GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 79. Empat Hewan roh suci legenda


***Hutan Tengkorak***


Yang Ruo Li keluar dari ruang dimensi dan berdiri tepat di tempat dirinya jatuh tersandung tadi. Keadaan Hutan Tengkorak sudah gelap, pertanda malam hari telah tiba.


Monster elang tingkat tujuh tidak terlihat lagi di sana. Akan tetapi, keadaan sekitarnya sangatlah kacau dan porak poranda. Pepohonan tumbang dan ada yang hangus terbakar di mana-mana, bahkan juga ada mayat hewan liar.


Yang Ruo Li menduga monster elang tingkat tujuh pasti mengamuk karena dirinya dan Xue Qiu menghilang seketika sehingga menyemburkan api dan menumbangkan pepohonan di sekitarnya.


"Syukurlah! Monster elang tingkat tujuh itu sudah pergi!" kata Yang Ruo Li.


Jasad monster elang tingkat tujuh tidak ada di sana karena pasukan rahasia Li Zhe Liang sudah menyingkirkannya agar tidak menimbulkan kecurigaan dari para kultivator tingkat tinggi yang berkelana ke dalam Hutan Tengkorak saat ini.


Yang Ruo Li berjalan terpincang-pincang sambil memeluk Xue Qiu karena racun laba-laba hitam kuno di pergelangan kaki kanannya.


"Xue Qiu! Kamu tahu temanku berada di arah mana?" tanya Yang Ruo Li.


"Arah barat!" jawab Xue Qiu dengan yakin.


Yang Ruo Li memicingkan matanya ke arah barat. Kegelapan dan pepohonan yang lebat terlihat sepanjang jalan ke sana. Dengan keadaan kakinya yang berjalan terpincang dan kegelapan yang mencekam, Yang Ruo Li yakin dirinya akan sulit menemukan tempat Li Zhe Liang berada.


Pandangan gadis muda itu terpaku pada beberapa jasad hewan liar yang tergeletak di atas tanah karena amukan monster elang tingkat tujuh.


"Aku akan menyalakan api unggun untuk membakar daging hewan liar itu dan bermalam di sini. Besok pagi melakukan perjalanan mencari Zhe Liang," kata hati Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li tidak perlu mencari kayu di tempat yang jauh karena di sekitarnya penuh dengan pepohonan yang tumbang ataupun terbakar hangus.


Tidak lama kemudian api unggun sudah menyala dan daging hewan liar berada di atasnya. Yang Ruo Li mengeluarkan tanaman untuk membumbui daging bakar, sedangkan Xue Qiu duduk tenang di samping Yang Ruo Li.


Beberapa saat kemudian daging panggang sudah matang. Yang Ruo Li mengambil satu paha daging bakar dan menyimpannya ke dalam ruang dimensi untuk Shan Dian. Paha bakar yang satunya lagi dimakan oleh Yang Ruo Li.


Entah mengapa Yang Ruo Li berfirasat Xue Qiu sedang melihat daging paha bakar di tangannya dengan saksama.


"Xue Qiu! Kamu ingin makan juga?" tanya Yang Ruo Li.


"Iya, Nona! Daging paha bakar sangat harum. Xue Qiu ingin memakannya," jawab Xu Qiu sambil melompat-lompat.


"Makanlah!" ucap Yang Ruo Li sambil menyodorkan daging paha bakar ke hadapan Xue Qiu.


Beberapa saat kemudian…..


"HA HA HA HA!"


Yang Ruo Li tertawa sambil memegang perutnya karena Xue Qiu sama sekali tidak bisa mencicipi daging paha bakar dengan wujud telurnya. Xue Qiu merasa kesal di tertawai oleh nona nya.


"Aku mau makan! Aku mau makan! Aku harus cepat tumbuh besar dan keluar dari cangkang!" Xue Qiu berteriak keras sambil berguling-guling di bawah kaki Yang Ruo Li.


"Baiklah! Aku ingin melihat makhluk luar biasa apa yang berada di dalam cangkangmu," kata Yang Ruo Li sambil tersenyum lebar.


Mendengar perkataan Yang Ruo Li, suasana hati Xue Qiu menjadi lebih baik dan melompat ke dalam pelukan Yang Ruo Li.


Gadis muda itu mencicipi daging bakar sambil mengobrol dengan Xue Qiu.


"Xue Qiu! Benarkah kamu adalah hewan roh suci legenda? Dari keempat hewan roh suci legenda yang sudah punah, kamu adalah jenis yang mana? Naga? Phoenix? Qilin ? Atau Kura-Kura Hitam?" tanya Yang Ruo Li dengan antusias.


"Aku tidak tahu, Nona! Jika aku bukan salah satu dari mereka, Nona akan membuangku?" tanya Xue Qiu dengan hati-hati.


"Tidak apa-apa! Aku akan mendapatkan hewan roh lain yang lebih hebat," jawab Yang Ruo Li dengan santai.


Yang Ruo Li sengaja ingin menakuti Xue Qiu karena telur salju putih itu berani menjebaknya dengan ikatan kontrak. Bukankah Xue Qiu tidak mempunyai mulut? Kenapa waktu itu bisa menggigit jari tangannya?


"Nona jahat!" ucap Xue Qiu sambil menangis terisak-isak.


Suara tangisan Xue Qiu membuat Yang Ruo Li pusing.


"Xue Qiu! Jangan menangis lagi. Para monster akan muncul karena tangisanmu," kata Yang Ruo Li.


"Xue Qiu pasti yang terhebat di antara semua hewan roh milik nona nantinya!" ucap Xue Qiu dengan yakin.


"Iya! Iya!" jawab Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li melanjutkan menyantap daging bakar sambil memikirkan tentang hewan roh suci legenda yang pernah muncul di daratan Zhong Yuan ribuan tahun yang lalu.


Hewan roh suci legenda yang sudah punah di daratan Zhong Yuan ada empat yaitu Naga, Phoenix, Qilin, dan Kura-Kura Hitam.


Naga merupakan raja segala hewan reptilia. Sosoknya seperti ular dengan berkepala kuda, bertanduk rusa, memiliki cakar burung rajawali. Seluruh tubuhnya dipenuhi oleh sisik zirah dan bisa terbang walaupun tidak mempunyai sayap.



Ada empat jenis naga yaitu: Tienlong atau Naga Langit yang bertugas menjaga istana kerajaan besar, Shenlong atau Naga Spiritual yang berkuasa atas angin dan hujan, Tilong atau Naga Bumi yang berkuasa atas air di permukaan bumi, dan Fucanglong atau Naga dunia bawah bumi yang bertugas menjaga harta karun yang ada di dalamnya.


Phoenix adalah raja segala burung dan mempunyai kepala seperti sisir serta memiliki ekor seperti burung merak. Tubuhnya berwarna-warni yang merupakan gabungan dari berbagai karakteristik burung. Mitos mengatakan bahwa setiap kali burung phoenix mati, ia akan menyalakan api besar, dan kemudian akan terlahir kembali dalam api serta akan mendapatkan vitalitas yang lebih kuat dari sebelumnya, yang disebut "Phoenix Nirvana".



Qilin dianggap sebagai pangeran dari segala hewan. Qilin mempunyai tubuh rusa jantan yang warna warni dengan kuku kuda, ekor lembu jantan, dan dahi serigala. Kulitnya berwarna sebagian-sebagian, mempunyai satu tanduk.



Kura-Kura Hitam digambarkan sebagai penyu terbelit bersama dengan ular. Kura-Kura Hitam juga dianggap memiliki kemampuan meramal masa depan.



***


"Nona! Ada seekor monster rajawali tingkat dua sedang mengintai kita!" teriak Xue Qiu panik sambil melompat bersembunyi di belakang badan Yang Ruo Li.


"Tenang Xue Qiu! Aku sudah tahu!" jawab Yang Ruo Li dengan santai.


Gadis muda itu sudah menyadari gerak gerik dari monster rajawali tingkat dua yang berdiri di atas pohon. Hewan roh tingkat dua mudah dijinakkan sehingga banyak kultivator yang ingin menjadi summoner pemula melakukan ikatan kontrak dengannya.


Yang Ruo Li yakin dirinya bisa menghadapi monster rajawali tingkat dua dengan mudah. Dari tadi Yang Ruo Li menunggu kemunculan pemilik monster rajawali tingkat dua itu dan belum terlihat sampai saat ini.


Sementara itu monster rajawali tingkat dua sudah tidak tahan menangkap Xue Qiu dan memakannya. Aroma harum tubuh Xue Qiu melebihi harum daging bakar dan sangat menggugah seleranya sehingga dirinya segera terbang menukik ke bawah untuk menangkap Xue Qiu.


"Monster rajawali bodoh!" ujar Yang Ruo Li.


Gadis muda itu melemparkan sepasang jarum terbang besi hitam ke arah monster rajawali tingkat dua.


Monster rajawali tingkat dua tidak menyangka Yang Ruo Li akan menyerangnya dan berusaha menghindar dari sepasang jarum terbang itu. Salah satu jarum terbang melukai sayap kanannya sehingga monster rajawali tingkat dua kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bawah dengan menabrak pohon terlebih dahulu.


Monster rajawali tingkat dua terkapar di atas tanah dan menjerit kesakitan. Jeritannya membuat seorang gadis muda berlari ke tempat itu dan muncul tepat di hadapan Yang Ruo Li.


"Yang Ruo Li!" teriak gadis muda itu.


***


Halo readers. Bab ini author up pukuk 21.15 wita.


Tebak tebak buah manggis. Siapa dia si gadis muda? clue nya : gadis muda itu seumuran dengan Yang Ruo Li 😁


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya. Li Zhe Liang akan muncul lagi.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE