GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 124. Jubah Hitam


***Hutan Tengkorak***


Chong Yun tersenyum lebar melihat ke arah Li Zhe Liang yang setia dengan wajah dingin tanpa ekspresinya serta tidak memberikan satu tatapan mata pun terhadap Yang Rong Le.


Dari pembicaraan Yang Ruo Li dan Yang Rong Le, Chong Yun tahu ada dendam pribadi antara mereka. Selain itu tatapan mata Yang Rong Le tidak terlepas dari wajah Li Zhe Liang semakin membuat Chong Yun tertarik untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.


Sementara itu Yang Rong Le tersenyum kecil mendengar perkataan Chong Yun. Tidak sia-sia aktingnya sebagai gadis lemah pastilah mampu membuat para pria tersentuh dan merasa iba termasuk Chong Yun yang berada di dalam rombongan Li Zhe Liang.


Walaupun Li Zhe Liang masih belum memberikan satu lirikan mata terhadapnya, Yang Rong Le yakin dirinya mempunyai kesempatan yang banyak jika berhasil bergabung dengan rombongan itu.


Pertarungan dengan Kura-Kura Hitam sebelumnya membuat Yang Rong Le terkena pukulan dan terlempar jauh dari portal rahasia sehingga pingsan. Ketika terbangun, gadis kejam itu yakin rombongan Li Zhe Liang sudah berhasil masuk ke dalam portal rahasia sehingga mengirim Rong Rong, monster rajawali tingkat dua miliknya untuk mengintai portal rahasia dari luar.


Beberapa waktu yang lalu Rong Rong terbang kembali ke sisi Yang Rong Le dan memberitahukannya tentang rombongan Li Zhe Liang sedang dalam perjalanan pulang. Tentu saja gadis kejam itu tidak melewatkan kesempatan emas dan bersembunyi di balik rerumputan tinggi menunggu kedatangan rombongan Li Zhe Liang.


Rasa benci dan iri terhadap Yang Ruo Li semakin memuncak ketika melihat gadis muda itu berjalan berdampingan dengan Li Zhe Liang. Pakaian mereka berdua sangatlah serasi.


Selain itu bercak hitam di wajah kiri Yang Ruo Li sudah menghilang menampilkan kecantikannya yang luar biasa dan mampu mempengaruhi suasana hati semua orang.


Para pria akan mengagumi wajah itu, sedangkan para wanita akan iri dan membenci Yang Ruo Li termasuk Yang Rong Le. Gadis kejam itu yakin wajah Yang Ruo Li bisa sembuh karena menemukan harta karun di dalam portal rahasia.


Kalau saja dirinya yang berada di sisi Li Zhe Liang saat itu, maka wajahnya menjadi tercantik di seluruh daratan Zhong Yuan. Yang Rong Le tidak rela keberuntungan yang seharusnya menjadi miliknya direbut oleh Yang Ruo Li.


Rombongan Li Zhe Liang bisa keluar hidup-hidup dari portal rahasia menandakan api surgawi sudah berhasil didapatkan dan pastinya berada di tangan Li Zhe Liang. Yang Rong Le semakin bertekad mendapatkan pria dingin itu.


Gadis kejam itu tahu Li Zhe Liang sangat hebat sehingga sengaja mengekspos keberadaan tempat persembunyiannya dan rencananya berhasil. Dirinya bisa muncul di hadapan rombongan Li Zhe Liang.


"Kakak Ruo Li! Kenapa tidak memperbolehkanku ikut rombongan? Kita kan kakak adik."


Yang Rong Le melanjutkan aktingnya sebagai adik yang lemah lembut di depan rombongan Li Zhe Liang.


"Kakak adik? Aku tidak akan mengakui adik yang bisa membunuhku setiap saat," ucap Yang Ruo Li.


"Li Er! Ayo kita pergi!" ajak Li Zhe Liang sambil menggandeng tangan Yang Ruo Li dan berjalan melewati Yang Rong Le. Rombongan bawahannya segera mengikuti dari belakang, sedangkan Chong Yun hanya menggelengkan kepalanya pelan karena tidak mendapat tontonan yang menarik lagi.


"Li Er! Li Er!" teriak hati Yang Rong Le sambil mengepalkan kedua tangannya dengan erat.


Gadis kejam itu menatap dengan mata memerah punggung sejoli yang bergandengan tangan di hadapannya. Pikirannya mengingat jelas pembicaraan dua pengawal di depan tenda besar tentang Li Zhe Liang melakukan hubungan istimewa dengan Yang Ruo Li di Hutan Tengkorak karena reaksi segel racun sehingga pria itu bertanggung jawab melindungi Yang Ruo Li setiap saat.


"Pria itu milikku!" tekad hati Yang Rong Le.


Gadis kejam itu mengejar rombongan Li Zhe Liang.


"Kakak Ruo Li, tunggu aku!" teriak Yang Rong Le.


Tidak ada satu orang pun dari rombongan Li Zhe Liang menoleh ke belakang. Yang Rong Le tidak putus asa dan merobek lengan bajunya dengan cepat serta berpura-pura tersandung ranting pohon.


"Ah! Sakit sekali!" teriak Yang Rong Le.


Yang Rong Le buru-buru bangkit dan berjalan terpincang ke arah rombongan Li Zhe Liang.


"Nona! Pakaianmu robek," kata Chong Yun.


Yang Rong Le pura-pura terkejut dan menunduk malu. Tangannya mengambil sesuatu dari cincin penyimpan batu rubi miliknya. Sebuah jubah hitam besar langsung dikenakan di atas tubuhnya menutupi pakaiannya yang robek.


"Kakak Ruo Li! Bolehkah aku ikut bergabung?" tanya Yang Rong Le dengan suara yang dibuat semerdu mungkin.


Lu Jing dan Feng tercengang menatap jubah hitam yang melekat di tubuh Yang Rong Le.


"Nona! Kenapa bisa memiliki jubah ini?" tanya Lu Jing.


Mendengar pertanyaan Lu Jing, seluruh mata rombongan ikut mengamati jubah itu termasuk Yang Ruo Li.


Jubah hitam itu sangatlah besar dan bisa dipastikan jubah itu milik pria. Ada sobekan kecil di jubah itu. Yang Ruo Li merasa sangat familiar dengan jubah itu.


"Dimana aku pernah melihat jubah ini?" kata hati Yang Ruo Li sambil berpikir keras.


"Zhe Liang! Bukankah ini jubahmu?" teriak Chong Yun secara tiba-tiba.


Feng Teng dan Lu Jing yang mengetahui kejadian malam itu menatap Yang Rong Le dan Yang Ruo Li bergantian. Wajah mereka berdua penuh dengan rasa khawatir dan gelisah.


Apakah selama ini Li Zhe Liang dan mereka salah mengenali orang? Mungkinkah gadis yang berpetualangan fantasi dengan Li Zhe Liang adalah Yang Rong Le dan bukan Yang Ruo Li?


Berbagai macam dugaan muncul di dalam pikiran Lu Jing dan Feng Teng. Keringat dingin juga mulai bercucuran di kening mereka.


Informasi yang mereka dapatkan sebelumnya bahwa robekan pakaian wanita itu berasal dari Keluarga Yang. Karena Yang Rong Le mengikuti para Tetua Klan Huo untuk berlatih kultivasi maka kemungkinan besar Yang Ruo Li lah gadis misterius itu.


Sekarang mereka semua tahu Yang Rong Le bersama para Tetua Klan Huo juga berada di dalam Hutan Tengkorak beberapa hari ini untuk mencari portal rahasia.


***


Selamat siang readers. Bab ini up pukul 15.00 wita.


Dari judul babnya pasti readers sudah bisa menebak apa yang terjadi. Semakin geram kan sama si ulat keket? Sabar ya readers 🤗. Ga lama-lama koq si ulat keket muncul dalam cerita 😆🙏


Apakah Zhe Liang akan mempercayai perkataan Rong Le? Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE