GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 148. Pil ekixir reinkarnasi


***Aula besar Kota Shang Ri La***


Tetua Wu Yuan yang sudah bersiap menelan pil elixir reinkarnasi pemberian Wen Hui Min menjadi ragu karena perkataan Yang Ruo Li. Tetua Wu Yuan menatap ke Wen Hui Min untuk meminta penjelasan dari wanita licik itu.


"Tetua Wu Yuan! Jangan mempercayai perkataan gadis busuk ini. Pil elixir reinkarnasi ini aku beli dengan harga mahal. Tidak mungkin beracun!" teriak Wen Hui Min.


Semula Wen Hui Min membeli pil elixir reinkarnasi itu untuk dirinya sendiri dan akan dipakai pada saat tingkat kultivasinya mulai meningkat. Wanita licik itu terpaksa memberikannya kepada Tetua Wu Yuan agar orang tua itu tidak termakan bujuk rayu Yang Ruo Li dan tetap setia menjadi bawahannya.


"Wen Hui Min! Kamu sangat licik dan kejam. Pantas saja tingkatan kultivator Tetua Wu Yuan tidak bisa naik karena kamu memberikannya pil elixir reinkarnasi yang mengandung racun penghancur," ujar Yang Ruo Li.


"Racun penghancur?" kata hati Chong Yun.


Racun penghancur adalah racun yang bisa memblokir jiwa pil seorang sehingga orang itu tidak bisa berlatih kultivasi sama sekali. Racun penghancur itulah yang diberikan oleh Huo Rong ketika Yang Ruo Li masih kecil.


Jika racun penghancur ada di dalam pil elixir reinkarnasi, tidak mengherankan tingkatan kultivator Tetua Wu Yuan tidak bisa meningkat.


"Tetua Wu Yuan! Jangan percaya ucapan Yang Ruo Li! Dia sengaja menghasutmu! Untuk apa aku meracunimu?" tanya Wen Hui Min.


Tetua Wu Yuan terdiam tidak memberikan jawaban apa pun karena hati kecilnya mulai goyah dan mencurigai Wen Hui Min. Yang Ruo Li tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.


"Kamu tidak mau Tetua Wu Yuan menjadi kultivator tingkat tertinggi karena takut dia tidak mau bekerja di bawah perintahmu lagi," ujar Yang Ruo Li.


"Diam! Aku akan memotong lidah tajammu!" gertak Wen Hui Min sambil melotot ke arah Yang Ruo Li.


"Bukti di depan mata! Kamu masih berani membantah!" balas Yang Ruo Li tidak mau kalah.


"Bukti? Di mana buktinya? Coba tunjukkan!" bentak Wen Hui Min.


Yang Ruo Li tersenyum samar mendengar perkataan Wen Hui Min. Wanita licik itu sudah masuk ke dalam perangkap yang di buat olehnya. Gadis muda itu melihat ke arah Tetua Wu Yuan.


"Tetua Wu Yuan. Buktinya ada di dalam pil elixir reinkarnasi. Aku akan memisahkan bahan di dalam pil itu," kata Yang Ruo Li.


"Baiklah," jawab Tetua Wu Yuan.


Tetua Wu Yuan membuka kepalan tangannya yang menggenggam pil elixir reinkarnasi tadi. Yang Ruo Li memancarkan sedikit api surgawi menuju pil itu. Dalam hitungan detik pil berubah menjadi beberapa jenis bahan pembuatnya.


Mata semua orang membulat besar melihat kekuatan api surgawi yang dengan mudahnya memperlihatkan semua bahan di dalam pil. Hal ini membuktikan pemilik api surgawi bisa meracik berbagai jenis pil elixir maupun racun dengan mudah.


"Rumput roh merah, ginseng umur seratus tahun, batu bulan, dan yang terakhir racun penghancur."


Yang Ruo Li menunjuk bahan dan menyebutkan namanya satu persatu di hadapan Tetua Wu Yuan. Wajah Tetua Wu Yuan menjadi memerah sewaktu menyadari memang ada racun penghancur berupa bubuk di antara semua bahan itu.


Sama seperti perkataan Yang Ruo Li sebelumnya, bukti ada di depan mata dan di tangan Tetua Wu Yuan sendiri.


"Nyonya Fu! Kamu masih mau menyangkal? Bubuk racun penghancur ini bukti yang jelas," ucap Tetua Wu Yuan dengan mata memerah.


"Bagaimana mungkin ada racun penghancur? Aku membelinya dengan harga mahal. Aku tidak mungkin meracunimu. Pasti alchemist Kerajaan Tang menjual pil elixir reinkarnasi palsu kepadaku," jelas Wen Hui Min dengan panik.


Tetua Wu Yuan tidak mempercayai penjelasan panjang lebar dari Wen Hui Min. Orang tua itu lebih mempercayai penglihatannya sendiri. Racun penghancur berada di dalam pil elixir reinkarnasi bersama bahan lainnya. Bukti yang terpampang itu sangat nyata tanpa rekayasa siapa pun.


"Nyonya Fu! Mulai saat ini aku memutuskan hubungan dengan Kediaman Bangsawan Fu Chen! Budi baikmu sudah aku balas selama sepuluh tahun. Kamu sangat kejam meracuniku selama ini. Aku tidak mungkin mengorbankan nyawaku untukmu lagi!" ucap Tetua Wu Yuan dengan ketus.


Kemarahan dan kebencian Wen Hui Min terhadap Yang Ruo Li memuncak. Dirinya sama sekali tidak menyangka Tetua Wu Yuan yang diperintahkan untuk membunuh Yang Ruo Li, malahan memutuskan hubungan dengan Kediaman Bangsawan Fu Chen. Wen Hui Min takut akan kemarahan Bangsawan Fu Chen terhadapnya nanti karena kehilangan satu kultivator tingkat tinggi.


Sementara Pejabat Peng Chong berteriak kesenangan di dalam hatinya melihat kegagalan Wen Hui Min mendapatkan api surgawi.


Suasana aula besar Kota Shang Ri La menjadi sunyi. Tidak ada lagi orang yang berani maju untuk melawan Yang Ruo Li. Mereka semua sangat tertarik dengan kekuatan api surgawi milik gadis muda itu dan sedang memikirkan cara untuk mendapatkannya. Tentu saja dengan cara halus karena takut menjadi daging bakar.


***


"Zhe Liang. Wanitamu sangat hebat bisa memisahkan bahan dari pil elixir reinkarnasi. Kemampuan alchemist nya juga tinggi. Aku sama sekali tidak menyadari ada racun penghancur di dalam pil elixir reinkarnasi itu," puji Chong Yun panjang lebar dan tidak mengalihkan pandangannya sama sekali dari tengah aula besar Kota Shang Ri La tempat Yang Ruo Li berada.


Ini pertama kalinya Chong Yun mengakui kehebatan Yang Ruo Li. Pria itu berfirasat Yang Ruo Li akan menjadi alchemist tingkat tinggi di masa yang akan datang.


"Nona Ruo Li memang hebat!" puji Lu Jing.


"Nona Ruo Li alchemist paling hebat di daratan Zhong Yuan!" puji Feng Teng.


Li Zhe Liang hanya tersenyum tipis mendengar pujian Chong Yun dan kedua bawahan kepercayaannya terhadap Yang Ruo Li. Hanya dirinya seorang saja yang menyadari racun penghancur itu dicampurkan ke dalam bahan-bahan itu ketika Yang Ruo Li menggunakan api surgawi.


Api surgawi bisa membaca isi hati Yang Ruo Li dan dengan mudah menambahkan racun penghancur ketika memisahkan bahan di dalam pil elixir reinkarnasi pemberian Wen Hui Min.


***


Beberapa saat kemudian terdengar suara derapan kaki yang keras menuju aula besar Kota Shang Ri La sehingga semua orang menatap ke sana.


Wajah muram Wen Hui Min berubah menjadi semringah seketika melihat pasukan Bangsawan Fu Chen tiba di sana.


*Nyonya Fu! Bangsawan Fu Chen mengirimkan seratus orang pasukan untuk membantu nyonya!" lapor pengawal yang tadi diperintahkan untuk memanggil bala bantuan.


"Bagus! Bagus sekali!" ucap Wen Hui Min sambil menatap sinis ke arah Yang Ruo Li.


Bersamaan dengan itu bala bantuan Pejabat Peng Chong yang berjumlah lima puluh orang juga tiba di sana.


"Ha ha ha! Pejabat Peng Chong! Gabungan pasukanku dan pengawalmu bisa menghabisi gadis busuk itu!" ujar Wen Hui Min.


Tetua Wu Yuan berjalan menghampiri Yang Ruo Li. Orang tua itu terkagum melihat ketenangan Yang Ruo Li. Gadis muda yang berbakat dan berhasil mengikat kontrak dengan api surgawi serta Qi Lin suci legenda yang langka.


"Nona Ruo Li! Aku bersedia menjadi pengikutmu!" ucap Tetua Wu Yuan dengan tegas.


***


Selamat malam readers. Bab ini up pukul 21.00 wita.


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya besok ya.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE