GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 63. Pil elixir pelindung jantung


***Paviliun Ru Yi***


Rombongan Yang Ruo Li segera menuju kamar Mu Dan sewaktu tiba di Paviliun Ru Yi. Feng Teng berjaga di depan kamar Mu Dan.


"Tuan! Nona Ruo Li!" sapa Feng Teng dengan hormat.


"Kak Feng Teng! Bagaimana keadaan ibuku?" tanya Yang Ruo Li.


"Kondisi nyonya masih stabil. Chun Hua dan Sha Sha menemani dan menjaganya sepanjang waktu," jawab Feng Teng.


Yang Ruo Li mengambil pedang penghancur dari tangan Si Han dan berjalan masuk ke dalam kamar bersama Li Zhe Liang. Lu Jing dan Feng Teng mengikuti mereka dari belakang.


"Nona Yang Ruo Li. Si Han tunggu pedang penghancurnya di sini," teriak Si Han ketika melihat Yang Ruo Li berjalan masuk ke dalam tanpa mengatakan apa pun kepadanya.


Si Han mempunyai tanggung jawab besar untuk membawa pulang pedang penghancur ke Kediaman Bangsawan Fu Chen. Jika pedang hancur tertukar, maka dirinya akan mendapatkan hukuman berat dari Wen Hui Min.


"Baiklah!" teriak Yang Ruo Li dari dalam kamar.


Senyum samar tipis menghias di sudut bibir Yang Ruo Li ketika dirinya menjawab perkataan Si Han. Li Zhe Liang melihat jelas senyum samar itu. Senyum samar itu sama persis yang diberikan oleh Yang Ruo Li ke Peng Xiao Ran sewaktu di tepi sungai Hutan Tengkorak. Li Zhe Liang tahu Yang Ruo Li mempunyai rencana dan berhubungan dengan pedang penghancur.


Li Zhe Liang menggunakan sihir energi pembatas untuk memblokir kamar tamu dari luar dan menghalangi Si Han mencuri dengar apa yang akan mereka lakukan di dalam kamar.


"Nona Ruo Li!"


Chun Hua dan Sha Sha bersamaan memberi hormat kepada Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li melihat keadaan Mu Dan terlebih dahulu. Ibu kandungnya itu tertidur pulas di atas tempat tidur. Raut wajahnya tenang dan napasnya teratur. Yang Ruo Li yakin kondisi Mu Dan stabil dan tidak berada dalam bahaya pasti dikarenakan pil elixir penambah kekuatan spiritual pemberian Li Zhe Liang.


Yang Ruo Li melihat ke arah Li Zhe Liang.


"Zhe Liang! Bisakah kamu membantu memutuskan rantai besi ini?" tanya Yang Ruo Li sambil menyodorkan pedang penghancur ke Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang menganggukkan kepalanya dan mengambil pedang penghancur dari tangan Yang Ruo Li. Terlihat kilatan cahaya yang cepat disertai suara besi yang beradu nyaring. Rantai besi yang membelenggu pinggang Mu Dan putus dan jatuh ke lantai.


Senyum lebar mengembang di sudut bibir Yang Ruo Li. Gadis muda itu segera memegang pergelangan tangan Mu Dan untuk memeriksa nadinya.


"Ibu!"


Yang Ruo Li memanggil Mu Dan untuk mengetahui bagaimana reaksi keadaan tubuh ibunya. Akan tetapi, Mu Dan masih tertidur pulas dan tidak ada tanda-tanda siuman.


"Kenapa ibu belum siuman? Aku harus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh," kata hati Yang Ruo Li.


Luka luar tubuh Mu Dan sudah diobati dengan baik oleh Yang Ruo Li. Termasuk luka di pinggang Mu Dan akibat rantai besi hitam. Akan tetapi, Mu Dan masih belum siuman sehingga Yang Ruo Li mencurigai ada sesuatu yang menghalangi Mu Dan siuman.


Yang Ruo Li meletakkan telapak tangannya di depan dada Mu Dan, lalu mengalirkan energi spiritualnya ke dalam tubuh Mu Dan secara perlahan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.


Namun kekuatan spiritual Yang Ruo Li kalah jauh dari kekuatan spiritual Mu Dan. Kekuatan spiritual di dalam tubuh Mu Dan memblokir jalan masuk energi spiritual Yang Ruo Li. Itu adalah tingkatan ilmu yang dikuasai oleh kultivator tingkat tinggi untuk mencegah energi spiritual dari lawan memasuki tubuhnya.


Li Zhe Liang meletakkan telapak tangan kanannya di punggung Yang Ruo Li dan mengirimkan kekuatan spiritualnya ke tubuh gadis muda itu. Aliran energi spiritual Li Zhe Liang sangat hangat dan kuat. Wajah pucat Yang Ruo Li menghilang seketika menjadi rona wajah yang memerah dan terlihat segar.


Dengan bantuan energi spiritual dari Li Zhe Liang, Yang Ruo Li memeriksa seluruh tubuh Mu Dan dengan cepat. Yang Ruo Li menarik kembali telapak tangannya dari dada Mu Dan. Li Zhe Liang pun menarik kembali tangannya dari punggung Yang Ruo Li.


"Terima kasih Zhe Liang!" kata Yang Ruo Li sambil tersenyum tulus.


Li Zhe Liang menganggukkan kepala perlahan dengan wajah tanpa ekspresinya. Yang Ruo Li sudah terbiasa melihat wajah dingin Li Zhe Liang. Gadis muda itu tahu sifat Li Zhe Liang memanglah dingin dan kaku terhadap semua orang. Akan tetapi, Li Zhe Liang memiliki hati yang sangat baik. Yang Ruo Li sama sekali tidak akan menyangka kebaikan hati Li Zhe Liang hanya diberikan kepada Yang Ruo Li seorang saja.


"Walaupun jiwa pil ibuku terlindungi, tetapi beberapa organ dalamnya terluka parah. Aku duga selama enam belas tahun ini Huo Rong berusaha menghancurkan jiwa pil ibuku dan tidak berhasil, tetapi efeknya merusak organ dalam sehingga ibuku tidak bisa siuman saat ini," kata Yang Ruo Li.


Salah satu cara untuk membuat Mu Dan siuman adalah menggunakan berbagai macam pil elixir langka dan berkhasiat tinggi. Saat ini dirinya harus segera membuat beberapa pil obat untuk Mu Dan.


Li Zhe Liang mengambil satu butir pil kristal dari cincin penyimpan batu rubi miliknya dan memberikan pil kristal itu ke Yang Ruo Li.


"Pil ini bisa melindungi jantung ibumu," kata Li Zhe Liang.


Mata Yang Ruo Li berbinar-binar menatap pil kristal tersebut. Hanya melihat bentuk dan cahaya yang bersinar dari pil kristal, Yang Ruo Li sudah mengetahui jenis dan khasiatnya.


"Pil elixir pelindung jantung!" teriak Yang Ruo Li kegirangan.


Yang Ruo Li segera memasukkan pil kristal ke dalam mulut Mu Dan. Pil kristal itu langsung melebur dan menyebar ke dalam tubuh Mu Dan. Beberapa detik kemudian Yang Ruo Li memegang pergelangan tangan Mu Dan untuk memeriksa nadinya.


Pil elixir pelindung jantung adalah obat suci yang langka dan menjadi keinginan serta incaran kultivator di daratan Zhong Yuan. Pil itu bisa menyembuhkan organ dalam yang rusak sehingga sering dijadikan sebagai obat untuk menyelamatkan jiwa seseorang.


Proses pembuatan satu butir pil elixir pelindung jantung membutuhkan waktu tiga hari tiga malam dan harus menggunakan api elixir. Selain itu hanya alchemist tingkat keempat dan kelima saja yang bisa meraciknya yaitu Raja Obat dan Dewa Obat.


Satu butir pil elixir pelindung jantung berharga tinggi dan memerlukan banyak herbal langka untuk meraciknya.


Yang Ruo Li tidak menyangka Li Zhe Liang akan memberikan pil berharganya untuk menyelamatkan Mu Dan.


"Terima kasih Zhe Liang. Suatu hari aku pasti bisa meracik pil elixir pelindung jantung dan menghadiahkannya untukmu," kata Yang Ruo Li.


***


Halo Readers setia. Author mohon maaf ya bab 62 ketahan semalaman😅🙏. Semoga cerita hari ini lancar.


Di tunggu kelanjutan ceritanya ya.


TERIMA KASIH


AUTHOR : LYTIE


FB : Lytie


IG : lytie777