GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 33. Sihir Proyeksi Astral


***Kediaman Edelweiss***


Huo Rong dan Yang Rong Xian terkejut dengan kekuatan kabut hitam yang menyelimuti sekujur tubuh Yang Ruo Li. Mereka mempunyai firasat yang tidak baik akan kekuatan mencekam itu bahkan Huo Rong semakin erat memegang ujung rantai besi yang membelenggu pinggang Mu Dan.


Mu Dan akan menjadi perisainya menghadapi serangan dari Yang Ruo Li nantinya, sedangkan Penjaga tua yang sudah mencapai Tahap Penguasaan Jiwa pun ikut merasa cemas dengan kekuatan kabut hitam yang terlihat sangat berbahaya itu.


Sementara itu raut wajah Mu Dan berubah menjadi cemas dan gelisah seolah-olah dirinya tahu apa kekuatan di balik kabut hitam itu.


"Li…Li Er! Jangan!" teriak Mu Dan secara spontan.


Yang Ruo Li tersenyum tipis mendengar panggilan Mu Dan kepadanya, yang menandakan Mu Dan mengenalinya.


"Mu Dan! Tidak kusangka penyakit gilamu bisa sembuh sekarang. Hari ini akan menjadi hari kematianmu bersama putrimu!" teriak Huo Rong sambil menarik ujung rantai besi lebih erat lagi sehingga melukai pinggang Mu Dan dan berdarah.


Selama enam belas tahun ini, Huo Rong sudah mencoba berkali-kali untuk menghancurkan pil jiwa Mu Dan, tetapi tidak pernah berhasil. Seolah-olah ada sihir segel yang melindungi jiwa pil Mu Dan sehingga Huo Rong menggunakan rantai besi untuk mengikat dan mengontrol Mu Dan.


Mu Dan menggigit bibirnya sambil menahan rasa sakit. Kali ini dirinya tidak berteriak kesakitan. Pandangan matanya tetap terpaku ke arah kabut hitam di sekujur tubuh Yang Ruo Li.


Mu Dan tahu jika Yang Ruo Li menggunakan kabut hitam itu, maka Yang Ruo Li sendiri pun akan menghadapi serangan balik dari kekuatan itu, yang pastinya bisa menyebabkan kematian.


Mu Dan tidak ingin hal itu terjadi dan berusaha mencegahnya.


"Li Er! Pergi! Tinggalkan ibu! Jangan gunakan kekuatan itu!" teriak Mu Dan histeris.


Tentu saja Yang Ruo Li tahu jelas resiko yang akan diterimanya jika menggunakan kekuatan itu, tetapi dirinya tidak merasa takut sama sekali. Kematian bukanlah hal yang mengerikan jika dibandingkan dengan membiarkan Mu Dan menderita karena disiksa oleh Huo Rong.


"Ibu! Aku tidak akan pergi dan pasti bisa menyelamatkanmu. Mereka semua akan mati!" kata Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li mengangkat kedua tangannya ke atas dan memancarkan sebagian kabut hitam itu terbang ke arah Yang Rong Xian.


"Lindungi Nona Rong Xian!" teriak Huo Rong dengan panik.


Dua orang penjaga berdiri di depan Yang Rong Xian dan mencoba menghadang kabut hitam itu dengan kekuatan spiritual mereka. Akan tetapi, kabut hitam itu seolah-olah mempunyai nyawa dan menggulung erat tubuh kedua penjaga itu.


Dalam sekejap mata kedua penjaga itu hilang tanpa jejak karena ditelan oleh kabut hitam itu, sedangkan tubuh Yang Ruo Li terhuyung ke belakang beberapa langkah dan mulutnya memuntahkan darah segar.


"Li Er! Hentikan!" teriak Mu Dan dengan panik.


Yang Ruo Li tersenyum lebar ke arah Mu Dan, lalu mengangkat kedua tangannya ke atas untuk memancarkan kabut hitam dari tubuhnya lagi.


"LI ER!" Mu Dan berteriak keras sambil memejamkan rapat kedua matanya. Beberapa detik kemudian terlihat roh Mu Dan keluar dari tubuhnya sehingga membuat semua orang yang berada di sana terkejut.


Yang Ruo Li pun tidak jadi menggunakan sihir racun tingkat dewa itu karena roh Mu Dan sedang menuju ke arahnya.


***


"Sihir proyeksi astral!" kata Lu Jing dan Feng Teng bersamaan.


Sihir proyeksi astral adalah sihir keluarnya roh dari tubuh sehingga meninggalkan tubuh yang kosong dan roh itu mempunyai semua kekuatan spiritual yang dimiliki orang tersebut. Roh itu bisa bergerak ke mana pun dia mau. Hanya kultivator tingkat tinggi yang menguasai sihir proyeksi astral.


"Ibu Yang Ruo Li berasal dari Kota Shang Ri La ?" tanya Li Zhe Liang.


"Lapor Putra mahkota! Ibu Nona Yang Ruo Li adalah pendatang baru di Kota Shang Ri La sekitar delapan belas tahun yang lalu. Pada saat itu beliau berjasa menyelamatkan Wen Hui Min, istri dari Bangsawan Fu Chen sehingga terjalinlah pertunangan dengan Fu Jiu Yun sejak Nona Yang Ruo Li masih bayi," jawab Feng Teng karena dialah yang pergi mencari informasi tentang Yang Ruo Li tadi pagi.


"Tidak disangka di kota kecil ini bisa menemukan seorang kultivator tingkat tinggi," kata Li Zhe Liang sambil melihat ke arah roh Mu Dan yang sudah berdiri di samping Yang Ruo Li sekarang.


***


Source Wikipedia : Proyeksi Astral adalah istilah yang digunakan dalam esoterisme untuk menggambarkan pengalaman keluar dari tubuh atas keinginan sendiri, yang diduga sebagai suatu bentuk dari telepati, yang mengasumsikan adanya jiwa atau kesadaran yang disebut "tubuh astral" yang terpisah dari tubuh fisik dan mampu melakukan perjalanan ke luar ke seluruh penjuru alam semesta.


Halo readers. Hari ini author LYTIE up 2 bab ya. Sambil menunggu, jangan lupa menekan tombol like untuk bab ini.


Bab tentang pertarungan sangat menguras pikiran author karena merangkai setiap kata sambil membayangkan kejadiannya 😂.


Di tunggu ya.


Terima kasih


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE