
Keadaan raja burung pheonix telah mulai membaik, terlihat dengan dapatnya dia berdiri kembali. Kaisar langit meminta maaf kepada raja burung pheonix raksasa atas kejadian yang menimpanya.
Sebenarnya raja burung pheonix begitu marah dengan apa yang telah terjadi, akan tetapi semua itu sirna setelah melihat kaisar langit yang begitu peduli padanya, dengan membantu dalam menyembuhkannya kembali, membuat raja burung Phoenix menaruh simpati dan membuang jauh jauh amarahnya.
Para Dewa, kaisar langit dan semua petinggi istana pheonix, beserta 5 raja binatang buas, menyaksikan kedua Jenderal langit yang kini saling berhadap-hadapan. Baik Dewa maupun pihak istana, tak ada yang ingin melerai pertarungan yang akan terjadi, karena jenderal Ying long telah terbukti bersalah, dengan ingin membunuh Dewi Limudza sehingga memicu perperangan antara nirwana dan hutan binatang buas.
Ke 5 raja binatang buas yang telah dirugikan, tak mempermasalahkan jika Yan Lan sendiri yang akan mengeksekusi jendral Ying long, karena mereka tahu jika Yan Lan adalah kekasih dari Dewi Limudza dan mempunyai tingkat kekuatan diatas rata rata.
"Mengapa kau ingin membunuh Dewi Limudza?" tanya Yan Lan.
"Aku sangat membencimu Yan Lan, aku adalah jendral yang banyak berjasa pada istana langit, dengan menghancurkan pasukan iblis yang menyerang istana langit di waktu lampau, tapi apa balasanku!!, posisi jendral langit tertinggi malah jatuh ke tanganmu, manusia yang diangkat dewa dan minim pengalaman dalam berperang.
Jika kau tau waktu itu, aku begitu sangat menikmati saat menghabisi dan menyiksa salah satu wanitamu, ha..ha..ha ..!!" jawab jendral Ying long memprovokasi Yan Lan.
"Ying long...!! hari aku akan menghabisi mu, hingga kau akan lenyap selamanya dari nirwana!!" ucap Yan Lan dengan amarah yang membara di dadanya.
Yan Lan mengeluarkan tombak penguasa semesta dari dalam cincin penyimpanannya, dan langsung menyerang jendral Ying long dengan ganas.
"Jangan bermimpi kau Yan Lan!!, anak kemarin sore sepertimu takkan mampu untuk dapat mengalahkan!!" jawab jendral Ying long sambil menyambut serangan serangan yang di lancarkan Yan Lan padanya .
Pertarungan kedua jendral istana langit begitu menggetarkan alam sekitar, pancaran aura Dewa surgawi di tubuh Yan Lan begitu sangat pekat, yang menandakan jika kekuatan Yan Lan hampir sepenuhnya digunakan dalam pertarungan itu, mengingat jika dia bertarung dengan seorang jendral yang mempunyai kekuatan sangat besar.
Ying long tak tinggal diam, dari seluruh tubuhnya juga mengeluarkan aliran listrik yang sangat besar, yang membuat bebatuan yang berada di dekatnya hancur menjadi debu, menandakan jika jendral Ying long juga telah mengeluarkan seluruh kekuatan yang dimilikinya, mengingat saat ini dia tengah bertarung dengan seorang jendral langit, yang dahulu pernah mengalahkan Azuma sang raja iblis.
Disaat pertarungan terjadi, tiba tiba saja Jendral Ying long meloncat ke udara, dan menghantamkan tombaknya ke kepala Yan Lan, namun dengan sigap Yan Lan menangkisnya dengan menaruh tombak penguasa semesta, melintang di atas kepalanya.
Boom..!!
Benturan kedua energi saling beradu hingga menimbulkan ledakan besar. Tanah yang di pijak oleh Yan lan retak, yang membuat kedua kakinya amblas ke tanah sedalam mata kaki.
Dengan kuat Yan Lan mendorong tombak penguasa semestanya keatas, dan memberi kan daya dorong yang kuat, hingga membuat jendral Ying long berjumpalitan di udara.
Tak hanya itu, Yan Lan memberikan satu tusukan tombak penguasa semesta dari jarak jauh kearah jendral Ying long, maka sebuah sinar berwarna kuning keemasan berupa bayangan tombak pembunuh semesta, langsung melesat cepat kearah jendral Ying long.
Melihat serangan Yan Lan yang melesat cepat ke arahnya, jendral Ying long langsung menebaskan tombak yang berada di dalam genggamannya.
Zleep...!!
Zleep...!!
Boom...!!
Kembali terjadi benturan energi yang membuat Yan Lan maupun jendral Ying long sama sama terhempas ke belakang. "Kau memang tak pantas menjadi seorang jendral tertinggi langit, kekuatanmu sama sekali tak terasa padaku, aku akan memperlihatkan padamu bagaimana kekuatan Dewa itu sebenarnya," ucap jendral Ying long yang tiba tiba menghilang dari pandangan mata Yan Lan.
Boom...!!
Yan Lan sangat terkejut merasakan sebuah telapak tangan yang mengandung kekuatan listrik telah mengenai tubuhnya. Tak hayal lagi Yan Lan terhempas jauh kebelakang, dengan tubuh yang menghantam tanah dengan keras hingga membentuk satu kubangan di ranah.
Yan Lan melihat perisai perang yang di kenakannya telah hancur berkeping keping.
"Untung ada armor ini, jika tidak tubuhku pasti akan terluka," bisik Yan Lan kembali.
"Ha..ha..ha..!! mati kau jendral sampah..!!, dan sekarang aku menantang mu kaisar langit untuk bertarung dengan ku!!" teriak jendral Ying long sambil menunjuk ke arah kaisar langit
Seluruh perwira dan beberapa jendral yang setia pada istana langit, seketika marah dengan perkataan kasar jendral Ying long pada sang kaisar, akan tetapi mereka tak bisa berbuat apa apa, karena dari sekian banyak para petinggi istana langit yang ada, telah banyak yang membelot dan membantu jendral Ying long dalam melakukan pemberontakan.
Satu persatu para jendral dan petinggi istana yang setia, di tangkap dan diancam dengan sebuah senjata di leher mereka masing masing, oleh para petinggi istana langit yang mendukung jendral Ying long.
"Kau lihat kaisar langit!! karena kau telah memilih Yan Lan untuk menjadi jendral tertinggi di istana langit, maka hari ini aku akan menjadi kaisar baru di nirwana ha..ha..ha...!!" ucap jendral Ying long sambil mengarahkan tombaknya kearah kaisar langit.
"Tahan kaisar, permainan ini belum selesai," ucap Dewa suci yang membuat kaisar langit tetap diam di tempatnya.
Akan tetapi perkataan jendral Ying long membuat semua yang menyaksikan hal itu merasa geram, termasuk ke lima raja binatang buas yang juga berada di tempat itu.
"Raja pheonix, ini adalah masalah yang ada di dalam istana langit, aku ingin kalian tak ikut campur," ucap Dewa suci.
Raja burung pheonix hanya mendengus kesal mendengar perkataan Dewa suci, yang tak memberi kesempatan baginya untuk menghajar jendral pemberontak itu.
Jendral Ying long yang sedari tadi terus mengagung agungkan di rinya, tiba tiba saja terkejut dengan kembalinya Yan Lan.
Yan Lan bangkit dan bertolak pinggang di hadapan jendral Ying long, tanpa terlihat adanya luka dalam di tubuhnya.
"Aku sedari tadi diam, hanya ingin mengetahui semua rencana licik mu pada istana langit, dan semuanya telah jelas jika kau lah yang sampah!!, pemberontak, dan manusia hina yang bermimpi ingin menjadi kaisar langit!!" hardik Yan Lan.
"Kau !!" ucap jendral Ying long sambil menunjuk kearah Yan Lan.
Kembali dari dalam tubuh jendral Ying long mengeluarkan energi listrik yang sangat besar, yang membuat alam berguncang hebat.
Melihat hal itu, Yan Lan segera mengaktifkan mata langit yang dimilikinya secara diam diam.
Kali ini jendral Ying long kembali menghilang dari hadapan Yan Lan, akan tetapi pergerakan sang jendral kali ini dapat terlihat jelas oleh mata ketiga Yan Lan.
Saat tinju sang Jenderal Ying long ingin menghantam ke arah tubuh Yan lan, saat itu juga Yan Lan menangkisnya dan melakukan serangan yang tak terduga oleh jendral Ying long.
Tinju Yan Lan meluncur deras kearah tubuh jendral Ying long, yang membuat sang jendral terhempas jauh kebelakang.
Terlihat sang jendral memegangi dadanya yang terasa sesak, dan kembali bangkit berdiri.
"Aku tak menduga kau mampu melihat pergerakan ku, kali ini aku tak akan membiarkanmu hidup lagi...!!" ucap jendral Ying long.
Seketika petir besar mengarah kearah tubuh jendral Ying long, dan mengubah petir itu menjadi tenaga baru baginya.