GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 143. kekuatan tersembunyi Xue Qiu


***Aula besar Kota Shang Ri La***


Para pengawal masih saling membunuh satu sama lain. Apa yang terlihat di depan mata mereka adalah wajah Yang Ruo Li. Mereka sama sekali tidak sadar, pedang masing-masing menembus anggota tubuh dari teman seperjuangan mereka.


Wen Hui Min dan pejabat Peng Chong semakin geram melihat kematian satu persatu pengawal kepercayaan mereka. Akan tetapi, mereka berdua tidak akan mengurungkan niat untuk membunuh Yang Ruo Li.


"Panggil pasukan Bangsawan Fu Chen ke sini!" perintah Wen Hui Min ke pengawal. Wanita licik itu tidak percaya, Yang Ruo Li bisa membunuh semua pasukan tangguh milik Bangsawan Fu Chen.


Wen Hui Min yakin Bangsawan Fu Chen akan meminjamkan sebagian pasukannya untuk mendapatkan api surgawi dari tangan Yang Ruo Li.


Pejabat Peng Chong pun memerintahkan salah satu pengawal untuk memanggil lebih banyak lagi bawahan kepercayaannya.


Yang Ruo Li berdiri dengan tenang di tengah aula besar Kota Shang Ri La. Gadis muda itu tidak melarikan diri walaupun mendengar jelas perintah Wen Hui Min dan Pejabat Peng Chong. Yang Ruo Li sangat percaya diri dengan semua bubuk racun dan pil obat racikannya yang belum dipergunakan sampai saat ini.


***


"Huang Chao! Majulah!" perintah Pejabat Peng Chao.


Seorang pria berusia sekitar tiga puluh tahun berjalan maju ke tengah aula besar dan berdiri tepat di hadapan Yang Ruo Li. Gadis muda itu menatap Huang Chao dengan saksama. Tatapan matanya berhenti di cincin batu rubi kecil yang melingkar jari tangan Huang Chao.


"Dia summoner!" kata hati Yang Ruo Li.


Dugaan Yang Ruo Li sangat tepat. Huang Chao adalah summoner bintang tujuh dan merupakan salah satu summoner terhebat di Kota Shang Ri La. Selama ini Huang Chao bekerja kepada Pejabat Peng Chong dengan bayaran yang tinggi.


"Huang Chao! Lumpuhkan Yang Ruo Li! Jangan cabut nyawanya dulu. Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri!" pekik Peng Xiao Ran kegirangan.


Peng Xiao Ran bertekad menyiksa Yang Ruo Li untuk melakukan transfer kontrak hewan roh sehingga dirinya bisa menjadi pemilik baru Qi Lin. Sangat disayangkan jika Qi Lin langka itu ikut mati bersama Yang Ruo Li.


"Baik Nona Xiao Ran!" jawab Huang Chao dengan patuh.


Huang Chao mengeluarkan hewan roh miliknya dari dalam cincin batu rubi. Monster Leopard hitam muncul dan berdiri di samping Huang Chao.



"Monster Leopard tingkat tujuh!" teriak kerumunan rakyat Kota Shang Ri La bersamaan. Mereka semua tahu kehebatan monster Leopard tingkat tujuh milik Huang Chao.


Walaupun Yang Ruo Li adalah summoner dan memiliki Qi Lin hewan roh suci legenda, tetapi saat ini Qi Lin tidak berada di sisi gadis muda itu.


"Nona Yang Ruo Li! Cepat pergi!" teriak sebagian orang dari kerumunan rakyat Kota Shang Ri La.


Mereka yakin gadis muda berusia tujuh belas tahun itu tidak akan bisa menang melawan monster Leopard tingkat tujuh yang mempunyai jurus mematikan.


Jika Yang Ruo Li mati karena serangan Monster Leopard tingkat tujuh, maka Qi Lin juga akan mati. Mereka tidak ingin hewan roh suci legenda itu punah sekali lagi sehingga mengharapkan Yang Ruo Li melarikan diri.


"Auman Leopard!" perintah Huang Chao ke Monster Leopard Hitam.


Huang Chao langsung memerintahkan hewan rohnya menggunakan jurus mematikan. Pria itu tidak mau memberi kesempatan kepada Yang Ruo Li untuk menyelamatkan diri.


Auman Leopard berwujud gelombang angin topan yang bisa menghancurkan tulang di dalam tubuh lawannya dalam hitungan detik. Pedang panjang di tangan Yang Ruo Li berubah menjadi perisai dengan kobaran api berwarna biru langit.


Yang Ruo Li menggunakan perisai untuk menahan gelombang angin topan yang menyerangnya. Tubuh gadis muda itu terhuyung tiga langkah ke belakang.


Lama kelamaan perisai itu mulai retak sehingga gelombang angin topan dari auman leopard hitam akan mengenai tubuh Yang Ruo Li. Tepat pada saat Li Zhe Liang akan menggunakan sihir teleportasi, pria dingin itu melihat cahaya putih melindungi tubuh Yang Ruo Li dan memblokir gelombang angin topan itu serta menyebabkan serangan balik.


"Ah!" teriakan Huang Chao menggema di aula besar. Kali ini sepasang jarum terbang itu bukan hanya menembus kulit lehernya melainkan membuat goresan garis melengkung yang cukup dalam di leher Huang Chao.


Huang Chao menekan keras luka goresan di lehernya untuk menghentikan pendarahan dan segera menggunakan ramuan giok untuk menyembuhkan lukanya. Ramuan giok itu hadiah dari pejabat Peng Chong untuk mengobati luka Huang Chao di setiap pertarungan. Huang Chao dan Monster Leopard adalah kartu As Pejabat Peng Chong untuk menjatuhkan musuhnya.


Yang Ruo Li tidak memedulikan Huang Chao yang sedang mengobati luka di leher. Gadis muda itu mengedarkan pandangan matanya ke sekeliling aula besar Kota Shang Ri La.


"Di mana Zhe Liang?" kata hati Yang Ruo Li.


Gadis muda itu mengira Li Zhe Liang muncul dan menolongnya tadi, tetapi tidak ditemukan sosok Li Zhe Liang disekitar sana.


"Apa Zhe Liang sengaja sembunyi karena aku menolak ditemanin olehnya tadi?" kata hati Yang Ruo Li lagi.


***


"Hiks….hiks…sakit sekali nona!"


Yang Ruo Li mendengar teriakan kesakitan dari Xue Qiu yang bersembunyi di dalam ikat pinggangnya.


"Xue Qiu! Kamu yang menolongmu tadi?" tanya Yang Ruo Li di dalam hatinya.


"Iya nona. Aku hebat kan?" jawab Xue Qiu sambil terisak-isak.


Xue Qiu merasa tersaingi oleh Lan Long. Lan Long diberi tugas penting menyelamatkan Mu Dan. Xue Qiu takut Yang Ruo Li akan lebih menyayangi Lan Long daripada dirinya.


Tepat pada saat auman Leopard akan melukai Yang Ruo Li, Xue Qiu bertekad kuat untuk melindungi Yang Ruo Li sehingga memunculkan kekuatan spiritualnya berupa cahaya putih dan berhasil memblokir serangan itu serta mengirim serangan balik.


"Xue Qiu hebat sekali!" puji Yang Ruo Li di dalam hatinya.


"Xue Qiu lebih hebat dari Lan Long," ujar Xue Qiu.


"Iya iya," jawab Yang Ruo Li di dalam hati.


"Nona! Cangkangku retak," keluh Xue Qiu.


"Xue Qiu! Aku akan mengirimmu ke ruang dimensi. Berendamlah di dalam kolam mata air spiritual untuk memulihkan diri," kata hati Yang Ruo Li.


"Baik nona," jawab Xue Qiu dengan patuh.


Yang Ruo Li segera menyimpan Xue Qiu ke dalam ruang dimensi cincin lotus. Gadis muda itu yakin kekuatan spiritual Xue Qiu muncul karena telur salju putih itu suka berendam di dalam kolam mata air spiritual.


***


Selamat siang readers. Bab ini up pukul 15.15 wita. Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya nanti malam ya.


TERIMA KASIH SEMUA DUKUNGANNYA 🤗🙏


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE