PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Bertemu Qing ruo kembali


Putra mahkota kerajaan puncak langit menatap tajam kearah Yan Lan, yang kini tengah membawa keluar Lien Hua dari dalam menara batu.


"Siapa pemuda itu, berani sekali dia membawa Lien Hua dari sana, dan mengapa dia dapat menghancurkan segel pelindung yang telah dipasang oleh para leluhur ku, aku tak boleh menganggap remeh dirinya," batin pangeran Ling Ying.


"Siapa yang telah melakukan ini pada Lien Hua, aku minta orang itu harus bertanggung jawab dengan membunuh dirinya sendiri di depan Lien Hua, jika tidak jangan salahkan aku jika kerjaan puncak langit akan aku hancurkan!!" ucap Yan Lan dengan menatap seluruh orang yang berada di tempat itu.


"Kurang ajar..!! berani sekali kau membuat kerusuhan di kerajaan ku, prajurit tangkap dia dan jebloskan ke dalam penjara!!" teriak seorang laki laki penuh wibawa yang tak lain adalah raja kerajaan puncak langit yang bernama Ling toska.


Mendengar perintah rajanya, para pemimpin prajurit dan seluruh anak buahnya langsung menyerang ke arah Yan Lan dengan pedang yang terhunus. Melihat hal itu Yan Lan segera menghentakkan kaki kanannya ke tanah, maka terciptalah gelombang kejut yang langsung menewaskan seluruh prajurit yang ingin menyerang nya.


Apa yang dilakukan oleh Yan Lan, membuat seluruh orang yang berada di tempat itu bergidik ngeri, termasuk raja kerajaan puncak langit.


"Sekali lagi aku katakan, sebelum kerajaan ini ku hancurkan, aku ingin orang yang telah menodai dan membuat luka di tubuh Lien Hua, mengakui kesalahannya dan bunuh diri!!" teriak Yan Lan.


Seketika dari tubuh Yan lan mengeluarkan aura tingkat dewa yang sangat mengerikan, putri Bilqis yang selama ini tak mengetahui kekuatan Yan Lan sebelumnya, merasa takjub akan kemampuan Yan Lan yang baru kali ini diperlihatkannya.


Karena tak ada yang mau mengakui perbuatannya, maka Yan Lan putuskan untuk menghancurkan Kerajaan puncak langit.


Raja Ling toska mengisyaratkan agar para prajurit pemanah segera melepaskan anak panah, maka ribuan anak panah seperti hujan langsung mengarah kepada Yan Lan berada.


Yan Lan segera membentuk gelembung pelindung bagi Lien Hua yang berada di dekatnya, dan Yan Lan sendiri segera melesat keatas langit.


Tak lama dari langit bermunculan api inti surgawi sebesar kelereng yang ribuan banyaknya, dan langsung mengarah kepada prajurit kerajaan puncak langit.


Tak ada rintihan atau jeritan kesakitan yang terdengar dari mulut para prajurit kerajaan puncak langit yang terkena arti inti surgawi, karena setiap api inti surgawi yang mengenai tubuh mereka, maka tubuh prajurit itu langsung berubah menjadi debu.


Pemandangan itu membuat pangeran Ling Ying menjadi geram, Putri Bilqis telah menjadi tawanannya, langsung disakiti dengan mencekik Putri bilqis dengan tangan kanannya.


"Menyerahlah atau pria ini akan kubunuh!!" teriak pangeran Ling Ying kepada Yan Lan.


"Ha..ha..ha.. jika kau ingin membunuhnya bunuh saja, karena yang berada di tanganmu sekarang adalah seorang wanita, dan wanita itu merupakan putri kesayangan dari kerajaan cahaya nirwana," ucap Yan Lan dingin.


"Aku sengaja menyandra dia, agar dapat menemaniku ke kerajaan puncak langit, dan tanpa harus takut dengan pengejaran para kultivator dari kerajaan Buluh surgawi, karena aku telah menggagalkan acara turnamen yang telah berlangsung di sana,


Hal itu membuat para petinggi dari kerajaan Cahya nirwana menghalangi para kultivator kerjaan Buluh surgawi untuk mengejar ku karena putri dari kerajaan nya berada ditanganku," ucap Yan Lan berbohong, agar Putri Bilqis dapat terselamatkan dari ancaman kematian dari pangeran Ling Ying.


Mendengar penjelasan dari Yan Lan, membuat pangeran Ling Ying segera membuka kedok penyamaran dari Putri Bilqis, dan betapa terkejutnya pangeran serta raja kerajaan puncak langit, melihat jika wanita yang berada di tangan pangeran Ling Ying, memang merupakan putri dari raja Zheng long, yang merupakan raja dari kerajaan besar cahaya nirwana.


Apa yang terjadi pada Lien Hua, Yan Lan tak ingin terulang lagi terjadi kepada putri Bilqis sehingga dia melakukan pengejaran. Akan tetapi keinginan untuk mengejar tertahan karena Yan Lan telah dihadang oleh para kultivator kerajaan puncak langit, dan salah satunya merupakan perampok Qing ruo yang mempunyai kekuatan di atas rata rata.


flash back


Qing ruo yang mengalami luka dalam, akhirnya bertemu dengan rombongan pangeran Ling Ying yang menempuh perjalanan kembali ke kerajaan puncak langit.


Ling Ying yang melihat ada seseorang yang terletak di tepi hutan, segera menghampirinya.


Setelah melakukan penyelidikan terhadap orang itu, akhirnya beberapa petinggi kerajaan puncak langit mengetahui jika orang itu merupakan kepala kelompok terkuat di dalam hutan perbatasan yang bernama Qing ruo.


Setelah melakukan pengobatan pada kepala perampok, akhirnya Qing ruo tersadar. Pangeran Ling Ying menawarkan kerja sama kepada Qing ruo, yaitu dengan merekrutnya menjadi anggota dan menghilangkan daftar hitam Qing ruo dari buronan paling dicari kerajaan puncak langit.


Dan pada akhirnya Qing ruo menyetujui jika dirinya menjadi anggota pangeran Ling Ying, mengingat jika semua anak buahnya telah mati di dalam hutan.


*****


"Kita bertemu lagi anak muda, kali ini kau lah yang akan binasa!!" ucap Qing ruo.


Yan Lan yang tak ingin membuang-buang waktu karena keberadaan keadaan Putri Bilqis, kini dalam bahaya karena dirinya berada dalam genggaman pangeran Ling Ying yang sangat bejat.


Tanpa berkata apa-apa Yan Lan langsung menyerang seluruh Kultivator yang menghadangnya, suruh kultivator yang telah menyaksikan kekuatan dari Yan Lan, segera mengeluarkan teknik andalan mereka masing-masing, termasuk Qing ruo yang juga telah mengeluarkan binatang roh Phoenix angin.


Yan Lan yang mulai gelap mata, langsung mengeluarkan golok pembunuh semesta dari dalam tubuhnya. Maka terjadilah pertempuran yang sangat sengit di antara mereka. Yan Lan yang hanya seorang dirinya mampu memberikan perlawanan dan bahkan membunuh satu persatu kultivator yang menghadangnya.


Dengan keganasan golok pembunuh semesta, Yan Lan dengan cepat menghabisi para cultivator. Kini yang tersisa hanya kepala perampok yaitu Qing ruo.


"Aku ingin kau mengatakan padaku dimana pangeranmu itu membawa Putri Bilqis, jika tidak jangan salahkan aku bila kepalamu akan terlepas dari tubuhmu," ucap Yan Lan dengan mengeluarkan aura yang sangat menindas.


Dengan teknik ruang dan waktu, Yan Lan tiba-tiba saja berada di dekat Qing ruo, dengan mengalungkan golok pembunuh semesta ke lehernya.


"Ampuni aku tuan muda, aku akan menunjukkan tempat keberadaan pangeran Ling Ying membawa wanita itu, asalkan engkau tak membunuhku," ucap Qing ruo.


"Aku tak ingin penawaran dari mu yang aku inginkan kau membawaku ke tempat dimana pangeran Ling Ying berada " jawab Yan Lan.