Duren Manis

Duren Manis
Extra part 7


Extra part 7


Rio hampir menabrak Ken saat akan keluar dari kantornya. Ia ingin pulang segera setelah waktu bekerja selesai untuk hari itu.


“Ken? Ngapain kamu disini?” tanya Rio bingung.


“Om, aku boleh ketemu Renata?” tanya Ken malu-malu. Ditangannya ada sebuah paper bag.


“Darimana kamu tahu kantor om? Ngapain mau ketemu Renata?” tanya Rio lagi.


Ken melirik ke kanan dan ke kiri, beberapa staf Rio menyapa pria itu dan Ken tidak nyaman dengan pandangan bertanya orang-orang padanya. Rio menuntun Ken masuk ke mobilnya.


“Ken, kamu belum jawab pertanyaan om,” kata Rio lagi.


“Aku mau pamit, om. Aku mau sekolah keluar negeri. Mungkin baliknya agak lama. Aku mau nembak Renata dulu,” kata Ken malu-malu.


“Apa??!! Kalian masih kecil. Ngapain nembak segala?” protes Rio tidak rela adiknya berpacaran sekarang.


“Maksudku, cuma mau ngucapin salam perpisahan sekalian kasi hadiah buat Renata, om. Boleh ya, om?” tanya Ken memelas seperti anak kucing tersesat.


Rio terpaksa membawa Ken pulang ke rumah Alex sebelum Endy membuat ulah lagi.


Sampai di rumah Alex, Rio heran melihat Mia berdiri di depan pintu rumahnya. Mia tampak memegangi dadanya dengan wajah pucat.


“Mah! Mama kenapa?” tanya Rio cemas. Pria itu berjalan keluar dari mobil tanpa menunggu Ken keluar.


“Rio, kamu baik-baik aja kan? Perasaan mama nggak enak. Mama sudah telpon semuanya tadi, nggak ada apa-apa. Eh, itu siapa?” tanya Mia saat melihat Ken berjalan malu-malu mendekati mereka.


“Ken, sini! Mah, ini Ken. Dia anaknya Endy sama Kinanti,” kata Rio.


Wajah Mia semakin pucat ketika melihat sosok Ken yang sangat mirip dengan Rio dulu. Air mata Mia menetes tanpa bisa ia tahan. Dadanya bergemuruh ketika melihat Ken berdiri di depannya.


Hummmpphh!! Hooeeekkkk! Mia berlari masuk ke kamarnya dengan cepat. Ia muntah-muntah di kamar mandi.


“Ken, kamu tunggu di ruang tamu ya. Om ke dalam dulu,” pinta Rio sambil mengejar Mia.


Ken yang kebingungan, masuk ke dalam rumah Alex lalu duduk di sofa ruang tamu. Ia memperhatikan satu persatu foto yang kebanyakan tergantung di dinding. Senyumnya merekah ketika melihat foto Renata


yang tersenyum sangat cantik di samping Kaori yang juga sama cantiknya.


“Wow, apa Renata kembar? Cantik...” gumam Ken dengan pipi merah merona.


Ken tidak perlu menunggu lama, Renata dan Kaori baru saja keluar dari kamar Kaori. Mereka berdua duduk di ruang keluarga dan berniat membaca buku cerita disana.


“Kaori, hari ini kita baca buku apa? Dimana buku yang baru itu ya?” tanya Renata lebih kepada dirinya sendiri.


“Kita baca buku yang ada princess aja dulu, aunty Renata. Coba cari di rak ketiga, kemarin opa bilang bukunya ditaruh disana,” kata Kaori.


Alex selalu menyempatkan dirinya membacakan cerita untuk Kaori. Kalau ceritanya ada huruf braille, Kaori yang akan membacakannya untuk Alex. Perhatian lebih Alex pada Kaori, tidak membuat iri saudara-saudara Kaori yang lain karena mereka sadar kalau Kaori memiliki kekurangan pada matanya.


Ken yang mendengar suara Renata, melongok dari ruang tamu. Ia tidak segera menyapa gadis pujaannya itu tapi malah menatap Kaori yang sama cantiknya.


“Aunty, ada orang di ruang tamu,” kata Kaori yang bisa merasakan kehadiran orang asing di rumah itu.


Renata menoleh dan tersenyum melihat Ken.


“Ken, apa kabar? Sini masuk. Kamu kok bisa disini?” tanya Renata.


Ken berjalan malu-malu mendekati keduanya.


“Kaori, kenalin ini Ken, dia temennya kak Rio,” kata Renata bingung bagaimana bisa Rio dan Ken berteman padahal jarak umur mereka cukup jauh.


Ken mengulurkan tangannya tapi Kaori malah mengulurkan tangan ke arah yang salah. Renata cepat-cepat membenarkan arah tangan Kaori sehingga keduanya bisa berjabat tangan.


“Ken, Kaori ini ponakan aku. Anak pertamanya kak Rio. Dia tunanetra,” kata Renata santai.


“Hai, Kaori. Aku Ken. Maaf, aku nggak tahu. Tapi kamu cantik,” kata Ken gombal.


“Hai, Ken. Nggak apa-apa. Masa sih? Kamu bisa aja,” kata Kaori dengan pipi merona.


Keturunan keluarga Kinanti memang cantik-cantik. Bahkan almarhum Kaori, mantan pacar Rio dulu juga terkenal cantik. Reynold saja sampai tergila-gila dengan Renata. Sekarang Ken juga mulai tertarik pada Renata.


**


“Mama kenapa sich? Aku telpon papa, kita ke rumah sakit ya?” tanya Rio kuatir melihat Mia pucat.


“Nggak usah. Mama cuma mual sama pusing dikit,” kata Mia mencoba menenangkan jantungnya.


“Mama hamil lagi?” tanya Rio tanpa berpikir.


Mia memukul lengan Rio, ia sudah tidak mau hamil lagi dan sudah memakai KB. Tapi Mia bingung juga kenapa bisa bereaksi seperti itu.


“Rio, anak kecil tadi. Kamu bilang itu anak Endy sama Kinanti, kan. Berapa umurnya?” tanya Mia.


“Kayaknya seumuran Renata, mah. Kenapa, mah? Mirip aku ya?” tebak Rio.


Mia menatap Rio, tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Apa maksud Rio mengatakan itu? Mia tidak ingat kalau saat ia melahirkan dulu, Kinanti juga melahirkan di hari yang sama. Hanya Alex, Rio dan Gadis yang


bertemu dengan Endy saat itu.


“Apa maksudmu bilang gitu, Rio? Apa mungkin...” kata Mia terpotong.


“Mungkin Renata adalah anak yang tertukar, mah,” alas Rio dengan dramatis.


“Ngaco kamu. Mana ada hal kayak gitu. Kebanyakan nonton sinetron ya,” omel Mia.


“Ya, kan nggak mungkin kalo Ken anaknya papa, mah,” kata Rio lagi asal.


Wajah Mia langsung menggelap penuh kemarahan. Wanita cantik itu mengepalkan tangannya dengan awan gelap, petir mulai menggelegar diatas kepalanya.


“Mah, tenang, mah. Ini cuma teoriku, mah.” Rio berusaha menenangkan Mia. Bisa gawat kalau Alex dan Mia bertengkar karena sesuatu yang belum jelas. Rio mengatakan kalau mereka bisa mengetesnya, untuk


jaga-jaga.


“Maksud kamu, kita tes DNA Ken dan papamu?” tanya Mia.


Rio mengangguk. Mia jadi takut kalau ternyata Ken beneran anak Alex. Entah bagaimana ia akan meminta penjelasan pada suaminya itu. Terlebih lagi siapa ibu kandung Ken nanti. Mia merasa sakit hati memikirkan suaminya mungkin sudah berselingkuh darinya.


Bonus Part Silsilah Keluarga Alex :


* Alex & Mia


        * (1) Rara & Arnold


                    *** (a) Reynold


                    ** (b) Regina


        * (2) Riri (Marie) & Elo (Angelo)


                    *** (a) Donatello


                    ** (b) Michaelangelo


        * (3) Rio (Mario) & Gadis


                    *** (a) Kaori


                    *** (b) Reymond


                    *** (c) Reyna


                    *** (d) Roy


                    *** (e) Riana


                    ** (f) Riani


        ** (4) Rava


        ** (5) Reva


        ** (6) Renata


Nah, masih bingung nggak nich sama silsilah keluarga Alex. Rame kan?