
***Hutan Tengkorak***
Dua puluh pengikut Tang Song yang merupakan kultivator tingkat empat dan lima berhasil menyusul Yang Ruo Li dengan cepat dan mengepungnya. Mereka semua terpana dengan kecantikan wajah Yang Ruo Li.
Walaupun begitu, para pengikut Tang Song lebih takut dengan hukuman kejam yang akan diberikan oleh Tang Ying karena kehilangan jejak monster telur salju putih yang aneh serta kipas lipat abadi sehingga kecantikan Yang Ruo Li hanya bisa dikagumi di dalam hati.
Kemunculan Yang Ruo Li di Hutan Tengkorak membuat para pengikut Tang Song mencurigai gadis muda itu mempunyai hubungan dengan telur salju putih yang aneh.
Benar atau tidaknya Yang Ruo Li berhubungan dengan monster telur itu, mereka tidak peduli. Para pengikut Tang Song itu akan menjadikan Yang Ruo Li sebagai tumbal.
"Nona muda. Serahkan telur salju putih dan kipas lipat abadi!" seru salah satu pengikut Tang Song yang berada di kultivasi tingkat lima.
"Benar! Kami melihat telur salju putih berlari ke arah sini dan menghilang. Kamu pasti komplotannya," teriak pengikut Tang Song lainnya.
Mereka semua menebak Yang Ruo Li hanyalah gadis muda dengan kultivasi di bawah tingkat lima sehingga bukankah lawan mereka semua.
Bersamaan dengan itu Tang Song dan Tang Ying juga tiba di sana. Tang Ying menjadi gusar setelah mendengar perkataan para pengikut Tang Song dan segera berdiri di hadapan Yang Ruo Li dengan berkacak pinggang.
Kecantikan wajah Yang Ruo Li membuat Tang Ying iri dan tersaingi sehingga semakin marah.
"Hei gadis kampung! Berani sekali mencuri monster telur peliharaanku dan kipas lipat abadi!" gertak Tang Ying.
Putri manja itu langsung menghunuskan pedangnya ke arah Yang Ruo Li, tepatnya ke wajah cantik Yang Ruo Li. Tentu saja Yang Ruo Li bisa menghindar dengan mudah.
"Berani sekali kamu menghindar! Kalian semua cepat tangkap dia! Aku mau merusak wajahnya!" teriak Tang Ying.
Yang Ruo Li memicingkan matanya menatap gadis manja di hadapannya. Dari pakaian yang dikenakan oleh Tang Ying, Yang Ruo Li bisa mengira gadis manja ini pastilah berasal dari keluarga kerajaan.
"Nona muda. Jangan melawan perintah Putri Tang Ying. Menyerahlah dan patuh menerima hukuman. Jika tidak, kami yang akan melukaimu!" ancam Lai Yi, yang merupakan ketua dari semua pengikut Tang Song.
"Putri Tang Ying? Putri ketujuh Kaisar Tang? Sesuai kabar yang beredar, putri ini sangat manja dan angkuh," kata hati Yang Ruo Li.
Yang Ruo Li merasakan ada sepasang mata yang menatapnya intens sehingga Yang Ruo Li pun membalas tatapan mata itu, yang ternyata berasal dari Tang Song.
Tang Song masih terpana dengan kecantikan Yang Ruo Li. Semua putri pejabat Kerajaan Tang yang ditemui Tang Song selama ini, tidak ada yang bisa menyaingi kecantikan Yang Ruo Li.
Gadis muda di hadapannya bagaikan dewi yang turun dari kahyangan. Tang Song tertarik untuk menjadikan Yang Ruo Li selirnya. Sebagai pangeran Kerajaan Tang, sudah menjadi hal biasa memiliki selir yang banyak seperti Kaisar Tang.
Kota Shang Ri La hanyalah salah satu kota kecil yang berada di bawah Kerajaan Tang sehingga kabar mengenai Kaisar Tang beserta selir-selirnya diketahui oleh semua rakyatnya.
Selir Bai Li, salah satu selir Kaisar Tang terkenal dengan kecantikannya melebihi Permaisuri Ming Lan. Tidak mengherankan Selir Bai Li menjadi selir kesayangan Kaisar Tang selama puluhan tahun ini.
Tang Ying mewarisi kecantikan ibunya, Selir Bai Li. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan Yang Ruo Li, kecantikan Tang Ying masih kalah jauh.
Hal itulah yang membuat putri manja itu semakin ingin merusak wajah Yang Ruo Li. Bagaimana mungkin di Hutan Tengkorak bisa ditemukan gadis yang melebihi kecantikannya?
Tang Ying semakin sebal karena Tang Song terlihat jelas tertarik dengan gadis kampung di hadapannya. Tang Ying tidak mau Tang Song menghalangi niatnya untuk merusak wajah Yang Ruo Li.
Sementara Yang Ruo Li semakin merasa tidak nyaman dengan tatapan intens dari Tang Song dan ingin menyadarkan pria muda yang tidak tahu sopan santun di hadapannya.
Tiba-tiba sesuatu benda jatuh dari langit dan menimpa tepat di atas kepala Tang Song serta disusul benda yang sama menimpuk wajah Tang Song dengan keras sehingga pria muda itu terkejut sambil meringis kesakitan.
"Lindungi Pangeran Tang Song dan Putri Tang Ying!" perintah Lai Yi.
Lai Yi dan para pengikut lainnya membuat formasi lingkaran mengelilingi Tang Ying dan Tang Song tepat di tengah lingkaran, sedangkan mata mereka semua mengawasi sekeliling untuk mencari siapa yang menyerang Tang Song secara tiba-tiba tadi.
Yang Ruo Li berdiri tidak jauh dari mereka. Matanya menatap ke arah sesuatu yang menimpa kepala dan menimpuk wajah Tang Song tadi. Dua ekor ikan salju berekor pelangi tergeletak di atas tanah.
"Mengapa ikan salju berekor pelangi yang hidup di dalam sungai Hutan Tengkorak bisa jatuh dari langit?" kata hati Yang Ruo Li.
***
Selamat siang readers tercinta. Ayo tebak nih siapa yang melempar dua ikan salju berekor pelangi ke Tang Song? 🤭🤭
Gentong cuka memulai aksi double hit ke Tang Song nih. Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.
Para readers tercinta. Nonton yuk iklan gratis sebanyak 10 kali di bagian hadiah, untuk mendukung novel Gadis Beracun. 10 kali iklan sama dengan 100 poin atau 1 vote 🤗. Bisa dinonton setiap hari 🥰👍
TERIMA KASIH
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE