PENDEKAR MATA LANGIT

PENDEKAR MATA LANGIT
Mistik Gold


Kali ini ke tujuh orang yang mengurung Yan Lan langsung mencabut pedangnya, dan menyerang ke arah Cencen dan Yan Lan.


Tak hayal lagi, pertarungan sengit pun terjadi diantara mereka, hingga menimbulkan kerumunan para penonton yang ingin melihat pertarungan itu.


Pertarungan itu hanya sesaat terjadi, karena tiba tiba saja pertarungan itu di hentikan oleh seorang pemimpin prajurit yang kebetulan lewat di tempat itu.


"Aku tak ingin pertarungan ini di teruskan, jika kalian bertarung disini, hal itu akan membuat pencitraan kerajaan cahaya nirwana menjadi rusak, mengapa kalian tidak melakukan pertarungan terbuka di Mistik gold untuk mencari pemenang?" tanya pemimpin prajurit.


"Tentu saja kami bertujuh menginginkan hal itu, dan ku harap kalian berdua juga mau bertarung di Mistik gold!!" ucap Lion.


Sebelum menjawab pertanyaan dari mereka, Yan Lan mempertanyakan keberadaan mistik gold itu kepada Cencen.


"Cencen tempat apakah mistik gold itu?" tanya Yan Lan.


"Tuan Yan lan, mistik gold merupakan tempat pertarungan resmi di kerajaan ini, untuk menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan yaitu dengan mengandalkan kemampuan beladiri untuk membunuh lawan tarung, karena memang pertarungan di Mistik gold di wajibkan bertarung sampai mati agar masalah yang ada dapat terselesaikan.


Jika salah seorang yang memenangkan pertarungan tak ingin membunuh lawan tarungnya, maka ada algojo dari pihak kerajaan yang akan membunuh mereka berdua, karena pemenang pertarungan mengingkari aturan yang ada di Mistik gold untuk bertarung sampai mati, maka jika ingin bertarung di Mistik gold harus benar benar memikirkannya terlebih dahulu," jawab Cencen menjelaskan.


"Jika pemenangnya pertarungan terluka parah, maka apa yang akan terjadi padannya?" tanya Yan Lan kembali.


"Jika pemenang pertarungan terluka parah, dan lawan tarungnya mati, maka pemenang pertarungan akan mendapatkan perawatan sampai sembuh oleh mistik gold," jawab Cencen kembali.


Yan Lan mengerti dengan penjelasan dari Cencen. Ternyata mereka ingin pertarungan sampai mati denganku, baik aku akan mengabulkan permintaan kalian," batin Yan Lan.


Yan Lan melangkah kedepan dan menatap ke tujuh orang yang berada di hadapannya.


"Aku terima tantangan kalian, dan aku tak akan melibatkan kawanku ini, karena dia tak pantas untuk bertarung dengan kalian semua," jawab Yan Lan.


"Ha..ha..ha..!! hanya kau seorang? itu adalah hal bodoh yang akan kau lakukan!!" hardik Lion yang merasa anak muda yang berada di hadapannya begitu sangat meremehkan mereka bertujuh.


"Hanya kalian bertujuh, kawanku ini tak usah sampai ikut bertarung, sampah kotor seperti kalian cukup aku saja yang mengatasinya," ucap Yan Lan dengan senyum mengejek.


"Kurang ajar!! berani sekali kau mengatakan hal itu kepada kami!?, baik aku akan menunggumu di Mistik gold," ucap Lion dengan amarah yang meledak ledak.


"Tuan Yan lan, mengapa kau tak mengikutkan aku dalam pertarungan ini, apa yang harus aku katakan kepada tetua Yun Leng jika terjadi apa-apa terhadap mu?" tanya Cencen.


"Kau tak usah mengawatirkan ku, karena aku bisa menjaga diri dan tak akan mungkin dilukai oleh mereka bertujuh, aku tak bisa fokus bertarung jika kau ikut dalam pertarungan ini, walaupun kau memiliki kemampuan dalam bertarung, tapi tidak akan cukup untuk mengalahkan mereka semua, karena aku tahu mereka dapat sombong seperti itu karena ada sesuatu yang mereka miliki, yang akan menjadi senjata pamungkas dalam pertarungan ini," jawab Yan Lan.


"Tapi tuan Yan lan, aku juga bisa menjaga diriku dan aku tak akan mengecewakanmu," ucap Cencen dengan rasa khawatir terhadap Yan Lan yang akan bertarung sendirian, dengan pertarungan hidup dan mati.


*****


Pertarungan itupun segera menyebar ke seluruh penjuru kerajaan, dan ada kabar dari para penjaga gerbang kota, orang yang bertarung itu merupakan murid dari sekte pasir es, dan lawan tarungnya adalah para kultivator dari sekte pedang awan.


Putra Bangsawan Erlang Huo yang telah lama dekat dengan putri Bilqis, mengajaknya untuk melihat pertarungan yang melibatkan 2 sekte besar yaitu sekte pasir es dan sekte pedang Awan.


Yang konon katanya 1 murid inti terbaik dari sekte pasir es, menantang 7 orang murid terbaik dari pedang awan di dalam sebuah pertarungan hidup atau mati, di Mistik gold.


"Putri aku ingin mengajak mu menonton pertarungan yang akan di adakan di Mistik gold," ucap Erlang Mo dengan senyum yang mengembang di bibirnya.


Terlihat putri Bilqis menarik napas dalam dalam dan menghembuskan nya keluar secara perlahan lahan.


Melihat hal itu Erlang Mo merasa cemas dengan keadaan putri Bilqis. Selama ini Erlang Mo tak pernah melihat sang putri seperti ini, yang seperti kehilangan gairah hidupnya setelah kepulangannya seorang diri dari pertandingan Alkemis di kota buluh surgawi.


Karena rasa cintanya pada sang putri, membuat Erlang Mo berusaha untuk mencoba menghibur sang putri dengan mengajaknya melihat pertarungan yang akan berlangsung di Mistik gold.


"Aku tak ingin kesana Erlang, aku tak ingin melihat pertarungan itu, kau ajaklah yang lainnya," jawab putri Bilqis.


Tak lama kemudian adik putri bilqis yang bernama Cheng Bil Ang datang menghampiri mereka berdua.


"Kaka aku ingin kau menemaniku untuk melihat pertarungan itu, kata ayah biar pertarungan itu dapat menjadi motivasi bagiku dalam berlatih tehnik beladiri," ucap Cheng Bil Ang.


Mendengar sang adik memintanya untuk menemani ke tempat pertarungan di Mistik gold, membuat putri Bilqis tak bisa menolaknya.


"Baiklah, kakak akan menemanimu kesana," jawab putri Bilqis.


Jawaban putri Bilqis membuat Cheng Bil Ang merasa senang, dan akhirnya mereka bertiga berangkat menuju mistik gold.


Kabar akan kedatangan putri pertama raja Cheng long dan adiknya pangeran Cheng Bil Ang beserta putra bangsawan Erlang Huo ke mistik gold tersebar dengan cepat, kepala pengurus mistik gold langsung mempersiapkan tempat khusus bagi putra dan putri keluarga kerajaan itu.


Masyarakat kerajaan kota bintang begitu antusias dengan pertarungan itu, karena telah lama pertarungan di Mistik gold tak pernah terjadi, apalagi pertarungan ini membawa nama besar sekte pedang awan yang merupakan salah satu sekte terbesar di kerajaan cahaya nirwana.


Ketua sekte pedang awan yang bernama Qi Gulou juga ikut hadir dalam pertarungan yang akan berlangsung, mengingat ketujuh murid sektenya merupakan murid inti yang mempunyai kemampuan yang sangat luar biasa dan diatas rata rata para murid yang ada di sektenya.


"Aku ingin melihat, seberapa kuat murid inti sekte pasir es hingga berani melawan ketujuh murid utamaku? aku rasa anak muda itu hanya ingin mengantarkan nyawanya," batin ketua Qi Gulou.


Tak hanya itu, para kultivator yang ada di dalam rumah makan sebelumnya, juga hadir dalam pertarungan yang akan berlangsung, mereka juga ingin menyaksikan secara langsung tingkat kekuatan para murid sekte pedang awan yang sangat terkenal di kerajaan cahaya nirwana.