja Zheng long, hingga membuat ledakan dahsyat silih berganti di permukaan segel pelindung yang menyelimuti kerajaan cahaya nirwana.
Seluruh armada tempur cahaya nirwana yang berada di udara segera menyerang Yan Lan, dengan anak panah yang di ujung anak panah tersebut terdapat bahan peledak.
Ribuan anak panah melesat bersamaan, belum sempat anak panah mengenai Yan Lan, tiba tiba dari 12 segel tabung, keluar ratusan ribu tengkorak putih yang bagaikan air mengalir terus menerus keluar dan langsung melesat ke udara, dan berlomba lomba menabrakkan dirinya pada semua anak panah, hingga menimbulkan ledakan kembang api di udara.
Kalah jumlah serangan, membuat tengkorak putih kini unggul, yang membuat kepanikan dalam armada tempur udara kerajaan cahaya nirwana.
Seluruh tengkorak putih menabrakkan dirinya, pada pasukan merpati raksasa yang membawa busur panah, hingga satu persatu armada tempur udara yang di miliki kerajaan cahaya nirwana jatuh ke tanah.
Armada tempur darat yang di miliki kerajaan cahaya nirwana, tak tinggal diam, dengan tombak dan pedang, mereka semua serempak menyerang ke arah Yan Lan.
Cencen dan Qing ruo tak tinggal diam, mereka semua ikut menghalau serangan para pasukan cahaya nirwana. Karena kalah jumlah Cencen dan Qing ruo akhirnya tersudut dan terdesak hebat.
"Kalian berdua mundurlah, aku yang akan menghadapi mereka semua teriak Yan Lan.
Dari dalam cincin ruangnya, Yan Lan mengeluarkan tombak petir yang di dapatnya dari pertarungannya melawan Erlang Mo, dengan mengalirkan elemen petir kedalam tombak tersebut, Yan Lan segera meloncat ke udara dan menancapkan tombak itu ketanah.
Seketika petir keluar dari dalam tombak dan mengenai seluruh pasukan yang berada dalam radius jangkauan tombak petir tersebut. Jerit kematian menyayat hati silih berganti menghiasi udara yang membuat siapapun yang mendengarnya menjadi iba.
Dari jauh ratu Shima yang melihat hal itu, diam seribu bahasa, dia tak menyangka jika Yan Lan sendirian dapat memporak porandakan pasukan besar kerajaannya.
"Aku menyesal telah menyinggung anak muda itu, dan aku tak tau apakah kerajaan ini bisa bertahan dari amukannya," batin ratu Shima.