GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 113. Menolak Api Surgawi


***Portal Rahasia***


Lan Long menatap ke arah wanita itu dengan intens karena suaranya sangat familiar di telinga hewan roh suci legenda itu.


"Benar kata kakak Kera, wanita itu akan bangun dari tidur pulasnya. Mengapa aku merasa tenang dan menyukai suara wanita itu?" kata hati Lan Long.


Penampilan wanita berpakaian hitam itu sangatlah menakutkan karena aura hitam disertai kebencian yang besar memancar darinya. Akan tetapi, Lan Long tidak merasa takut sama sekali terhadap wanita itu.


"Zhe Liang! Wanita itu memiliki api surgawi di tangannya. Apakah itu sihir ilusi juga?" tanya Yang Ruo Li.


"Bukan! Itu api surgawi asli!" jawab Li Zhe Liang dengan yakin.


"Kenapa kalian tidak mau api surgawi? Kenapa kalian saling mengorbankan satu sama lain? KENAPA?"


Wanita itu berteriak melengking. Tubuhnya bergetar keras menahan luapan emosi yang berlebihan. Bahkan aura hitam tubuhnya mulai menyelimuti api surgawi sehingga api itu berubah warna menjadi hitam.


Api hitam tampaknya memiliki kekuatan sihir untuk melahap hati orang, dan orang-orang dapat merasakan kekuatan penghancur yang terkandung di dalamnya hanya dengan melihatnya.


Li Zhe Liang tahu api surgawi bisa berubah warna sesuai dengan suasana hati pemiliknya. Jika dibiarkan lebih lama maka api surgawi murni itu akan berubah menjadi api hitam yang jahat dan kelam.


Li Zhe Liang yakin wanita berpakaian hitam itu pastilah pemilik asli api surgawi sehingga mencoba berkomunikasi dengannya.


"Tetua! Apakah anda adalah Batari Liu Yi Fei?" tanya Li Zhe Liang.


"Batari Liu Yi Fei?" kata hati Yang Ruo Li dan Lan Long bersamaan.


"Aku mengenalnya! Nona, aku mengenal wanita ini!" kata Lan Long ke Yang Ruo Li secara tiba-tiba. Mata merah delimanya berbinar-binar menatap ke arah wanita itu.


Lan Long yakin dirinya pernah mendengar nama itu. Akan tetapi, kapan dan dimana Lan Long tidak bisa mengingatnya dengan jelas.


Wanita itu melihat ke arah Lan Long dan memberikan senyuman ramah di sudut bibirnya seolah dirinya bisa mendengar perkataan Lan Long. Hanya beberapa detik saja senyuman ramah itu sudah menghilang dan wanita itu menatap tajam ke arah Li Zhe Liang.


"Tidak disangka sudah ribuan tahun berlalu, masih ada keturunan di daratan Zhong Yuan yang mengenal namaku!" ujar wanita itu.


"Kehebatan Batari Liu Yi Fei membantai hewan roh buas yang membuat kekacauan sehingga rakyat daratan Zhong Yuan bisa hidup tenang ribuan tahun ini!" kata Li Zhe Liang sambil memberi hormat kepada wanita itu.


Batari adalah julukan dewi yang diberikan kepada wanita itu atas jasanya menyelamatkan daratan Zhong Yuan ribuan tahun yang lalu.


"Tahukah kalian bagaimana aku membantai hewan roh buas? Api Surgawi! Selama kamu memiliki api surgawi, semua hewan roh buas bisa dihancurkan!" kata Batari Liu Yi Fei.


Secara perlahan api surgawi yang melayang di atas telapak tangan kanannya berubah warna menjadi biru langit lagi.


"Gadis muda! Dengan api surgawi ini racun monster ular putih di tubuhmu akan hilang dan kamu bisa menjadi alchemist terhebat di daratan Zhong Yuan!" ucap Batari Liu Yi Fei sambil menatap Yang Ruo Li.


Kemudian pandangan matanya dialihkan ke arah Li Zhe Liang.


"Dengan api surgawi, monster naga bertanduk di punggungmu bisa dibunuh. Siksaan selama dua puluh tahun ini tidak akan kamu rasakan lagi!"


"Kalian hanya perlu memintanya padaku! Aku akan memberikannya dengan senang hati," kata Batari Liu Yi Fei sambil tersenyum.


Wanita itu mencoba memprovokasi Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li untuk berebutan api surgawi lagi.


"Batari Liu! Aku sangat mengetahui kehebatan api surgawi ini dan meminta Batari Liu untuk memberikannya ke Li Er. Racun di tubuhnya hanya bisa disembuhkan dengan api surgawi, sedangkan monster bertanduk ditubuhku, aku bisa menekannya dengan kekuatan spiritual!" ucap Li Zhe Liang dengan tegas.


"Aku tidak menginginkan api surgawi! Aku yakin bisa meracik pil penawar untuk menghilangkan racun di tubuhku sendiri," kata Yang Ruo Li.


"Tidak! Aku tidak mau melihat tubuhmu diambil alih monster naga bertanduk!" kata Yang Ruo Li.


Mereka berdua bersikeras menolak api surgawi untuk kebaikan masing-masing. Jika yang satunya tidak menginginkan api surgawi, maka yang lainnya pun tidak akan mengambilnya.


Li Zhe Liang lebih memilih bertahan melawan monster naga bertanduk sampai titik darah terakhir, bahkan kalau perlu mengorbankan nyawanya agar monster naga bertanduk tidak bangkit dan menggunakan raganya untuk menghancurkan daratan Zhong Yuan.


Begitupun sebaliknya dengan Yang Ruo Li. Gadis muda itu rela menderita kesakitan yang luar biasa dan kematian tragis akibat racun monster ular putih di tubuhnya.


Batari Liu Yi Fei bisa merasakan perasaan tulus satu sama lain antara Yang Ruo Li dan Li Zhe Liang. Pandangan matanya mendadak kosong karena mengenang kehidupan masa lalunya.


Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li tidak menyadarinya. Mereka berdua saling membujuk satu sama lain untuk menerima api surgawi.


"HA HA HA HA!"


Suara tawa Batari Liu Yi Fei membuat Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li terkejut karena suara tawa kali ini terdengar berbeda. Mereka bisa merasakan nada sendu dan kesepian di balik tawa itu.


Firasat mereka berdua tepat. Batari Liu Yi Fei tertawa sambil berlinang air mata. Tubuhnya bergetar hebat seolah-olah menahan penderitaan batin. Bahkan Lan Long melompat turun dari pelukan Yang Ruo Li dan berlari ke arah wanita itu.


Lan Long menggosokkan kepalanya di kaki Batari Liu Yi Fei sehingga membuat wanita itu menghentikan tertawanya dan menatap lembut ke hewan roh suci legenda itu.


"Qi Lin anak yang baik!" kata Batari Liu Yi Fei sambil mengangkat dan menggendong Lan Long. Sesekali tangannya membelai lembut kepala Lan Long.


Yang Ruo Li melirik sekilas ke arah Kera Purba yang masih terikat. Kera Purba itu menatap iba ke arah Batari Liu Yi Fei dengan mata berkaca-kaca sehingga membuat Yang Ruo Li yakin wanita itu mengalami kejadian yang menyedihkan di masa lalu.


Yang Ruo Li berjalan mendekati Batari Liu Yi Fei tanpa ragu. Li Zhe Liang mengikutinya dari belakang.


"Batari Liu! Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Yang Ruo Li.


Mendengar pertanyaan Yang Ruo Li , Batari Liu Yi Fei tersenyum hambar dan mengelap air mata di pipinya.


"Kalian tahu bagaimana aku mati?" tanya Batari Liu Yi Fei.


Li Zhe Liang dan Yang Ruo Li menggelengkan kepala bersamaan. Mereka berdua tidak menyangka wanita yang berdiri di hadapan mereka sudah mati.


Li Zhe Liang bisa menebak identitas Batari Liu Yi Fei pemilik api surgawi berdasarkan cerita yang diturunkan dari leluhurnya. Tidak ada yang mengetahui apa saja yang terjadi dengan wanita itu.


Portal rahasia yang hanya muncul ribuan tahun sekali juga menjadi misteri yang tidak bisa dipecahkan di daratan Zhong Yuan.


Walaupun mereka berdua tidak tahu bagaimana cara Batari Liu Yi Fei mati, mereka berfirasat kematian wanita itu pastilah tragis sehingga menyisakan kebencian yang mendalam selama ribuan tahun.


***


Selamat malam readers. Bab ini up pukul 21.15 wita.


Jangan lupa baca kelanjutan cerita besok ya. Akan terungkap masa lalu Batari Liu.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE