
***Aula besar Kota Shang Ri La***
Wen Hui Min menatap tajam ke arah Tetua Huo Guang karena mulut ember tua bangka itu membuat kerumunan rakyat Kota Shang Ri La mengetahui niat tersembunyinya. Bahkan Pejabat Peng Chong menatapnya dengan tatapan mata menyelidiki.
Pada awalnya Wen Hui Min mengajak Pejabat Peng Chong beserta Keluarga Yang untuk bekerjasama membunuh Mu Dan serta Yang Ruo Li dengan alasan balas dendam kepada gadis muda itu yang telah membuat rusak wajah Peng Xiao Ran dan menghancurkan jiwa pil Huo Rong.
Wen Hui Min tidak menyinggung masalah api surgawi karena tidak mau Keluarga Peng dan Keluarga Yang berebutan dengannya.
Kekuatan api surgawi yang dahsyat bisa membuat keserakahan menyelimuti hati semua orang. Jika sejak awal Fu Jiu Yun berhasil mendapatkan api surgawi di portal rahasia maka bisa dipastikan keluarga terpandang lainnya tidak berani merebut api surgawi karena takut menjadi musuh Penguasa Kota Shang Ri La.
Sekarang api surgawi berada di tangan Yang Ruo Li. Para keluarga terpandang pun tergoda untuk merebut api surgawi dan memilikinya.
"Tetua Wu Yuan! Bunuh Yang Ruo Li!" perintah Wen Hui Min.
Wen Hui Min yakin jika anggotanya yang tercepat berhasil membunuh Yang Ruo Li maka api surgawi akan menjadi miliknya. Tugas dari Bangsawan Fu Chen harus dilaksanakannya dengan baik agar posisinya sebagai Nyonya Fu bisa bertahan.
Pejabat Peng Chong dan kedua Tetua Klan mendengus kasar melihat Wen Hui Min menggunakan kartu As andalannya yaitu Tetua Wu Yuan. Mereka merasa kesal dan dongkol karena sudah bisa membayangkan api surgawi akan jatuh ke tangan Wen Hui Min.
"Baik Nyonya Fu!" jawab Tetua Wu Yuan dan melangkahkan kakinya secara perlahan dan berhati-hati menuju tempat Yang Ruo Li berdiri.
***
"Li Er. Berhati-hatilah! Orang tua ini adalah kultivator tingkat delapan."
Li Zhe Liang menggunakan sihir telepati untuk berbicara dengan Yang Ruo Li.
"Baik Zhe Liang. Aku akan berhati-hati," jawab Yang Ruo Li melalui sihir telepati.
***
Yang Ruo Li mengamati dengan saksama Tetua Wu Yuan yang berdiri tepat di hadapannya saat ini. Orang tua itu berusia sekitar enam puluhan dengan jenggot putih yang memenuhi dagunya. Raut wajahnya sangat tenang.
"Yang Ruo Li. Kamu sangat hebat. Di usia yang masih muda sudah mengikat kontrak dengan Qi Lin hewan roh suci legenda dan api surgawi. Sangat disayangkan, sifatmu kejam," ucap Tetua Wu Yuan dengan nada suara tenang, tanpa bermaksud menghakimi.
"Tetua Wu Yuan. Aku hanya ingin menyelamatkan ibuku. Mereka semua bergabung untuk membunuhku. Jika aku tidak kejam maka nyawaku dan ibuku sudah hilang sejak awal," balas Yang Ruo Li.
Tetua Wu Yuan tertegun setelah mendengar jawaban bijak dari Yang Ruo Li. Orang tua itu mengakui di dalam hati kecilnya bahwa perkataan Yang Ruo Li sangat benar.
"Tetua Wu Yuan. Prinsipku adalah siapa yang berniat jahat kepadaku, aku akan membalasnya berpuluh kali lipat. Aku tahu Tetua Wu Yuan hanyalah bawahan yang menjalankan tugas. Jika Tetua Wu Yuan tidak menyerangku, aku pun akan melepaskan Tetua Wu Yuan. Bagaimana?" tanya Yang Ruo Li.
"Sikap bijak Nona Ruo Li membuatku kagum. Akan tetapi, aku tetap harus menjalankan tugas karena Nyonya Fu sudah banyak berjasa terhadapku," tolak Tetua Wu Yuan dengan halus.
"Tetua Wu Yuan. Puluhan tahun yang lalu ibuku juga berjasa besar kepada Wen Hui Min, tetapi wanita licik ini tidak memedulikan ibuku disiksa oleh Huo Rong dan Keluarga Yang. Bahkan tadi dia ingin membakar ibuku. Tetua Wu Yuan tidak perlu setia kepadanya. Aku yakin Wen Hui Min akan menyingkirkan Tetua Wu Yuan jika sudah tidak berguna baginya lagi seperti ibuku," ucap Yang Ruo Li.
Tetua Wu Yuan mengelus janggut putihnya dengan perlahan sambil berpikir sehingga membuat Wen Hui Min gelisah dan khawatir Tetua Wu Yuan akan mempercayai ucapan Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li tersenyum samar melihat kepanikan Wen Hui Min. Muncul ide cemerlang di dalam pikiran gadis muda itu untuk mengerjai Wen Hui Min.
"Tetua Wu Yuan sudah berada di kultivator tingkat delapan. Kurang sedikit lagi akan mencapai tingkat kultivator tertinggi. Aku bisa membantu dengan pil elixir reinkarnasi racikanku. Aku yakin Tetua Wu Yuan bisa mencapai tingkat sembilan dalam waktu dekat. Maukah Tetua Wu Yuan menjadi pengikutku?" tanya Yang Ruo Li sambil memperlihatkan raut wajah yang serius.
Tawaran dari Yang Ruo Li membuat pendirian Tetua Wu Yuan goyah. Selama lima tahun terakhir ini dirinya sudah berlatih keras untuk meningkatkan tingkat kultivatornya dan belum berhasil.
Pil elixir reinkarnasi adalah elexir langka yang diramu dari berbagai ramuan berharga dan bisa membuat talenta bangkit dengan cepat. Pil elixir reinkarnasi sangat berguna dan membantu bagi kultivator tingkat tujuh ke atas karena di tingkat itulah mereka biasanya akan terhenti dan sangat sulit untuk naik tingkatan kultivatornya. Semakin tinggi kualitas dan level pil elixir reinkarnasi akan semakin berkhasiat.
"Tetua Wu Yuan! Jangan tertipu mulut manis Yang Ruo Li. Mama mungkin dia bisa meracik pil elixir reinkarnasi? Ini untukmu!" kata Wen Hui Min sambil memberikan satu butir pil elixir yang diambilnya dari cincin penyimpan baru rubi miliknya.
***
"Pil elixir reinkarnasi kualitas menengah level tiga!" kata Chong Yun dengan yakin.
Sebagai alchemist tingkat empat, Chong Yun bisa mengenali kualitas dan level pil elixir reinkarnasi dari ukuran serta warna pil itu. Pil yang diberikan Wen Hui Min berukuran sedang dengan campuran tiga warna. Warna di pil mencerminkan level pil yang dihasilkan. Semakin tinggi kualitas pil elixir reinkarnasi, ukurannya semakin kecil.
Tangan Tetua Wu Yuan gemetaran memegang pil pemberian Wen Hui Min. Selama ini Wen Hui Min memang pernah memberikan pil elixir reinkarnasi untuknya, tetapi yang kualitas rendah dan level satu. Ini pertama kalinya Tetua Wu Yuan mendapatkan pil elixir reinkarnasi tingkat menengah level tiga.
"Tetua Wu Yuan! Jangan dimakan! Pil itu beracun!" teriak Yang Ruo Li.
"Apa?" ucap Chong Yun dengan raut wajah tidak percaya.
Darimana Yang Ruo Li bisa mengetahui pil elixir reinkarnasi itu beracun? Dirinya sebagai alchemist tingkat empat saja tidak menyadari pil itu beracun. Chong Yun menatap penuh antusias ke tengah aula besar untuk mencari tahu apa arti perkataan Yang Ruo Li, sedangkan Li Zhe Liang yang duduk di sampingnya tersenyum tips karena yakin Yang Ruo Li sedang merencanakan sesuatu.
"Omong kosong! Pil elixir reinkarnasi ini aku beli dari alchemist Kerajaan Tang. Bagaimana mungkin beracun?" teriak Wen Hui Min.
***
Selamat siang readers. Bab ini up pukul 15.15 wita.
Bagaimana cara Yang Ruo Li membuktikan pil elixir reinkarnasi pemberian Wen Hui Min beracun?
Jawabannya ada di bab malam ya.
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE