
***Portal Rahasia***
Fu An memimpin pasukan rahasia Li Zhe Liang yang berada di dalam rombongan Yang Ruo Li mengikuti cara gadis muda itu melukai kedua mata puluhan ulat merah yang muncul mendadak untuk memberikan waktu kepada Yang Ruo Li melarikan diri.
Puluhan ulat merah berguling-guling di tanah dan mengeluarkan jeritan kesakitan sehingga suara mereka menggema di dalam portal rahasia.
Feng Teng menarik tangan Chong Yun sambil berlari mengikuti Yang Ruo Li. Walaupun tadi Feng Teng sempat merasa kesal akan tindakan Chong Yun yang melempar pil peledak sembarangan, dirinya tidak mungkin meninggalkan Chong Yun di sana.
Ini pertama kalinya Chong Yun ikut dengan rombongan Li Zhe Liang karena pria itu ingin melihat api surgawi yang bisa menyembuhkan segel racun Li Zhe Liang. Chong Yun sangat mengkhawatirkan kondisi Li Zhe Liang sehingga ngotot untuk ikut.
Tindakannya menggunakan pil peledak tadi akibat dari kurangnya pengalaman Chong Yun dalam menghadapi monster. Niat hatinya ingin membantu malahan menjadi petaka.
"Maaf!" kata Chong Yun dengan suara yang keras sehingga terdengar oleh Feng Teng dan Yang Ruo Li.
"Tidak apa-apa!" jawab Yang Ruo Li sambil menoleh ke belakang dan berlari.
Tiba-tiba rombongan Yang Ruo Li merasakan guncangan yang keras disertai suara dentuman dari dalam tanah tempat mereka berpijak. Bahkan suara puluhan ulat merah yang sedang menjerit kesakitan pun menghilang dengan cepat.
Puluhan ulat merah yang terluka di kedua mata mereka berusaha menerobos lubang tanah untuk bersembunyi kembali. Terlihat jelas puluhan ulat merah itu ketakutan dan lari kocar-kacir sehingga membuat Fu An dan pasukan rahasia Li Zhe Liang mempunyai firasat yang buruk.
"HATI-HATI!" teriak Feng Teng dan Chong Yun bersamaan.
CRASHHH!!!
Permukaan tanah di depan Yang Ruo Li meledak keras dan menampakkan sebuah lubang yang sangat besar. Seekor ular putih berukuran raksasa dengan panjang hampir lima meter keluar dari dalam lubang besar itu.
Monster ular putih itu berdiri tegak dan mata merahnya menatap tajam ke arah Yang Ruo Li, Feng Teng, dan Chong Yun.
Ular putih itu menggerakkan ekornya dengan cepat untuk mengelilingi mereka bertiga serta sebagian pasukan rahasia yang berada di dekat mereka.
Chong Yun merasakan kakinya lemas dan hampir saja terjatuh duduk di atas tanah jika saja Feng Teng tidak memegang erat lengannya, sedangkan Yang Ruo Li bersikap tenang sambil melipatkan kedua tangan di depan dada dan membalas tatapan tajam ular putih.
Yang Ruo Li bisa merasakan monster ular putih di hadapannya sangat cerdik. Hal pertama yang dilakukan oleh monster ular putih itu adalah memblokir jalan keluar sehingga mereka tidak bisa melarikan diri.
Itu membuktikan monster ular putih ingin memangsa mereka semua. Jika awalnya monster ular putih menyerang salah satu dari mereka terlebih dahulu, maka yang lainnya mempunyai kesempatan untuk melarikan diri.
"HA HA HA! Akhirnya aku bisa keluar dari segel yang mengurungku selama ini!" ucap Monster Ular Putih.
"Dia hewan roh tingkat delapan!" teriak Feng Teng.
Hewan roh tingkat delapan memiliki kemampuan untuk mengubah ukuran tubuh mereka menjadi besar maupun kecil
Kecerdasan mereka sangat meningkat dan mereka bisa berbicara seperti manusia.
"BENAR SEKALI! Kalian merasa takut bukan? Aku paling suka mencicipi mangsa yang ketakutan. Rasanya LEZAT!" kata monster Ular Putih sambil menjulurkan lidah panjangnya.
Monster Ular Putih sudah terkurung di bawah tanah selama ribuan tahun dan tidak sabar untuk memulai pesta makan besar-besaran.
"Fu An! Bawa mereka pergi cari Zhe Liang!" teriak Yang Ruo Li.
Fu An dan sebagian pasukan rahasia yang tidak terkurung oleh ekor monster Ular Putih segera berlari mencari Li Zhe Liang. Tentu saja monster Ular Putih tidak akan membiarkannya.
"Mau cari bala bantuan? MIMPI!" teriak monster Ular Putih.
Sebagian tubuh bawahnya masih mengurung Yang Ruo Li dan lainnya sedangkan sebagian tubuh atasnya beserta kepalanya menuju ke arah rombongan Fu An yang sedang berlari.
"Hei monster jelek!Takut ya bala bantuanku membunuhmu? " teriak Yang Ruo Li sambil tersenyum mengejek.
Monster Ular Putih menghentikan aksi mengejarnya dan menoleh ke arah Yang Ruo Li. Senyuman mengejek di wajah gadis muda itu membuatnya semakin terlihat jelek dengan bercak hitam di wajah kiri.
Fu An dan sisa pasukan rahasia Li Zhe Liang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berlari cepat mencari Li Zhe Liang. Mereka semua tahu pasti Yang Ruo Li sangat berarti bagi Li Zhe Liang.
Ketika Yang Ruo Li menghilang di Hutan Tengkorak karena dikejar oleh monster Elang tingkat tujuh, hampir sebagian besar monster di Hutan Tengkorak hancur karena amarah Li Zhe Liang.
Fu An dan sisa rombongan pasukan Li Zhe Liang tidak berani membayangkan kehancuran apa yang akan terjadi oleh Li Zhe Liang jika Yang Ruo Li mati di tangan monster Ular Putih.
***
Halo readers. Bab ini up pukul 15.00 wita. Masih ada satu bab lagi nanti malam. Tenang deh, abang Zhe Liang pasti muncul nanti malam dan akan ada sesuatu yang terjadi lo.
Penasaran kan? 😁
Sambil menunggu bab nanti malam, main tebak-tebakan yuk.
Nanti jawabnya di dalam komentar 'tag' yang akan author Lytie tulis setelah bab ini muncul ya 🤗
Dari empat hewan roh suci legenda, Xue Qiu akan menjadi apa setelah cangkangnya menetas?
A. Naga
B. Phoenix
C. Qi Lin
D. Kura-Kura Hitam
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE