
***Tenda besar Li Zhe Liang***
Chong Yun terdiam sejenak setelah mendengar perintah Li Zhe Liang. Hal ini membuat Li Zhe Liang dan kedua bawahan kepercayaannya menjadi khawatir.
"Kenapa? Kamu tidak bisa membuat penawar racunnya?" tanya Li Zhe Liang.
"Zhe Liang! Ini adalah racun laba-laba hitam kuno! Racun laba-laba hitam kuno! Penawarnya membutuhkan bahan darah naga dan darah phoenix yang sudah punah," jawab Chong Yun.
"Maksudmu?" tanya Li Zhe Liang dengan suara tegas.
"Tidak ada penawarnya!" jawab Chong Yun dengan singkat.
"Tua muda Chong Yun adalah alchemist hebat di Kerajaan Dong Ming. Pasti mempunyai cara lain menyembuhkan Nona Ruo Li," kata Feng Teng.
"Tidak ada!" jawab Chong Yun sambil menghindari tatapan mata tajam Li Zhe Liang.
Feng Teng berlutut di hadapan Li Zhe Liang setelah mendengarkan jawaban kepastian dari Chong Yun.
"Putra mahkota! Feng Teng pantas mati karena tidak melindungi nona Ruo Li dengan baik. Feng Teng bersedia menerima hukuman!" kata Feng Teng sambil menundukkan kepalanya.
"Feng Teng! Berdirilah!" Perintah Li Zhe Liang.
Li Zhe Liang tahu pasti kekuatan monster elang tingkat tujuh itu tidak mungkin bisa dilawan oleh Feng Teng. Lagi pula Yang Ruo Li sendiri yang berinisiatif memancing monster elang tingkat tujuh pergi sehingga Li Zhe Liang tidak mungkin menghukum Feng Teng.
Selain itu Li Zhe Liang tidak mempercayai sepenuhnya perkataan Chong Yun saat ini. Li Zhe Liang dan Chong Yun sudah berteman baik dalam waktu yang lama sehingga bukan hanya Chong Yun sendiri saja mengenal baik kepribadian Li Zhe Liang, bahkan Li Zhe Liang pun mengenal baik kepribadian Chong Yun. Pria dingin itu yakin teman baiknya sedang menyembunyikan sesuatu darinya.
"Lu Jing! Utus dua pengawal untuk mengantar Chong Yun pulang ke Kerajaan Dong Ming! Aku tidak membutuhkan alchemist tidak berguna di sisiku!" perintah Li Zhe Liang.
"Zhe Liang! Kamu keterlaluan sekali! Berani menghina keahlianku. Tidak ada penawar untuk racun laba-laba hitam kuno, tetapi bisa menekan dan memaksa racun itu keluar dengan kekuatan spiritual yang tinggi," ucap Chong Yun spontan, tanpa menyadari dirinya masuk ke perangkap Li Zhe Liang.
"Aku akan menggunakan kekuatan spiritualku,' jawab Li Zhe Liang dengan yakin.
"Kamu gila, Zhe Liang! Pintu portal rahasia sudah terbuka. Kamu tidak boleh menyia-nyiakan kekuatan spritualmu. Banyak kultivator tingkat tinggi yang ingin berebut api surgawi denganmu!" teriak Chong Yun.
Alasan itulah yang membuat Chong Yun tidak mau memberitahukan kepada Li Zhe Liang bagaimana cara menyelamatkan Yang Ruo Li karena dia yakin jika Li Zhe Liang tahu, pria dingin itu pasti akan menggunakan kekuatan spiritualnya menyembuhkan gadis muda si buruk rupa itu.
Li Zhe Liang mengacuhkan larangan Chong Yun. Pria dingin itu mengambil sebuah bola kristal dari cincin penyimpan baru rubi miliknya. Cahaya putih bersinar terang dari bola kristal itu.
Chong Yun, Lu Jing, dan Feng Teng menatap bola kristal itu tanpa berkedip. Bahkan Chong Yun ingin merebut bola kristal itu dari tangan Li Zhe Liang dan tentu saja tidak berhasil.
"Zhe Liang! Kamu benar-benar gila! Bola kristal berisi ribuan tahun kekuatan spiritual akan kamu gunakan untuk gadis itu. Benda spiritual ini sangat susah didapatkan dan akan digunakan bersama api surgawi untuk mengeluarkan segel racun di punggungmu. Kamu tidak mau hidup lagi?" tanya Chong Yun dengan wajah merah menahan amarah.
"Putra mahkota! Bola kristal itu sangat penting!" ycap Lu Jing dan Feng Teng bersamaan.
Tujuan utama perjalanan mereka ke Kota Shang Ri La adalah mendapatkan api surgawi di dalam portal rahasia Hutan Tengkorak, tetapi sekarang api surgawi belum muncul, Li Zhe Liang akan menggunakan bola kristal itu untuk Yang Ruo Li.
Li Zhe Liang mengusir Chong Yun, Lu Jing, dan Feng Teng dari tendanya. Mereka bertiga tahu keputusan Li Zhe Liang tidak akan berubah walaupun mereka membujuk sampai mulut berbusa sekali pun.
"Tunggu sebentar!" ujar Chong Yun.
"Ada apa?" tanya Li Zhe Liang.
"Lu Jing dan Feng Teng! Persiapkan tong besar berisi air hangat. Aku akan memasukkan beberapa jenis pil elixir spiritual kualitas tinggi dan juga tanaman langka di sana!" perintah Chong Yun.
"Baik, tuan muda Chong Yun !" jawab Lu Jing dan Feng Teng bersamaan.
Kedua bawahan kepercayaan Li Zhe Liang itu tahu Chong Yun ingin membantu mengurangi jumlah kekuatan spiritual Li Zhe Liang yang digunakan nantinya. Walaupun batu kristal ribuan tahun kekuatan spiritual akan terpakai habis, akan tetapi kekuatan spiritual Li Zhe Liang sendiri tidak akan tersedot banyak dalam menyembuhkan Yang Ruo Li.
Dalam waktu singkat, sebuah tong besar berisi air hangat sudah berada di dalam tenda besar milik Li Zhe Liang. Chong Yun memasukkan banyak butir pil elixir spiritual kualitas tinggi dan tanaman langka ke dalam tong besar. Bahkan satu botol ramuan giok juga dituangkan ke sana.
Chong Yun berjalan keluar dari tenda besar milik Li Zhe Liang sambil berteriak keras.
"Terserah kamu mau apa! Jangan cari aku lagi!" teriak Chong Yun dengan kesal.
"Terima kasih!" gumam Li Zhe Liang disertai kekuatan spiritual sehingga hanya terdengar jelas oleh Chong Yun.
Chong Yun tersenyum kecil sambil menggelengkan kepalanya. Lu Jing dan Feng Teng berlari keluar dari tenda menyusul Chong Yun.
Setelah kepergian mereka bertiga, Li Zhe Liang mengendong tubuh Yang Ruo Li dan meletakkannya ke dalam tong besar dengan perlahan. Pria dingin itu pun ikut masuk ke dalam tong besar.
Li Zhe Liang bisa merasakan banyaknya kekuatan spiritual yang mengalir di dalam air hangat itu. Walaupun Chong Yun terlihat kesal terhadap keputusan Li Zhe Liang, akan tetapi teman baiknya itu tidak mungkin membiarkan dirinya berada dalam bahaya.Pil elixir kekuatan spiritual kualitas tinggi racikan Chong Yun, sangat membantu meminimalkan jumlah kekuatan spiritual yang akan Li Zhe Liang gunakan nantinya.
Mereka berdua berada di dalam tong besar dengan punggung Yang Ruo Li bersandar di dada Li Zhe Liang.
Li Zhe Liang mengatur posisi kaki Yang Ruo Li supaya duduk bersila. Bola kristal melayang di atas kepala gadis muda itu. Setelah itu Li Zhe Liang meletakkan kedua telapak tangannya di punggung Yang Ruo Li untuk mengalirkan kekuatan spiritualnya.
Secara perlahan kekuatan spiritual dari bola kristal dan tubuh Li Zhe Liang mengalir masuk ke tubuh Yang Ruo Li. Asap tipis keluar dari atas kepala Yang Ruo Li.
***
Halo readers. Bab ini up pukul 15.30 wita. Masih ada satu bab lagi nanti malam. Di tunggu ya 🤗
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE