GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 228. Pasukan Kerajaan Tang


**Ruang rahasia bawah tanah Sekte Sesat***


Yang Ruo Li menggunakan racun ilusi ke Wu Kong. Racun yang sama dan digunakan oleh Yang Ruo Li terhadap Lai Yi beberapa waktu yang lalu.


Racun ilusi membuat Wu Kong mengira Pangeran Tang Song dan Putri Tang Ying datang beserta pasukan Kerajaan Tang. Rombongan Tang Song membunuh semua prajurit Bangsawan Fu Chen dan membuatnya terluka parah.


Wu Kong dalam pengaruh racun ilusi dan menganggap semuanya nyata, segera berlari ke arah tempat formasi besar dipasang sebelumnya untuk mencari Bangsawan Fu Chen dan memberitahukan penyerangan prajurit Kerajaan Tang.


Rombongan Li Zhe Liang membiarkan Wu Kong pergi karena mereka semua tahu itu termasuk rencana Yang Ruo Li.


"Setelah mendengar kabar dari Wu Kong, Bangsawan Fu Chen pasti akan panik dan meninggalkan ruang rahasia bawah tanah bersama sisa pasukannya melalui formasi teleportasi ke gua di bawah kaki Pegunungan Wu Dong. Kita berpencar dan manfaatkan kekacauan ini untuk menemukan anak hilang," kata Yang Ruo Li.


"Tujuan utama kita menyelamatkan semua anak yang hilang dan segera meninggalkan tempat ini. Pangeran Tang Song pasti akan membawa prajurit Kerajaan Tang untuk balas dendam terhadap Bangsawan Fu Chen. Kita biarkan saja mereka bertarung dan saling membunuh," lanjut Yang Ruo Li.


"Pangeran Tang Song sudah ditemukan? Gadis ini sangat pintar mengadu domba Kerajaan Tang dan Bangsawan Fu Chen," kata hati Lan Xi.


"Rencana nona Ruo Li sangat bagus," ujar Lu Jing dan Feng Teng bersamaan.


"Ruo Li? Mungkinkah dia adalah Yang Ruo Li, pemilik api surgawi?" kata hati Lan Xi.


Lan Xi hanya mengetahui A Liang alias Yang Ruo Li berasal dari Kota Shang Ri La untuk mencari anak hilang.


"Feng Teng, Fu An dan tuan muda Chong Yun satu kelompok mencari anak hilang, sedangkan aku akan bersama nona Ruo Li, Xue Qiu, Lan Long, dan Kera Purba mencari anak hilang," ucap Lu Jing.


"Aku akan memberi kabar jika menemukan tempat anak hilang," kata Lan Xi ke Yang Ruo Li, lalu meninggalkan mereka semua dengan cepat.


Fu Rong membagi pasukan rahasia menjadi beberapa kelompok. Fu Rong hanya menggunakan seratus pasukan rahasia dan dibagi menjadi sepuluh kelompok, sedangkan empat ratus pasukan lainnya diperintahkan mundur sambil menunggu perintah selanjutnya.


Fu Rong tidak mau pasukan rahasia bentrok dengan pasukan Kerajaan Tang dan malahan menguntungkan pihak Bangsawan Fu Chen nantinya. Fu Rong sendiri bergabung dengan rombongan Chong Yun.


Mereka semua pun berpencar untuk mencari anak hilang. Yang Ruo Li menempelkan jimat pengecil ke tubuh Lan Long sehingga tubuh Qi Lin kecil itu menyusut menjadi sebesar tubuh kucing.


"Lan Long. Tubuhmu yang besar akan membuat musuh mudah mengetahui keberadaan kita. Xue Qiu akan berada disisimu. Jika tiba saatnya melawan musuh, Xue Qiu akan melepas jimat pengecil dari tubuhmu," kata Yang Ruo Li.


"Baik nona," jawab Lan Long dan Xue Qiu.


***


Yang Ruo Li membawa rombongannya menyusuri tempat yang dekat dengan sumur kering, yang mana ada formasi teleportasi di sana.


Walaupun wilayah itu merupakan tempat yang paling berbahaya di dalam ruang rahasia bawah tanah Sekte Sesat, tetapi Yang Ruo Li berfirasat anak-anak yang hilang pasti disembunyikan di sekitar sana.


Prajurit Bangsawan Fu Chen yang ditugaskan untuk membantu menculik anak maupun pengikut Sekte Sesat yang turun tangan sendiri, mereka semua akan masuk ke ruang rahasia bawah tanah ini melalui kolam mata air keruh yang berada di bawah kaki Pegunungan Wu Dong.


Jadi bisa dipastikan anak-anak yang hilang dikurung di sekitar sumur kering. Tadi Yang Ruo Li belum sempat memeriksa sekitar sumur kering karena kedatangan Bangsawan Fu Chen serta prajurit elitnya secara tiba-tiba.


Yang Ruo Li memberi isyarat tangan ke Lu Jing untuk bersembunyi. Di dekat sumur kering terlihat sekitar lima puluh prajurit Bangsawan Fu Chen berkumpul di sana.


Beberapa prajurit sedang mengobrol sehingga rombongan Yang Ruo Li bisa mendengar jelas percakapan mereka.


"Mengapa pemimpin Sekte Sesat itu belum membawa anak-anak? Padahal sangat dekat," keluh salah satu prajurit.


"Semua pengikutnya sudah meninggalkan tempat ini dalam waktu yang lama. Apakah mungkin ada penyusup di dalam?"


"Tidak mungkin ada penyusup bisa lolos. Jalan masuk di pintu depan ada tiga ratus prajurit yang berjaga, sedangkan jalan masuk melalui formasi teleportasi ini sangat bahaya. Hanya Bangsawan Fu Chen dan Sekte Sesat yang mengetahui cara mengaktifkan formasi teleportasi."


"Dugaanku memang benar. Anak-anak mungkin disembunyikan di ruang rahasia di dalam tembok berbatu," kata hati Yang Ruo Li.


Terdengar suara gemuruh dari dalam sumur kering. Air berwarna keruh memuncrat keluar dengan keras sehingga para prajurit yang berdiri di dekatnya segera melompat menghindari percikan air tersebut.


Para prajurit itu memegang erat pedang di tangan masing-masing dan menatap ke sumur kering dengan wajah tegang.


Beberapa saat kemudian seorang pria melompat keluar dari sana, diikuti seorang gadis muda, dan juga banyak pemuda yang mengenakan pakaian prajurit.


Para prajurit Bangsawan Fu Chen terkejut melihat kemunculan ratusan prajurit Kerajaan Tang di hadapan mereka saat ini.


"Pa…pangeran Tang Song," ucap salah satu prajurit terbata-bata.


"Bunuh mereka semua!" perintah Tang Song ke prajurit Kerajaan Tang, yang datang bersamanya.


Dalam waktu singkat terjadi pertarungan sengit di antara kedua belah pihak. Ada beberap prajurit melarikan diri untuk melapor ke Bangsawan Fu Chen.


"Biarkan mereka pergi memanggil Bangsawan Fu Chen. Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri!" ujar Tang Song, ketika melihat Lai Yi ingin mengejar para prajurit itu.


Yang Ruo Li tidak menyangka rombongan Tang Song masuk melalui formasi teleportasi. Yang Ruo Li menduga pengikut Tang Song membuntuti rombongan Bangsawan Fu Chen secara diam-diam dan mengetahui jalan masuk rahasia ini.


Dugaan Yang Ruo Li sangat tepat. Tang Song langsung menuju ke Paviliun Wu Dong ketika pasukan bantuan dari Kerajaan Tang tiba. Tang Song melihat Bangsawan Fu Chen meninggalkan Paviliun Wu Dong bersama semua pengawal elitnya sehingga rombongan Tang Song mengikuti secara diam-diam.


Pada akhirnya ahli formasi dari pasukan Kerajaan Tang bisa mengaktifkan formasi teleportasi sehingga Tang Song bisa muncul di sini dan membunuh tanpa ampun.


Tang Song sudah berubah menjadi pria yang kejam dan dingin karena penghinaan yang diterimanya. Tang Song ingin membunuh Bangsawan Fu Chen untuk balas dendam.


Yang Ruo Li segera memberi isyarat tangan kepada Lu Jing untuk mundur.


***


Yang Ruo Li membawa rombongannya berhenti di depan tembok berbatu yang besar dan panjang.


"Kak Lu Jing. Aku yakin ada tombol rahasia untuk membuka tembok bebatuan ini. Kita harus menyelamatkan anak-anak dengan cepat sebelum Bangsawan Fu Chen dan prajuritnya datang," ucap Yang Ruo Li.


"Baik nona Ruo Li," jawab Lu Jing.


Kedua tangan Lu Jing meraba-raba tembok bebatuan untuk menemukan tombol rahasia. Kera Purba juga melakukan hal yang sama.


Xue Qiu melepaskan jimat pengecil dari tubuh Lan Long. Mereka berdua mengikuti cara Yang Ruo Li mencari tombol rahasia di tembok bebatuan itu.


Mereka semua sangat serius dan berkonsentrasi penuh untuk menemukan tombol rahasia secepatnya sehingga tidak menyadari kedatangan seorang pria.


Pria itu melangkahkan kakinya secara perlahan dan berdiri tepat di belakang Yang Ruo Li. Tatapan mata tajamnya seolah-olah bisa menembus punggung Yang Ruo Li.


"Ruo Li!" pangil pria itu.


"Apa?" tanya Yang Ruo Li sambil membalikkan badannya.


Gadis muda itu memicingkan matanya ketika melihat jelas sosok pria yang memanggilnya baru saja.


***


Selamat malam readers. Siapakah pria itu?


Cerita masih berlanjut besok siang ya.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE