GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 164. Tugas penting untuk Lu Jing


***Paviliun Ru Yi***


Yang Ruo Li sangat mengkhawatirkan keadaan Mu Dan sehingga tidak menolak ajakan Li Zhe Liang. Akan tetapi, dirinya tidak mungkin meninggalkan Li Jian Ming dengan cara tidak sopan.


"Jian Ming. Aku lihat keadaan ibuku dulu," ucap Yang Ruo Li. Kemudian melihat ke arah Tetua Wu Yuan.


"Tetua Wu Yuan. Tolong ceritakan ke Jian Ming semua kejadian di aula besar Kota Shang Ri La," pesan Yang Ruo Li.


"Baik Nona Ruo Li," jawab Tetua Wu Yuan.


Li Jian Ming hanya bisa menatap punggung Yang Ruo Li dan Li Zhe Liang sambil tersenyum tipis. Terlihat jelas Yang Ruo Li sangat menuruti perkataan Li Zhe Liang dan hubungan mereka berdua pun lebih dekat dari pada sebelum berangkat ke Hutan Tengkorak. Li Jian Ming bisa merasakan semua hal itu.


Tiba-tiba Li Zhe Liang menghentikan langkah kakinya dan menoleh ke arah Li Jian Ming. Yang Ruo Li pun ikut menoleh ke belakang.


"Paviliun Ru Yi sudah menjadi milik Li Er sekarang. Lu Jing, bantu Li Jian Ming cari tempat penginapan baru dan antar dia ke sana!" perintah Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang tidak mau melihat Li Jian Ming menginap di Paviliun Ru Yi, yang kemungkinan besar bisa membuat pria itu mencari kesempatan untuk menemui Yang Ruo Li.


"Baik Tuan," jawab Lu Jing dengan patuh.


Li Zhe Liang menggenggam erat tangan Yang Ruo Li dan melanjutkan perjalanan menuju kamar penginapan Mu Dan di ikuti oleh Feng Teng dari belakang.


Sementara Lu Jing menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Li Zhe Liang. Lu Jing berjalan menghampiri Li Jian Ming dan Tetua Wu Yuan.


Bawahan kepercayaan Li Zhe Liang itu harus menunggu Tetua Wu Yuan selesai menceritakan kejadian di aula besar Kota Shang Ri La terlebih dahulu, baru bisa mengantar Li Jian Ming mencari penginapan baru.


***


"Kalian semua boleh pulang ke tempat masing-masing. Terima kasih sudah bersedia mengikutiku ke sini," kata Li Jian Ming ke puluhan kultivator tingkat empat dan tingkat lima yang datang bersamanya tadi.


"Baik Tuan muda Li Jian Ming," jawab serentak puluhan orang itu.


"Tunggu sebentar! Kalau bisa aku sarankan mereka menginap semalam dulu di Kota Shang Ri La. Tuan muda Li Jian Ming bisa mengambil keputusan setelah mendengar semuanya tentang keadaan Kota Shang Ri La saat ini," sela Tetua Wu Yuan.


"Pasti ada masalah penting yang ingin dibicarakan oleh Tetua Wu Yuan," kata hati Li Jian Ming.


"Kalau begitu, kalian semua menginaplah di Penginapan Teratai. Aku akan menyusul ke sana nanti," pesan Li Jian Ming.


"Baik Tuan muda Li Jian Ming," jawab serentak puluhan orang itu.


"Tuan Lu Jing. Aku akan menginap di Penginapan Teratai supaya memudahkan Tetua Wu Yuan mencariku nanti," kata Li Jian Ming.


"Tidak masalah. Lu Jing akan mengantar tuan muda Li Jian Ming ke sana. Mengenai biaya penginapan tuan muda Li Jian Ming dan semua pengikut tadi akan ditanggung oleh tuanku," jelas Lu Jing sambil tersenyum ramah.


***


Li Jian Ming membawa Tetua Wu Yuan dan Lu Jing ke dalam salah satu ruang tamu Paviliun Ru Yi. Mereka bertiga duduk di dalam ruangan. Li Jian Ming menuangkan teh ke cangkir Tetua Wu Yuan dan Lu Jing.


"Apakah Tetua Wu Yuan tidak bekerja untuk Kediaman Bangsawan Fu Chen lagi?"


Li Jian Ming mengajukan pertanyaan pertama ke Tetua Wu Yuan. Pertanyaan itu sudah mengusik pikirannya sejak awal.


Li Jian Ming merasa heran mengapa Tetua Wu Yuan bisa ikut Yang Ruo Li pulang. Bukankah Mu Dan diculik dan akan dibakar karena ada campur tangan dari Wen Hui Min, istri Bangsawan Fu Chen?


Pengurus Ming Ye sudah menceritakan semua kejadian awal penculikan Mu Dan dari Paviliun Ru Yi. Kemudian kemunculan Yang Ruo Li bersama Qi Lin dan pada akhirnya gadis muda itu memerintahkan Pengurus Ming Ye serta semua penjaga Paviliun Ru Yi yang berada di sana untuk mengikuti Qi Lin membawa Mu Dan pulang.


Dari sikap hormat yang ditampilkan oleh Tetua Wu Yuan terhadap Yang Ruo Li, Li Jian Ming bisa menebak Tetua Wu Yuan mempunyai hubungan yang baik dengan Yang Ruo Li.


Walaupun Li Jian Ming baru mengenal dekat Yang Ruo Li dalam waktu singkat, pria itu yakin Yang Ruo Li tidak mungkin menggunakan cara kotor memaksa Tetua Wu Yuan mengikutinya ke Paviliun Ru Yi.


"Sekarang aku adalah pengikut Nona Ruo Li. Aku sudah memutuskan hubungan dengan Keluarga Bangsawan Fu Chen," jawab Tetua Wu Yuan dengan jujur.


Li Jian Ming terkejut dengan jawaban Tetua Wu Yuan. Dirinya tidak menyangka salah satu kultivator tingkat delapan Kota Shang Ri La bersedia menjadi pengikut Yang Ruo Li. Li Jian Ming semakin terkagum dengan kemampuan gadis muda itu.


"Ruo Li sangat beruntung bisa mendapatkan bimbingan dari Tetua Wu Yuan," ucap Li Jian Ming.


"Aku yang beruntung menjadi pengikut Nona Ruo Li. Nona Ruo Li sangat bijaksana, baik hati, dan berani," jawab Tetua Wu Yuan.


"Nona Ruo Li sangat hebat," ujar Lu Jing dengan antusias.


Kehebatan dan kecerdikan Yang Ruo Li dalam menghadapi setiap masalah membuat Lu Jing hormat kepadanya. Lu Jing dan Feng Teng yakin Yang Ruo Li bisa menjadi pasangan yang sepadan dengan Li Zhe Liang di kemudian hari.


Tetua Wu Yuan mulai menceritakan semua kejadian di aula besar Kota Shang Ri La ke Li Jian Ming, termasuk tentang permintaan Rakyat Kota Shang Ri La kepada Yang Ruo Li untuk mencari anak yang hilang.


***


Halo readers setia novel Gadis Beracun. Author LYTIE sudan ada grup chat di noveltoon nih. Gabung yuk 🤗🤗🥰


Cerita di novel ini akan ada beberapa konflik lagi. Setelah konflik diselesaikan, novel akan tamat. Tetap setia membaca ya readers 🤗🤗🙏


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE