
***Portal Rahasia***
Kemunculan Yang Ruo Li dan Li Zhe Liang di portal rahasia membangunkan roh Batari Liu yang sedang beristirahat. Sisa roh itu akan segera menghilang dan lenyap untuk selamanya.
Jadi bisa dikatakan Yang Ruo Li dan Li Zhe Liang akan membunuh roh Batari Liu secara tidak sengaja sehingga membuat gadis muda itu merasa bersalah.
"Batari Liu! Maafkan kami!" ucap Yang Ruo Li dengan tulus.
"Maafkan kami yang mengganggu tempat peristirahatanmu," kata Li Zhe Liang.
Batari Liu menatap mereka berdua dan tersenyum secara tiba-tiba. Senyumannya mengungkapkan ketenangan yang sudah lama tidak pernah dirasakan olehnya.
"Kalian tidak perlu meminta maaf padaku. Selama ribuan tahun ini sisa roh ku tersiksa setiap hari. Rasa dikhianati, kebencian serta dendam menjadi belenggu yang mengikat erat jiwa dan batinku. Hari ini aku bisa melihat cinta tulus dan saling mempercayai satu sama lain dari kalian berdua membuatku mendapatkan kedamaian," kata Batari Liu.
Batari Liu memejamkan rapat kedua matanya dan mengingat kembali sihir ilusi dewa nya yang gagal terhadap Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li. Sepasang gadis dan pemuda di depannya ini berani mengorbankan dirinya sendiri tanpa tergoda oleh ali surgawi.
Perasaan tulus dari mereka berdua membuat Batari Liu mulai mempercayai lagi adanya cinta yang murni dan tulus di dunia ini. Hanya saja dirinya tidak beruntung bertemu dengan pria brengsek dan berhasil dibunuhnya. Jadi untuk apa masih menyimpan kebencian dan dendam yang membara di dalam hatinya?
"Kedamaian dan ketenangan pikiran ini sangatlah menyenangkan. Aku yang seharusnya berterima kasih kepada kalian berdua," kata Batari Liu sambil tersenyum.
Yang Ruo Li ikut tersenyum lebar, sedangkan Li Zhe Liang tetap setia dengan wajah dingin tanpa ekspresi andalannya. Senyumannya hanyalah ditujukan kepada Yang Ruo Li seorang saja.
"Batari Liu! Apakah jasadmu ada di dalam peti es besar ? Kami bisa membawanya keluar dan menguburkanmu di tempat yang layak!" kata Yang Ruo Li.
"Jasadku sudah hancur bersama pria brengsek itu. Di dalam peti es besar hanya ada senjata spiritualku," kata Batari Liu.
Batari Liu menatap saksama Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li untuk melihat reaksi mereka akan adanya senjata spiritualnya di dalam peti es besar. Senyum lebar menghias di bibirnya karena sepasang sejoli di hadapannya tidak menunjukkan keserakahan akan senjata spiritualnya yang tentu saja merupakan senjata spiritual tingkat atas.
"Mereka berdua anak yang baik, jujur, dan tidak serakah," kata hati Batari Liu.
"Kalian berdua bisa masuk ke portal rahasia menandakan berjodoh denganku. Roh ku akan menghilang dan api surgawi tidaklah berguna bagiku lagi. Aku akan memberikannya kepada kalian, hanya saja aku mempunyai persyaratan!" kata Batari Liu.
"Batari Liu akan memberikan api surgawinya?" kata hati Yang Ruo Li .
"Katakan saja apa syaratnya, Batari Liu. Zhe Liang pasti bisa memenuhi syarat itu," ucap Yang Ruo Li dengan gembira.
Perkataan Yang Ruo Li mengisyaratkan ke Batari Liu untuk memberikan api surgawi kepada Li Zhe Liang karena pria itu yang akan memenuhi syarat darinya.
Batari Liu menatap ke arah Li Zhe Liang. Tidak terlihat ekspresi kegembiraan di wajahnya akan mendapatkan api surgawi. Wajah dingin tanpa ekspresinya tetap tenang menunjukkan dirinya tetap teguh memberikan api surgawi kepada Yang Ruo Li. Hanya saja gadis muda itu tidak menyadarinya.
Batari Liu terkagum dengan pendirian dan kasih sayang Li Zhe Liang terhadap Yang Ruo Li. Kalau saja pasangannya mempunyai pendirian yang kuat seperti Li Zhe Liang, maka dirinya tidak akan berakhir seperti sekarang.
Batari Liu menunjuk ke arah Kera Purba yang masih terikat.
"Kera Purba sudah menjaga peti es selama ribuan tahun, tolong biarkanlah dia hidup. Akan lebih baik jika kalian bersedia menerima dan menjaganya," kata Batari Liu.
"Batari Liu!" panggil Kera Purba sambil menitikkan air mata. Lan Long segera berlari menghampiri Kera Purba untuk menenangkannya.
"Kakak Kera! Jangan menangis. Nona dan Tuan pasti akan menjagamu dengan baik," ucap Lan Long.
Kera Purba tidak menyangka Batari Liu yang akan lenyap dalam waktu dekat masih mengkhawatirkan keadaan dirinya. Kalau saja Batari Liu tidak meninggalkan pesan itu, maka kemungkinan besar dirinya rela lenyap bersama portal rahasia selamanya.
Ribuan tahun yang lalu Kera Purba berhasil dikalahkan oleh Batari Liu. Akan tetapi, dirinya tidak ingin terikat kontrak dengan manusia. Batari Liu menghormati keputusannya dan bahkan mengajarinya ilmu sihir ilusi.
Pada saat Batari Liu mati dan menyisakan roh, Kera Purba bertekad menjaga roh Batari Liu dan tinggal di dalam portal rahasia selama ribuan tahun.
"Qi Lin awalnya adalah hewan roh ku dan mati bersamaku ribuan tahun yang lalu. Qi Lin kecil sekarang adalah reinkarnasi dari roh nya yang baru terlahir kembali. Kamu sudah mengikat kontrak dengannya, jaga dan rawatlah Qi Lin dengan baik!" pesan Batari Liu.
"Aku akan menjaga dan merawat Lan Long dengan baik. Dia pasti akan tumbuh menjadi hewan roh suci legenda yang kuat seperti ribuan tahun yang lalu," kata Yang Ruo Li sambil menganggukkan kepalanya.
Batari Liu tersenyum puas mendengar jawaban Yang Ruo Li.
Terkuak sudah misteri jejak kaki monster besar di dinding pemisah adalah jejak kaki Lan Long ketika dirinya masih menjadi hewan roh Batari Liu ribuan tahun yang lalu.
Tidak mengherankan jika Lan Long merasa familiar dengan Batari Liu yang merupakan pemiliknya di kehidupan sebelumnya.
"Gadis muda! Kamu sangat berbakat membuat formasi. Bersediakah kamu menerima warisan ilmu formasi dan sihir ilusi dewa ku?" tanya Batari Liu.
"Li Er bersedia!" Li Zhe Liang mewakili Yang Ruo Li menerima penawaran Batari Liu.
"Waktuku tidak banyak lagi. Aku akan mewariskannya sekarang," kata Batari Liu sambil duduk bersila.
Yang Ruo Li ikut duduk bersila dan berhadapan dengan Batari Liu. Kedua telapak tangan mereka disatukan.
"Alirkan kekuatan spiritual ke dalam tubuhmu dengan tenang dan terimalah ilmu yang ku wariskan. Berjanjilah menggunakannya untuk kebaikan dan bukan kejahatan!" pesan Batari Liu.
"Aku berjanji, Batari Liu!" jawab Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li berkonsentrasi menerima warisan ilmu Batari Liu, tiba-tiba dirinya merasakan kekuatan spiritual berupa aura panas mengalir masuk ke dalam tubuhnya.
"TIDAK! Ini bukan warisan formasi! Ini API SURGAWI! Aku tidak menginginkannya!" teriak Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li menyadari Batari Liu membohonginya dan sedang membantu memaksa api surgawi masuk ke dalam tubuh Yang Ruo Li.
"Zhe Liang! Hentikan Batari Liu!" teriak Yang Ruo Li.
Li Zhe Liang duduk bersila di belakang Yang Ruo Li dan meletakkan kedua telapak tangannya di punggung gadis muda itu serta menyalurkan kekuatan spiritualnya.
Yang Ruo Li hanyalah kultivator tingkat tiga dan berada dalam Tahap Pemurnian sehingga api surgawi tidaklah mungkin mau melakukan ikatan kontrak dengannya sehingga Batari Liu dan Li Zhe Liang menggunakan kekuatan spiritual mereka untuk membantu memaksa api surgawi masuk ke dalam tubuh Yang Ruo Li.
"Li Er! Konsentrasi penuh menerima api surgawi! Jika tidak, kita akan mati bersama sekarang!" kata Li Zhe Liang.
Ikatan kontrak dengan api surgawi sudah dimulai sehingga tidak ada yang bisa menghentikannya lagi. Jika Yang Ruo Li bersikeras menolak, maka hasilnya adalah api surgawi musnah dan mereka pun akan ikut mati bersamanya.
"Baiklah!" jawab Yang Ruo Li.
***
Halo readers. Api surgawi menjadi milik Yang Ruo Li. Bagaimana dengan Li Zhe Liang?
Jawabannya ada di bab besok ya. Jangan lupa VOTE untuk mendukung novel ini.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE