GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 131. Sosok yang menyebalkan


***Hutan Tengkorak***


Sosok yang sangat menyebalkan itu adalah Yang Rong Le. Gadis tidak tahu malu itu segera menghampiri rombongan Li Zhe Liang dengan kaki yang terpincang-pincang. Entah karena luka akibat terhempas jauh menabrak pohon besar tadi atau hanya pura-pura untuk mencari simpati Li Zhe Liang, hanya Yang Rong Le sendiri saja tahu kebenarannya.


"Kenapa nona bisa ada di sini?"


Lu Jing mewakili rombongan bertanya kepada Yang Rong Le. Walaupun gadis muka tembok itu memiliki jubah hitam milik Li Zhe Liang dan kemungkinan besar adalah gadis misterius di malam itu. Akan tetapi, sikap Li Zhe Liang tampak jelas menolak Yang Rong Le.


Semula Lu Jing mengira masalah Yang Rong Le sudah diselesaikan karena gadis tidak tahu malu itu dibawa pergi oleh para Tetua Klan Huo. Tidak disangka Yang Rong Le malahan menunggu rombongan mereka di depan pintu masuk Hutan Tengkorak. Pasti ada rencana jahat yang sedang dijalankan oleh gadis muka tembok itu.


"Aku…Ah!" teriak Yang Rong Le dan jatuh terduduk di atas tanah. Tangannya memegang kakinya sambil meringis kesakitan. Tatapan mata memelasnya menatap ke Li Zhe Liang.


Tidak ada satu orang pun dari rombongan Li Zhe Liang menghampiri Yang Rong Le untuk menolongnya. Chong Yun yang usil ingin melangkahkan kakinya ke depan juga menghentikan niatnya karena terintimidasi oleh aura dingin dari tubuh Li Zhe Liang.


Kali ini bukan hanya aura dingin Li Zhe Liang yang menyelimuti sekeliling. Melainkan ada aura panas dari Yang Ruo Li. Suasana hati gadis muda itu memburuk karena kemunculan Yang Rong Le. Adik tirinya itu bagaikan kecoak bau yang tidak bisa disingkirkan jauh-jauh sehingga Yang Ruo Li menunjukkan sikap permusuhan secara terang-terangan.


Lan Long dan Xue Qiu sebagai hewan roh milik Yang Ruo Li, tentu saja menyadari nona mereka tidak menyukai gadis yang baru muncul di hadapan mereka saat ini.


"Lan Long! Maju! Gigit dia!" perintah Xue Qiu.


Lan Long melompat ke arah Yang Rong Le dan menerjangnya dengan kasar sehingga gadis muka tembok itu yang semula berpura-pura kesakitan, kali ini benar-benar terjungkal jatuh ke atas tanah.


"Qi Lin!" pekik Yang Rong Le saat melihat jelas kepala Lan Long yang berada tepat di atas wajahnya. Selain itu ada sebutir telur salju putih berdiri di atas kepala Qi Lin dan anehnya telur itu tidak terjatuh.


Mata merah delima Lan Long menatap tajam Yang Rong Le. Qi Lin kecil itu hanya bermaksud menakuti gadis muka tembok ini yang berani menyinggung nona nya. Lan Long tidak menggigitnya seperti perintah Xue Qiu. Hewan roh suci legenda itu hanya akan menggunakan gigi dan cakarnya jika mendapatkan perintah dari Yang Ruo Li.


"Lan Long!" panggil Yang Ruo Li dengan lembut.


Lan Long membuka mulutnya lebar-lebar dan meraung dengan kuat, sebelum mendengus kasar serta melompat turun dari tubuh Yang Rong Le. Qi Lin kecil itu melangkahkan kakinya dengan lincah ke arah Yang Ruo Li serta duduk dengan tenang di samping gadis muda itu.


Yang Rong Le menggigit bibir bawahnya dengan keras sambil menatap iri ke arah Yang Ruo Li. Dirinya tidak menyangka Qi Lin adalah hewan roh milik Yang Ruo Li.


Sebagai sesama summoner, Yang Rong Le tahu pasti hewan roh hanya akan mendengarkan perintah dari pemiliknya dan itu pasti Yang Ruo Li karena Qi Li kecil itu mendengarkan perintahnya.


Meskipun Li Zhe Liang bersikap dingin dan menakutkan, pria itu memiliki kekuatan luar biasa dan pastinya memiliki identitas yang luar biasa. Yang Rong Le yakin dirinya tidak akan pernah dapat menemukan pria lain yang lebih baik daripada Li Zhe Liang sehingga memutuskan untuk menunggu rombongan Li Zhe Liang di depan jalan masuk Hutan Tengkorak.


Yang Rong Le bertekad untuk merebut Li Zhe Liang dari sisi Yang Ruo Li dengan cara apa pun. Hatinya merasa iri dan cemburu melihat Qi Lin muda berjalan di samping Yang Ruo Li. Dirinya mengira Qi Lin itu adalah milik Li Zhe Liang. Jika dia berhasil mendapatkan pria itu, maka hewan roh suci legenda itu akan patuh kepadanya juga.


Kebenaran yang terungkap saat ini membuat rasa iri dan cemburunya terhadap Yang Ruo Li semakin meningkat. Gadis muka tembok itu menganggap Yang Ruo Li sudah merebut semua keberuntungan yang seharusnya menjadi miliknya.


Dirinya yang pertama kali bertemu dengan Li Zhe Liang di Hutan Tengkorak. Seharusnya dia lah gadis yang melakukan hubungan istimewa dengan pria hebat itu. Dia juga yang seharusnya menemani Li Zhe Liang ke portal rahasia dan mengikat kontrak dengan Qi Lin kecil. Semua gara-gara Yang Ruo Li! Gadis sampah itu merebut semua keberuntungan darinya.


Yang Rong Le berusaha bangkit sendiri tanpa bantuan siapa pun dan berjalan terpincang-pincang. Gadis muka tembok itu berhenti tepat di depan Yang Ruo Li.


"Kenapa kakak Ruo Li begitu kejam menyuruh hewan roh itu menindasku?" tanya Yang Rong Le sambil berlinang air mata.


"Aku memang sengaja!" jawab Yang Ruo Li dengan ketus.


"Tuan! Kakak Ruo Li sangat jahat kepadaku," keluh Yang Rong Le sambil mengulurkan tangannya dengan niat memegang tangan Li Zhe Liang.


Tentu saja Li Zhe Liang menghindar dengan cepat. Li Zhe Liang sangat membenci gadis seperti Yang Rong Le. Gadis yang berani berbohong di depannya dan mengaku sebagai gadis misterius di malam itu.


Yang Rong Le bagaikan tumpukan kotoran busuk yang berusaha mati-matian untuk mengotori tubuh Li Zhe Liang.


***


Siang readers. Bab ini up puk 16.30 wita. Masih ada satu bab lagi nanti malam. Di tunggu ya 🤗


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE